Setelah tugasnya selesai, Wira segera mencari keberadaan istrinya di antara kerumunan orang-orang yang ada di sana. Sepertinya tadi ia tidak melihat Almira yang tergesa-gesa keluar ruangan karena pada saat itu bersamaan dengan naiknya Giovani ke podium dan bersalaman dengannya.
Dokter tampan itu bertanya pada teman-temannya yang sedang mencicipi hidangan untuk menanyakan keberadaan istrinya, tetapi tidak satupun dari mereka yang mengetahui kemana Almira pergi. Saat melarikan diri dari acara sepertinya wanita itu luput dari perhatian orang-orang karena semua mata hanya terfokus pada sosok dokter baru yang menjadi sorotan siang itu.
Fatih yang baru saja kembali dari toilet segera menghampiri Wira yang tampak sedang menempelkan ponselnya di telinga.
"Dok... Dokter." Fatih menepuk pundak Wira yang berdiri dengan posisi membelakanginya. Wira membalikkan tubuhnya, lalu tangannya bergerak menurunkan ponsel dari telinganya.
"Ada apa?" sebaiknya apa yang akan kamu sampaikan adalah hal penting, karena aku sedang sangat sibuk." Wira tampak tidak suka karena saat ini otaknya hanya berfokus untuk menemukan keberadaan Almira.
"Be-begini Dok, beberapa saat yang lalu saya berpapasan dengan Bu Almira yang berjalan tergesa-gesa, saya sempat menyapanya tetapi sepertinya beliau tidak mendengar dan hanya berlalu pergi dengan cepat, dan sa-satu lagi, istri anda... istri anda nampak pucat dan terlihat tidak baik-baik saja," jelas Fatih.
"Ke arah mana istriku pergi?" tanya Wira sambil mengguncangkan bahu Fatih dengan kencang.
"Se-sepertinya beliau menuju ke arah toilet," sahut Fatih tergagap, ia merasa gugup karena melihat air muka Wira yang tampak cemas dan menggelap.
"Aku akan menyusul istriku, kamu tetap di sini untuk berjaga-jaga jika ada yg bertanya tentang keberadaanku," perintahnya pada Fatih.
"Lalu, apa yang harus saya katakan jika ada yang bertanya mengenai kemana anda pergi?" tanyanya.
"Jawab saja sesukamu, yang penting situasi tetap aman terkendali, jika kamu melakukan tugasmu dengan baik maka nanti saat skripsi kupastikan untuk membantumu, pegang janjiku." Setelah selesai berbicara dokter tampan itu langsung berlalu pergi dari sana tanpa menoleh lagi ke belakang.
Fatih hampir saja berjingkrak mendengar kata-kata Wira, ia merasa senang tak terkira dan bertekad untuk melakukan yang terbaik yang ia mampu agar bisa menagih janji itu saat waktunya tiba nanti.
*****
Berkali-kali Almira membasuh mukanya dan berusaha menetralkan napasnya yang masih berkejaran setelah berlarian tadi, tangan dan tubuhnya masih gemetaran, ia memegang sisi wastafel dengan kedua tangannya bertumpu di sana untuk menjaga keseimbangan tubuhnya agar tidak ambruk ke lantai.
Ia menatap pantulan dirinya di cermin, wajah cantik, tubuh indah, suami yang sangat mencintainya, dan juga kehidupan mewah serta kebebasan untuk tetap melakukan passionnya sebagai seorang perawat semuanya berada di genggamannya.
Apakah dengan semua yang kini dimilikinya ia sudah bahagia? Apakah hatinya juga merasakan getaran cinta yang sama seperti yang Wira curahkan untuk dirinya?
Giovani adalah cinta pertama Almira yang selalu terkenang rasa manis dan getirnya, dan juga rasa bahagia serta perihnya luka yang masih setia bersemayam di relung hati terdalamnya, menolak untuk pergi seolah mengutuknya hingga tak mampu melupakannya.
Almira menipiskan bibirnya seolah mencemooh dirinya sendiri, saat nama itu terdengar kembali, dan sosok itu terlihat lagi oleh mata kepalanya sendiri ternyata hati Almira masih merasakan getaran yang sama seperti dulu, sebuah getaran yang ia kubur di dasar hatinya. Getaran penuh energi yang begitu membara, getaran masa muda yang berkobar menggelora, getaran yang pernah melambungkannya sekaligus menjatuhkannya tanpa ampun.
Namun, ia harus sadar diri, bahwa rasa yang masih bergejolak itu kini adalah hal yang terlarang, sekarang dia sudah tak sendiri lagi, statusnya adalah wanita yang sudah bersuami.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 312 Episodes
Comments
Titik Novrianti
hooh lebayyy buangett dech🤣🤣🤣🤭
2023-10-02
0
me_bhebril1206
Rasa itu masih ada ya mbk,mesti ada apa-apanya ini kenapa jadi terpisah 😬
2023-05-05
0
Siti Julaeha Julai
wanita gak bersyukur uda punya suami, ngeliat mantan pacar masih berdebar,,
2023-02-10
0