Flashback on
Setelah menyelesaikan makan siangnya, Wira mengajak Almira untuk segera pulang memakai mobilnya karena gairahnya sudah meletup-letup hingga ke ubun-ubun, tak lupa ia menitipkan mobil istrinya yang berada di parkiran rumah sakit pada security yang bertugas.
Wira tancap gas dengan kecepatan tinggi, hanya dalam beberapa menit saja mereka berdua sudah sampai di pekarangan rumah megahnya, dimasukannya mobilnya ke dalam garasi dan memarkirkannya serampangan.
Diautkannya jari-jemarinya dengan satu-satunya wanita yang bertahta menjadi ratu di hatinya, kemudian ia menggandengnya memasuki rumah dengan mesra. Saat akan menaiki tangga, Wira meraup tubuh Almira ke dalam gendongannya tak ubahnya seperti pengantin baru yang hendak berbulan madu untuk pertama kalinya.
Para pelayan yang sedang bekerja berlalu lalang di dalam rumah itu hanya tersenyum-senyum sendiri melihat kelakuan Wira, mereka sudah sangat mengerti dengan apa yang sedang terjadi sekarang ini, mereka semua sudah terbiasa disuguhkan pemandangan kemesraan dua sejoli itu, karena pria itu selalu romantis sepanjang waktu terhadap istri tercintanya.
Semua pelayan segera menyingkir ke bagian belakang rumah dan memilih mengurus tanaman atau menyiapkan bahan masakan untuk makan malam karena mereka tidak ingin mengganggu keintiman majikannya.
Begitu masuk ke dalam kamar besarnya, Wira menutup pintu menggunakan tendangan kakinya. Direbahkannya istrinya di atas tempat tidur besarnya, dan tanpa basa-basi lagi diciuminya dengan mengebu-gebu membuat Almira kadang kewalahan serta kehabisan napas karena sepertinya gairah Wira saat ini sudah mendidih hingga hampir meledak.
Bahkan Wira membuka pakaian Almira dan juga miliknya dengan tidak sabaran lalu melemparkannya sembarangan hingga berserakan di lantai kamar. Dia sangat merindukan wanitanya dan tak berniat untuk melepaskanya dari dekapannya dalam waktu yang sebentar.
Almira yang juga sudah tersulut gairahnya, ikut terbawa arus penuh janji saat Wira menariknya dalam kubangan sentuhan yang lebih dalam lagi. Keduanya saling berpacu untuk mencapai pemenuhan kepuasan batin yang ingin diteguk sebanyak-banyaknya saat ini.
Flashback off
*****
Senyuman merekah di wajah pria itu, ia masih dalam posisi memeluk istrinya dari belakang begitu rapat dengan tubuhnya. Napas Almira mulai teratur, sekujur tubuhnya lelah tak terkira karena Wira terus-menerus menariknya dalam pusaran gairah yang tak ada habisnya. Dia melihat ke arah jam antik yang tergantung di dinding sebelah kanan tempat tidur, rupanya waktu sudah menunjukkan hampir pukul lima sore.
"Mas, sebaiknya kita membersihkan diri, sebentar lagi waktunya makan malam, kasihan kalau Dara makan sendirian," ucapnya lembut, tangannya bergerak mengusap-usap lengan kekar Wira yang memerangkapnya begitu erat.
"Bukannya kamu masih lelah? tapi kita memang butuh mandi setelah kegiatan yang bercucuran keringat tadi, bagaimana jika kita mandi bersama?" ajaknya dengan nada menggoda di telinga Almira.
"Mandi bersama versimu itu bisa membuatku menggigil kedinginan Mas, karena biasanya banyak kegiatan yang tidak seharusnya di luar ritual mandi sehingga menyebabkan durasi mandi bersama denganmu itu bisa-bisa baru selesai setelah satu sampai dua jam lamanya," sahut Almira disusul kekehan pelan.
"Jadi kamu tidak menyukai ideku?" Wira merajuk manja.
Almira mengurai pelukan posesif lengan kekar itu dan membalikan tubuhnya hingga menjadi berhadapan dengan suaminya, di posisi ini mata mereka saling menatap dalam satu sama lain.
"Bukan begitu suamiku sayang, tapi... mmm." Almira menghela napasnya, kemudian tangannya terulur membelai jambang halus yang mulai tumbuh di sisi pelipis wajah tampan yang berada hadapannya itu.
"Baiklah, ayo kita mandi bersama, berendam air hangat sepertinya menyenangkan," bujuknya kepada Wira sambil tersenyum manis.
Wira menyeringai penuh kemenangan saat mendengar kata-kata itu. Ia bangkit dari tempat tidur dan menggendong Almira menuju kamar mandi dengan semangat menggelora.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 312 Episodes
Comments
Nana
mungkin Almira gk bisa Cinta sm Wira
2022-09-09
0
Sunarty Narty
libidonya tinggi y pak dokter
2022-08-14
0
Nina Puji Handayani
kalo melihat cinta pertamanya reaksi Almira begitu luar biasa. kayaknya Almira g cinta sama Wira. mungkin hanya perasaan sayang/nyaman saja.
2022-03-04
1