Malam Minggu sebelum kejadian itu, Olivia dan Sahabat nya Zahra menghadiri sebuah pesta di hotel X.
" Bukan nya kalau jalan itu pakai kaki ya, dasar bego?" Zahra berkata dengan nada ketus nya seraya memutar bola mata nya malas. Entah kenapa Zahra selalu saja merasa kesal jika bertemu dengan wanita itu.
Olivia dan Zahra tak sengaja bertabrakan dengan Ayara, adik tiri dari Olivia.
" Kamu diam ya, dasar parasit!" Ayara menatap tajam pada Zahra.
" Apa Lo bilang? Coba Lo katakan sekali lagi, dasar pelakor tak tahu di untung" tambah Zahra dengan emosi.
" Sudah hentikan, tidak ada guna nya kamu meladeni nya" Olivia berusaha menghentikan sahabat nya, karena Olivia pikir tidak ada guna nya berdebat dengan orang seperti adik tiri nya itu. " Lebih baik kita pergi, sebelum bodyguard bodoh nya datang. Aku sedang malas meladeni mereka" Olivia menarik tangan Zahra untuk menjauh dari Ayara.
" Tunggu, bilang saja kamu tidak mau bertemu dengan Daren. Seperti nya kamu masih mencintai calon suami ku itu" Ayla berusaha menyulut emosi Olivia, namun Olivia masih bersikap acuh dan terus melangkah kan kaki nya sambil menahan rasa kesal yang ada di hati nya.
Olivia sebenar nya paling tidak mau bertemu dengan dua orang yang sudah sangat menoreh kan luka di hati nya itu, karena hanya dengan melihat wajah mereka itu membuat luka yang sudah lama berusaha Olivia sembuhkan menjadi terbuka kembali.
Pesta pun berlangsung dengan sangat meriah malam itu, Olivia sebenar nya tidak begitu menikmati suasana pesta itu karena harus bertemu dengan adik tiri dan mantan kekasih nya di sana. Apa lagi berapa kali Ayara selalu berusaha membuat masalah dengan berbagai cara untuk membuat Olivia dan Zahra merasa kesal, tapi untung saja Olivia masih bisa mengendalikan amarah nya.
" Apa aku pulang saja ya?" Olivia menghela nafas nya berat seraya mengingat kembali kejadian beberapa menit yang lalu saat Ayara dengan sengaja datang menghampiri diri nya dan Zahra bersama Daren. Olivia merasa jengah karena dia harus melihat kemesraan Ayara dan Daren yang di buat - buat oleh Ayara untuk membuat diri nya kesal. " Lagian kenapa gue harus ketemu sama dua mahluk tak punya akhlak itu sih" Olivia mendengus kesal dan langsung menghabiskan minuman yang ada di tangan nya.
Olivia kini sedang berada di balkon lantai atas ruang pesta. Sebelum Olivia menaiki tangga untuk ke lantai atas yang suasana nya lebih tenang, Olivia sempat mengambil segelas minuman yang di tawarkan oleh seorang pelayan pada nya.
" Minuman apa sih ini, aneh banget rasa nya?" Olivia memperhatikan gelas yang terdapat sedikit sisa minuman nya tadi karena merasa aneh dengan rasa minuman yang barusan dia minum, rasa nya sangat berbeda dengan minuman yang tadi dia minum di pesta saat baru datang ke pesta itu. " Oh God, ada apa dengan diriku?" Olivia memegang kepala nya yang tiba - tiba terasa pusing dan mata nya seolah buram saat melihat ke sekeliling nya. " ****, sebenar nya minuman apa yang mereka berikan pada ku?" Olivia limbung dan terjatuh sehingga posisi nya kini berlutut di atas lantai dengan sebelah tangan nya yang masih berpegangan dengan erat pada pagar pinggir balkon yang berada di dekat nya saat Olivia merasa kan tubuh nya yang sudah mulai merasa lemah dan pandangan nya mulai buram.
Tak tak tak
Suara langkah kaki beberapa orang terdengar datang mendekat ke arah Olivia.
" Siapa mereka?" Batin Olivia yang sudah tidak mampu mengucap kan apa pun saat melihat tiga orang yang berdiri di hadapan nya dengan pandangan yang sudah kabur.
" Sekarang bawa dia, terserah mau anda apa kan juga" terdengar suara wanita yang tak asing di telinga Olivia
" Ayara, apa yang ingin dia lakukan?" Pandangan Olivia semakin gelap dan mulai kehilangan kesadaran nya.
Brruukk
Akhir nya Olivia pun tak sadar kan diri karena tubuh nya sudah tidak kuat lagi menahan efek dari minuman yang tadi dia minum, entah apa yang di campurkan ke dalam minuman itu. Setidak nya Olivia sudah tahu siapa yang melakukan ini pada nya.
" Dengan senang hati nona, ternyata dia sangat cantik" seorang pria tua bertubuh tambun tampak memandang Olivia dengan mata lapar nya.
" Ya ya ya, terserah! Sekarang bawa dia dari sini! Anda sudah mengatur tempat untuk kalian berdua kan?" Ayara memutar bola mata nya malas, Ayara sangat tidak suka mendengar pujian apa pun yang terlontar untuk kakak tiri nya itu walau itu dari mulut pria tua hidung belang sekalipun.
" Tentu saja" pria tambun itu menghampiri Olivia yang tergeletak di atas lantai dan langsung menggendong nya. " Kalau begitu kami bersenang - senang dulu" pria tua tambun itu terkekeh senang seraya melangkah menjauh dari Ayara dan Daren yang berdiri di sana.
" Sayang, apa ini tidak keterlaluan?" Daren menatap punggung pria yang membawa Olivia menjauh dari tempat nya.
" Kenapa, apa kamu masih mencintai nya?" Ayara menatap tajam pada kekasih nya itu.
" Tidak, tentu saja tidak" Daren menggelengkan kepala nya. " Lagi pula bukan kah kamu sendiri yang bilang kalau Oliv sudah tidak suci lagi" Daren merangkul pundak Ayara dengan mesra.
Ya, Ayara selalu menjelekkan Olivia di harapan Daren. Bahkan Ayara juga mengatakan kalau Olivia sudah tidak suci lagi dan punya kebiasaan untuk bergonta - ganti pasangan sehingga Daren merasa frustasi dan jijik pada wanita yang saat itu masih menjadi kekasih nya, sehingga pada suatu malam Daren mabuk - mabuk kan dan Ayara langsung mengambil kesempatan itu untuk menjebak kekasih dari kakak tiri nya yang selalu dia benci itu. Bahkan Ayara tidak merasa ragu sedikit pun untuk memberikan kesucian nya pada Daren saat itu.
**Maaf ada perubahan sedikit🙏🙏
Jangan lupa like, vote dan komen. Jangan lupa juga klik tanda hati untuk menambahkan ke favorit kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🥰**
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 142 Episodes
Comments
Sulaiman Efendy
PRIA BAHLUL, TNPA MNYELIDIKI, MAIN PRCAYA AJA
2024-07-29
2
Defi
Zahra kemana, kasihan Olivia karena sifat iri dan dengki saudara tiri laknat.. Daren mau-maunya dibodohi oleh Ayara
2023-10-07
2
ᵉˡ̳༆yuli@_sm 💜💜💜💜
mau aj di doktrin org lu daren.... kl mmg cinta sma oliv kenapa lebih percaya sm ucapan org lain😌
2023-02-12
3