"Anggraini Beatrice Pramudya umur dua puluh tahun enam bulan putri tunggal bpk Sujatmiko Pramudya salah satu pejabat BUMN ibunya mantan Artis senior Ita pramudya. Mahasiswa hukum semester enam mantan pacar Bowo teman dugem Rahayu Ning Tyas,Anggraini pacaran dengan Bowo dari jaman maba"kata kata mas Bima masih terngiang dan aku disuruh mendekatinya untuk mencari info tetang bowo yang aku takutkan Anggraini naksir aku bukan aku merasa sok tampan tapi dari sikap nya kemarin saat bertemu denganku.
"kenapa lo melamun mikir apa,gw yakin Lo bisa Lo kan dah bisa merayu cewek apalagi kemarin kelihatan tu bocah naksir kamu"kata Arga ,masalah nya kita saudara seibu ingin aku berteriak begitu pada manusia di sampingku ini.
"yuk ke club malam tempat biasa mangkal Bowo dan Bimo siapa tau dapat petunjuk" ucap Arga.
"Dok pasien di kamar Dahlia mengamuk lagi"aku langsung berlari keruang Dahlia diikuti Suter Nuri,begitu masuk nampak perempuan itu dah memegang pisau buat menyayat nadinya.
"Tenang mbak jangan gegabah mbak bisa cerita sama aku" ucapanku berusaha tenang.
"Kamu pasti dokter disini kamu pasti dibayar mereka buat membuat saya gila.Saya tegaskan saya tidak gila mereka yang menjebak saya hingga saya disini"teriaknya dengan nafas memburu dan penuh amarah.
"ok kalau tidak gila bisa taruh pisau dan kita bicara baik , hanya orang sehat yang bisa di ajak bicara baik-baik ".
"kalian sama aja membuatku gila"katanya frustasi.
"Bisa cerita kenapa mbak disini" bujuk ku .
"Apa aku harus percaya sama kamu sedang kamu aja ga percaya sama saya dan mengagap saya gila"dengusnya.
"ok saya percaya tapi buang pisau itu"
"gimana saya bisa percaya sama kamu saya dah 6 bulan dikurung disini .Diluar sana saya punya ibu yang harus saya hidup pi dan punya adik yang butuh biaya sekolah"katanya sambil menangis.
"suster Nuri bisa ambil kan riwayat pasien ini"kataku.
"Tapi kata dokter Tio kalau dia ngamuk berpesan supaya menyuntik kan obat psikedelik dok" ucapnya.
" Sekarang dokter Tio nya kemana?" tanyaku.
" dr.tio cuti seminggu dan saya ga tau dosisnya,Suter yang biasa ngasih ijin sakit "kata Suter Nuri.
"kalau gitu siapkan saja tar saya yang ngasih " setelah mendengar perintahku suster Nuri segera pergi.
"cerita ke saya,mungkin saya bisa bantu"sambungku setelah Suter Nuri pergi.
"Saya tidak gila ,saya selalu dicekoki apa itu saya juga gak tau ".
"Begini saya akan ambil sampel darah mu untuk saya cek jika bener yang kamu katakan saya akan bantu kamu yang pertama ikuti saran saya, buang pisau itu"kulihat dia masih ragu,hingga Suter Nuri datang.
"ini dok "
"terimakasih Oya sus bisa ambil stetoskop saya di ruang saya" ucapku sengaja menyuruhnya pergi.
"bisa dok"setelah suster Nuri pergi ku tutup ruangan dari dalam.
"lihat suntikan ini masih baru saya akan ambil darah mu pake ini habis itu pura pura pingsan "kataku membuat dia langsung membuang pisau dan tiduran di kasur pasien.
"Pejamkan matamu darah mu udah saya ambil"setelah menyimpan darah pasien ke Snell,aku berjalan mengambil riwayat pasien.
"ini dok "kata Suter Nuri begitu masuk dan menyeramkan stetoskop.
"Berapa lama pasien dirawat disini sus"
"enam bulan"berati saat itu aku baru magang disini sebulan.
Sari Wulandari umur 27 tahun,karyawan perusahan properti,menderita Skizofrenia.
Skizofrenia adalah penyakit kejiwaan yang menyebabkan seseorang sulit membedakan mana khayalan dan mana kenyataan. Istilah skizofrenia adalah serapan dari bahasa Inggris yaitu "schizophrenia" yang memiliki arti pikiran yang terpecah.
"dia pasien dokter Tio dari awal sus"
"iya dok"
"kebiasaan ada yang aneh ga sus"
"gak sih malah cenderung diam,"
"ada data riwayat obat yang diminum gak sus ".
"ga ada semua obat yang menghandle dr.tio langsung".
"terus selama dr.tio cuti nikah seminggu gimana".
"Suter fia yang nangani tapi karena hari ini Suter fia sakit jadi di limpahkan ke saya".
"boleh saya lihat obatnya sus".
"boleh dok"
"saya tunggu diruang saya ya sus".
"ini dok" ucap suster Nuri sambil menyerahkan obat padaku.
"bisa mintak tolong ga sus ,saya merasa pasien ini beda".
"Jujur saya juga dok,ga da orang gila yang melaksanakan shalat wajib tepat waktu".
"ok bantu saya sus saya ambil obat ini masing masing satu,ganti semua obat ini Pake ini ,ini hanya vitamin tidak ada obat penenang sama sekali kalau ada yang aneh dengan suster Fia dan dokter Tio kasih tau saya".
"baik dok"
"hallo mas ,aku dah berada di parkiran motor" ucapku,saat ini aku berada di parkiran mabes polri menemui kenalanku untuk berkonsultasi masalah hukum dengannya.
"ok aku kesana ,tunggu"ucap seseorang di seberang telepon.
"giman kabarmu" tanyanya.
"baik mas"
"ada apa nyari mas".
"ini mas aku punya pasie dah dirumah sakit sekitar 6 bulan sedang aku menjadi dokter disitu 7 bulan,sepertinya pasienku emang sengaja dibikin gila,tapi aku gak tau. Aku sebenarnya bisa mencari bukti secara ilegal meretas ponsel dokter yang ku curigai tapi tar aku kena pasal IT"ucapku.
"adik ipar mas di bagian reserse mungkin dia bisa bantu" usulnya.
"boleh " ucapku, ahkirnya kami berjalan masuk ke dalam.
tok tok
"lagi meeting kaya nya Bim" ucap mas Dwi sambil membuka pintu.
"biasa bang,masuk"kata seseorang yang di panggil Bima tunggu kenapa disini ada Dito,itu juga Denis dan yang itu yang jual ketoprak tempo hari kataku dalam hati.
"Bima kenalin Anindya adik ku bukan adik kandung sih,tapi di keluargaku dia sudah kaya anak bontot " .
"Anindya "
"Bima adik ipar mas Wahyu" ucap nyam
"mereka semua tim Bima"
"hallo Anin"
"hallo juga mas Denis"
"kalian saling kenal"tanya Bima.
"kami satu kosan kamarnya kebetulan satu deret Ama aku" jelas Denis.
"kamu kos nin,ga ada drama di keluarga Lo kan" Ejeknya.
"sialan gak lah mas,kan ada opa yang selalu menuruti ku".
"Ada perlu apa mencari ku bang"kata Bima menghentikan obrolan kami.
"ayo nin,cerita aja mungkin mereka bisa bantu langkah apa yang Lo bisa ambil".
"Gini kalian dengarkan dulu cerita ini"aku ambil ponsel dan menyalakan rekaman percakapan ku dengan Wulan.
"Aku bekerja menjadi sekretaris udah 3 tahun tepat setelah aku dapat gelar sarjana dan pacaran setahun,aku gak sengaja membuka laci kerjanya dan menemukan pistol dan segepok bubuk aku ga tau.Seminggu kemudian aku lihat dia bersenggama dengan wanita lain di apartemennya,aku marah tapi dia malah mengurungku selama sebulan aku dikurung aku selalu di suntik yang aku ga tau apa itu.Sebulan kemudian aku dianter pulang dan seminggu setelahnya aku dikirim dirumah sakit jiwa,sebulan di rumah sakit jiwa aku ga bisa bedakan mana yang nyata dan halusinasi ahkirnya setiap suster ngasih aku obat aku selalu pura pura meminum dan lima bulan aku bisa sadar dan mengingat semua,tapi setiap aku berontak aku selalu disuntik obat yang membuat ku tertidur"
"ini hasil tes lab darahnya dan dari sampel darah mengandung nikotin.Saya dah menemui keluarganya menurut ibu setelah sebulan dinas di luar kota jadi pendiam dan menangis sendiri selama seminggu dua kali berusaha bunuh diri,setelah ibu nya bertanya pada atasan nya katanya anak nya mengalami pelecehan".
"Ini nama kekasihnya Bambang Trihatmodjo tiga puluh direktur dan juga kekasihnya pengamatan saya dia disekap sebulan di cekoki nikotin,hingga saat dia pulang dia sakaw dan berusaha bunuh diri karena ga mau menjadi beban keluarga,"
"Tunggu Bambang Trihatmodjo ada hubungan apa dengan Bowo Trihatmodjo "kata Bima dan langsung kulihat Denis mengambil laptop mengecek sesuatu.
"mereka saudara Bambang punya adik Bowo ,Bowo mahasiswa kedokteran "kataku.
"Lo menyelidik sampai kesana "tanya mas Dwi curiga.
"ga lah kebetulan Bowo mahasiswa gw" belaku.
"Lo ngajar"
"Gantiin temen sampai masa kontrak habis ".
"mbak yang tempo hari mencegah mahasiswa yang hendak bunuh diri bukan "kata seseorang yang aku ga tau namanya.
"kenalkan saya Galang ini ketemuan ke dua kita mbak".
"modus loo"kata cewek yang penampilannya tomboy disini.
"mbak ini seorang ..."
"psikiater"kata ku memotong ucapan Bima.
"gini pasien mbak bisa jadi saksi "
"selama dia menjadi pasien tidak bisa"
"jadi harus dinyatakan sembuh dulu,dan dibuktikan kalau dia mang sengaja dibikin gila" ucap salah satu diantara mereka.
"saya belum bisa buktiin dia dibikin gila meski kalau dari cerita dia masuk akal dia dicekoki Obat psikedelik hingga memicu munculnya halusinasi"
"Denis coba cari tentang dr.tio" perintah Bima.
"siap dan"
"gimana kalau kalian langsung hack ponsel dan akunnya disana siapa tau banya bukti yang tersimpan " ucap ku.
"apa yang Lo dah temui disana "todong mas Dwi yang tau sedikit keahlian yang ku punya.
"jujur"tegas mas Dwi
"ok fine gw nemuin beberapa percakapan dan transaksi rekening dalam jumlah yang tidak wajar"
"dr.tio sepupu sama Bambang dari pihak mama,"kataku.
"Bimo sepupu dari pihak papa "kata Denis
"dapat aku"kata Bima
"Tyas emang bunuh diri tapi karena udah dicekoki narkoba,sekarang kita cari bukti alasan dan bukti kalau mereka bandar" ucap Dito.
"mas kondisi Wulan sudah membaik,tapi aku ga bisa terus mengawasi karena dia bukan pasienku.Aku takut kesembuhan nya diketahui dr.tio dan disuntik lagi Obat psikedelik lagi" ucapku.
"kasih kamera mini diruang Wulan dan dr Tio biar anak buah Bima bisa mengawasi" ucap Bima.
"ok"
"main kerumah yu,kamu belum tau rumah ku yang disini" ajak mas Dwi.
"kapan kapan aja mas,jam tiga aku ada praktek"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 70 Episodes
Comments
tata sugandhi
iya Thor maaf ya... ceritanya bagus pemenggalan g pas jd mikir berulang2 dan bikin nikmat membaca novelnya berkurang 🙏🏻
2023-02-03
0
Tatik R
cerita nya seru, cuman pemenggalan tempat kejadian cerita harusnya diperjelas atau diberi tanda jadi gak seolah olah satu lokasi kejadian
2023-02-03
1