Almira mendudukan dirinya dengan kikuk dan segera membetulkan pakaiannya yang sudah hampir melorot menuruni bahunya. Sementara Wira mengusap-usap tengkuknya kemudian berdehem untuk mengalihkan keterkejutannya padahal tenggorokannya baik-baik saja. Walaupun mereka pasangan yang sah secara hukum agama dan juga negara, tetapi tetap saja jika tertangkap basah di tempat kerja sedang bermesraan mereka merasa seperti tidak bermoral.
Mata Wira melirik kearah kantong yang dibawakan Fatih. "Ehm... ehm... masuklah, dan simpan makanannya di atas meja," perintahnya datar tetapi bercampur nada kecanggungan di dalamnya.
Fatih yang masih mematung segera bergerak menaruh bawaannya dengan kaku lalu membungkukkan badannya memberi hormat. Dengan cepat ia berbalik badan kemudian melangkah pergi dari sana tanpa berkata apapun lagi dengan wajah merah padam.
Wanita berambut sebahu itu terkekeh kecil kemudian memukul pelan lengan suaminya. "Mas, kenapa pertahananmu itu sangat rapuh?" Almira tersenyum miring setengah mengejek menggoda Wira.
"Semuanya salahmu sayang, apa kamu masih belum memahami suamimu ini hmm? jika menyangkut tentang dirimu aku memang selalu kalah." Wira mencubit hidung bangir Almira dengan gemas.
"Sebaiknya sekarang kita makan sebelum aku lepas kendali lagi dan menerkammu mentah-mentah di sini. Setelah ini kita pulang saja, aku akan meminta izin pulang lebih awal dengan alasan harus mengantarkan istriku yang sedang tidak sehat dan memastikannya sampai di rumah dengan selamat. Aku menginginkanmu tanpa ada yang menggangu lagi," bisiknya mesra diiringi kecupan ringan di pipi Almira.
"Wah, Mas mau membolos dan menjadikanku tumbal sebagai alasan?" Almira melemparkan tatapan mencela pada suaminya. Wira tergelak, kemudian mengedipkan sebelah matanya penuh arti kepada sang pujaan hati. Namun, lagi-lagi ia menggeram mengetatkan gigi-giginya, melihat tampilan istrinya saat ini dengan rambut acak-acakan karena ulahnya terlihat semakin cantik dan seksi di matanya, membuatnya harus menahan mati-matian gairahnya yang semakin berkobar. Ia berusaha mengalihkan fokusnya agar rasa nyeri yang dirasakan tubuhnya akibat lonjakan gairah yang tiba-tiba itu bisa ditahannya hingga sampai di rumah.
"Lagipula tugas intiku untuk hari ini sudah selesai, hanya tinggal beberapa saja, dan pekerjaan yang tersisa masih bisa ditangani oleh Fatih," sahutnya, kemudian ia baru sadar bahwa retsleting gaun yang dipakai Almira masih terbuka.
"Sayang... maaf, padahal kamu sedang merasa tidak sehat, tapi aku malah_" kata-katanya tersendat, "maafkan aku," ucap Wira tertunduk lesu merasa bersalah.
"Aku nggak apa-apa kok Mas, jangan begitu, sebaiknya sekarang kita makan saja selagi makanannya masih hangat, agar bisa segera pulang." Almira mengusap-usap punggung lebar suaminya, bagaimanapun juga Wira adalah pria normal, ia sangat mengerti bahwa suaminya sedang membutuhkan pemenuhan kepuasan batin saat ini.
Senyuman merekah di wajah tampannya, tak lupa sebelum makan ia meminta istrinya berbalik badan untuk membenarkan retsleting gaunnya. Wira membuka bungkusan makanan yang dipesannya dan menatanya di atas meja, ia memesan nasi goreng kepiting kesukaan Almira beserta lauk lainnya.
"Aaaa... ayo makan," pintanya sambil menyodorkan sesendok penuh nasi goreng ke depan mulut Almira.
"Aku makan sendiri saja Mas," timpal Almira.
"Tidak boleh, aku ingin menyuapimu, ayo bukalah mulutmu sayang, atau kamu ingin bibirku yang berada di mulutmu?" godanya tak tahu malu. Almira mencubit perut berotot suaminya gemas dan yang di cubit hanya tertawa kecil karena merasakan geli bukannya rasa sakit.
Tiba-tiba perut Almira berbunyi dengan kencang memberi alarm meminta diisi. Wira yang mendengarnya malah terkekeh, akhirnya dia membuka mulutnya dan membiarkan suami posesifnya itu menyuapinya makan karena perutnya sudah amat sangat lapar.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 312 Episodes
Comments
Aneuk Pocut
walau telat AQ post komen nya,gk pa" ya,bnetsn dech halu ad nya di sini doang yg indah" ,npa gk di dunia nyata Yach,kan seneng bnget tu para mak",
2022-10-11
0
Nana
Wira...lope2
2022-09-09
0
Bzaa
dunia halu memang indah, dan bikin hidupku jdi seimbang 🤭
2022-09-02
1