" Kenapa dia mengajak ku bertemu di sini?" Olivia melihat gedung tinggi yang ada di hadapan nya dengan dahi yang mengkerut. Saat ini Olivia sedang berada di depan salah satu mall yang ada di kota Jakarta. Kemarin sore tiba - tiba Davian menghubungi nya dan mengajak bertemu di sana sore ini, entah apa yang ingin di lakukan oleh pemuda itu yang pasti Olivia hanya menuruti saja ucapan nya. " Kemana dia, bukan kah dia yang mengajak ku? Kenapa malah dia yang datang terlambat" Olivia menggerutu kesal seraya sesekali melihat jam tangan kecil yang melingkar di pergelangan tangan nya.
" Anda sudah datang? Kalau begitu ayo masuk!" Tak lama Davian datang dan menghampiri Olivia dan dengan cuek nya Davian langsung masuk ke dalam mall tanpa menghiraukan Olivia sama sekali.
" Cih, sudah datang terlambat. Sekarang dia malah meninggal kan ku, dasar menyebal kan" Olivia menggerutu kesal seraya melangkah kan kaki nya menyusul Davian yang sudah masuk lebih dulu.
Davian dan Olivia pun berjalan beriringan mengelilingi seluruh mall sambil melihat - lihat barang dagangan yang di pajang di sana.
" Sebenar nya kamu mengajak ku untuk apa sih, dari tadi kita hanya muter - muter saja" tanya Olivia dengan nada kesal nya setelah mereka sudah cukup lama berjalan di area mall. Kaki Olivia kini sudah terasa pegal karena jarak yang mereka tempuh cukup jauh.
" Aku ingin membeli cincin pernikahan untuk kita" jawab Davian dengan datar nya.
" Kenapa kamu tidak katakan dari tadi sih, dari tadi kita sudah melewati beberapa toko perhiasan. Memang nya kamu mau ke toko yang mana sih" Olivia merasa gemas sendiri dengan pria yang ada di hadapan nya itu, yang bisa - bisa nya mengajak nya memutari seluruh mall dengan seenak nya.
" Aku hanya sedang mencari toko yang menjual perhiasan yang harga nya murah" Davian terlihat ragu saat mengatakan nya.
" Apa?" Olivia tidak percaya dengan apa yang barusan dia dengar. " Kamu ingin mencari perhiasan murah, di sini?" Olivia menggelengkan kepala nya.
" Memang kenapa? Aku ingin membeli cincin pernikahan kita, tapi uang tabungan ku hanya sedikit dan aku takut uang ku tidak cukup" Davian mendengus kesal.
Olivia yang mendengar ucapan Davian barusan sedikit merasa bersalah karena sudah berkata seperti tadi, padahal niat pemuda itu baik.
" Kalau begitu kita pilih cincin nya, uang mu kamu simpan dan biar aku yang membeli nya, bagaimana?" Olivia menarik tangan Davian menuju ke arah salah satu toko perhiasan yang ada di dekat mereka berada.
" Tidak, lagi pula ini tugas pria untuk membeli nya" Davian menahan langkah nya, membuat Olivia menolehkan kepala nya.
" Bukan kah kamu yang bilang kalau uang mu tidak cukup, dan bukan kah itu tabungan mu yang sudah susah payah kamu kumpulkan? Lebih baik kamu simpan untuk membeli apa yang kamu ingin kan" ucap Olivia dengan enteng nya.
" Yang aku ingin kan ya membeli cincin pernikahan buat kita, makan nya aku mengajak mu ke sini" jawab Davian dengan datar nya.
" Ish, merepotkan saja" Olivia memutar bola mata nya malas. " Begini saja, bagai mana kalau kita membeli nya dengan patungan. Separuh memakai uang mu dan separuh lagi memakai uangku, bagaimana?" Olivia mengutarakan pendapat nya.
" Apa boleh seperti itu?" Davian mengerutkan kening nya.
" Tentu saja boleh, bukan kah ini pernikahan kita berdua" jawab Olivia mengada ada. " Jadi bagaimana?" Seperti nya Davian masih ragu.
" Sayang coba lihat, siapa yang kini ada di depan kita?" Saat Olivia dan Davian masih belum memutuskan untuk membeli cincin pernikahan mereka dengan menggunakan uang mereka berdua atau tidak, dua orang yang paling menyebalkan dan tidak mau di temui oleh Olivia tampak menghampiri mereka.
" Seperti nya dia sudah mendapatkan mangsa baru nya Ayara" Daren dan Ayara berjalan mendekati Olivia dan juga Davian yang masih berdiri di depan sebuah toko perhiasan.
" Seperti nya begitu, halo kakak sudah lama kita tidak berjumpa" Ayara bersikap seolah tidak pernah terjadi apa pun di antara mereka.
" Seharus nya kita tidak pernah berjumpa lagi" jawab Olivia bersikap ketus. " Ayo pergi, tidak ada guna nya kita meladeni mereka di sini!" Olivia langsung menarik tangan Davian untuk segera menjauh dari dua orang paling menyebal kan di dunia ini, sedangkan Davian hanya pasrah saja mengikuti kemana Olivia pergi.
" Siapa mereka, bukankah mereka orang - orang itu? Dan tadi wanita itu memanggil Bu Olivia dengan sebutan kakak, apa sebenar nya hubungan mereka?" Batin Davian merasa penasaran dengan orang - orang yang sudah sangat jahat pada dosen cantik nya itu.
Jangan lupa like, vote dan komen. Jangan lupa juga klik tanda hati untuk menambahkan ke favorit kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🥰
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 142 Episodes
Comments
Sulaiman Efendy
PENASARAN DGN DAVIAN, DIA INI DARI KLUARGA KAYA ATAU BUKAN..??
2024-07-29
2
Rahmi Miraie
dia adalah adik tiri dr olivia.. dan kamu davian..kamu harus bissa menjaga dan melindungi oliv dr kejahtn sdra tiri dan ibu tirinya
2023-02-07
4