Silsilah Tingkeban

KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹

💐 HAPPY READING 💐

Setelah ramai - ramai mereka berbincang kini seluruh keluarga terlihat sedang berada di paviliun untuk bermain bersama.

Ada yang bermain UNO bersama, ada yang bermain game bersama, sedangkan Lyla, Freya, Airein dan juga Stella terlihat sedang memilih - milih tema 7 bulanan yang akan di adakan di Indonesia nanti.

“Kamu tidak mau di adakan di sini aja Nak? Jauh loh kalau kamu pulang balik dari Itali ke Indonesia?” Tanya Airein, menimbang - nimbang kesehatan ibu dan bayinya, jika benar akan melakukkan perjalanan jauh seperti itu.

“Hemmm, kalau di sini nanti tidak ada yang datang Mami, apa lagi mereka tidak akan mengerti soal tentang adat - adat seperti itu, Lylakan maunya banyak tamu gituloh Mami.” Jawabnya, memberitahukan apa sebenanrnya keinginan di dalam hatinya.

“Ya sudah, nanti kalau begitu, bawa aja tamunya yang ke sini, kita bisa menyewakan dua pesawat Garuda Indonesia yang Frist Class buat bawa mereka ke sini.” Seru Stella, yang memberikan pilihan paling enak untuk mereka.

“Nah bener juga tuh Mah, Mami juga setuju sama Nenek La.” Sahut Airein yang menyetujui usul dari Mamahnya.

“Memangnya tidak kemahalan Mah? Kalau nyewa pesawat First Class gitu?” Tanya Freya pada mamah mertuanya.

“Ya enggaklah, kan Akungnya CEO kaya, pasti banyak duitlah.” Stella melirik ke arah Aiden yang juga sedang melirik ke arahnya.

“Sudahlah Freya, uang suamimu tidak akan habis kalau cuman menyewa dua pesawa saja, kamu minta belikan saham di Garuda saja, uangnya juga masih jauh dari cukup!” Sahut Airein, yang memang mengakui jika adik laki - lakinya itu lebih kaya darinya.

“Baiklah, untuk itu di pilih dulu dekorasinya, biar Nenek bicarakan sama leluhur - leluhur jawa untuk mencari - cari 7 kainnya nanti.” Ucap Stella lagi, memperlihatkan 2 gambar yang terbaik daei dekorasi itu.

“Aku sih yang pertam Nek,” jawab Lyla, ketika menimbang - nimbang gambar yang di berikan oleh Neneknya.

“Sama Freya juga yang pertama Mah.” Timpal Freya, setuju dengan pilihan putrinya.

“Baiklah, kalau begitu, bagaimana dengan warna baju?” Tanya Stella lagi.

“Warna baju untuk apa Nek?” Tanya Lyla bingung mendengarnya.

“Gini - gini, Nenek Jelasin rangakain acara Tingkeban ya, biar kamu bisa ngerti juga soalnya.” Ucap Stella, mulai menjelaskan apa sih arti dari Tingkeban itu.

“Biasanya Tingkeban di lakukkan hanya untuk kelahiran anak pertama saja, nah di lakukkannya kalau tidak di hari Rabu ya di Hari Sabtu, seingat Mamah.”

1. Sungkeman

Tradisi mitoni atau tingkeban diawali dengan prosesi sungkeman. Prosesi sungkeman ini dilakukan oleh wanita hamil kepada suaminya. Selanjutnya, calon ibu dan calon ayah melakukan sungkeman pada kedua orang tuanya.

Makna dari sungkeman yaitu unutk meminta doa restu agar bayi yang dikandung selalu sehat dan diberikan kelancaran selama kehamilan hingga persalinan.

2. Siraman

Setelah proses sungkeman, si calon ibu pun melakukan tradisi siraman dengan air yang berasal dari 7 sumber dan ditambahkan bunga 7 rupa. Air siraman ini bisa diambil dari rumah orang tua suami, orang tua istri, rumah saudara, tetangga atau sumber-sumber lainnya.

Air siraman pada upacara mitoni dipercaya memiliki kekuatan magis. Jadi, setelah acara selesai biasanya para tamu yang belum mempunyai keturunan boleh mandi menggunakan sisa air siraman yang belum terpakai. Harapannya, setelah mandi dengan air siraman tersebut si tamu bisa ‘ketularan’ dan segera dikaruniai momongan.

Prosesi siraman ini menjadi simbol pembersihan diri secara jasmani maupun rohani. Tujuannya yaitu membebaskan calon ibu dari dosa-dosa agar proses persalinannya kelak menjadi lancar.

3. Pecah telur

Ritual ketiga dari prosesi mitoni yaitu pecah telur yang dilakukan oleh calon ayah. Sebelum dipecahkan, 1 butir telur ayam kampung itu ditempelkan ke dahi dan perut calon ibu. Telur tersebut harus benar-benar pecah sebagai harapan agar proses persalinan berjalan lancar.

4. Memutus lawe atau janur

Upacara selanjutnya yaitu memutus lawe, benang atau janur. Lawe atau benang diikatkan ke perut si calon ibu, dan tugas calon ayah adalah memutuskan lilitan tersebut. Makna prosesi ini sama dengan pecah telur, yaitu agar proses kelahiran juga berjalan lancar.

5. Brojolan

Brojolan adalah proses memasukkan kelapa gading yang sudah diukir dengan gambar wayang prabu Kamanjaya dan Dewi Ratih. Pada tahapan ini, calon ibu memakai sarung longgar yang masing-masing ujungnya dipengang oleh kedua calon kakek.

Kemudian calon ayah memasukkan kelapa dari bagian atas dan diterima calon nenek dari pihak ibu dan diulangi sebanyak 3 kali. Setelah itu, bergantian dengan calon nenek pihak ayah.

Kelapa yang diterima calon nenek ini digendong layaknya seorang bayi, lalu dibawa ke kamar dan ditidurkan. Makna bari prosesi brojolan yaitu supaya bayi lahir tanpa kesulitan.

6. Pecah kelapa

Berikutnya yaitu pecah kelapa. Pada prosesi ini, calon ayah mengambil salah satu kelapa dengan mata tertutup lalu diletakkan di area siraman kemudian dipecahkan. Gambar wayang pada kelapa menggambarkan jenis kelamin calon bayi. Sehingga kelapa yang dipecahkan sebagai lambang perkiraan kelamin si bayi.

7. Ganti busana

Selanjutnya, calon ibu dikeringkan dan berganti pakaian dengan 7 jenis kain batik dengan motif yang berbeda. Ketujuh motif ini bermakna sebuah kebaikan dan harapan calon ibu pada anaknya.

Ketujuh motif kain jarit bermotif batik ini pun menyimpan makna dan doa-doa baik. Berikut ini 7 jenis kain yang sering digunakan pada tradisi mitoni dan maknanya:

a. Motifbatik sidomukti sebagai simbol kebahagiaan

b. Motif sidoluhur simbol kemuliaan

c. Motifparang kusumo sebagai simbol perjuangan untuk tetap hidup

d. Motifsemen rama yang mengandung harapan agar kedua orang tua si jabang bayi tetap bersama selama-lamanya atau tidak bercerai.

e. Motif udan riris bermakna harapan agar kehadiran anak tersebut mendatangkan kebahagiaan dan selalu menyenangkan.

f. Motif cakar ayam yang melambangkan harapan agar anak selalu mandiri selama hidupnya.

g. Kainlurik motif lasem mengandung doa agar anak selalu bertakwa pada Tuhan Yang Maha Esa dan berada pada jalan lurus.

8. Jualan Cendol dan Rujak

Pada upacara jualan cendol dan rujak sertu yang dibuat dari 7 macam buah. Bumbu rujak diracik sendiri oleh calon ibu, jika rasanya kurang enak pertanda anaknya adalah laki-laki begitupun sebaliknya.

Calon ibu membawa wadah untuk menyimpan uang koin (yang terbuat dari tanah liat) hasil jualan sedangkan calon ayah bertugas memayungi calon ibu. Calon ayah menerima uang sementara calon ibu seolah-olah melayani pembeli.

9. Potong tumpeng

Tradisi mitoni diakhiri dengan acara potong tumpeng. Tumpeng ini dibuat dari nasi berjumlah 7 buah, yang terdiri dari 1 tumpeng besar dan 6 tumpeng kecil yang mengelilinginya.

Tradisi nujuh bulanan atau mitoni memang sakral dan sangat melekat dalam budaya masyarakat Jawa. Tak sedikit juga artis Indonesia yang turut mempercayai dan menggunakan kebiasaan ini.

Membahas tentang mitoni dan tujuh motif kain jarik atau batik tentunya tak lepas dari bahan kain jarik itu sendiri. Jarit yang digunakan pada upacara sakral ini umumnya terbuat dari jenis kain mori premium yang berkualitas seperti kain mori prima dan mori primis.

***

Stella menjelaskan apapun yang dia tahu dan dia ingat soal makna tingkeban ini. Karena sudah 23 tahun dia tidak melakukkannya semenjak kehamilan Freya dan Airein kala itu.

“Tapi Lyla tidak punya suami, dan bahkan calon kakek dari pihak suami Nek.” Ucap Lyla, yang sontak mengingatkan ke tiga wanita tua itu jika Lyla sudah kehilangan suaminya beberapa bulan yang lalu.

“Soal itu nanti Nenek tanyakan sama leluhur dulu ya, tapi menurut nenek sih bisa ya, nanti Papah kamu bisa menggantikan, dan Papi Roger juga bisa. Tenang saja Lyla, kami di sini akan selalu mendampingimu.” Balas Stella lagi, menenangkan perasaan Cucunya, yang pastinya sedang campur aduk saat ini.

*To Be Continue. **

Note: Gengs. Kalau ada yang tahu soal Tingkeban ini boleh tulis di Kolom Komentar ya.

Apakah boleh Tingkeban di lakukkan jika suaminya meninggal?

Apakah boleh Aiden boleh menggantikan posisi untuk memecahkan telur dan membantu Lyla Jualan Rujak dan Cendol?

Apakah boleh Aiden dan Roger yang memegang kain untuk Lyla?

Yang tahu boleh komentar ya gengs. Biar Mimin tidak salah dalam menulis.

Terima kasih Sebelumnya 🙏🏻🙏🏻

**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***🙏🏻🙏🏻* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.

*Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.*

*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*

Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘

**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*

*Terima kasih**🙏🏻🙏🏻*

Terpopuler

Comments

Sofi Navita

Sofi Navita

kurang paham aku ya kak soal tingkeban...
mungkin aja bisa ya si aiden yg gantiin karena suami lyla udah meninggal dan juga saudara dari deri juga gk ada...

2023-01-10

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!