Siang itu setelah ngurus nomer rekening baru, Shinta dan Damar menikmati makan siang di rumah Damar.
"Nak Shinta... Makan apa adanya ya," ujar ibu Farida.
"Iya buk," jawab Shinta.
"Ini ada sayur lodeh, sambel, ikan asin, ada ikan tuna dan kerupuk," ujar ibu Farida.
"Iya Buk," jawab Shinta kemudian menikmati makan siang bersama Damar,
"Hemmm, enak juga masakan ibu kamu.
Aku gak pernah makan - makanan seperti ini."
"Ini masakan kaum dhuafa Shinta, makanan orang orang kelas bawah," ujar Damar,
"Lain dengan menu makanan orang - orang kaya ray, yang selalu istimewa."
Setelah makan, di depan Tv Shinta mengeluarkan Hp iPhone baru dari dalam tas, lalu berkata,
"Ini Mas, semalam aku belikan untuk mu. Sudah aku buatkan Email dan sudah aku pasang kartunya.
Sudah aku download aplikasi WA, Fb, instagram dan Twitter untuk mu. Kamu tinggal pakai.
Semuanya sudah aktif."
"Iya makasih," ujar Damar kemudian menerima Hp baru,
"Sebenarnya aku ini gak bisa otak atik HP, dan aku juga gak kepinggin punya Hp."
"Kamu itu orang aneh mas, ini jaman sudah maju, jaman canggih, dan kamu tidak bisa menghindari dunia internet. Pada suatu saat, kamu pasti butuh, " ujar Shinta,
"Sini aku ajarin cara mengunakan WA, Fb, dan instagram juga Twitter.
Jadi orang jangan terlalu pendiam dan kuper banget."
"Hemmmm," ternyata kamu itu cerewet sekali ya," ujar Damar.
"Perempuan cerewet itu ya biasalah Mas," kata Shinta.
"Kalau aplikasi togel aku bisa, ya karena aku sering pinjam HP nya samsul untuk pasang togel.
Apa kamu bisa pasang aplikasi Togel," ujar Damar,
"Mampung aku sudah punya nomer rekening Bank Asia dan Bank BRI."
"Hemmm, kamu itu Mas, Togel saja yang di pikir," sahut Shinta,
"Berarti kamu bikin rekening tadi untuk main togel ya..?"
"Buat hiburan saja masak gak boleh. Pasang seribu dua ribu saja kok" ujar Damar santai.
"Iya, iya aku download. Apa kamu tau apa aplikasi nya?"
"Naga 303," ujar Damar,
"Ini nomer rekening bank Asianya."
"Sudah, ini aplikasi nya, ingat ya, buat hiburan, seribu dua ribu,x ujar Shinta,
"Ayo aku ajarin cara Chatting dan main Fb."
******
"Damar..."
"Iya buk."
"Sudah Asar, ayo solat dulu, ajak Shinta solat berjamaah sekalian."
"Iya buk," jawab Damar,
"Shinta, tuh di suruh calon mertua mu solat jamaah."
"Hehehehe, lucu juga kamu itu Mas, pakai nyebut calon mertua."
***
Setelah solat Asar, Shinta pun pamit pulang,
“Ibu Shinta mau pamit pulang dulu.“
“Oh iya Nak Shinta,“ jawab ibu Farida kemudian Shinta Salim,
"Assalamualaikum."
"Waalaikumsalam."
*****
Dalam perjalanan pulang, di dalam mobil Shinta berkata dalam hati,
"Hari ini aku sangat senang dan bahagia sekali. Aku bisa menjalankan solat berjamaah bersama Damar.
Alangkah senangnya memiliki ibu seperti ibu Farida, yang selalu mengingatkan anaknya untuk solat.
Tidak seperti Mama dan Papaku, tidak pernah solat walau beragama islam. Tidak pernah menyuruh ku solat. Kedua orang tuaku sibuk bisnis. Aku hanya di kasih uang, di temani seorang pembantu dan sopir.
Papa sibuk dengan perusahaannya, Mama sibuk dengan bisnis berlian dan sibuk dengan teman - temannya.
Sejak mengenal Damar, aku sudah jarang keluyuran di mall dan di dunia malam.
Aku seperti menemukan rasa kebahagiaan tersendiri.
Walau Damar anak nakal, tetapi dia sebenarnya anak baik- baik, buktinya dia nurut sama ibu nya juga mau solat walau dia sering mabuk dan judi online.
Semoga Damar bisa menjadi kekasih yang baik untuk ku untuk selamanya.
******
Setelah memasang no togel 8787 500 ribu, 787 500 ribu, 87 500 ribu, Damar pergi ngopi di warung Pak Tarjo di ujung desa sambil berharap mendapat nomer undian Togel.
Sambil menikmati secangkir kopi hitam dan kepulan asap rokok, Damar berkata lirih,
"Uang pemberian Shinta aku sedekahkan ke bandar Togel 1,5 juta. Kalau gak keluar... Kalau sampai tau, bisa ngomel itu Shinta kayak mak lampir.
Sayang banget ya Shinta sama aku, sampai rela mengeluarkan uang jutaan demi menyenangkan diriku. Tetapi... Sejujurnya, aku mencintai Aisah anak bidan Elsa.
Semoga saja, lambat laun aku bisa mencintai Shinta dengan tulus."
"Mar..!" teriak Samsul kemudian mendekat,
"Kamu gak pasang nomer togel hari ini?"
"Sudah," jawab Damar santai.
"Pasang pakai HP siapa..? Tumben gak pakai HP ku?"
"Ini aku punya Hp baru, iPhone," sahut Damar tersenyum.
"Gaya lu Mar, gak pernah pegang HP, sekali punya HP iphone," kata Samsul,
"Pak Tarjo, josua satu ya?"
"Siap, juragan," sahut Pak Tarjo.
"Berapa beli Hp iPhone ini, jadi iri diriku."
"Di kasih Shinta."
"Enak sekali dirimu, punya pacar anak pengusaha kaya raya."
"Makanya kamu cari pacar kayak Shinta, biar hidup mu makmur hahahaha," ujar Damar tertawa terbahak - bahak,
"Sudah cantik, pinter, banyak uangnya. Kemana - mana naik mobil dan ada sopirnya lagi."
"Hemmmmm, rejeki mu Mar."
"Iya rejeki anak soleh hahahaha. Udah buruan pasang no 8787. Pasang 500 ribu, kan kemarin aku kasih uang 1 juta."
"Ah, banyak amat. Apalagi nomernya ngeban 87," sahut Samsul.
"Udah pasang saja kalau kamu ingin naik Honda Jazz. Ini nomer dapat dari area makam mbah Wali Ali Wafa semalam.
Yang keluar kemarin juga dapat dari area makam. Pasti keluar."
"Baiklah aku akan pasang 8787 500rb. 87 100rb. Sisanya buat ngopi. Iya kalau keluar 87 senang. Kalau gak keluar gak punya uang buat ngopi."
"Kalau pasang no togel kamu diniati niatnya sedekah ya, jangan niat judi," kata Damar.
"Siap siap. Awas kalau gak keluar, aku minta ganti rugi."
*****
Jam 18:00 Samsul sangat terkejut sekali dan hampir tak percaya setelah melihat pengumuman bandar togel di layar Hp.
"Damar..!" Jangan rame - rame, kita dapat nomer Togel. Yang keluar no nya 8787.
Lihat layar HP ini..!"
"Alhamdulillah," ucap Damar sangat senang sekali,
"Samsul... Kmu bisa membeli mobil Honda jazz seperti impian mu, dan membeli motor Vario."
"Iya Mar. Terimakasih ya. Karena kamu aku dapat hadiah nomer Togel.
Ayo kita pulang mandi dulu. Setelah ini kita main senang senang ke diskotik Top Ten. Kita ajak Aldi dan Erik."
"Baiklah, aku juga ingin hiburan. Aku hanya sekali main ke diskotik Top ten di ajak Aldi dulu."
Setelah mengambil uang, Samsul berkata,
"Damar, aku dapat hadiah uang sebesar 1Milyar 256 juta.
Aku sudah ambil 6 juta untuk senang - senang di diskotik Top Ten. Aldi dan Erik sudah menunggu di depan Toko Toserba.
Kita naik taxi saja, motor kita parkir ke pertigaan rungkut kan parkir 24 jam."
"Baiklah," jawab Damar kemudian menyalahkan mesin motor nya.
*Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 128 Episodes
Comments
ACHMAD GOZALI
Josss naga 303 ingat tuh.... /Smirk/
2025-03-27
0
Mar'uf Mar'uf
apa iya niatin sedekah yg jelas jelas judi
2024-09-19
0
Yurnita Yurnita
jadi orang kaya baru
2023-04-29
0