MBH 13. Jangan Ganggu Wanitaku

Kata talak diucapkan oleh Jaya dengan suara bergetar. Kirana tidak menyangka hari ini adalah hari ia menyandang dua status sekaligus. Status istri dan langsung berubah menjadi status janda. Kiran mungkin menjadi istri terkilat di dunia ini. Hanya 10 menit ia menyandang statusnya sebagai seorang istri.

Tangis Kirana pecah, ia sungguh tidak menyangka di hari bahagianya menjadi hari paling menyakitkan. Pria yang begitu dicintainya tega berkhianat di belakangnya. Sari memeluk sang putri dengan erat, ia membiarkan Kiran meluapkan kesedihannya.

Darto dan Ningsih sungguh marah melihat kelakuan putranya. Kedua orang tua itu pun menarik Jaya untuk pulang tanpa sepatah katapun kepada Kiran.

Hanya Jaya yang masih tidak ikhlas melepaskan Kiran

" Maafkan aku Kiran aku sungguh minta maaf. Aku khilaf."

" Sudah ayo pulang, bikin malu. Dan kau wanita ikut kami."

Wanita hamil itu mengikuti keluarga Jaya dengan langkah sedikit tertatih. Senyumnya mengembang. Beruntung ia segera datang saat mendapat kabar bahwa Jaya akan menikah.

Rosma Juwita, wanita itu adalah teman kuliah Jaya. Jaya berkuliah di kota Y, dan ternyata mereka menjalin hubungan karena intensitas bertemu mereka. Hubungan itu terus berlanjut hingga mereka melakukan tindakan terlarang yang membuat Rosma hamil.

Kiran masih menangis di pelukan sang ibu. Beberapa orang menatap iba, namun diantara yang lain ada yang mencemooh juga. Dan yang paling bahagia atas kesedihan Kiran tidak lain dan tidak bukan adalah Martiyah dan juga Riati. 

Riati yang juga menaruh hati pada Jaya merasa sangat tidak suka dengan pernikahan Kiran ini. Dan ketika melihat peristiwa yang baru saja terjadi tentu membuat senyumnya sangat lebar.

" Huh rasain, emang enak. Sok kecakepan sih jadi cewek."

Beberapa orang yang mendengar ucapan Riati mengelus dada. Bukannya simpati akan kesedihan sang adik sepupu, dia malah menertawakan.

" Buk ayo pulang, syuting sinetronnya sudah selesai."

" Iya nduk. Mesakke baru aja nikah dah jadi janda"

Martiyah dan Riati melenggang pergi dari rumah Kiran.

Pak penghulu yang masih duduk di depan meja akad menatap iba gadis di depannya. Dia seperti melihat putrinya sendiri. Pak penghulu itu pun mengusap kepala Kiran dan menyampaikan beberapa nasehat.

" Sabar nduk, Allaah tidak akan menguji hambanya melebihi batas kemampuan si hamba. Bapak yakin kamu akan mendapatkan pria yang lebih baik  bahkan jauh jauh lebih baik dari yang sekarang. Ikhlaskan nduk."

Kiran menatap pak penghulu dan mengangguk. Ia mengucapkan kata terimakasih di sela sela isak tangisnya.

" Terimakasih pak… matursuwun sanget kagem pitutur nipun, mugi kulo saget ikhlas ( terimakasih banyak untuk nasehatnya semoga saya bisa ikhlas)."

" Aamiin...ya wis nduk bapak pamit dulu."

" Njiih pak. Matursuwun."

Setelah pak penghulu pergi Kiran bangkit. Ia harus menguatkan hatinya untuk tidak meratapi kesedihannya terlalu lama.

" Ayo Kiran, kamu kuat. Kamu bisa. Percuma juga nangis yang ada kamu diketawain, tuh lihat bude Mar dan anaknya sudah sangat senang melihat kegagalan mu. Lagian seharusnya kamu bersyukur Kiran. Allaah telah memperlihatkan siapa sebenarnya pria itu sekarang." Monolog Kiran dalam hati.

Ia menghapus air matanya lalu memanggil tukang rias untuk melepas semua atribut riasannya.

Kembali ke masa sekarang. Mengingat semua kejadian itu memang membuat Kiran begitu sedih. Namun ia meneguhkan hatinya untuk tidak lagi menangis.

Kiran lalu kembali membereskan rempah rempah yang sudah ia pilah tadi. Dibalik kegagalannya menikah dengan Jaya terselip sebuah rasa syukur. Rasa syukur karena dia tidak terjebak dengan cinta dari pria yang salah untuk waktu yang lebih lama.

🍀🍀🍀

Adzan subub berkumandang membangunkan Kai dari tidur lelapnya. Ia mengerjapkan matanya dan mulai menurunkan kakinya dari tempat tidur. Kai berjalan pelan menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu.

Brrrr…. Kai merasa kedinginan saat air menyentuh kulit tubuhnya. Tubuhnya pun meremang. Kai kembali ke kamar mengeluarkan baju koko dari tasnya dan memakainya. Kai juga membelitkan kain sarung ke pinggangnya. Ia siap menuju masjid terdekat untuk menjalankan sholat subuh 2 rakaat. 

Cekleek…

Hawa dingin langsung masuk ke rumahnya. Sungguh ini seperti suhu di puncak bahkan bisa lebih dingin. 

" Lho bang bule mau sholat?"

" Eh pak No, iya pak. Masjid di sebelah mana ya pak No."

" Mari ikut saya, kita ke masjid bersama."

Pak No yang memang rumahnya  bersebalah itu sedikit terkejut mendapati Kai yang berwajah bule itu ternyata seorang muslim. Pria tua itu pun tersenyum. Mereka berjalan beriringan menuju masjid terdekat.

Sesampainya di masjid semua orang menatap ke arah Kai. Namun Kai acuh, ia segera masuk dan sholat sunah dua rakaat.

Iqomah pun dikumandangkan, namun tampaknya sang imam belum juga terlihat di masjid.

" Pak No, pripun niki pak burhan dereng dugi. Kadose nembe gerah ( bagaimana ini, Pak Burhan belum datang. Sepertinya sedang sakit)." Ucap salah seorang di sana.

" Waduh piye yo Man ( waduh bagaimana ya Man). Siapa yang mau menjadi imam menggantikan Pak Burhan hari ini."

Tidak ada yang menjawab Pak No. Sedangkan Kai masih diam, dia tidak ingin terlalu menonjol di sana. 

" Ayo… keburu waktu subuhnya habis. Jujur bapak sudah tua takut ada ayat yang terlewat."

Semua masih diam, tidak ada yang berani maju untuk berdiri di depan menjadi imam sholat subuh. Kai pun menghela nafasnya perlahan.

" Pak No, jika diizinkan saya bisa menjadi imam."

Pak No tersenyum, pemuda ini memang berbeda dari pemuda biasanya. Itulah yang ada dalam pikiran Pak No.

" Boleh bang bule silahkan."

" Halaah emang bisa bule itu jadi imam. Ntar yang ada salah lagi baca surat surat nya."

Sebuah suara datang dari arah pintu masjid. Suara milik seorang pria yang cukup dikenal oleh semua orang di desa itu.

" Maaf mas, kalau mas nya tidak berkenan silahkan masnya saja. Mari disegerakan keburu waktu subuhnya habis."

Pria itu terdiam. Pak No hanya membuang nafasnya kasar melihat arogansi dari pria tersebut.

" Sudah bang. Ayo segera imami kami sholat. "

" Baik Pak No. Mari kita mulai sholat subuhnya. Mohon diperhatikan saff nya ya. Dirapatkan sedikit."

" Tck, berlagak." Pria itu lagi lagi berseloroh.

Kai hanya tersenyum simpul ia pun memulai sholat subuh pertama nya di masjid itu sebagai imam.

" Allaahu akbar. Bismillahirrohmanirrohim…."

Suara Kai mengalun begitu lembut dan indah. Para makmum yang berada di masjid terpukau.

Di masjid itu memang meletakkan  mikrofon di depan imam jadi suara imam sholat dapat didengar di sekitar daerah masjid.

" MasyaaAllaah suara nya indah banget. Tapi kayaknya bukan suara pak Burhan deh. Bedo iki ( beda ini)."

Kiran yang berada di rumah pun bisa mendengarkan suara imam yang begitu lembut dan indah. Namun ia tidak tahu bahwa suara itu adalah suara milik pria yang mengikutinya kemarin.

" Assalamualaikum warohmatullah…"

Sholat subuh berjalan dengan khusyu. Kia menyalami semuanya satu persatu. Hanya satu orang yang tidak menerima uluran tangan Kai. Kai pun tidak ambil pusing. Setelah selesai ia pun pamit undur diri.

" Bapak bapak dan mas mas saya pamit dulu. Pak No saya duluan pulang ya."

" Ya Bang Bule terimakasih."

Kai segera meninggalkan masjid. Ia berjalan pelan menuju rumahnya sambil menikmati embun pagi. Namun ia merasa seseorang tengah berjalan mengikutinya.

Plak…

Bahu Kai dipegang oleh orang tersebut. Kai pun membalikkan badannya, ternyata orang yang tadi lagi. Kai sedikit bingung. Dia baru saja datang ke desa ini tidak mungkin dia punya sudah punya musuh secepat itu.

" Jangan pernah mengganggu wanita ku bule kampung!"

TBC

Terpopuler

Comments

Ima Kristina

Ima Kristina

siapa pria itu ya jaya kah atau pria lain yang juga naksir Kiran

2025-02-09

0

Sandisalbiah

Sandisalbiah

nah.. pantesan si songong ketus banget ke bang Kai.. ternyata dia penggemar rahasia si Kiran tho.. ealah.. dadi wong lanang ko cemen, kalau beneran tresno ke Kiran yo segera di lamar jgn bisanya ngancam org buat jauhi Kiran..norak kamu!!!

2024-09-21

1

komalia komalia

komalia komalia

wanita mu ho ho ho helooow

2024-09-12

1

lihat semua
Episodes
1 MBH 01. Abang Mau Kemana
2 MBH 02. Mengatakan Maksud
3 MBH 03. Rencana Perjodohan
4 MBH 04. Membujuk Si Bungsu
5 MBH 05. Apa Hebatnya Kai?
6 MBH 06. Sudah Bukan Jamannya
7 MBH 07. Bang Bule
8 MBH 08. Kriteria Istri Abang
9 MBH 09. Dua Sisi Berbeda
10 MBH 10. Assalamualaikum Ukhty......
11 MBH 11. Ikan Lele
12 MBH 12. Selepas Kata Akad
13 MBH 13. Jangan Ganggu Wanitaku
14 MBH 14. New Job
15 MBH 15. Kado Cantik
16 MBH 16. Cintamu Neraka Bagiku
17 MBH 17. Apakah Jodohku Sudah Dekat?
18 MBH 18. Lamaran Tak Terduga
19 MBH 19. Ku Mulai Dengan Bismillaah
20 MBH 20. Mimpi Kiran
21 MBH 21. Ke Rumah Sakit
22 MBH 22. Pergilah Buk
23 MBH 23. Tidurlah Sayang
24 MBH 24. Bule Kere
25 MBH 25. Ulah Riati
26 MBH 26. Miskin Ilmu, Miskin Adab
27 MBH 27. Dulu Keyboard Sekarang Panci
28 MBH 28. Pertama
29 MBH 29. Katahuan
30 MBH 30. Rencana Triplet
31 MBH 31. Nasehat Sita
32 MBH 32. Dia Istri Abang
33 MBH 33. Aksi Ana
34 MBH 34. Ke Kota J
35 MBH 35. Banyak Berdoa
36 MBH 36. Keinginan Kiran
37 MBH 37. Sore Pertama
38 MBH 38. Ancaman Kai
39 MBH 39. Mari Menjadi Kuat Bersama
40 MBH 40. Berat
41 MBH 41. Mengumumkan Istri
42 MBH 42. Kabar Tersebar
43 MBH 43. Bermunculan
44 MBH 44. Jambreeeeeet
45 MBH 45. Terkejut
46 MBH 46. Proyek Baru
47 MBH 47. Amanat
48 MBH 48. kedatangan Tamu
49 MBH 49. Ikuti Saja Dulu
50 MBH 50. Kecil Cabe Rawit
51 MBH 51. Pelajaran
52 MBH 52. Kehebohan di Butik
53 MBH 53. Kedatangan Tamu
54 MBH 54. Pemuda Malang
55 MBH 55. Keresahan Kai
56 MBH 56. Ikut Ke Perusahaan
57 MBH 57. Memancing Kekuatan Lain
58 MBH 58. Cendol Dawet
59 MBH 59. Mulai Terdeteksi
60 MBH 60. Fast and Farious
61 MBH 61. Trik Kai
62 MBH 62. Good News
63 MBH 63. Bermain Drama
64 MBH 64. Orang Dari Masa Lalu
65 MBH 65. Rapat Perusahaan
66 MBH 66. Malaikat Tak Bersayap
67 MBH 67. Ummi dan Abi
68 MBH 68. Akhirnya Keluar
69 MBH 69. Adik Baru
70 MBH 70. Black Hacker
71 MBH 71. Mengunjungi
72 MBH 72. Rencana Pertama Berhasil
73 MBH 73. Ingin Hamil Juga
74 MBH 74. Ucapan Terimakasih
75 MBH 75. Pertunjukan Pagi
76 MBH 76. Strategi
77 MBH 77. Menampakkan Diri
78 MBH 78. Kemunculan Kai
79 MBH 79. Rasa Kai
80 MBH 80. Kedatangan Soraya
81 MBH 81. kemarahan Hugo
82 MBH 82. Taktik Hugo
83 MBH 83. Are You Ok?
84 MBH 84. Keserempet Motor
85 MBH 85. Rumah Sakit
86 MBH 86. Di Panti
87 MBH 87. Rindu Rumah
88 MBH 88. Kota S
89 MBH 89. Kota M
90 MBH 90. Assalamu'aliakum Twins K ( Final Chapter)
91 PROMO NOVEL BARU : MENGAPA MENIKAH? BY IAS
Episodes

Updated 91 Episodes

1
MBH 01. Abang Mau Kemana
2
MBH 02. Mengatakan Maksud
3
MBH 03. Rencana Perjodohan
4
MBH 04. Membujuk Si Bungsu
5
MBH 05. Apa Hebatnya Kai?
6
MBH 06. Sudah Bukan Jamannya
7
MBH 07. Bang Bule
8
MBH 08. Kriteria Istri Abang
9
MBH 09. Dua Sisi Berbeda
10
MBH 10. Assalamualaikum Ukhty......
11
MBH 11. Ikan Lele
12
MBH 12. Selepas Kata Akad
13
MBH 13. Jangan Ganggu Wanitaku
14
MBH 14. New Job
15
MBH 15. Kado Cantik
16
MBH 16. Cintamu Neraka Bagiku
17
MBH 17. Apakah Jodohku Sudah Dekat?
18
MBH 18. Lamaran Tak Terduga
19
MBH 19. Ku Mulai Dengan Bismillaah
20
MBH 20. Mimpi Kiran
21
MBH 21. Ke Rumah Sakit
22
MBH 22. Pergilah Buk
23
MBH 23. Tidurlah Sayang
24
MBH 24. Bule Kere
25
MBH 25. Ulah Riati
26
MBH 26. Miskin Ilmu, Miskin Adab
27
MBH 27. Dulu Keyboard Sekarang Panci
28
MBH 28. Pertama
29
MBH 29. Katahuan
30
MBH 30. Rencana Triplet
31
MBH 31. Nasehat Sita
32
MBH 32. Dia Istri Abang
33
MBH 33. Aksi Ana
34
MBH 34. Ke Kota J
35
MBH 35. Banyak Berdoa
36
MBH 36. Keinginan Kiran
37
MBH 37. Sore Pertama
38
MBH 38. Ancaman Kai
39
MBH 39. Mari Menjadi Kuat Bersama
40
MBH 40. Berat
41
MBH 41. Mengumumkan Istri
42
MBH 42. Kabar Tersebar
43
MBH 43. Bermunculan
44
MBH 44. Jambreeeeeet
45
MBH 45. Terkejut
46
MBH 46. Proyek Baru
47
MBH 47. Amanat
48
MBH 48. kedatangan Tamu
49
MBH 49. Ikuti Saja Dulu
50
MBH 50. Kecil Cabe Rawit
51
MBH 51. Pelajaran
52
MBH 52. Kehebohan di Butik
53
MBH 53. Kedatangan Tamu
54
MBH 54. Pemuda Malang
55
MBH 55. Keresahan Kai
56
MBH 56. Ikut Ke Perusahaan
57
MBH 57. Memancing Kekuatan Lain
58
MBH 58. Cendol Dawet
59
MBH 59. Mulai Terdeteksi
60
MBH 60. Fast and Farious
61
MBH 61. Trik Kai
62
MBH 62. Good News
63
MBH 63. Bermain Drama
64
MBH 64. Orang Dari Masa Lalu
65
MBH 65. Rapat Perusahaan
66
MBH 66. Malaikat Tak Bersayap
67
MBH 67. Ummi dan Abi
68
MBH 68. Akhirnya Keluar
69
MBH 69. Adik Baru
70
MBH 70. Black Hacker
71
MBH 71. Mengunjungi
72
MBH 72. Rencana Pertama Berhasil
73
MBH 73. Ingin Hamil Juga
74
MBH 74. Ucapan Terimakasih
75
MBH 75. Pertunjukan Pagi
76
MBH 76. Strategi
77
MBH 77. Menampakkan Diri
78
MBH 78. Kemunculan Kai
79
MBH 79. Rasa Kai
80
MBH 80. Kedatangan Soraya
81
MBH 81. kemarahan Hugo
82
MBH 82. Taktik Hugo
83
MBH 83. Are You Ok?
84
MBH 84. Keserempet Motor
85
MBH 85. Rumah Sakit
86
MBH 86. Di Panti
87
MBH 87. Rindu Rumah
88
MBH 88. Kota S
89
MBH 89. Kota M
90
MBH 90. Assalamu'aliakum Twins K ( Final Chapter)
91
PROMO NOVEL BARU : MENGAPA MENIKAH? BY IAS

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!