MBH 07. Bang Bule

Pukul 18.30 Kai kini berada di tengah pulau J tepatnya di kota S. Kota yang memiliki tempat ikonik seribu pintu itu membuat Kai mengembangkan senyumnya. Kai yang memang berhenti di terminal segera mencari masjid atau mushola terdekat.

" Alhamdulillah." Ucap Kai saat melihat sebuah mushola di luar terminal. Kai pun melenggangkan kakinya menuju mushola tersebut untuk segera menjalankan kewajibannya yang tertunda.

Setelah beberapa saat dia pun menyelesaikan kewajibannya. Kai tidak serta merta pergi dari mushola itu. Dia memilih berhenti sejenak untuk sekedar beristirahat.

" Seperti inilah dunia luar? Haish… Selama ini aku hanya berkutat pada pekerjaanku sehingga tempat tempat di daerah seperti ini pun aku tidak pernah melihatnya. Baiklah sepertinya besok aku harus mengelilingi kota ini."

Kai mengeluarkan air mineral dan nasi bungkus yang ia beli tadi dan memakannya perlahan. Namun seketika ia tertawa pelan.

" Hahaha… apa yang akan kolega ku pikirkan jika mereka melihatku begini. Haish… tapi aku rasa mereka tidak akan mengakuiku sebagai koleganya."

Kai melanjutkan makan malam sederhananya. Ia sungguh merasakan sebuah hal yang luar biasa kali ini dan dia yakin keseruan perjalanan nya akan segera dimulai.

Setelah menyelesaikan makannya, Kai beranjak dari tempatnya. Ia hendak mencari tempat untuk tidur malam ini.

Kai berjalan menyusuri jalan. Meskipun sudah malam namun suasananya tetap ramai. Terminal yang dekat tidak jauh dengan pelabuhan tersebut sangatlah banyak orang yang berlalu lalang.

Namun nasib sial untuk Kai, angkot di kota tersebut sudah tidak tampak. Kai pun menertawakan dirinya sendiri yang tidak membawa ponsel pintarnya. Jika ada ponsel pintar miliknya maka akan lebih memudahkannya mencari penginapan terdekat atau memesan transportasi online menuju lokasi yang diinginkan.

" Hahahah,,, inilah yang dinamakan menyusahkan diri sendiri. Kai... Kai.... Terimalah perbuatan mu sendiri. Haaah..... Sepertinya aku harus membeli ponsel. Cari yang murah saja mungkin ya."

Kai bermonolog sepanjang jalan. Jika sebelumnya ia tidak akan berpikir mengenai harga barang, sepertinya kali ini dia harus berhati hati dalam menggunakan uangnya.

Kai berjalan dengan santai dan tenang sambil menikmati malam dan tentunya sambil berpikir dimana ia akan tidur malam ini. Namun tiba tiba langkahnya di hadang oleh beberapa orang. Kai membuang nafasnya kasar, dia sudah tahu apa yang akan terjadi setelah ini.

" Mas mas mau apa ya?"

" Wuih… dudu wong kene ( bukan orang sini)."

" Saya memang bukan orang sini mas."

" Lah, de e ngerti omongane dewe."

" Iya saya ngerti, mas mas ini mau apa ya?"

" Berikan uangmu."

Tanpa pikir panjang Kai memberikan sejumlah uang kepada orang orang yang mencegatnya. Ia tidak mau mencari ribut di  hari pertamanya datang ke daerah orang. Namun ternyata mereka tidak puas dengan pemberian Kai.

" Semuanya."

"Tck… dasar tidak bersyukur. Segitu itu sudah alhamdulillah mas. Jangan serakah."

" Lah… iki uwong malah ceramah. Aku ra butuh ceramahmu. Aku butih duitmu kesinikan."

Orang orang tersebut tidak sabar dan merebut paksa dari Kai. Kai pun menyeringai dengan perlakuan orang orang tersebut.

" Tck… kalian membuatku berolahraga malam malam begini. Jangan salahkan aku brother."

Mereka Tidak mengerti maksud Kai. Para pria tersebut melayangkan sebuah tinjauan, namun bisa dihadang oleh Kai.

Satu lawan dua, dua orang pria bertubuh sedikit besar itu menyerang bersamaan.

Bugh… Bugh… bugh…

Namun bukannya Kai yang tumbang, tapi malah ketiga orang itu.

Mengetahui kalah, salah satu pria itu bersiul. Sepertinya ia memanggil kelompoknya.

Suit….suit…..

Dan benar saja sekelompok orang datang. Mereka berjumlah 5 orang. Kai membuang nafasnya dengan kasar.

" Ya Allaah, baru saja mau sedikit hepi malah udah disuguhin yang macam begini."

" Jangan ngedumel kamu bule kampung."

" Eh… yang bule sopo to mas."

" Ya kamu itu."

Kai meringis mendapat sebutan bule. Memang sih wajahnya sedikit kebarat baratan namun ia tidak menyangka saja akan dijuluki bule.

" Sudah lah kalian mau apa, aku tidak suka bermain kasar."

" Aku mau semua barang barangmu."

" Hei yang benar saja."

Mereka yang sudah tidak mau berkompromi langsung menyerang Kai bersamaan. Namun sebenarnya hal tersebut mudah bagi Kai. Ia malah menikmati setiap serangan yang diberikan.

Bugh… bugh… akh… kletak… pak… pak… Duagh.

Mereka semua terkulai lemah di tanah. Beberapa luka mereka dapatkan. Namun mereka tidak menyerah. Seseorang diantara mereka hendak menghunuskan belati ke arah Kai. Namun secepat kilat belati itu malah sudah berpindah ke tangan Kai.

" Haish… kalian ini dikasih enak malah minta yang susah." 

Kai melempar belati itu ke tanah dan pergi dari sana meninggalkan sekelompok orang yang kesakitan.

" Tunggu…. Jangan pergi."

Kai berhenti lalu membalikkan tubuhnya menatap para sekelompok orang tersebut.

" Siapa namamu dan kau mau kemana?"

" Namaku… namaku Bhumi. Aku mau cari tempat tidur."

" Ikutlah bersama kami. Kau bisa tidur ditempat kami."

Tanpa adanya rasa curiga Kai mengikuti sekelompok orang tersebut dengan menaiki sebuah mobil bak terbuka.

" Apakah tidak apa apa menaiki ini. Apa tidak akan ditangkap polisi."

Semua tergelak mendengar pertanyaan polos Kai. Ia rasa bule ini memang benar benar baru di kota ini.

" Tenang lah bang bule. Kita tidak akan tertangkap. Lagian ini sudah malam. Berpeganglah erat perjalanan kita agak sedikit jauh. Atau kau mau duduk di dalam."

" Tidak perlu, aku disini saja sambil melihat pemandangan kota."

Mobil tersebut pun melaju membelah kota S. Mereka mencari jalan samping untuk menghindari kemacetan kota.

" Kenalkan, namaku Tejo. Dari mana asalmu bang."

" Aku dari kota J mas Tejo."

" Pantas saja logatmu berbeda, tapi ku dengar dari anak buahku kau mengerti bahasa kami."

" Ya sedikit, ayahku dan eyangku eh maksudku bapak dan mbahku asli orang jawa."

Pria yang bernama Tejo itu mengangguk mengerti. Ia mengamati Kai dari atas sampai bawah. Tampilan pria di depannya ini memang sederhana tapi ia merasa tidaklah sederhana yang ia pikirkan.

" Terus bang bule mau apa ke kota ini."

" Entahlah, saat ini yang penting aku tidur dulu. Tapi aku mau tanya apa pekerjaan kalian ini memang menodong orang seperti tadi?"

Tejo menundukkan kepalanya, ia mengambil nafasnya dalam dalam dan membuangnya perlahan.

" Maafkan kami bang bule, sebenarnya kami bukanlah orang seperti itu. Namun kami sungguh terdesak. Mencari pekerjaan begitu sulit. Kami memang berkelompok begini. Tapi kami tidak mencelakai orang kami sebenarnya bekerja sebagai kuli panggul di pelabuhan. Lalu kami kadang meminta sedikit uang saja pada para pedagang di pasar."

Kai ingin tertawa namun ia coba menahannya. Bukankah itu hal yang sama, mereka tidak mencelakai tapi jika tidak diberi mereka melakukan kekerasan juga.

" Itu sama saja mas Tejo. Itu mas Tejo malak namanya. Kalau nggak dikasih mas Tejo mengancam dan menakuti orang. Beruntung saya bisa sedikit bela diri kalau tidak pasti saya yang babak belur dikeroyok anggota mas Tejo."

Glek… 

Tejo menelan salivanya kasar. Ia gagal fokus di ucapan Kai yang mengatakan dirinya bisa sedikit ilmu bela diri.

Sedikit bisa piye, lha wong dia bisa membuat kami ngegeletak semua di jalan. Padahal ilmu bela diri kami lumayan. Ini orang bukan orang sembarangan sepertinya, batin Tejo.

Tejo terus memperhatikan wajah Kai. Terbesit kekaguman dalam diri Tejo terhadap sosok Kai. Ia merasakan sebuah aura kepemimpinan dalam diri pemuda yang ia panggil bang bule itu

TBC

Terpopuler

Comments

Rusmini Rusmini

Rusmini Rusmini

di unsyapin aja Kai biar sadar diri kalo perbuatannya merugikan org lain...tp kt jg tdk tau alasan bang Tejo berbuat begitu apapun alasannya itu ttp tdk bauk

2024-12-24

0

Ima Kristina

Ima Kristina

bang bule ....boleh juga tuh

2025-02-09

0

Yus Nita

Yus Nita

petualangan baru di mulai

2025-02-20

0

lihat semua
Episodes
1 MBH 01. Abang Mau Kemana
2 MBH 02. Mengatakan Maksud
3 MBH 03. Rencana Perjodohan
4 MBH 04. Membujuk Si Bungsu
5 MBH 05. Apa Hebatnya Kai?
6 MBH 06. Sudah Bukan Jamannya
7 MBH 07. Bang Bule
8 MBH 08. Kriteria Istri Abang
9 MBH 09. Dua Sisi Berbeda
10 MBH 10. Assalamualaikum Ukhty......
11 MBH 11. Ikan Lele
12 MBH 12. Selepas Kata Akad
13 MBH 13. Jangan Ganggu Wanitaku
14 MBH 14. New Job
15 MBH 15. Kado Cantik
16 MBH 16. Cintamu Neraka Bagiku
17 MBH 17. Apakah Jodohku Sudah Dekat?
18 MBH 18. Lamaran Tak Terduga
19 MBH 19. Ku Mulai Dengan Bismillaah
20 MBH 20. Mimpi Kiran
21 MBH 21. Ke Rumah Sakit
22 MBH 22. Pergilah Buk
23 MBH 23. Tidurlah Sayang
24 MBH 24. Bule Kere
25 MBH 25. Ulah Riati
26 MBH 26. Miskin Ilmu, Miskin Adab
27 MBH 27. Dulu Keyboard Sekarang Panci
28 MBH 28. Pertama
29 MBH 29. Katahuan
30 MBH 30. Rencana Triplet
31 MBH 31. Nasehat Sita
32 MBH 32. Dia Istri Abang
33 MBH 33. Aksi Ana
34 MBH 34. Ke Kota J
35 MBH 35. Banyak Berdoa
36 MBH 36. Keinginan Kiran
37 MBH 37. Sore Pertama
38 MBH 38. Ancaman Kai
39 MBH 39. Mari Menjadi Kuat Bersama
40 MBH 40. Berat
41 MBH 41. Mengumumkan Istri
42 MBH 42. Kabar Tersebar
43 MBH 43. Bermunculan
44 MBH 44. Jambreeeeeet
45 MBH 45. Terkejut
46 MBH 46. Proyek Baru
47 MBH 47. Amanat
48 MBH 48. kedatangan Tamu
49 MBH 49. Ikuti Saja Dulu
50 MBH 50. Kecil Cabe Rawit
51 MBH 51. Pelajaran
52 MBH 52. Kehebohan di Butik
53 MBH 53. Kedatangan Tamu
54 MBH 54. Pemuda Malang
55 MBH 55. Keresahan Kai
56 MBH 56. Ikut Ke Perusahaan
57 MBH 57. Memancing Kekuatan Lain
58 MBH 58. Cendol Dawet
59 MBH 59. Mulai Terdeteksi
60 MBH 60. Fast and Farious
61 MBH 61. Trik Kai
62 MBH 62. Good News
63 MBH 63. Bermain Drama
64 MBH 64. Orang Dari Masa Lalu
65 MBH 65. Rapat Perusahaan
66 MBH 66. Malaikat Tak Bersayap
67 MBH 67. Ummi dan Abi
68 MBH 68. Akhirnya Keluar
69 MBH 69. Adik Baru
70 MBH 70. Black Hacker
71 MBH 71. Mengunjungi
72 MBH 72. Rencana Pertama Berhasil
73 MBH 73. Ingin Hamil Juga
74 MBH 74. Ucapan Terimakasih
75 MBH 75. Pertunjukan Pagi
76 MBH 76. Strategi
77 MBH 77. Menampakkan Diri
78 MBH 78. Kemunculan Kai
79 MBH 79. Rasa Kai
80 MBH 80. Kedatangan Soraya
81 MBH 81. kemarahan Hugo
82 MBH 82. Taktik Hugo
83 MBH 83. Are You Ok?
84 MBH 84. Keserempet Motor
85 MBH 85. Rumah Sakit
86 MBH 86. Di Panti
87 MBH 87. Rindu Rumah
88 MBH 88. Kota S
89 MBH 89. Kota M
90 MBH 90. Assalamu'aliakum Twins K ( Final Chapter)
91 PROMO NOVEL BARU : MENGAPA MENIKAH? BY IAS
Episodes

Updated 91 Episodes

1
MBH 01. Abang Mau Kemana
2
MBH 02. Mengatakan Maksud
3
MBH 03. Rencana Perjodohan
4
MBH 04. Membujuk Si Bungsu
5
MBH 05. Apa Hebatnya Kai?
6
MBH 06. Sudah Bukan Jamannya
7
MBH 07. Bang Bule
8
MBH 08. Kriteria Istri Abang
9
MBH 09. Dua Sisi Berbeda
10
MBH 10. Assalamualaikum Ukhty......
11
MBH 11. Ikan Lele
12
MBH 12. Selepas Kata Akad
13
MBH 13. Jangan Ganggu Wanitaku
14
MBH 14. New Job
15
MBH 15. Kado Cantik
16
MBH 16. Cintamu Neraka Bagiku
17
MBH 17. Apakah Jodohku Sudah Dekat?
18
MBH 18. Lamaran Tak Terduga
19
MBH 19. Ku Mulai Dengan Bismillaah
20
MBH 20. Mimpi Kiran
21
MBH 21. Ke Rumah Sakit
22
MBH 22. Pergilah Buk
23
MBH 23. Tidurlah Sayang
24
MBH 24. Bule Kere
25
MBH 25. Ulah Riati
26
MBH 26. Miskin Ilmu, Miskin Adab
27
MBH 27. Dulu Keyboard Sekarang Panci
28
MBH 28. Pertama
29
MBH 29. Katahuan
30
MBH 30. Rencana Triplet
31
MBH 31. Nasehat Sita
32
MBH 32. Dia Istri Abang
33
MBH 33. Aksi Ana
34
MBH 34. Ke Kota J
35
MBH 35. Banyak Berdoa
36
MBH 36. Keinginan Kiran
37
MBH 37. Sore Pertama
38
MBH 38. Ancaman Kai
39
MBH 39. Mari Menjadi Kuat Bersama
40
MBH 40. Berat
41
MBH 41. Mengumumkan Istri
42
MBH 42. Kabar Tersebar
43
MBH 43. Bermunculan
44
MBH 44. Jambreeeeeet
45
MBH 45. Terkejut
46
MBH 46. Proyek Baru
47
MBH 47. Amanat
48
MBH 48. kedatangan Tamu
49
MBH 49. Ikuti Saja Dulu
50
MBH 50. Kecil Cabe Rawit
51
MBH 51. Pelajaran
52
MBH 52. Kehebohan di Butik
53
MBH 53. Kedatangan Tamu
54
MBH 54. Pemuda Malang
55
MBH 55. Keresahan Kai
56
MBH 56. Ikut Ke Perusahaan
57
MBH 57. Memancing Kekuatan Lain
58
MBH 58. Cendol Dawet
59
MBH 59. Mulai Terdeteksi
60
MBH 60. Fast and Farious
61
MBH 61. Trik Kai
62
MBH 62. Good News
63
MBH 63. Bermain Drama
64
MBH 64. Orang Dari Masa Lalu
65
MBH 65. Rapat Perusahaan
66
MBH 66. Malaikat Tak Bersayap
67
MBH 67. Ummi dan Abi
68
MBH 68. Akhirnya Keluar
69
MBH 69. Adik Baru
70
MBH 70. Black Hacker
71
MBH 71. Mengunjungi
72
MBH 72. Rencana Pertama Berhasil
73
MBH 73. Ingin Hamil Juga
74
MBH 74. Ucapan Terimakasih
75
MBH 75. Pertunjukan Pagi
76
MBH 76. Strategi
77
MBH 77. Menampakkan Diri
78
MBH 78. Kemunculan Kai
79
MBH 79. Rasa Kai
80
MBH 80. Kedatangan Soraya
81
MBH 81. kemarahan Hugo
82
MBH 82. Taktik Hugo
83
MBH 83. Are You Ok?
84
MBH 84. Keserempet Motor
85
MBH 85. Rumah Sakit
86
MBH 86. Di Panti
87
MBH 87. Rindu Rumah
88
MBH 88. Kota S
89
MBH 89. Kota M
90
MBH 90. Assalamu'aliakum Twins K ( Final Chapter)
91
PROMO NOVEL BARU : MENGAPA MENIKAH? BY IAS

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!