Bayi Kembar Lyla & Bayi Perempuan Griffin

🌊 KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹

💐 HAPPY READING 💐

“Wahhh ini babynya sudah memiliki wajah yang lenhkap ya, udah ada mata, hidung, dan mulut. Tulang dan ototpun juga sudah terbentuk. Kuku-kuku pada jari pun sudah mulai tumbuh.” Ujar Elizabeth, memperlihatkan layar yang 4D itu pada Freya, Aiden dan Lyla.

“Ya ampun, kira - kira, jenis kelaminnya sudah terlihat belum Liz?” Tanya Freya, yang sejak tadi sudah begitu antusias mengetahui jenis kelamin cucu pertamanya.”

“Untuk alat kelamin sudah mulai terbentuk, namun belum berkembang secara sempurna Bun, sehingga belum terlihat jelas jenis kelaminnya.”’ Jawab Elizabet dengan sopan, sehingga memanggil Freya dengan sebutan Bunda, karena sudah menganggap Freya sebagai ibunya.

“Eh, tapi tunggu, kok saya merasa ada yang aneh ya?” Guman Elizabeth dengan kembali memperhatikan layar di depannya.

“Waaahhhhhhhh, Selamat ya Lyla, kamu sepertinya akan melahirkan dua bayi sekaligus nih.” Tunjuk Elizabeth pada layar komputer, memperlihatkan ada 2 kantong yang berisikan janin di dalam perut Lyla.

“Ha? Kembar Liz? Kamu serius?” Tanya Freya lagi.

“Iya Bunda, kembar.”

“Bayi Lyla kembar Bun,” Elizabeth memperbaiki kalimatnya.

“Aaaahhhhhh Yeyyyyyy, sayang itu berarti dia ikut keturunanku, Aku kembar, dan sekarang cucuku kembar.”

“Iya, kita akan mendapat dua cucu.” Sorak - sorak Aiden dan Freya. Terdengar mereka berdualah yang paling ribut di dalam ruangan itu.

Sedangkan Lyla, terlihat meneteskan air matanya, dia begitu terharu dengan kado indah yang Tuhan berikan.

Tuhan mengambil Dery dari hidupnya, Namun Tuhan kembali mengirimkan dua malaikat yang akan menemainya sampai tua nanti.

Tidak bisa di bendung lagi, bagaimana rasa bahagia di dalam hati Lyla. Bahkan Elizabeth saja juga ikut meneteskan air matanya, karena ikut terharu dengan perjuangan Lyla.

“Selamat ya Lyla, semangat.” Ucapnya, memberikan semangat pada sahabatnya itu.

Dari Elizabethlah Lyla belajar bagaimana bisa bertahan sampai saat ini. Elizabeth juga memiliki nasib yang sama dengannya, di tinggal suami untuk selama - lamanya.

Malah bahkan Elizabeth adalah seorang yatim piatu dan dia tidak mempunyai siapa - siapa untuk tempatnya mengadu. Hanya putrinya yang menjadi sandaran untuknya. Saat ini putrinya juga sudah berusia 2 tahun.

“Kamu harus ingat Lyla, di Usia kehamilan 3 bulan ini merupakan fase di mana janin mulai melakukan pergerakan - pergerakan kecil di dalam perut ibunya. Tapi, walauapun sudah dapat bergerak, kebanyakan ibunya mungkin belum begitu merasakannya karena tubuh janin yang masih sangat lemah dan gerakannya yang juga belum sempurna.” Elizabeth kembali memberikan nasehat kepada Lyla, agar sahabatnya itu mrnjaga janinnya dengan sebaik mungkin.

“Terima kasih ya Liz, kamu memang teman terbaikku.” Sahut Lyla, merasa bersyukur karena di pertemukan lagi dengan Elizabeth.

“Untuk kehamilan ini, aku sarankan kamu memperbanyak Makanan yang Kaya Vitamin B6, karena Vitamin B6 bisa membantu melawan mual dan muntah, contohnya makanan yang kaya akan B5 itu, daging tanpa lemak, daging unggas, telur, buah jeruk, kacang-kacangan, kedelai, dan alpukat.”

“Terus Makanan Kaya Folat, Makanan yang Mengandung Omega-3, sayur - sayuran, buah - buahan, ya You knowlah ya makanan sehat pokoknya.” Jelasnya lagi, di ucap dengan senyumannya.

“Dan oh ya, ini paling penting nih, dan ini wajib banget loh ya, apa lagi kamu suka banget makan Sushi, itu gak boleh ya kalau mentah ingat tu! Daging mentah, apapun Makanan laut yang mentah dan daging sapi atau unggas langka atau kurang matang harus dihindari Ya, selama kehamilan karena risiko kontaminasi dengan bakteri coliform, toksoplasmosis, dan salmonella.” Sambungnya lagi, dan itulah yang membuat Lyla merasa sangat bete sekali.

“Padahal that is my favorite food.” Balasnya dengan memayunkan mulutnya.

Elizabeth, Aiden dan Freya tertawa mendengarnya, “sudah tidak apa - apa, bertahan 6 bulan saja sayang, sampai para Baby lahir.” Freya menenangkan putrinya, agar tidak sedih karena demi kebaikan anak - anaknya.

“Ya terpaksa sih.” Sahut Lyla, sembari mengusap perutnya yang sudah mulai menonjol.

“Oh ya, malam ini ke rumah ya Liz, bawa putrimu, aku kangen sama Joanna.” Pinta Lyla, agar sahabatnya itu main ke rumahnya malam ini.

“Iya Liz, ke rumah aja, Bunda juga masak banyak malam ini, tadi pagi Bunda ke pasar dan berencana akan BBQ malam ini.” Ajak Freya lagi.

“Baikalah, nanti aku ajak Joanna ya,” sahut Elizabeth yang menerima tawaran Lyla dan Ibunya.

“Baiklah, ini aku tuliskan resepnya, dan ingat bulan depan periksa lagi, mana tahu jenis kelaminnya ponakan aku udah kelihatan.” Tandasnya, memberikan resep obat pada Lyla.

“Siap Bos, sampai bertemu nanti malam ya.” Pamit Lyla, yang baru beranjak dari tempat tidur.

“Hati - hati Bumil, ya ampun udah gemoy banget sih.” Lirihnya menggoda Lyla.

“Hahahahah, ya gimana bayinya aja 2 pasti gemoy lah.” Balas Lyla penuh dengan tawa.

Melihat putrinya yang masih mau tertawa setelah kehilangan orang yang dia cintai, Aiden sangat bersyukur semenjak hadirnya Elizabeth dalam hidup putrinya, Lyla lebih sering menghabisi waktu bersama dengan sahabatnya itu dan banyak memperlihatkan tawa dan kebahagiaanya.

***

Di sisi lain, Sama dengan Lyla, Historia dan Griffin terlihat baru pulang dari Rumah sakit ibu dan anak yang ada di Paris.

Namun, berbeda dengan reaksi Lyla dan keluarganya yang bahagi.

Griffin yang awalnya merasa bahagia karena di usia kandungan istrinya yang sudah 5 bulan setengah ini, anaknya terlihat sangat sehat, dan bahkan jenis kelaminnya sudah di ketahui adalah perempuan.

Begitupun dengan Briell dan Albert, yang sejak dulu ingin memiliki anak perempuan, karena tidak kesampaian kini mereka merasa senang karena calon cucu mereka adalah perempuan.

Tetapi beda dengan Historia, istrinya itu lebih sering merasa sedih dan bahkan menangis dengan tiba - tiba. “Kamu tadi sudah bilang Fin sama dokternya? Kalau Histo perutnya sering sakit?” Tanya Briell, mengelus perut menantunya yang sudah membesar.

“Sudah Mah, aku juga udah bilang kalau Histo sering kram di kaki dan lain, di gunung kembarnya, tapi kata dokter juga itu adalah hal yang normal yang terjadi di trisemester ke dua.” Jawab Griffin, memberitahu mamahnya tentang hasil pemeriksaan istrinya.

“Tapi Mah, tadi dokter juga bilanh kalau tekanan darah Histo sangatlah tinggi mah, dan curiga bahwa Histo sedang stress.” Seru Griffin lagi, memberitahu Mamahnya tentang hasil pemeriksaan tadi.

“Dokter bilang ini sangat bahaya, karena kalau benar Historia merasa Strees itu akan sangat berbahaya untuk ibu dan juga bayinya, Mengingat bahaya stres saat hamil bisa memengaruhi ibu dan janin, dan katanya kita sebagai keluarga baiknya segera mencari solusi untuk menghilangkan stres yang di miliki Histo Mah.” Jelasnya lagi sedetail mungkin, agar Mamahnya membantu untuk mencarikan solusinya.

“Stress? Memangnya seberapa besar dampaknya?” Tanya Albert pada Istrinya yang merupakan mantan seorang dokter.

“Kemungkinan ibunya meninggal, atau Bayi yang lahir lebih berisiko terkena depresi, obesitas, massa otot minim, penyakit jantung, dan osteoporosis,”

“Bayi juga bisa lahir prematur dan berisiko mengalami gangguan pencernaan dan pernapasan, Bayi juga berisiko lahir dengan berat badan rendah dan memiliki daya tahan tubuh lemah, Bayi rentan mengalami gangguan perkembangan saraf dan mengidap autisme, skizofrenia, sampai attention deficit hyperactivity disorder (ADHD).” Jelas Briell, pada suami, anak dan menantunya.

Lali Briell menatap ke arah Historia yang diam saja sejak tadi. “Histo kenapa? Histo mau apa? Kalau ada apa - apa, kasih tau Mamah atau Griffin deh, jangan di pendam sendiri sayang, kasihan janinnya.” Briell mengusap puncak kepala Historia yang terlihat hanya senyum saja menanggapinya.

“Histo tidak apa - apa kok Mah, Pah, maaf ya sudah membuat kalian khawatir.” Sahutnya, dengan menggengam tangan Briell dan Griffin yang ada di sampingnya.

*To Be Continue. **

**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***🙏🏻🙏🏻* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.

*Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.*

*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*

Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘

**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*

*Terima kasih**🙏🏻🙏🏻*

Terpopuler

Comments

Sofi Navita

Sofi Navita

semoga anaknya lyla cewek cowok 🤗

2023-01-05

0

Diah Ayu Lukitowati

Diah Ayu Lukitowati

Congratulation Lyla.🤗🤗🤗

2023-01-05

0

HR_junior

HR_junior

duh senengnya ya Lyla..moga km bahagia selalu ya Lyla..giliran si Griffin pokke kudu menderita😁😁😁

2023-01-04

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!