Wira mengambil alat pengatur suhu yang tergeletak di meja kemudian menyesuaikan suhu air conditioner di dalam ruangannya agar tidak terlalu dingin.
"Buka dulu syalnya sebentar, dan balikan badanmu," pintanya pada Almira. Wanita itu menuruti apa yang dikatakannya tanpa ada bantahan sedikitpun. Model gaunnya memiliki resleting yang berada di belakang, saat Almira sudah duduk membelakanginya, Wira mulai menurunkan resleting gaun istrinya itu hingga ujung yang tepat berada sedikit di atas pinggang.
Saat sudah terbuka sempurna terpampanglah punggung mulus istrinya tepat dihadapan matanya, Wira menelan ludahnya, apalagi sudah beberapa saat lamanya mereka tidak memadu kasih dikarenakan kesibukan pekerjaannya masing-masing. Namun sekarang bukan waktunya untuk berpikir tentang hal itu karena tujuannya saat ini adalah agar Almira merasa lebih baik.
Wira mulai mengoleskan minyak angin dengan telaten hingga merata, saat telapak tangannya yang hangat berpadu dengan kulit halus Almira, percikannya laksana sengatan listrik berkilo-kilo watt kekuatannya, membangkitkan riak-riak gelora di dalam dadanya hingga meletup-letup, bahkan ia memalingkan pandangannya berusaha untuk menyingkirkan keinginannya yang makin mendesaknya untuk mereguk madu asmara saat ini juga. Walaupun ini adalah ruangan pribadinya bukan berarti dia bisa seenak jidat tanpa moral melakukannya di sana, karena bagaimanapun juga mereka tengah berada di rumah sakit dalam posisi waktu bekerjanya Wira sebagai dokter.
Ia menghentikan pergerakan tangannya dan mengembuskan napasnya kasar setengah menggeram tetapi tertahan, Almira yang sedang membelakanginya menangkap suara yang tidak biasa membuatnya menolehkan kepalanya ke belakang. Saat menoleh matanya langsung bersirobok dengan Wira yang tengah menatapnya penuh hasrat.
Wira menundukan wajahnya dan mendaratkan bibirnya di bahu telanjang istrinya dengan kecupan lembut tetapi senyarnya mampu menjalar hingga ke seluruh tubuh. Almira sedikit terkesiap, kemudian Wira membenamkan wajahnya di ceruk leher Almira dan memeluknya dari belakang dengan posesif.
"Kamu selalu memabukkan, membuatku hampir gila dan ingin memilikimu di sini, sekarang juga," desahnya parau dengan mata terpejam.
Almira terkekeh, jemari lentiknya mengusap-usap lengan kekar suaminya yang tengah memerangkapnya. "Maaf, karena akhir-akhir ini pekerjaanku sedang banyak-banyaknya dan bulan ini jadwal shift kerjaku berlawanan dengan Mas, sehingga waktu kita bersama banyak tersita," ucapnya.
"Sayang, bukankah aku sudah pernah bilang bahwa hal itu sama sekali bukan masalah bagiku? jangan menjadikanku penghalang ataupun penghambat atas profesi yang kamu sukai, yang kuinginkan adalah bisa selalu menjadi pendukung dan penyemangatmu," bisiknya lembut penuh pemakluman.
Almira mengurai pelukan Wira dan mengubah posisi duduknya hingga menjadi berhadapan, mata mereka saling menyelami satu sama lain, sedangkan detak jantung pria tampan itu semakin memukul-mukul rongga dadanya menahan hasrat yang menggelegak meminta dan memaksa untuk dibebaskan.
tangan Wira terulur merapikan anak-anak rambut yang menutupi pelipis Almira dan mengaitkannya ke belakang telinga. Jemarinya turun ke dagu dan ibu jarinya mengusap lembut bibir istrinya yang ranum merekah.
Wira sudah tidak mampu lagi mengontrol dirinya, pertahanannya runtuh dan di detik berikutnya ia menyelipkan bibirnya menyelinap di kehangatan bibir Almira dan menciumnya penuh penghargaan serta pemujaan.
Almira mengalungkan lengannnya dan Wira menarik tubuh istrinya itu agar semakin mendekat merapat dengannya. Tangannya mengusap-usap tengkuk dan juga punggung Almira, membuat atmosfer di dalam ruangan yang tadinya sejuk seketika menjadi panas membara membakar keduanya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 312 Episodes
Comments
Mak sulis
lelaki rata2 gak punya rem..kalo berhasrat tak peduli tempat
2024-03-03
0
me_bhebril1206
tata bahasamu Thor,syahdu mendayu-dayu
2023-05-05
0
Bubble
klo smpe Almira ga bs ngelupain si Gio,, fix Almira kurang bersyukur udh diksh suami yg pinter,, perhatian, pengertian n cinta bngt sm dia...
2022-09-16
1