Waktu bergulir dengan sangat cepat, dan tak terasa dua bulan sudah berlalu setelah kejadian malam itu. Selama itu juga Davian hanya bisa memperhatikan Olivia dari kejauhan dan bersikap biasa seperti para murid Olivia yang lain nya. Tak pernah sedikit pun Davian mencoba mendekati Olivia secara langsung apa lagi membahas soal kejadian malam panas mereka waktu itu.
Sedangkan Olivia juga masih berusaha melupakan dan menerima kenyataan akan yang terjadi pada malam itu, walau pun itu sangat sulit bagi diri nya namun Olivia berusaha sangat keras untuk itu.
Hoek.. Hoek
Pagi - pagi sekali bahkan matahari masih belum terbit sepenuh nya, Olivia sudah terbangun karena rasa mual yang di rasakan nya sejak diri nya masih tertidur tadi.
" Apa yang sebenar nya terjadi pada ku?" Olivia melihat wajah nya yang terlihat pucat di dalam cermin setelah dia membasuh wajah nya dan membuang semua isi perut nya. " Apa aku... Tidak tidak, itu tidak mungkin" Olivia menggelengkan kepala nya menepis sesuatu yang melintas dalam pikiran nya.
" Itu tidak mungkin, aku hanya melakukan nya satu kali dan itu juga sudah lama" Olivia masih saja bergumam sendiri di dalam kamar mandi nya yang cukup luas. " Aku mungkin hanya masuk angin, atau asam lambungku naik lagi karena aku telat makan, lebih baik aku minum obat agar sembuh. Lagi pula hari ini ada jadwal ku mengajar di kampus dan sore hari nya aku ada jadwal miting di perusahaan" ya, jadwal Olivia hari ini memang cukup padat dan itu tidak bisa dia batal kan. Karena jadwal nya yang selalu padat setiap hari nya membuat pola makan Olivia tidak teratur sehingga Olivia mengidap penyakit lambung, walaupun penyakit yang di derita Olivia itu tidak terlalu parah namun Olivia cukup merasa kesakitan jika penyakit itu sedang kambuh.
Pagi itu pun Olivia langsung membersihkan diri nya setelah merasa tubuh nya agak lebih baik, Olivia pagi itu hanya sarapan dengan segelas susu saja karena masih merasa mual untuk makan sesuatu di pagi itu.
" Kenapa rasa nya aku ingin makan bakso ya, pake sambal yang banyak pasti enak" Olivia menjilat bibir nya sendiri membayangkan bakso yang sangat enak jika dia makan, " tapi mana ada tukang bakso yang buka jam segini" Olivia mengerucutkan bibir nya lucu.
Saat ini Olivia sedang berada dalam mobil berwarna merah milik nya, Olivia saat ini sedang menuju ke kampus tempat nya mengajar.
Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih setengah jam, akhirnya Olivia sampai juga di kampus tempat nya mengajar. Olivia memasukkan mobil nya ke dalam area kampus dan memarkirkan mobil nya di tempat parkir yang biasa dia pakai. Setelah selesai dengan itu, Olivia pun langsung masuk ke dalam gedung kampus menuju ke ruang kelas tempat nya mengajar dengan tergesa - gesa. Olivia sudah terlambat menghadiri kelas nya, karena tadi pagi Olivia mual dan muntah di rumah nya.
" Selamat pagi!" Ucap Olivia saat memasuki ruang kelas nya di mana semua murid nya sudah menunggu kedatangan nya di sana.
" Selamat pagi Bu" terdengar riuh jawaban dari seluruh murid yang ada di sana.
" Maaf aku datang terlambat" Olivia menaruh tas dan beberapa buku yang dia bawa di atas meja nya. " Sekarang mari kita mulai kelas nya" Olivia pun langsung mulai memberikan beberapa materi pelajaran ekonomi sesuai dengan mata kuliah yang di ajarkan.
" Tidak biasa nya dia datang terlambat seperti itu, dan kenapa wajah nya sangat pucat?" Batin Davian seraya menatap Olivia yang sedang memberikan materi pembelajaran nya. Ya, walaupun Olivia memakai riasan wajah untuk menutupi wajah pucat nya, Davian bisa melihat wajah Olivia yang tidak secerah biasa nya. " Semoga saja dia baik - baik saja" Davian berharap dalam hati nya.
Dua jam telah berlalu, kelas Olivia pun akhir nya selesai juga dan semua murid berbondong - bondong untuk keluar dari kelas nya dan hanya tersisa satu murid saja yang masih sibuk memasuk kan buku yang dia bawa ke dalam tas nya. Sedangkan Olivia terduduk lesu di atas kursi kerja nya seraya memijat kening nya yang terasa berdenyut. Ya, sejak tadi Olivia menahan rasa pusing dan mual yang di rasakan nya. Bahkan tadi Olivia sempat beberapa kali ke kamar mandi untuk memuntahkan isi dalam perut nya dan itu membuat Davian merasa khawatir pada wanita itu.
" Apa ibu baik - baik saja?" Davian menghampiri Olivia setelah dia selesai membenahi barang bawaan nya. Davian cukup khawatir melihat wajah wanita yang di cintai nya terlihat sangat pucat seperti itu.
" Aku baik, hanya sedikit tidak enak badan saja" Olivia tersenyum kikuk masih dengan posisi nya yang sama. Olivia merasa heran dengan murid nya yang satu itu, karena ini kali ke dua nya pemuda itu menyapa diri nya telebih dahulu. " Kenapa kamu belum keluar, bukan kah semua teman mu sudah pergi?" Olivia mengedarkan pandangan nya ke seluruh ruangan kelas nya yang sudah kosong melompong dan hanya menyisakan mereka berdua.
" Oh, ini aku juga baru mau keluar" Davian menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal. " Lalu bagaimana dengan ibu?"
" Aku juga akan pergi, aku masih ada urusan setelah ini" Olivia hendak berdiri dari duduk nya, namun entah kenapa kini kepala Olivia terasa berat dan berputar - putar sehingga Olivia tidak bisa lagi menahan tubuh nya dan
Brruukk
Apa yang terjadi pada Olivia? kalau penasaran, yuk lanjut!
Jangan lupa like, vote dan komen. Jangan lupa juga klik tanda hati untuk menambahkan ke favorit kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🥰
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 142 Episodes
Comments
Sulaiman Efendy
NH KYKNYA HAMIDUN NIH SI OLIV..
2024-07-29
3
Sulaiman Efendy
SUDAH 2 BLN, APA OLIV GK HAMIL..
2024-07-29
3
Defi
dipastikan Olivia hamil ini, Davian cepat bawa ke klinik karena anakmu oteweh 😄
2023-10-07
2