MBH 03. Rencana Perjodohan

Di sebuah mansion mewah sebuah keluarga baru saja turun dari mobilnya. Tampak sang putri tengah kesal dan marah dengan ayahnya. Ia mengehentakkan kakinya dan berlalu masuk ke mansion.

" Mom ... Kenapa dengan putrimu." Hendri melirik istrinya yang sedang cemberut.

" Kau Ini benar benar ya Dad. Kau sungguh tidak tahu mengapa Safira bisa sangat kesal begitu?"

Hendri menggeleng. Ia benar benar tidak tahu penyebab marahnya Safira. Karena saat bernagkat tadi Safira sungguh sangat antusias.

" Dia marah karena kamu tidak memberinya kesempatan untuk dekat dengan Kai. Suamiku... Kau tahu sendiri kan Safira putrimu itu sangat menyukai Kai."

" Oooh... Hanya gara gara itu to. Gampang. Aku akan mengatur perjodohan Safira dengan Kai. Aku akan membicarakannya dengan Rama. Kai anak yang patuh. Dia pasti tidak akan menolak perjodohan ini."

" Benarkah? Apa kau akan melakukan itu sayang."

" Iya... Bagaimana? Apakah kau senang sekarang."

Tyas tersenyum lalu mencium bibir Hendri sekilas. Ia pun segera berjalan cepat masuk ke mansion.

" Hei... Sayang. Kau harus tanggung jawab dengan apa yang kau mulai."

Safira yang berada di balkon kamarnya tersenyum bahagia mendengar ucapan sang ayah. Ia merasa impiannya menjadi nyonya Abinawa akan segera terwujud. Safira sudah membayangkan gaun apa yang akan ia kenakan di acara spesialnya nanti. Safira pun tersenyum membayangkan semua nya.

" Aku yakin Kai akan jadi milikku. Pasti itu. Haaah.... Betapa bahagianya, jika aku menyandang nama Abinawa dibelakang namaku maka semua orang akan tunduk di hadapanku. Safira Jasmin Abinawa. Wuaaah sungguh hebat."

Safira terus bermonolog sambil menatap foto Kai di ponselnya. Foto yang ia dapat dari laman pencarian pastinya.

" Ya Tuhan Kai... Kau sungguh tampan. Mata hazelmu itu sungguh indah. Bibir seksi, hidung mancung. Kyaaaaa aku tidak tahan memeluk tubuhmu yang sangat seksi itu. Aku yakin semua wanita akan cemburu padaku jika aku menjadi istri Kai nanti heheheh."

Tok...tok...tok...

" Sayang... Ada apa mengapa berteriak."

" Tidak ada apa apa mom."

" Hmmm foto Kai. Pasti lagi ngebayangin Kai ya. Anak mommy benar benar sedang jatuh cinta."

Safira tersipu mendengar penuturan sang ibu.

" Mom... Jangan meledekku."

" Ya ... Ya... Baiklah. Oh iya tadi Daddy bilang akan mengatur perjodohanmu dengan Kai."

Safira hanya diam namun senyum tak lepas dari bibirnya.

" Lhoo kok hanya diam saja."

" Soalnya Fira udah denger tadi. Terimakasih Mom... Fira sayang mommy."

" Sama sama sayang. Mommy juga sayang Fira. Kebahagiaan Fira adalah kebahagiaan Mommy."

Ibu dan anak itu berpelukan. Tyas mengusap kepala anak gadisnya itu. Ia berharap suaminya benar benar bisa meyakinkan Rama untuk perjodohan Safira dan Kai.

🍀🍀🍀

Hari berlalu begitu saja. Kini Kai tengah berada di ruangannya. Ia berkali kali mengetuk ngetukkan pena nya ke meja sehingga menimbulkan suara yang begitu berisik bagi Luki yang tengah mengerjakan pekerjaannya.

Tuk.. Tuk... Tuk.. Tuk...

" Kai... Berisik banget sih ente ampun deh. Kagak tau ape ane lagi kerja. Ente sih enak tinggal corat coret macem dosen pembimbing skripsi."

" Eh... Sorry bro... Ane lagi pusing nih."

Kedua orang itu kalau dalam mode sahabat memang sangat santai dalam berbicara. Seakan tidak ada batasan. Namun saat dalam mode bos dan asisten, Luki pun profesional. Ia akan hormat dengan Kai.

Luki pun mengehentikan aktivitasnya dan fokus ke sobat nya itu.

" Ada apa sih."

" Gini, ane mau pergi bro. Nanti ane nitip A-DIS ye. Tapi ane masih bingung. Nyokap susah banget ngizinin nya."

" Pergi tinggal pergi aja. Mau liburan kemana emang? Terus kenapa mommy susah ngasih izin?"

" Begini Luk. Aku ingin melakukan perjalanan seperti pemuda biasa yang merantau gitu. Rencananya aku nggak akan bawa mobil, nggak bawa smartphone. Nggak bawa laptop. Aku cuma bawa hp yang bisa buat telpon aja. Aku juga nggak akan bawa atm, kartu kredit dan lain sebagainya itu. Aku cuma mau bawa uang tunai ya sekitar 5 juta lah buat pegangan. Aku bakalan naik bus disetiap pindah tempat."

" Gila... Lo Gila Kai!! Nggak gue nggak setuju."

Luki seketika berdiri dan berteriak di depan sahabat sekaligus bosnya itu.

Nah kan.. Kalau udah mode lo gue tandanya die kesel , batin Kai.

" Terus Mr. Sun?"

" Aku akan buat pengumuman kalau sementara ini Mr. Sun vakum."

" Gila!!! Lo beneran GILA. Gue nggak setuju. Bahaya Kai. Lagian lo nggak pernah pergi sendiri gitu apa lagi jadi orang biasa. Otak lo gesrek apa. Pokoknya gue nggak setuju!!"

Mira yang hendak masuk ke ruangan Kai dibuat terkejut dengan ulah suaminya yang marah marah kepada bosnya.

" Mas... Kamu kenapa marah marah gitu?'

" Sayang sini. Noh lihat bos mu. Masa dia mau pergi tanpa mobil, atm, credit card, smartphone. Pokonya tanpa apa apa alias dia mau ngegembel. Yang benar saja."

" Apa??? Benar begitu Kai?"

Kai hanya mengangguk. Melihat suami istri itu begitu terkejut membuatnya sedikit merasa bersalah.

" Jangan bercanda Kai."

" Aku serius Mir. Aku tidak bercanda."

Mira menatap Kai lekat, tampaknya pemuda itu memang serius dan mantab dengan apa yang jadi rencananya.

" Pantas saja mommy tidak setuju. Kupikir kau hanya akan ke inggris berziarah ke makan grandpa mu. Ternyata... Haish... Kau lagi kesambet Cristopher Colombus apa TinTin Kai!!!"

Luki terus saja meneriaki Kai. Sampai sampai Kai menutup kedua telinganya.

" Ayolah ijinkan aku pergi please... Ku mohon."

" Kalau ada apa apa denganmu gimana!!"

"Mas... Biarkan saja Kai pergi. Dia butuh healing."

" Tapi...."

" Mira... Kau memang the best. Oke kalian yang pegang semuanya. Besok aku akan berangkat. Daaa."

Kai berlari keluar. Luki hanya bisa meneriaki pemuda itu.

" Sudahlah mas.. Biarkan dia melakukan yang dia suka. Selama ini dia sudah sangat bekerja keras."

" Tapi sayang, aku sungguh khawatir. Aku takut dia kenapa napa di luar sana."

" Mas... Percayalah Kai bisa mengatasi segalanya. Kau tahu siapa dia."

" Huft... Kau benar."

Mira tahu suaminya itu bukannya marah. Luki hanya sangat khawatir kepada sahabat yang sudah dianggap adiknya itu.

***

Kai kembali ke rumah namun rumah tampak sepi. Ia langsung menuju ke kamar dan merapikan beberapa bajunya. Ia hanya mengemas baju baju biasa tanpa merek. Ia membelinya di online shop beberapa waktu yang lalu. Ia memasukkan beberapa buku dan blocknote untuk menemaninya dalam pekerjaan.

"Sudah. Semuanya siap. Tinggal nemuin mommy."

Gara gara Sita ngambek, Rama pun sampai absen dari perusahaan. Ia masih memberi pengertian kepada istrinya akan kemauan sang putra sulung.

" Sayang, izinkanlah Kai pergi. Biarlah dia melakukan hal yang diinginkan."

"Tapi mas..... Mas tahu kan aku tidak pernah bisa jauh dari Kai. Lha ini dia mau pergi dengan cara kayak gitu. Terus aku harus pakai cara apa untuk menghubunginya nanti."

" Sayang... Dengar... Selama ini Kai selalu patuh apa yang kita mau. Apa kau tidak ingin membiarkan sekali saja dia melakukan hal yang dia inginkan?"

Sita tercengang dengan perkataan suaminya. Semua yang dikatakan Rama benar. Selama ini Kai selalu di sisinya. Selalu menyenangkan hatinya. Sita merasa dia sangat egois.

" Huft... Baiklah mas.. Aku akan biarkan dia pergi."

" Bagus... Begitu baru istriku."

Kai yang berada di depan pintu kamar orang tuanya reflek berteriak.

" Yes....!!!"

Rama dan Sita hanya tersenyum melihat tingkah sulung mereka. Kai bagi mereka selalu seperti anak kecil.

" Masuk bang..."

Kai langsung berlari memeluk Rama dan Sita.

" Terimakasih mom... Ayah."

" Mau sholat ashar berjamaah? Tapi abang yang jadi imam."

Kai mengangguk, mereka sholat ashar bersama. Mereka bertiga mengenang masa masa kecil Kai dulu yang suka sekali subuh subuh datang ke kamar Rama dan Sita untuk sholat subuh bersama.

Dan tidak terasa 20 tahun berlalu. Anak kecil itu kini tumbuh jadi pemuda yang tampan dan hebat. Pemuda yang selalu melindungi keluarganya.

Sita meneteskan air matanya dan memeluk putra sulungnya dengan erat. Ia sungguh bersyukur mempunyai Kai dalam hidupnya.

" I love you abang."

" I love you too mom."

TBC

Terpopuler

Comments

Ima Kristina

Ima Kristina

semuga dalam petualangannya Abang KAI bertemu jodohnya /Joyful//Joyful//Joyful/

2025-02-09

0

Rusmini Rusmini

Rusmini Rusmini

Kai kau mau menyaingi bang haji dgn berkelana...hati hati ya lee... /Kiss//Kiss//Kiss/

2024-12-23

0

Sandisalbiah

Sandisalbiah

ishh.. haru banget sih dgn keluarga ini.. aku yg punya anak dua.. si kakak yg 17 thn dan adek yg 11 thn kalau ketemu pd ribut, adaaa aja yg usil iseng saling jail tp kalau salah satu gak kelihatan pd nanyain, kecarian... hah... bisa anteng bareng kalau pas lagi makan.. atau si adek yg minta bantuan ngerjain pr.. 🤦🏼‍♀🤦🏼‍♀😅😅😅

2024-09-21

2

lihat semua
Episodes
1 MBH 01. Abang Mau Kemana
2 MBH 02. Mengatakan Maksud
3 MBH 03. Rencana Perjodohan
4 MBH 04. Membujuk Si Bungsu
5 MBH 05. Apa Hebatnya Kai?
6 MBH 06. Sudah Bukan Jamannya
7 MBH 07. Bang Bule
8 MBH 08. Kriteria Istri Abang
9 MBH 09. Dua Sisi Berbeda
10 MBH 10. Assalamualaikum Ukhty......
11 MBH 11. Ikan Lele
12 MBH 12. Selepas Kata Akad
13 MBH 13. Jangan Ganggu Wanitaku
14 MBH 14. New Job
15 MBH 15. Kado Cantik
16 MBH 16. Cintamu Neraka Bagiku
17 MBH 17. Apakah Jodohku Sudah Dekat?
18 MBH 18. Lamaran Tak Terduga
19 MBH 19. Ku Mulai Dengan Bismillaah
20 MBH 20. Mimpi Kiran
21 MBH 21. Ke Rumah Sakit
22 MBH 22. Pergilah Buk
23 MBH 23. Tidurlah Sayang
24 MBH 24. Bule Kere
25 MBH 25. Ulah Riati
26 MBH 26. Miskin Ilmu, Miskin Adab
27 MBH 27. Dulu Keyboard Sekarang Panci
28 MBH 28. Pertama
29 MBH 29. Katahuan
30 MBH 30. Rencana Triplet
31 MBH 31. Nasehat Sita
32 MBH 32. Dia Istri Abang
33 MBH 33. Aksi Ana
34 MBH 34. Ke Kota J
35 MBH 35. Banyak Berdoa
36 MBH 36. Keinginan Kiran
37 MBH 37. Sore Pertama
38 MBH 38. Ancaman Kai
39 MBH 39. Mari Menjadi Kuat Bersama
40 MBH 40. Berat
41 MBH 41. Mengumumkan Istri
42 MBH 42. Kabar Tersebar
43 MBH 43. Bermunculan
44 MBH 44. Jambreeeeeet
45 MBH 45. Terkejut
46 MBH 46. Proyek Baru
47 MBH 47. Amanat
48 MBH 48. kedatangan Tamu
49 MBH 49. Ikuti Saja Dulu
50 MBH 50. Kecil Cabe Rawit
51 MBH 51. Pelajaran
52 MBH 52. Kehebohan di Butik
53 MBH 53. Kedatangan Tamu
54 MBH 54. Pemuda Malang
55 MBH 55. Keresahan Kai
56 MBH 56. Ikut Ke Perusahaan
57 MBH 57. Memancing Kekuatan Lain
58 MBH 58. Cendol Dawet
59 MBH 59. Mulai Terdeteksi
60 MBH 60. Fast and Farious
61 MBH 61. Trik Kai
62 MBH 62. Good News
63 MBH 63. Bermain Drama
64 MBH 64. Orang Dari Masa Lalu
65 MBH 65. Rapat Perusahaan
66 MBH 66. Malaikat Tak Bersayap
67 MBH 67. Ummi dan Abi
68 MBH 68. Akhirnya Keluar
69 MBH 69. Adik Baru
70 MBH 70. Black Hacker
71 MBH 71. Mengunjungi
72 MBH 72. Rencana Pertama Berhasil
73 MBH 73. Ingin Hamil Juga
74 MBH 74. Ucapan Terimakasih
75 MBH 75. Pertunjukan Pagi
76 MBH 76. Strategi
77 MBH 77. Menampakkan Diri
78 MBH 78. Kemunculan Kai
79 MBH 79. Rasa Kai
80 MBH 80. Kedatangan Soraya
81 MBH 81. kemarahan Hugo
82 MBH 82. Taktik Hugo
83 MBH 83. Are You Ok?
84 MBH 84. Keserempet Motor
85 MBH 85. Rumah Sakit
86 MBH 86. Di Panti
87 MBH 87. Rindu Rumah
88 MBH 88. Kota S
89 MBH 89. Kota M
90 MBH 90. Assalamu'aliakum Twins K ( Final Chapter)
91 PROMO NOVEL BARU : MENGAPA MENIKAH? BY IAS
Episodes

Updated 91 Episodes

1
MBH 01. Abang Mau Kemana
2
MBH 02. Mengatakan Maksud
3
MBH 03. Rencana Perjodohan
4
MBH 04. Membujuk Si Bungsu
5
MBH 05. Apa Hebatnya Kai?
6
MBH 06. Sudah Bukan Jamannya
7
MBH 07. Bang Bule
8
MBH 08. Kriteria Istri Abang
9
MBH 09. Dua Sisi Berbeda
10
MBH 10. Assalamualaikum Ukhty......
11
MBH 11. Ikan Lele
12
MBH 12. Selepas Kata Akad
13
MBH 13. Jangan Ganggu Wanitaku
14
MBH 14. New Job
15
MBH 15. Kado Cantik
16
MBH 16. Cintamu Neraka Bagiku
17
MBH 17. Apakah Jodohku Sudah Dekat?
18
MBH 18. Lamaran Tak Terduga
19
MBH 19. Ku Mulai Dengan Bismillaah
20
MBH 20. Mimpi Kiran
21
MBH 21. Ke Rumah Sakit
22
MBH 22. Pergilah Buk
23
MBH 23. Tidurlah Sayang
24
MBH 24. Bule Kere
25
MBH 25. Ulah Riati
26
MBH 26. Miskin Ilmu, Miskin Adab
27
MBH 27. Dulu Keyboard Sekarang Panci
28
MBH 28. Pertama
29
MBH 29. Katahuan
30
MBH 30. Rencana Triplet
31
MBH 31. Nasehat Sita
32
MBH 32. Dia Istri Abang
33
MBH 33. Aksi Ana
34
MBH 34. Ke Kota J
35
MBH 35. Banyak Berdoa
36
MBH 36. Keinginan Kiran
37
MBH 37. Sore Pertama
38
MBH 38. Ancaman Kai
39
MBH 39. Mari Menjadi Kuat Bersama
40
MBH 40. Berat
41
MBH 41. Mengumumkan Istri
42
MBH 42. Kabar Tersebar
43
MBH 43. Bermunculan
44
MBH 44. Jambreeeeeet
45
MBH 45. Terkejut
46
MBH 46. Proyek Baru
47
MBH 47. Amanat
48
MBH 48. kedatangan Tamu
49
MBH 49. Ikuti Saja Dulu
50
MBH 50. Kecil Cabe Rawit
51
MBH 51. Pelajaran
52
MBH 52. Kehebohan di Butik
53
MBH 53. Kedatangan Tamu
54
MBH 54. Pemuda Malang
55
MBH 55. Keresahan Kai
56
MBH 56. Ikut Ke Perusahaan
57
MBH 57. Memancing Kekuatan Lain
58
MBH 58. Cendol Dawet
59
MBH 59. Mulai Terdeteksi
60
MBH 60. Fast and Farious
61
MBH 61. Trik Kai
62
MBH 62. Good News
63
MBH 63. Bermain Drama
64
MBH 64. Orang Dari Masa Lalu
65
MBH 65. Rapat Perusahaan
66
MBH 66. Malaikat Tak Bersayap
67
MBH 67. Ummi dan Abi
68
MBH 68. Akhirnya Keluar
69
MBH 69. Adik Baru
70
MBH 70. Black Hacker
71
MBH 71. Mengunjungi
72
MBH 72. Rencana Pertama Berhasil
73
MBH 73. Ingin Hamil Juga
74
MBH 74. Ucapan Terimakasih
75
MBH 75. Pertunjukan Pagi
76
MBH 76. Strategi
77
MBH 77. Menampakkan Diri
78
MBH 78. Kemunculan Kai
79
MBH 79. Rasa Kai
80
MBH 80. Kedatangan Soraya
81
MBH 81. kemarahan Hugo
82
MBH 82. Taktik Hugo
83
MBH 83. Are You Ok?
84
MBH 84. Keserempet Motor
85
MBH 85. Rumah Sakit
86
MBH 86. Di Panti
87
MBH 87. Rindu Rumah
88
MBH 88. Kota S
89
MBH 89. Kota M
90
MBH 90. Assalamu'aliakum Twins K ( Final Chapter)
91
PROMO NOVEL BARU : MENGAPA MENIKAH? BY IAS

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!