"Elu jangan ngawur dong, Kang! Masa gue sih yang bikin hidup, alasan aja kan lu, biar gue mau gitu sama elu, dasar tukang modus." Umpat Zizi sambil komat-kamit, sementara itu Aksa hanya tertawa melihat ekspresi wajah sang istri selalu membuatnya terhibur.
Setelah beberapa saat, mobil mereka tiba di rumah masa depan, rumah mereka berdua yang sudah disediakan oleh kedua orang tua mereka. Rumah dengan dua lantai tingkat dengan desain modern terlihat begitu megah, bangunan dengan arsitektur modern itu membuat Zizi terperangah.
"Yuk turun!" ajak Aksa sembari membukakan pintu mobil untuk istrinya. Zizi keluar dari mobil dengan membawa selop pengantinnya yang sangat tidak nyaman dipakai, apalagi jarik yang melilit sebagai setelan kebaya pengantin, menyusahkan dirinya untuk berjalan, sehingga saat Zizi keluar dari Moby, ia tampak kesusahan untuk menjaga keseimbangan tubuhnya sehingga secara tidak sadar Zizi tidak bisa mengimbangi bobot tubuhnya, alhasil Ia pun hendak terjatuh dan untung saja sang suami dengan sigap menangkap tubuh istrinya itu.
"Eh eh ...!"
'Greeeepp'
"Zi ... hati-hati!" sahut Aksa sembari menangkap tubuh Zizi, secara tak sadar tangan Zizi bergelayut pada leher Aksa, sehingga membuat keduanya terpaksa saling bertatapan.
"Asssseeemm deg-degan gue, mana nempel nih mimik, eh dosa nggak sih peluk si bawel ini, dia kan udah jadi bini,"
"Sial banget sih gue, pakai jatuh segala, aduuh kaki gue mana sakit banget lagi, kayaknya nggak bisa jalan nih,"
Keduanya saling membatin, Zizi seketika melepaskan tangannya dari leher sang suami sembari berkata, "Eh lepasin gue! Main peluk-peluk aja, kesempatan lu kan buat pelukan sama gue, ngaku aja lu, Kang!" Ucapan Zizi nyatanya membuat Aksa membiarkan gadis itu berjalan sendiri.
"Dasar emang si mulut bawel, udah ditolongin nggak terima kasih malah nuduh orang sembarangan, kalau nggak ada gue, elu tuh udah jatuh ke lantai, secara sok anggun banget sih jalannya, biasa aja dong!" cerocos Aksa yang tak terima dibilang modus.
Akhirnya, Aksa berjalan terlebih dahulu ke dalam rumah dan meninggalkan Zizi yang masih terdiam di tempatnya, namun ketika Zizi akan melangkah, nyatanya kakinya terkilir dan sangat sakit jika dibuat berjalan.
"Aduh aduh kakiku!!" pekik Zizi sembari memegangi kakinya yang sakit. Spontan Aksa menoleh ke arah sang istri dan menghampiri Zizi. "Kaki elu kenapa?" tanya Aksa.
"Kayaknya kaki gue terkilir, sakit banget njiiir!" rintih Zizi yang merasa kesakitan pada pergelangan kakinya. Tanpa basa-basi, melihat sohibnya kesakitan seperti itu, Aksa pun langsung mengangkat tubuh sang istri dan membawanya masuk ke dalam rumah. Tentu saja apa yang dilakukan oleh Aksa seketika membuat Zizi berontak.
"Eh eh ngapain lu, turunin gue!" seru Zizi sambil meronta-ronta ingin turun dari gendongan sohibnya itu.
"Udah diem! Kaki elu tuh sakit, kita masuk nanti gue obati, gue nggak mau dikira nggak bisa ngerawat bini, jadi nggak usah bawel lagi, et dah elu berat banget njiiir! Makan lu seeember apa gimana sih," gerutu Aksa sembari membawa sang istri masuk ke dalam rumah.
Tanpa sadar Zizi menatap wajah sohibnya itu sembari tersenyum, ternyata Zizi baru sadar jika sohibnya itu tidak terlalu jelek, hanya saja sifat playboy nya itu yang sangat tidak disukai oleh Zizi.
"Sebenarnya elu tuh nggak jelek-jelek amat loh, prend! Apalagi dilihat dari sedotan pasti lebih keren." Ucap Zizi saat berada pada gendongan suaminya, seketika Aksa berhenti dan menatap wajah istrinya yang sedang memperhatikan dirinya.
Spontan Zizi diam dan hanya berkedip beberapa kali ketika Aksa menatap dirinya.
"Hehehe biasa aja dong lihatnya, pisss gue cuma bercanda." Ucap Zizi cengar-cengir.
...BERSAMBUNG...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 134 Episodes
Comments
Wiek Soen
bakalan bucin Lo berdua
2023-03-01
1
💘💞Ratunya Bo Qingang💕💘.
Engga dosa kang...kan udh halal....
2023-02-10
2
Dena Regar
ngapa Zi naksir lo sama siakang
2023-02-08
1