"Diihhh ogah banget kawin sama elu. Gue yakin banget kalau elu udah diendus-endus banyak cewek, secara banyak banget cewek yang elu pacari," celetuk Zizi sambil meminum chocolate milkshake miliknya. Aksa pun semakin tertawa mendengar ucapan dari sahabatnya itu.
Kemudian Aksa pun berkata kepada Zizi sembari menatap bola mata gadis itu dalam-dalam.
"Dengerin! Gue cuma bilang ini sama elu, karena elu adalah sahabat gue. Jujur nih ya! Gue tuh emang sering banget ngajak banyak cewek untuk jalan, tapi gue nggak pernah menyentuh mereka satupun, biarpun mereka ngebet banget mau bobo sama gue, tapi aneh aja kok gue nggak tertarik, ya? Kadang gue berpikir, apa mungkin gue ini termasuk cowok jenis pelangi? Beneran sumpah, gue nggak pernah bisa hidup di dekat cewek-cewek itu. Makanya gue tuh lagi cari cewek yang bisa bikin gue hidup gitu loh, elu ngerti, kan?" ungkap Aksa yang membuat Zizi menyengir.
Gadis itu pun tampak meringis mendengar pengakuan dari sahabatnya yang cukup somplak itu.
"Waduh! Itu gawat, Kang. Elu semacam si Ragil itu, ya? Idiiih masa gue temenan sama cowok seperti itu sih!! Eh tapi nggak apa-apa, sahabatan sama elu akan membuat hidup gue aman, secara nih ya! Elu kan nggak bisa hidup tuh sama cewek. Ahhh itu artinya gue aman-aman aja kalau lu dekat-dekat, ngga bakalan ngefek kan, ya!" sahut Zizi sambil tersenyum sumringah. Aksa pun hanya bisa garuk-garuk kepala dikata Zizi semacam Ragil. Ia pun kembali menghisap rokok miliknya yang masih menyala.
Untuk sesaat, Zizi terganggu dengan asap rokok yang Aksa nyalakan, gadis manis itu pun berkata kepada Aksa dengan mengibas-ibaskan asap yang mengenai wajahnya.
"Aduuh ganggu aja nih asap, Akang matiin aja tuh rokok, sumpah ya. Ganggu banget nih." Seru Zizi yang tidak suka melihat sahabatnya itu merokok.
"Suka-suka gue dong! Kalau elu keganggu, tutup aja mulutnya pakai masker, gitu aja kok repot, dasar manja!" balas Aksa cuek.
"Diiih dibilangin juga, eh cowok yang ngerokok itu nggak tampan, nggak macho." Sahut Zizi yang seketika membuat Aksa protes. "Kata siapa lu, hah sok tahu banget." Sahut Aksa.
"Ya kata gue lah, lagian ya, Akang! Ngerokok itu bakal bikin elu impoten, lah pantesan nggak bisa hidup di deketin cewek, ya itu gara-garanya. Gitu kok ngedumel nggak bisa hidup, penyakit dibuat-buat sendiri, syukurin!!" celoteh Zizi seketika membuat Aksa mematikan puntung rokok miliknya.
"Iya iya gue matiin nih, bawel!!!"
Zizi pun tersenyum melihat Aksa yang langsung mematikan puntung rokoknya, setelah mematikan puntung rokok itu, tanpa sengaja salah satu teman kampus Zizi menghampiri mereka berdua yang sedang duduk bersama.
"Hai Zi!!" sapa Rere, gadis cantik teman sekelas Zizi.
"Hai ... ya ampun, nggak nyangka kita ketemuan di sini?" balas Zizi sambil cipika-cipiki, sementara itu Aksa pun terlihat senang dengan kedatangan Rere. Dengan gayanya yang khas sebagai perayu ulung dan berbakat, Aksa terlihat ikut menyapa Rere.
"Waaahhhh ada Rere, hai apa kabar kamu? Makin cantik aja." Goda Aksa kepada Rere, seketika Zizi menepuk jidatnya melihat sahabatnya itu mulai mengeluarkan jurus-jurus rayuan mautnya.
"Eh ada Aksa aku baik, terima kasih atas pujiannya. Hmm kalian berdua kenapa bisa ada di sini? Hmm kalian pacaran, ya?" pertanyaan Rere membuat keduanya menjawab secara bersamaan. Namun, keduanya menjawab dengan kata yang berbeda.
"Enggak!" jawaban Zizi.
"Iya!!" jawaban Aksa.
Rere pun dibuat bingung dengan jawaban dari keduanya.
...BERSAMBUNG...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 134 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
NAH INI COWOK GINI YG AKU SUKA,BUKAN JENIS COWOK TEH CELUP,WALAUPUN BANYAK CEWEKNYA TAPI BISA MENJAGA DIRINYA WALAUPUN DIA COWOK..👏👏👍👍👍
2024-12-28
0
Shenaylin..😌😌
🤣🤣🤣🤣
2024-11-10
0
Shenaylin..😌😌
😂🤣🤣🤣
2024-11-10
0