MBH 05. Apa Hebatnya Kai?

Sebelum lanjut Othor akan coba berikan visualnya. Ini othor cari dari google dan pinterest. Kalau tidak seusai readers boleh cari visual versi sendiri sendiri ya. Jujur Othor nggak bisa nyari visual heheheh.

INI ABANG KAI BHUMI ABINAWA

KIRANA ADZAKIA

AKHZA & ABRA

SI BUNGSU ANA

AYAH RAMA

MOMMY SITA

SAFIRA JASMIN

...****************...

Happy reading

Semua sudah siap, Kai mematutkan dirinya di depan cermin. Celana jeans, kaos plus jaket, sepatu sneakers, dan juga topi. Kali ini seperti itulah yang dia pakai untuk perjalanannya. Kai pun menyandang tas ranselnya. Ia tersenyum puas. Sungguh penampilannya membuat orang tidak akan mengenali Kai. Ia tampak seperti seorang pemuda desa yang tengah merantau ke kota.

" Hahahha…. Sempurna. Aku yakin jika pun kolega bisnisku melihatku mereka tidak akan mengenaliku."

Kai pun keluar dari kamarnya dan menuruni tangga. Di ruang makan tampak wajah wajah murung sudah menyambut paginya.

" Haish… ternyata mereka belum benar benar mengizinkanku pergi." Gumam Kai pelan sambil mendekat ke ruang makan.

Tak… tak… tak….

Mendengar langkah kaki Kai mendekat, Rama pun memberikan instruksi agar semua orang tersenyum.

" Stt… abang datang. Ayo jangan cemberut."

Dengan terpaksa mereka pun menarik kedua sudut bibir mereka dan melihat Kai dengan senyuman.

" Jangan tersenyum, kalian semua jelek dengan senyum yang dipaksakan begitu."

Kai menaruh ranselnya di lantai lalu duduk di salah satu kursi ia mengambil sarapannya dan makan dengan tenang. Bahkan Kai sedikit acuh saat mata semua orang di rumah ini menatapnya. 

" Huft… ayolah. Apa kalian semua akan melihatku seperti itu. Mom, ayah sarapanlah. Dan kalian bertiga habiskan makanan kalian segera."

Rama dan Sita hanya bisa membuang nafasnya dengan berat. Ternyata tidak mudah melepaskan putra sulungnya untuk pergi entah kapan akan kembali. Sedangkan si kembar tiga hanya memberengut, bahkan Ana sudah menangis di sela sela ia memakan sarapannya.

Akhza dan Abra yang tadinya sok jentel tiba tiba murung saat abangnya benar benar harus pergi pagi ini.

Setelah beberapa saat mereka pun selesai dengan makan paginya. Sita berdiri untuk membereskan meja makan dibantu oleh Ana. Kai tersenyum adik perempuannya itu benar benar mengingat pesannya.

Kai melenggang ke ruang tamu dan duduk di sana diikuti ayah dan kedua adik laki lakinya. Tak berselang lama Sita dan Ana pun menyusul lalu.

" Huft… ayolah abang bukannya mau pergi berperang. Hei… abang ini mau liburan. Apakah kalian semua tega membiarkan abang pergi dengan sejuta pikiran karena wajah tidak ikhlas ini."

Sita yang memang sengaja duduk di sebelah Kai langsung memeluk putranya itu diikuti oleh Ana. Kedua wanita itu memeluk Kai erat dengan air mata yang berlinangan. Kai mengusap punggung kedua wanita yang dicintainya itu.

" Mom, Ana, abang kan cuma mau jalan jalan bulannya mau ke medan perang. Masa iya sih sampe begini. Nanti kalau abang udah puas abang akan segera pulang."

" Berapa lama emang. Seminggu?"

" Eh… Entah bisa seminggu atau sebulan atau setahun."

" Hiks… lama banget…."

" Mom… nggak lama, nanti Abang secepatnya pulang deh."

Kai memandang sang ayah berharap pertolongan. Rama yang paham kode mata Kai pun mendekati sang istri dan meraih tubuh istrinya.

" Sayang, sudah ya. Abang cuma di sekitaran pulau ini aja kok."

Sita akhirnya menghentikan tangisnya. Begitu juga dengan Ana.

" Oke kalau begitu abang mau titip ke Abra dan Akhza. Datang ke  A-DIS dan bantu om Luki mengurus perusahaan Abang oke?"

" Yaaah….. Kok gitu." Akhza dan Abra melayangkan protes.

" Tenang, akan ada hadiah buat kalian nanti saat abang pulang kalau pekerjaan kalian bagus."

" Bener bang? Akhza boleh minta apa aja."

" Abra juga ya bang."

Kai mengangguk, ia akhirnya tenang. Adik adiknya ini tetap bisa terkontrol melalui Luki. Bukan tanpa sebab Kai meminta kedua adik lelakinya membantu di perusahaan, dengan Akhza dan Abra di perusahaan paling tidak dua remaja itu tidak berkeliaran sembarangan. Selain itu biar kedua anak itu bisa belajar bertanggung jawab.

" Terus, Ana nggak dikasih hadiah apa apa gitu. Curang banget."

" Hahahha kalau Adek patuh, nurut sama ayah dan mommy Adek juga boleh minta apa aja."

" Bener ya. Oke. Ana akan nurut sama ayah dan mommy."

" Good girl."

Sita dan Rama tersenyum. Kai selalu bisa merubah mood si kembar dengan cepat.

" Baiklah… Saatnya abang pergi. Tapi… Semuanya tidak boleh nganter abang. Abang nggak mau ada drama nangis nangis di terminal."

" Di terminal???"

" Iya yah, abang mau naik bus."

" Huft… ya sudah hati hati."

Kini semuanya mengantarkan Kai sampai depan rumah saja. Kai memeluk satu per satu anggota keluarganya.

" Abang pamit ya, semuanya harus sehat. Abang nggak mau dapat kabar ada yang sakit. Kalian berdua jagain Ayah, Mommy, dan Ana."

" Siap bang."

" Ya sudah abang pergi dulu, Assalamualaikum."

" Waalaikum salam."

Sita sudah tidak mampu mengucapkan apapun. Dia hanya terisak, ia merasa separuh hatinya ada yang hilang.

" Mom sudah, biarlah Kai melakukan keinginannya. Restui saja agar Kai selalu dilindungi Allaah."

Sita mengangguk mendengar ucapan suaminya. Mereka berlima pun kembali masuk.

" Mom…."

Seseorang memanggil Sita saat baru akan memasuki rumah. Sita menengok ke belakang.

" Loh Luki ada apa?"

" Kai mana mom, ayah?"

" Sudah pergi baru saja."

" Astagfirullaah itu anak."

Luki benar benar tidak habis pikir dengan kelakuan bos nya itu.

" Memangnya Om Luki nggak tahu abang mau pergi."

" Tahu Abra. Tapi om nggak tahu kalau Kai perginya hari ini. Dia nggak pamit."

" Heheheh, Om Luki dikerjain abang."

Semuanya hanya tertawa melihat wajah pias Luki. Mereka semua tahu meskipun Kai terkadang sangat serius tapi sebenarnya Kai adalah orang yang jahil.

🍀🍀🍀

Di kediaman Hendri, Safira terus bertanya kapan daddy nya akan melakukan pertemuan keluarga dengan Rama, ayah Kai. Ia sudah sangat tidak sabar dengan rencana perjodohan dirinya dengan pria pujaannya.

" Dad… kapan daddy akan bicara ke Om Rama dan Tante Sita?"

" Sabar sayang, daddy harus mencari waktu yang pas. Om Rama itu adalah orang yang sangat sibuk. Susah sekali membuat janji temu dengan nya."

Safira kembali cemberut. Ia sungguh kesal kepada daddy nya yang menurutnya sangat lambat dalam bertindak. Safira hanya takut kesempatan menjadi nyonya Abinawa semakin kecil, mengingat banyaknya keluarga terpandang yang ingin berbesan dengan keluarga Rama.

Terlebih circle pertemanan Rama bukanlah kacangan. Safira takut jika Rama akan menjodohkan Kai dengan salah satu anak dari sahabat sahabat nya.

" Dad, apa tidak bisa jika malam ini kita berkunjung ke kediaman mereka seperti yang kita lakukan tempo hari."

" Hmmm nanti aku coba tanya lah mom. Apakah mereka ada acara atau tidak."

" Bagus…"

Safira tersenyum mendapat bantuan snag mommy.

Tak…

Seorang pria muda mengetuk kepala Safira. Pria itu tidak lain adalah Firhan, kakak satu satu nya Safira.

" Tck, apa hebatnya sih Kai itu sampai kamu tergila gila begitu."

" Diamlah kau kak. Aku tidak minta pendapatmu."

" Menang ganteng aja, aku nggak kalah ganteng kok."

" Emang sih kakak nggak kalah ganteng tapi kakak kalah kaya."

" Kau  ……!!!"

Hendri pusing melihat kedua anaknya yang selalu bertengkar jika duduk di satu meja.

" Stop, kalian kenapa sih selalu begini. Safira bicara yang baik sama kakak mu. Dan kau Firhan kau seharusnya bisa melihat Kai. Lihatlah di usia mudanya dia sudah jadi jutawan dan dikenal banyak orang."

" Tck… Selalu saja membanggakan orang lain."

Firhan melengos lalu melenggang keluar. Pria berusia 28 tahun itu sungguh kesal selalu dibanding bandingkan dengan orang lain terlebih itu adalah Kai.

" Brengsek, memangnya apa hebatnya Kai. Hanya karena bisa punya perusahaan sendiri begitu dibanggakan. Lihat saja aku bisa lebih hebat ketimbang dia."

TBC

Terpopuler

Comments

Rusmini Rusmini

Rusmini Rusmini

buktikan Firhan jgn ngomong doang... org itu butuh bukti bkn janji kosong..../Proud//Proud/

2024-12-24

0

Ima Kristina

Ima Kristina

wah belum tau sepak terjang KAI dia ...

2025-02-09

0

Nur Bahagia

Nur Bahagia

hhh ga bawa hape 🤦‍♀️

2024-10-09

0

lihat semua
Episodes
1 MBH 01. Abang Mau Kemana
2 MBH 02. Mengatakan Maksud
3 MBH 03. Rencana Perjodohan
4 MBH 04. Membujuk Si Bungsu
5 MBH 05. Apa Hebatnya Kai?
6 MBH 06. Sudah Bukan Jamannya
7 MBH 07. Bang Bule
8 MBH 08. Kriteria Istri Abang
9 MBH 09. Dua Sisi Berbeda
10 MBH 10. Assalamualaikum Ukhty......
11 MBH 11. Ikan Lele
12 MBH 12. Selepas Kata Akad
13 MBH 13. Jangan Ganggu Wanitaku
14 MBH 14. New Job
15 MBH 15. Kado Cantik
16 MBH 16. Cintamu Neraka Bagiku
17 MBH 17. Apakah Jodohku Sudah Dekat?
18 MBH 18. Lamaran Tak Terduga
19 MBH 19. Ku Mulai Dengan Bismillaah
20 MBH 20. Mimpi Kiran
21 MBH 21. Ke Rumah Sakit
22 MBH 22. Pergilah Buk
23 MBH 23. Tidurlah Sayang
24 MBH 24. Bule Kere
25 MBH 25. Ulah Riati
26 MBH 26. Miskin Ilmu, Miskin Adab
27 MBH 27. Dulu Keyboard Sekarang Panci
28 MBH 28. Pertama
29 MBH 29. Katahuan
30 MBH 30. Rencana Triplet
31 MBH 31. Nasehat Sita
32 MBH 32. Dia Istri Abang
33 MBH 33. Aksi Ana
34 MBH 34. Ke Kota J
35 MBH 35. Banyak Berdoa
36 MBH 36. Keinginan Kiran
37 MBH 37. Sore Pertama
38 MBH 38. Ancaman Kai
39 MBH 39. Mari Menjadi Kuat Bersama
40 MBH 40. Berat
41 MBH 41. Mengumumkan Istri
42 MBH 42. Kabar Tersebar
43 MBH 43. Bermunculan
44 MBH 44. Jambreeeeeet
45 MBH 45. Terkejut
46 MBH 46. Proyek Baru
47 MBH 47. Amanat
48 MBH 48. kedatangan Tamu
49 MBH 49. Ikuti Saja Dulu
50 MBH 50. Kecil Cabe Rawit
51 MBH 51. Pelajaran
52 MBH 52. Kehebohan di Butik
53 MBH 53. Kedatangan Tamu
54 MBH 54. Pemuda Malang
55 MBH 55. Keresahan Kai
56 MBH 56. Ikut Ke Perusahaan
57 MBH 57. Memancing Kekuatan Lain
58 MBH 58. Cendol Dawet
59 MBH 59. Mulai Terdeteksi
60 MBH 60. Fast and Farious
61 MBH 61. Trik Kai
62 MBH 62. Good News
63 MBH 63. Bermain Drama
64 MBH 64. Orang Dari Masa Lalu
65 MBH 65. Rapat Perusahaan
66 MBH 66. Malaikat Tak Bersayap
67 MBH 67. Ummi dan Abi
68 MBH 68. Akhirnya Keluar
69 MBH 69. Adik Baru
70 MBH 70. Black Hacker
71 MBH 71. Mengunjungi
72 MBH 72. Rencana Pertama Berhasil
73 MBH 73. Ingin Hamil Juga
74 MBH 74. Ucapan Terimakasih
75 MBH 75. Pertunjukan Pagi
76 MBH 76. Strategi
77 MBH 77. Menampakkan Diri
78 MBH 78. Kemunculan Kai
79 MBH 79. Rasa Kai
80 MBH 80. Kedatangan Soraya
81 MBH 81. kemarahan Hugo
82 MBH 82. Taktik Hugo
83 MBH 83. Are You Ok?
84 MBH 84. Keserempet Motor
85 MBH 85. Rumah Sakit
86 MBH 86. Di Panti
87 MBH 87. Rindu Rumah
88 MBH 88. Kota S
89 MBH 89. Kota M
90 MBH 90. Assalamu'aliakum Twins K ( Final Chapter)
91 PROMO NOVEL BARU : MENGAPA MENIKAH? BY IAS
Episodes

Updated 91 Episodes

1
MBH 01. Abang Mau Kemana
2
MBH 02. Mengatakan Maksud
3
MBH 03. Rencana Perjodohan
4
MBH 04. Membujuk Si Bungsu
5
MBH 05. Apa Hebatnya Kai?
6
MBH 06. Sudah Bukan Jamannya
7
MBH 07. Bang Bule
8
MBH 08. Kriteria Istri Abang
9
MBH 09. Dua Sisi Berbeda
10
MBH 10. Assalamualaikum Ukhty......
11
MBH 11. Ikan Lele
12
MBH 12. Selepas Kata Akad
13
MBH 13. Jangan Ganggu Wanitaku
14
MBH 14. New Job
15
MBH 15. Kado Cantik
16
MBH 16. Cintamu Neraka Bagiku
17
MBH 17. Apakah Jodohku Sudah Dekat?
18
MBH 18. Lamaran Tak Terduga
19
MBH 19. Ku Mulai Dengan Bismillaah
20
MBH 20. Mimpi Kiran
21
MBH 21. Ke Rumah Sakit
22
MBH 22. Pergilah Buk
23
MBH 23. Tidurlah Sayang
24
MBH 24. Bule Kere
25
MBH 25. Ulah Riati
26
MBH 26. Miskin Ilmu, Miskin Adab
27
MBH 27. Dulu Keyboard Sekarang Panci
28
MBH 28. Pertama
29
MBH 29. Katahuan
30
MBH 30. Rencana Triplet
31
MBH 31. Nasehat Sita
32
MBH 32. Dia Istri Abang
33
MBH 33. Aksi Ana
34
MBH 34. Ke Kota J
35
MBH 35. Banyak Berdoa
36
MBH 36. Keinginan Kiran
37
MBH 37. Sore Pertama
38
MBH 38. Ancaman Kai
39
MBH 39. Mari Menjadi Kuat Bersama
40
MBH 40. Berat
41
MBH 41. Mengumumkan Istri
42
MBH 42. Kabar Tersebar
43
MBH 43. Bermunculan
44
MBH 44. Jambreeeeeet
45
MBH 45. Terkejut
46
MBH 46. Proyek Baru
47
MBH 47. Amanat
48
MBH 48. kedatangan Tamu
49
MBH 49. Ikuti Saja Dulu
50
MBH 50. Kecil Cabe Rawit
51
MBH 51. Pelajaran
52
MBH 52. Kehebohan di Butik
53
MBH 53. Kedatangan Tamu
54
MBH 54. Pemuda Malang
55
MBH 55. Keresahan Kai
56
MBH 56. Ikut Ke Perusahaan
57
MBH 57. Memancing Kekuatan Lain
58
MBH 58. Cendol Dawet
59
MBH 59. Mulai Terdeteksi
60
MBH 60. Fast and Farious
61
MBH 61. Trik Kai
62
MBH 62. Good News
63
MBH 63. Bermain Drama
64
MBH 64. Orang Dari Masa Lalu
65
MBH 65. Rapat Perusahaan
66
MBH 66. Malaikat Tak Bersayap
67
MBH 67. Ummi dan Abi
68
MBH 68. Akhirnya Keluar
69
MBH 69. Adik Baru
70
MBH 70. Black Hacker
71
MBH 71. Mengunjungi
72
MBH 72. Rencana Pertama Berhasil
73
MBH 73. Ingin Hamil Juga
74
MBH 74. Ucapan Terimakasih
75
MBH 75. Pertunjukan Pagi
76
MBH 76. Strategi
77
MBH 77. Menampakkan Diri
78
MBH 78. Kemunculan Kai
79
MBH 79. Rasa Kai
80
MBH 80. Kedatangan Soraya
81
MBH 81. kemarahan Hugo
82
MBH 82. Taktik Hugo
83
MBH 83. Are You Ok?
84
MBH 84. Keserempet Motor
85
MBH 85. Rumah Sakit
86
MBH 86. Di Panti
87
MBH 87. Rindu Rumah
88
MBH 88. Kota S
89
MBH 89. Kota M
90
MBH 90. Assalamu'aliakum Twins K ( Final Chapter)
91
PROMO NOVEL BARU : MENGAPA MENIKAH? BY IAS

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!