Waktu bergulir dengan cepat, dan ini adalah hari di mana Olivia dan Davian akan melangsungkan pernikahan mereka. Cincin pernikahan pun sudah di siapkan, pada akhir nya mereka memutuskan untuk membeli cincin itu menggunakan uang Davian yang di tambah uang Olivia karena uang Davian masih kurang beberapa puluh ribu. Jadi bisa di bilang kalau Davian lah yang membeli itu.
Kini Olivia sudah bersiap di kantor KUA dengan menggunakan setelan kebaya berwarna putih tulang dan bawahan kain batik berwarna hitam corak putih yang membuat penampilan Olivia terlihat sangat cantik dan elegan.
Sebenar nya Olivia tadi nya hanya akan mengenakan pakaian biasa saja toh ini hanya pernikahan kontrak saja dan bukan pernikahan yang sesungguh nya, namun Elena dan Zahra memaksa nya untuk memakai pakaian itu dan sedikit berdandan agar terlihat seperti pengantin sungguhan.
" Sebenar nya aku kaget saat mendengar mu akan menikah dengan salah satu murid mu, tapi aku kaget juga saat melihat dia yang sangat tampan" Zahra terkekeh saat mengatakan nya.
Zahra sangat kaget saat Olivia mengatakan diri nya mengandung karena kejadian buruk yang terjadi dua bulan yang lalu, dan ternyata pria yang sudah melakukan itu dengan sahabat nya adalah salah satu murid Olivia sendiri. Tapi Zahra bisa bernafas dengan lega saat tahu pria itu bersedia bertanggung jawab dan menikahi Olivia, walaupun Olivia mengatakan kalau diri nya tidak butuh pertanggung jawaban dari pria itu.
Zahra tahu akan kejadian buruk waktu itu karena Olivia menceritakan nya, Zahra sangat menyesal karena diri nya lah yang saat itu mengajak Olivia untuk menghadiri pesta itu. Zahra tidak menyangka jika malam itu sahabat nya mengalami kejadian yang sangat buruk tanpa sepengetahuan nya, karena malam itu Zahra juga di bodohi oleh Ayara yang mengatakan kalau Olivia meninggalkan diri nya sendirian di pesta itu dan pulang bersama dengan seorang pria. Zahra merasa sangat bodoh karena percaya saja dengan ucapan nenek sihir itu.
" Ya kamu benar Ra, calon suami Olive selain masih sangat muda juga sangat tampan" Elena ikut terkekeh.
" Ck, berhentilah mengejek ku, bukan kah kalian seharus nya bersyukur karena sahabat kalian yang jomblo ini akhir nya menikah" Olivia mengerucutkan bibir nya lucu.
Elena dan Zahra memang sudah menikah beberapa tahun yang lalu, bahkan Elena yang menikah paling pertama sudah dikaruniai seorang putra berumur 3 tahun yang lucu. Sedangkan Zahra yang usia pernikahan nya baru menginjak 2 tahun masih belum di karuniai seorang anak pun.
Tak lama Davian pun datang dengan seorang saksi yang dia bawa, Davian datang dengan suami dari ibu kontrakan nya. Davian datang dengan menggunakan celana hitam dan kemeja putih saja, tapi walaupun penampilan Davian sangat sederhana tapi itu cukup membuat Davian terlihat sangat tampan dan gagah.
Davian dan Olivia sejenak sama - sama tertegun saat melihat penampilan satu sama lain, Davian sangat terpesona dengan kecantikan dari wanita yang sebentar lagi akan menjadi istri nya yang sah.
" Bu Olivia sangat cantik, aku tidak percaya kalau sebentar lagi dia akan menjadi istri ku" batin Davian menatap Olivia dengan tatapan yang sulit untuk di artikan.
Begitu pun Olivia yang juga terpesona dengan ketampanan yang di miliki oleh Davian. " Kenapa dia terlihat sangat tampan?" Batin Olivia memandang Davian dengan tatapan tak jauh beda dengan Davian saat ini.
" Mari kita mulai saja acara nya" pikiran Davian dan Olivia buyar saat mendengar ucapan dari pak penghulu yang siap menikah kan mereka berdua.
" Ekhem, baikhlah" Davian berdehem untuk menetralisir kegugupan yang tiba - tiba datang saat melihat penampilan Olivia yang sangat cantik. Sedangkan Olivia juga terlihat agak salah tingkah.
Akhir nya pernikahan Olivia dan Davian pun berlangsung dengan lancar dan khidmat karena tidak terlalu ramai orang yang datang, kini Olivia sedang berada dalam mobil nya menuju ke apartemen milik nya, sedangkan Davian dia akan kembali ke kontrakan nya terlebih dahulu sebelum dia menyusul Olivia ke apartemen nya. Ya, mereka memutuskan untuk tinggal di apartemen milik Olivia saja karena Davian tidak mungkin juga mengajak istri nya itu untuk tinggal di kontrakan kecil nya.
Ting tung
Suara bel terdengar di dari arah luar depan apartemen milik Olivia. Olivia yang sedang mandi pun tidak mendengar suara bel itu karena terhalangi oleh suara gemericik air yang mengguyur seluruh tubuh nya.
" Kemana dia, apa dia belum sampai?" Davian yang baru saja datang dengan membawa tas ransel berisi pakaian dan buku kuliah nya tampak berpikir seraya melihat pintu berwarna coklat di hadapan nya.
Tit tit tit
Davian mulai memencet beberapa tombol untuk membuka pintu apartemen itu, Davian tahu angka apa saja yang menjadi kunci dari apartemen Olivia karena sebelum berpisah tadi Olivia sempat memberitahukan nya pada pemuda itu.
Ceklek
Pintu pun terbuka dan Davian pun langsung masuk ke dalam apartemen yang sangat mewah itu, mata Davian menyapu seluruh ruangan yang ada di sana dengan wajah datar nya. Davian yang sudah lumayan lelah langsung menduduk kan diri nya sesantai mungkin di atas sofa yang ada di sana setelah dia meletak kan ransel yang dia bawa di samping nya. Davian yang sangat lelah pun mulai memejamkan mata nya sejenak untuk menetralisir rasa lelah dan kantuk yang dia rasakan, namun baru saja diri nya akan terlelap terdengar suara pintu yang di buka.
Ceklek
Davian membuka mata nya dan betapa terkejut nya dia saat melihat pemandangan yang sangat indah di depan mata nya.
Glek
Davian menelan Saliva nya susah saat Olivia yang entah sadar atau tidak dengan kehadiran diri nya di sana. Saat ini Olivia baru saja keluar dari kamar nya hanya dengan menggunakan selembar handuk yang menutupi tubuh bagian dada sampai paha nya di lengkapi dengan handuk kecil yang melilit pada rambut nya.
Olivia kini berjalan dengan santai nya menuju ke arah dapur yang hanya di pisahkan oleh sebuah bartender kecil dengan ruangan yang sedang di tempati Davian saat ini. Olivia membuka lemari es yang ada di hadapan nya dan mengambil botol air putih yang ada di sana, setelah itu Olivia menuangkan air minum itu ke dalam gelas dan meneguk nya, seperti nya wanita itu sangat haus. Terlihat dari cara nya meminum minuman itu.
Jangan lupa like, vote dan komen. Jangan lupa juga klik tanda hati untuk menambahkan ke favorit kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🥰
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 142 Episodes
Comments
juhaina R💫💫
anjlok dehhh otaknya davian 🤭🤭
2023-09-23
2
Rahmi Miraie
olivia tidak kah kau menyadarinya..ada davian di dekat kamu yg sedang memperhatikan kmu
2023-02-07
2