MBH 09. Dua Sisi Berbeda

Kota kecil dengan luas hanya sekitar 18 Km dan di kabupatennya memiliki ikon yang pernah menjadi salah satu 7 keajaiban dunia ini terlihat begitu asri. Udara yang sejuk dan relatif dingin membuat para penghuninya enggan untuk keluar dari rumah saat di luar masih gelap. Namun berbeda dengan seorang wanita cantik nan sederhana itu. Dia sudah berkutat di dapur miliknya mengolah banyak rempah rempah untuk dijadikan jamu tradisional.

Kunyit, kencur, brotowali, asam dan banyak bahan lagi yang ia gunakan untuk membuat jamu yang biasa ia gendong dengan bakul. Ya wanita ini menjual jamunya dengan cara digendong. Namun jangan membayangkan ia akan mengenakan kain jarik dan baju kutu baru yang seksi, wanita ini menjual jmau gendongnya dengan mengenakan pakaian muslimah dilengkapi dengan hijab yang lebar menutupi dadanya.

Kirana Adzakia, atau yang biasa dipanggil Kiran itu sesekali melihat ke arah kamar sang ibu untuk memastikan ibunya baik baik saja. Ibu Kiran yang bernama bu Sariah memang sudah lama sakit. Kiran hanya tinggal bersama ibunya karena sang ayah telah meninggal 4 tahun silam. Dan sejak itu Kiran menjadi satu satunya pencari nafkah untuk ibunya.

" Lho ibu mau kemana?"

" Mau ke kamar mandi nduk."

" Sini Kiran bantu bu."

Kiran menghentikan aktivitasnya sejenak lalu memapah sang ibu ke kamar mandi. Sebenarnya Sari bisa sendiri namun Kiran terlalu khawatir. Kiran takut ibunya terpeleset di kamar mandi yang licin.

" Wes nduk, lanjutkan saja. Ibu bisa kembali sendiri."

Kiran mengangguk, ia kembali berkutat dengan apa yang dia kerjakan. Sari menatap iba kepada sang putri. Disaat teman temannya masih bisa bermain, ia harus banting tulang setiap hari. Terkadang Sari menyalahkan kondisi dirinya yang sakit sakitan.

" Mesakke koe nduk ( kasihan kamu nak)."

Sari meneteskan air matanya. Dalam lubuk hatinya ia berdoa agar putrinya bisa mendapatkan pria yang tepat. Pria yang mampu membahagiakannya, bukanlah pria yang menyakitinya seperti yang sudah terjadi sebelumnya.

" Allaahu akbaar… allaahu akbar."

Adzan subuh berkumandang, kiran sudah selesai dari aktivitasnya mengolah bahan rempah menjadi jamu. Ia pun segera menuju ke kamar mandi untuk mandi dan mengambil air wudhu.

Kiran membentangkan sajadahnya dan menjalankan kewajiban 2 rakaat. Selesai ucapan salam ia masih bersimpuh di atas sajadahnya. Berkeluh kesah tentang apa yang dirasakan hatinya.

Wanita berhijab itu menangis tersedu mengingat apa yang menimpanya. Ia selalu mengingat peristiwa pahit yang mungkin tidak akan pernah dilupakan. Peristiwa tersebut menjadi goresan besar dalam hatinya dan juga trauma yang mendalam.

" Ya Allaah ….. Tutuplah luka di hatiku ini. Sembuhkanlah luka ini ya Allaah, agar hamba bisa membuka hati hamba kembali. Aamiin."

Kiran melipat kembali sajadah dan mukenanya lalu menaruh di atas tempat tidur. Ia menuju ke kamar sang ibu. Ibunya juga sudah selesai menjalankan dua rakaat pagi itu.

" Bu… mari sarapan. Maaf ya ibu harus sarapan lebih pagi. Seharusnya ibu sarapan nanti juga ndak apa apa."

" Ora popo nduk. Ibu senang bisa sarapan tiap hari sama kamu. Takutnya nanti nanti ibu udah ndak bisa nemenin kamu."

" Ibu ini ngomong opo to. Jangan ngomong yang aneh aneh."

Kiran memang gadis yang lembut, banyak pria yang ingin mempersuntingnya namun kini dia tidak mudah menerima. Ia begitu takut dengan cinta setelah apa yang dialaminya.

Waktu menunjukkan pukul 5.15 pagi memang tergolong pagi untuk ukuran sarapan. Tapi karena Kiran harus segera berjualan jamu maka ibu Sari memutuskan sarapan bersama putrinya itu.

" Kabeh  wes siap nduk?"(Semua sudah siap nak?)

" Sampun bu. Kiran berangkat dulu ya. Kalau ada apa apa ibu telpon Kiran. Tidak usah minta tolong sama bude Mar."

Sari mengangguk, ia paham apa yang dimaksud Kiran. Bude Mar, atau yang mempunyai nama lengkap Martiyah itu adalah kakak dari ayah Kiran. Namun keluarga Bude Mar dari dulu tidak pernah menyukai Sari dan Kiran.

Terlebih setelah ayah Kiran, Prapto meninggal. Martiyah selalu menganggap Kiran dan Sari adalah pembawa kesialan bagi keluarga mereka. " Adikku kalau nggak nikah sama kamu mesti masih hidup sekarang.", kalimat itu yang selalu diucapkan oleh Bude Mar.

Kiran tinggal di desa dan ia menjual jamunya di kota. Jarak tempuh dari desanya ke kota hanya sekitar 15 menit menggunakan angkutan. Kiran melakukan semuanya dengan senang hati. Karena berjualan jamu juga merupakan salah satu cara melupakan rasa sakit hatinya.

🍀🍀🍀

Di sisi lain seorang wanita muda tengah marah marah sepanjang hari. Bahkan sampai di butiknya semua orang mendapat luapan emosinya.

Safira begitu kesal dan marah. Setelah pulang dari rumah Kai dan mendapati bahwa pria pujaannya pergi entah kemana ia selalu uring uringan.

" Sialan, kemana sih laki laki itu. Kenapa dia selalu menghindariku argh…."

Bukan hanya sekali dua kali Safira berusaha menemui Kai, namun selalu saja tidak pernah bertemu. Kai selalu sibuk entah benar benar sibuk atau hanya membuat alasan untuk tidak bertemu dengannya.

" Fira sudah, nanti para pelanggan tahu. Kamu harus jaga imej kamu. Jangan sampai mereka membuat berita buruk tentang mu."

Teman sekaligus manager di SJ Clothes yang bernama Nina itu memperingatkan Safira atas perlakuannya.

" Huft .. Tapi aku sangat kesal Nin… kau tahu kan aku sungguh mencintai Kai."

" Iya aku tahu. Tapi dengan kamu marah marah seperti ini hanya akan membuat reputasi mu buruk. Jika diliput oleh media dan Kai melihat apa yang akan terjadi coba?"

Safira terdiam mendengar ucapan temannya itu. Semua memang benar. SJ Clothes yang ia buat ini sudah memiliki nama besar. Dan sebagai perancang dan pemilik  SJ Clothes apapun tindakannya menjadi sorotan publik.

" Kau benar Nin, aku harus tenang. Aku yakin Kai suka tipe tipe wanita yang anggun dan berkelas. Aku tidak boleh bersikap seperti ini."

Nina tersenyum mendengar ucapan Safira. Ia menghela nafas kelegaan. Nina pun kembali ke pekerjaannya.

" Bu Nina hebat  bisa menenangkan singa marah."

" Husttt sudah kembali bekerja sebelum singa itu mengamuk lagi."

Beberapa karyawan tersenyum dengan selorohan Nina. 

" Huftt...Fira.. Fira… bagaimana kau bisa mendapatkan hati tuan muda kaya itu jika sikapmu masih begini. Manja, angkuh dan temperamen mu yang masih meluap luap. Kai pasti memiliki kriteria sendiri dalam mencari istri dan entah kenapa itu bukan kamu. Huft…"

Nina membuang nafasnya kasar. Ia terlalu bingung bagaimana harus menyampaikan apa yang dia rasakan kepada Safira. Nina berharap Safira bisa mengerti sedikit bahwa orang seperti Kai bukanlah tipe tipe orang yang menyukai keglamoran.

Mengapa Nina bisa bicara begitu? Beberapa kali Nina memergoki Kai dan keluarganya entah itu bersama ibu nya, adik adik nya ataupun semuanya makan dengan santai dipinggir jalan. Sedangkan Safira begitu anti. Jangankan makan di pinggir jalan, jika bukan resto mahal dan berkelas Safira tidak mau.

" Aku yakin kau akan kesulitan masuk ke keluarga mereka. Meskipun mereka adalah orang kaya dan terpandang namun mereka selalu sederhana. Itulah yang kulihat. Jika kau ingin mendapatkan Kai maka belajarlah untuk down to earth Fir."

TBC

Terpopuler

Comments

Rusmini Rusmini

Rusmini Rusmini

Nina kamu tipe teman bisa ngemong bkn teman yg menjerumuskan..../Kiss//Kiss/

2024-12-24

0

Ima Kristina

Ima Kristina

lanjut kakaaa

2025-02-09

0

Sandisalbiah

Sandisalbiah

entah kenapa kalau baca cerita yg ada bahasa jawa halusnya itu rasanya menarik dan senang.. walau kadang gak ngeh dgn artinya krn aku suku jawa tp asli Medan jadi gak begitu faham dgn bahasa jawa kromo tp selalu tertarik kalau ceritanya di selipin baha jawa itu...

2024-09-21

3

lihat semua
Episodes
1 MBH 01. Abang Mau Kemana
2 MBH 02. Mengatakan Maksud
3 MBH 03. Rencana Perjodohan
4 MBH 04. Membujuk Si Bungsu
5 MBH 05. Apa Hebatnya Kai?
6 MBH 06. Sudah Bukan Jamannya
7 MBH 07. Bang Bule
8 MBH 08. Kriteria Istri Abang
9 MBH 09. Dua Sisi Berbeda
10 MBH 10. Assalamualaikum Ukhty......
11 MBH 11. Ikan Lele
12 MBH 12. Selepas Kata Akad
13 MBH 13. Jangan Ganggu Wanitaku
14 MBH 14. New Job
15 MBH 15. Kado Cantik
16 MBH 16. Cintamu Neraka Bagiku
17 MBH 17. Apakah Jodohku Sudah Dekat?
18 MBH 18. Lamaran Tak Terduga
19 MBH 19. Ku Mulai Dengan Bismillaah
20 MBH 20. Mimpi Kiran
21 MBH 21. Ke Rumah Sakit
22 MBH 22. Pergilah Buk
23 MBH 23. Tidurlah Sayang
24 MBH 24. Bule Kere
25 MBH 25. Ulah Riati
26 MBH 26. Miskin Ilmu, Miskin Adab
27 MBH 27. Dulu Keyboard Sekarang Panci
28 MBH 28. Pertama
29 MBH 29. Katahuan
30 MBH 30. Rencana Triplet
31 MBH 31. Nasehat Sita
32 MBH 32. Dia Istri Abang
33 MBH 33. Aksi Ana
34 MBH 34. Ke Kota J
35 MBH 35. Banyak Berdoa
36 MBH 36. Keinginan Kiran
37 MBH 37. Sore Pertama
38 MBH 38. Ancaman Kai
39 MBH 39. Mari Menjadi Kuat Bersama
40 MBH 40. Berat
41 MBH 41. Mengumumkan Istri
42 MBH 42. Kabar Tersebar
43 MBH 43. Bermunculan
44 MBH 44. Jambreeeeeet
45 MBH 45. Terkejut
46 MBH 46. Proyek Baru
47 MBH 47. Amanat
48 MBH 48. kedatangan Tamu
49 MBH 49. Ikuti Saja Dulu
50 MBH 50. Kecil Cabe Rawit
51 MBH 51. Pelajaran
52 MBH 52. Kehebohan di Butik
53 MBH 53. Kedatangan Tamu
54 MBH 54. Pemuda Malang
55 MBH 55. Keresahan Kai
56 MBH 56. Ikut Ke Perusahaan
57 MBH 57. Memancing Kekuatan Lain
58 MBH 58. Cendol Dawet
59 MBH 59. Mulai Terdeteksi
60 MBH 60. Fast and Farious
61 MBH 61. Trik Kai
62 MBH 62. Good News
63 MBH 63. Bermain Drama
64 MBH 64. Orang Dari Masa Lalu
65 MBH 65. Rapat Perusahaan
66 MBH 66. Malaikat Tak Bersayap
67 MBH 67. Ummi dan Abi
68 MBH 68. Akhirnya Keluar
69 MBH 69. Adik Baru
70 MBH 70. Black Hacker
71 MBH 71. Mengunjungi
72 MBH 72. Rencana Pertama Berhasil
73 MBH 73. Ingin Hamil Juga
74 MBH 74. Ucapan Terimakasih
75 MBH 75. Pertunjukan Pagi
76 MBH 76. Strategi
77 MBH 77. Menampakkan Diri
78 MBH 78. Kemunculan Kai
79 MBH 79. Rasa Kai
80 MBH 80. Kedatangan Soraya
81 MBH 81. kemarahan Hugo
82 MBH 82. Taktik Hugo
83 MBH 83. Are You Ok?
84 MBH 84. Keserempet Motor
85 MBH 85. Rumah Sakit
86 MBH 86. Di Panti
87 MBH 87. Rindu Rumah
88 MBH 88. Kota S
89 MBH 89. Kota M
90 MBH 90. Assalamu'aliakum Twins K ( Final Chapter)
91 PROMO NOVEL BARU : MENGAPA MENIKAH? BY IAS
Episodes

Updated 91 Episodes

1
MBH 01. Abang Mau Kemana
2
MBH 02. Mengatakan Maksud
3
MBH 03. Rencana Perjodohan
4
MBH 04. Membujuk Si Bungsu
5
MBH 05. Apa Hebatnya Kai?
6
MBH 06. Sudah Bukan Jamannya
7
MBH 07. Bang Bule
8
MBH 08. Kriteria Istri Abang
9
MBH 09. Dua Sisi Berbeda
10
MBH 10. Assalamualaikum Ukhty......
11
MBH 11. Ikan Lele
12
MBH 12. Selepas Kata Akad
13
MBH 13. Jangan Ganggu Wanitaku
14
MBH 14. New Job
15
MBH 15. Kado Cantik
16
MBH 16. Cintamu Neraka Bagiku
17
MBH 17. Apakah Jodohku Sudah Dekat?
18
MBH 18. Lamaran Tak Terduga
19
MBH 19. Ku Mulai Dengan Bismillaah
20
MBH 20. Mimpi Kiran
21
MBH 21. Ke Rumah Sakit
22
MBH 22. Pergilah Buk
23
MBH 23. Tidurlah Sayang
24
MBH 24. Bule Kere
25
MBH 25. Ulah Riati
26
MBH 26. Miskin Ilmu, Miskin Adab
27
MBH 27. Dulu Keyboard Sekarang Panci
28
MBH 28. Pertama
29
MBH 29. Katahuan
30
MBH 30. Rencana Triplet
31
MBH 31. Nasehat Sita
32
MBH 32. Dia Istri Abang
33
MBH 33. Aksi Ana
34
MBH 34. Ke Kota J
35
MBH 35. Banyak Berdoa
36
MBH 36. Keinginan Kiran
37
MBH 37. Sore Pertama
38
MBH 38. Ancaman Kai
39
MBH 39. Mari Menjadi Kuat Bersama
40
MBH 40. Berat
41
MBH 41. Mengumumkan Istri
42
MBH 42. Kabar Tersebar
43
MBH 43. Bermunculan
44
MBH 44. Jambreeeeeet
45
MBH 45. Terkejut
46
MBH 46. Proyek Baru
47
MBH 47. Amanat
48
MBH 48. kedatangan Tamu
49
MBH 49. Ikuti Saja Dulu
50
MBH 50. Kecil Cabe Rawit
51
MBH 51. Pelajaran
52
MBH 52. Kehebohan di Butik
53
MBH 53. Kedatangan Tamu
54
MBH 54. Pemuda Malang
55
MBH 55. Keresahan Kai
56
MBH 56. Ikut Ke Perusahaan
57
MBH 57. Memancing Kekuatan Lain
58
MBH 58. Cendol Dawet
59
MBH 59. Mulai Terdeteksi
60
MBH 60. Fast and Farious
61
MBH 61. Trik Kai
62
MBH 62. Good News
63
MBH 63. Bermain Drama
64
MBH 64. Orang Dari Masa Lalu
65
MBH 65. Rapat Perusahaan
66
MBH 66. Malaikat Tak Bersayap
67
MBH 67. Ummi dan Abi
68
MBH 68. Akhirnya Keluar
69
MBH 69. Adik Baru
70
MBH 70. Black Hacker
71
MBH 71. Mengunjungi
72
MBH 72. Rencana Pertama Berhasil
73
MBH 73. Ingin Hamil Juga
74
MBH 74. Ucapan Terimakasih
75
MBH 75. Pertunjukan Pagi
76
MBH 76. Strategi
77
MBH 77. Menampakkan Diri
78
MBH 78. Kemunculan Kai
79
MBH 79. Rasa Kai
80
MBH 80. Kedatangan Soraya
81
MBH 81. kemarahan Hugo
82
MBH 82. Taktik Hugo
83
MBH 83. Are You Ok?
84
MBH 84. Keserempet Motor
85
MBH 85. Rumah Sakit
86
MBH 86. Di Panti
87
MBH 87. Rindu Rumah
88
MBH 88. Kota S
89
MBH 89. Kota M
90
MBH 90. Assalamu'aliakum Twins K ( Final Chapter)
91
PROMO NOVEL BARU : MENGAPA MENIKAH? BY IAS

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!