Chapter 8

Happy Reading.

Ciara menghirup nafas dalam-dalam untuk mengisi rongga paru-parunya yang terasa sesak. Ini sudah lebih dari 3 jam tetapi Arkan belum kembali juga.

Ciara sudah berusaha menghubungi Arkan, tetapi panggilannya tidak dijawab oleh pria itu. Sepertinya lagi-lagi Arkan mengabaikannya, demi bertemu dengan Miko entah ada masalah apa, yang jelas perasaan dia mengatakan tidak baik-baik saja.

"Huh, udah semakin siang, sebaiknya aku periksa sendiri," gumam Ciara.

Sebenarnya dia sudah siap sejak tadi, tetapi karena Arkan mendadak pergi dan berjanji akan kembali cepat, akhirnya Ciara menurut.

Namun, ini sudah lebih dari lama, 3 jam bukan waktu sebentar hanya untuk menunggu kepulangan suaminya.

Ciara memilih untuk pergi ke rumah sakit sendiri setelah mengirimkan pesan pada sang suami yang sejak tadi tidak bisa dihubungi.

Nomer Arkan aktif, tetapi pria itu tidak mengangkat telepon dari Ciara sejak tadi. Jadi bukan salah Ciara jika dia memilih untuk pergi sendiri ke rumah sakit, karena jadwalnya kontrol memang hari ini.

Akhirnya disinilah sekarang, Ciara di depan rumah sakit dan segera keluar dari dalam mobilnya.

Wanita cantik itu berjalan menuju ruangan dokter obgyn dengan semangat, senyum mengembang tercetak jelas di bibirnya. Rasanya sudah tidak sabar ingin melihat perkembangan janinnya yang sudah semakin besar.

Buah hati yang dia tunggu-tunggu kehadirannya setelah pernikahan nya dan Arkan berjalan Eman bulan.

Namun, senyum lebar itu tiba-tiba meredup kala melihat pemandangan dihadapannya. Jantungnya bagai ditikam belati dan dikoyak sampai tidak berbentuk.

Perlahan matanya terasa memanas, air mata dipelupuk mata mengembang.

"Arkan!" lirih Ciara ketika mendapati suaminya tengah merangkul wanita yang beberapa Minggu ini selalu mengganggu hidupnya, keluar dari ruangan dokter kandungan.

Ciara merasa dadanya dihantam batuan besar, menghimpitnya hingga dia susah bernafas.

Jadi besar kemungkinan jika mereka baru saja keluar dari ruangan dokter kandungan, itu berarti Jihan hamil dan tengah memeriksakan keadaannya.

Sebenarnya apa yang coba mereka sembunyikan darinya, kenapa Ciara merasa semakin dibodohi oleh kedua orang itu.

Ya, Ciara memang bodoh karena menganggap semuanya baik-baik saja dan menyimpan semua itu sendiri. Padahal sejak awal saat dia mengetahui kehamilannya, di saat itu juga kebenaran telah terungkap.

Ciara sudah tahu jika Arkan mencintai Jihan, bukan dirinya dan Arkan menikahinya karena disuruh oleh wanita tersebut.

Jadi kenapa Ciara masih saja berusaha membohongi dirinya sendiri, berupaya jika keadaan masih sama dan baik-baik saja.

Hanya karena dia mendapatkan perhatian yang lebih dari Arkan dan juga ungkapan perasaan pria itu yang sanggup melayangkan hatinya hingga lupa akan segalanya.

Namun, kenyataannya tetap saja menyakitkan. Apakah Ciara masih berusaha mempertahankan semuanya setelah melihat pemandangan ini? mempertahankan Arkan dan pernikahan mereka, jika apa yang dilakukan Arkan sudah lebih dari menyakitinya.

Ciara bisa melihat pasangan di hadapannya ini terlihat sangat serasi. Kenapa Ciara tidak sadar sejak dulu jika keduanya mungkin saja memiliki hubungan khusus di balik persahabatan mereka.

Terlihat raut wajah khawatir Arkan saat memapah Jihan berjalan ke arahnya. Ciara benar-benar tidak menyangka jika Arkan pergi mengantarkan Jihan periksa kehamilannya di rumah sakit yang sama.

Bahkan Arkan lebih mementingkan Jihan ketimbang dirinya, jadi perlu bukti apa lagi untuk Ciara.

"Cia ..." cicit Jihan ketika melihat sosok wanita yang berdiri tidak jauh darinya. Tepatnya dia berdiri di lorong yang menuju ke arah ruang dokter kandungan.

Arkan sontak terkejut ketika mendengar Jihan menyebutkan nama istrinya, dan pria itu langsung menatap ke arah depan, dan terlihat Ciara yang berdiri di hadapannya dengan wajah datar.

Arkan langsung melepaskan tangannya dari bahu Jihan dan berjalan cepat ke arah istrinya yang saat ini sudah membalikkan tubuhnya untuk berlari. Ciara ingin berlari sejauh mungkin hingga tidak pernah bertemu lagi dengan dua orang itu.

Ciara memang bodoh!

"Sayang!! tunggu!" Arkan berusaha menangkap lengan Ciara, tetapi wanita itu memilih berlari tanpa memperdulikan panggilan dari suaminya.

"Ciara, dengarkan penjelasan ku!!" Arkan ikut mempercepat langkahnya untuk bisa menggapai sang istri.

Kali ini jantungnya sudah bertalu tidak beraturan, rasa bersalah dan takut akan kemarahan Ciara langsung menyeruak begitu saja.

Padahal dia hanya membantu Jihan memapah wanita itu ke mobil yang sedang disiapkan oleh Miko.

Tetapi keadaannya malah jadi semakin rumit ketika sang istri melihatnya bersama Jihan.

Sedangkan Ciara sudah tidak tahu lagi bagaimana perasaan nya saat ini, yang jelas dia tidak mau bertemu dengan Arkan dan Jihan.

Ciara berlari sekuat tenaga dan berhasil keluar dari rumah sakit, matanya sudah buram karena air matanya tidak berhenti mengalir.

'Bodoh, bodoh, bodoh!! kamu memang nggak pernah ada di hati Arkan, Ciara! kamu sama sekali tidak berharga untuk pria itu!! buktinya dia lebih memilih pergi ke arah Jihan padahal kamu juga butuh dirinya. Suamimu memilih pergi mengantarkan wanita itu memeriksakan kandungan ketimbang mengantar mu!! dia tidak pernah mencintai mu dan bayinya!'

Miko yang baru saja keluar dari dalam mobil melihat istri dari sahabat nya itu berlari melewati nya.

"CIARA!!"

"Ciara AWAS!!"

BRUUKK!

Bersambung.

Mana nih dukungannya untuk Ciara??🥰

Terpopuler

Comments

Ita rahmawati

Ita rahmawati

lebih seru klo ciarany keguguran jd gk akn ad kesempatan dn alasan buat mfin arkan 😡😡😡👿👿👿

2023-07-02

3

Aghitsna Agis

Aghitsna Agis

srkhana kenapa mementingkan j8han drpsda istriny sendiri ya padti kecewalah pas lihat suami nganter yg lain sementara mengabaikan janjinya

2023-03-31

3

Eka Bundanedinar

Eka Bundanedinar

semoga ciara g knpa" klo bayinya kehilangan salah arkan

2023-03-22

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!