BAB 15. PRESENT

MASA KINI.

"Nanti Ayah bicarakan dengan keluarga besar dulu ya. Bukan karena Ayah tidak berwenang atau kuasa menentukan keputusan sebab Maira putriku, namun karena kita ini masih saudara. Mas Fayyadh, paham kan?"

"Jadi, apapun keputusan Ayah nanti, ini bukanlah sepihak melainkan demi kebaikan bersama. Juga, berusaha tidak mengabaikan signal dari Maira jika dia tetap dalam kondisi seperti saat ini," terang Mahen.

"Makasih banyak ya Mas, sudah care dan sayang sama Maira. Ayah gak mau kasih harapan apapun, hanya bisa memohon pada Allah agar semua menemukan jalan terbaik tanpa ada yang tersakiti pada akhirnya nanti...." Mahendra khawatir. Hal ini riskan memicu perselisihan dikemudian hari.

Setelah Ustadzah Aminah Al-kahf pulang. Tak lama Fayyadh pun menyusul pamit undur diri.

Naya menggelar tikar lipat untuk tambahan duduk para santri yang mulai menghadiahkan khatam qur'an bin nadzor bagi Maira.

Menyiapkan cemilan ringan bagi mereka di ruang tunggu VIP depan ICU.

Wanita anggun itu lalu menghampiri sang suami yang duduk termenung di salah satu bangku panjang dalam ruangan.

Dia dan Naya telah mendengar curhatan Maira sebelum kejadian nahas ini, namun ia tidak sepenuhnya yakin bahwa sosok yang di ceritakan Maira adalah Fayyadh, sang keponakan.

Terlebih satu pekan sebelum kejadian ini, saat charity Maira mengatakan padanya bahwa El mengutarakan niat akan datang ke rumah dua pekan kemudian.

"Honey," sapanya pada Mahen seraya mengusap bahu.

"Aku bingung Ainnaya, gimana ini?" Mahen menarik telapak tangan cintanya, mengecup lembut disana.

"Rembukan dengan Abah juga Kak Amir, agar saling terbuka. Kakakku bukan orang kaku dan kolot, Abang tahu itu ... Fayyadh adalah cerminan menantu idaman, tapi aku gak bisa mengabaikan signal curhatan dari Maira sebelum kejadian ini, terlebih putriku banyak bicara dengan Abang kan? dia sangat menyayangimu, ikatan batin kalian lebih erat," tutur Naya panjang, memberi masukan positif bagi suaminya.

Mahen masih menimbang.

"Honey ... kalau kita menerima, maka jika ada selisih paham di antara mereka, ini akan meretakkan hubungan keluarga bahkan bisnis joinan kalian bisa goyah. Aku khawatir merusak semuanya ... Maira juga belum menentukan pilihan, namun dari semua yang dia bicarakan ... sosok pria impian putriku, bukan Fayyadh. Apa kau merasa hal yang sama?" Mahen menghimpun berbagai records obrolan mereka akhir-akhir ini.

"Iya. Bukan ... Maira bilang padaku, tentang kekaguman dia pada pria yang di temui beberapa kali," imbuh sang istri.

Pasangan romantis kembali mengingat semua kejadian sebelum ini dalam diam, berkutat dengan pemikiran masing-masing.

"Sayang, besok kamu coba lihat di kamar Maira ya. Dan aku akan bicara dengan keluarga. Mau pulang atau sewa kamar di hotel?" tawar Mahen.

"Di hotel juga gak ada Abang, sama aja dingin gak enak kan. Pulang aja, setidaknya bisa lihat Mifyaz, miniaturnya Mahendra Guna, suami tampanku." Naya mencoba menghibur kegelisahan mereka sejenak. Menduselkan kepala pada bahu tegap sang kepala keluarga.

"Merayu salah tempat, Baby. Aku gak mood," sahut Mahen meski ia tetap melu-mat bibir istrinya disana.

"Ish. Santri ngaji, kita mesum," bisik Naya seraya bangkit setelah memberikan pelukan erat juga kecupan di wajah suaminya sebelum ia pulang ke Orchid.

"Hati-hati, Sayang. Aku kangen kamu," balasnya saat mengurai pelukan.

Naya pamit pada semua santri disana, sembari menitipkan pesan untuk team selanjutnya, bahwa minuman dan snack khusus bagi mereka telah Naya siapkan dalam kontainer.

...***...

Keesokan Pagi.

Setelah siaran, Naya langsung menemui suaminya di rumah sakit sekaligus membawa makan siang bagi semua orang disana, juga kebutuhan Mahendra.

Ditemani Mega, wanita anggun melangkah tegap menuju ruang tunggu VIP.

Beberapa menit berlalu.

"Makan dulu, baru bicara dengan mereka." Naya menyiapkan semua bingkisan yang ia bawa.

"Setelah sholat saja biar aku tenang. Tadi Adnan kesini, trouble di kebun cuma sudah dia handle. Aku sedikit lega meski esok harus ke sana melihat kondisinya. Kamu bisa nemenin Maira di sini kan Sayang," pinta Mahendra sebab ia tak bisa mengabaikan tangung jawab nya yang lain.

"Sure, Abang pergilah. Besok Queeny di handle Mega dan event job milik Quennaya sudah tinggal jalan ... kalau siaran kan ada Dwi, aman." Naya menjelaskan kondisi pekerjaan dirinya agar sang suami tenang.

Mahendra mengangguk, mengusap pipi istrinya lembut sambil berterimakasih.

Ba'da dzuhur.

Pasangan yang dilanda gelisah, memilih duduk di taman sebelah mushola yang tidak begitu ramai karena waktu sholat telah berakhir. Hanya beberapa orang masih melakukan ibadah di sana.

Mahendra menatap manik mata amber milik istrinya, persis Maira.

"Bismillah, ayo. Aku temani," balas Naya tak kalah lekat menelisik dalam sorot mata pujaan hati.

Huft. Netra tajam itu memejam, menarik nafas kasar sebelum melakukan multi call pada dua orang yang ia hormati.

Tuuttt. Tuuut.

Nada dering panggilan, membuat si empunya ponsel kian berdebar.

"Assalamu'alaikum. Kak, Abah," sapa Mahen memberi salam, saat telah tersambung.

"Wa'alaikumussalaam. Mas Panji," jawab kedua suara pria yang berlainan, di ujung sana.

"Aku langsung saja ya. Mungkin Kak Amir sudah menduga apa yang akan aku bicarakan sebab perihal pengajuan lamaran Fayyadh pada Maira semalam ... aku gak ingin gegabah karena kondisi putriku demikian. Juga menimbang beberapa hal ... namun sebelum keputusan ku final, aku ingin mendengar pendapat Abah juga Kak Amir selaku orang tua Fayyadh," ucap Mahen lembut.

"Keinginan kami selaku orang tua Fayyadh, ingin dia lulus dan fokus pada usaha yang baru dia rintis Mas. Khawatir hanya kekaguman sesaat saja karena mereka tumbuh bersama sejak kecil bukan?... cuma nampaknya Fayyadh serius, wataknya persis Aiswa, keras ... jikalau pun lamaran Fayyadh ditolak, ku harap Mas Panji dapat memberikan alasan paling logis baginya," saran Amir sekaligus menjelaskan bahwa dirinya pun keberatan bila pernikahan dilangsungkan saat ini.

"Menilik kondisi Maira, apa Fayyadh akan menerima putriku? vegetatif itu bisa seumur hidup selama kami mampu menopang biayanya Kak, Abah ... harapan hidup hanya pada alat namun apabila takdir Allah berkata lain kita gak tahu bukan? dalam kondisi ini, apakah Fayyadh akan dituntut mempunyai keturunan nanti? ... jika ujungnya putriku di poligami sebab kondisinya, maka aku menolak. Biarkan Maira ku urus dengan tanganku sampai Allah memanggil ku kembali," tegas Mahendra, hatinya sakit.

"Cepat atau lambat, keinginan itu pasti ada sih Mas Panji. Dan aku sadar, urusan hati tiada yang bisa menjamin nya...." imbuh Amir.

"Putriku tidak dapat memenuhi kewajibannya sebagai istri lahir dan batin. Jika Kakak menerima, apakah keluarga Tazkiya akan sama? sementara banyak santriwati sholihah disana yang bisa melanggengkan urusan dakwah ... bukankah Fayyadh disiapkan untuk urusan demikian, Kak?" suara Mahen parau, tercekat di pangkal tenggorokan. Sedangkan Naya sudah menitikkan air mata.

Terdengar helaan nafas Amir, Mahen tahu, lelaki itu pun berat melepas putranya bagi Maira.

"Bismillah ... Mas Panji, Mir ... menikah karena saling mencintai itu adalah harapan, sedangkan mencintai yang di nikahi adalah kewajiban. Abah menilai Fayyadh condong pada Maira namun hatinya belum kokoh maka boleh jadi perasaan ke Maira hanya sebatas itu saja, tidak seluruhnya sedangkan dunia mereka berbeda. Ini sudut pandang Abah ... sekarang, apakah Maira mempunyai signal lain, adakah lelaki yang dia suka atau ceritakan pada kalian, Naya kamu ada disitu kan?" suara Abah, selalu menenangkan. Memanggil putrinya, Naya.

"Nggih Abah ... Maira ada curhatan pada kami, termasuk isi diary nya," ucap Naya, sang putri bungsu Wisesa Kusuma.

"Nah bacakan ... kami mau dengar, itu isi hati anakmu ... bisa dijadikan acuan meskipun Maira dalam kondisi seperti saat ini, kecondongan perasaannya wajib di pertimbangkan," saran sang Abah.

"Bismillah, isinya...."

.

.

...______________________...

...Bin nadzor : membaca mushaf seperti biasanya....

...Bil Ghoib : membaca mushaf namun tidak melihat. (hafal) ...

Terpopuler

Comments

Ersa

Ersa

ohh jd sebelum fayadh mengutarakan niatnya melamar sdh Ada El dulu yg mengutarakan

2023-05-21

1

Allya Azzara

Allya Azzara

ko aku baru ngeh yaa kalo el itu shan

2022-12-05

1

Fia Maziyya

Fia Maziyya

hayo lo, kita bingung sendiri padahal yg tau jawaban dari semua praduga kita itu cuma kak author, jadi kita ikuti alur dari kak author aja,🤣🤣🤣

2022-12-04

1

lihat semua
Episodes
1 BAB 1. LASKAR EYE-SHADOW
2 BAB 2. MAIRA, AKU PULANG
3 BAB 3. FATAL
4 BAB 4. PERMINTAAN FAYYADH
5 BAB 5. MELAMAR
6 BAB 6. BEFORE
7 BAB 7. SALING MENGAGUMI
8 BAB 8. PROPOSAL
9 BAB 9. JUMPA LAGI
10 BAB 10. SEMAKIN DEKAT
11 BAB 11. TERBAWA MIMPI
12 BAB 12. CURHAT
13 BAB 13. CEMBURU
14 BAB 14. HEART TO HEART
15 BAB 15. PRESENT
16 BAB 16. KNIGHT OF ROLLIES
17 BAB 17. IDENTITY ROLLIES
18 BAB 18. GELISAH
19 BAB 19. KHITBAH RESMI
20 BAB 20. KECEWA
21 BAB 21. SAMA HANCURNYA
22 BAB 22. KEDATANGAN EL
23 BAB 23. MEMBUJUK MAIRA
24 BAB 24. TEGUH PENDIRIAN
25 BAB 25. KANDIDAT LAIN
26 BAB 26. GALAU
27 BAB 27. JODOH MASIH OTEWE
28 BAB 28. LEGA
29 BAB 29. FLOFFY CRAFT
30 BAB 30. MY SOUL
31 BAB 31. SYAHDU
32 BAB 32. PESONA SHAN
33 BAB 33. IDOLA
34 BAB 34. RAHASIA SHAN
35 BAB 35. KETEGASAN
36 BAB 36. MENGENALI JENIS BUNGA
37 BAB 37. TERTUDUH
38 BAB 38. JEALOUS
39 BAB 39. FIRASAT SHAN
40 BAB 40. MENANTI HASIL
41 BAB 41. AKANKAH JATUH CINTA, LAGI?
42 BAB 42. TERLUPAKAN
43 BAB 43. TETAP TERIKAT
44 BAB 44. UJIAN FAYYADH
45 BAB 45. TUNTUTAN RICHARD
46 BAB 46. PRADUGA
47 BAB 47. DIAGNOSA
48 BAB 48. KEHORMATAN DIRI
49 BAB 49. RASA BERSALAH
50 BAB 50. MENJAGA
51 BAB 51. KESAL NAMUN PEDULI
52 BAB 52. BELAJAR PEKA
53 BAB 53. DUA KANDIDAT
54 BAB 54. TOUCH YOUR HEART
55 BAB 55. UJIAN LISAN
56 BAB 56. BILAKAH?
57 BAB 57. MULAI TUMBUH
58 BAB 58. PERGULATAN BATIN FIORA
59 BAB 59. RASA HATI
60 BAB 60. MALAM GALAU
61 BAB 61. DETIK-DETIK
62 BAB 62. PERLAHAN INGAT
63 BAB 63. PECAH
64 BAB 64. PRASANGKA SHAN
65 BAB 65. AKU PULAAAANG
66 BAB 66. SAMA BERJUANG
67 BAB 67. TRY SO HARD
68 BAB 68. FACE 2 FACE
69 BAB 69. OBROLAN DUA PRIA
70 BAB 70. CV KONTROVERSIAL
71 BAB 71. UPAYA KUSUMA
72 BAB 72. KEKEPOAN FIORA
73 BAB 73. KISAH MASA LALU
74 BAB 74. GRADAG-GRUDUG
75 BAB 75. SO SWEET
76 BAB 76. STUNNING
77 BAB 77. TOO MUCH
78 BAB 78. IMPIAN
79 BAB 79. GAMANG
80 BAB 80. RAHASIA TERKUAK
81 BAB 81. GEJOLAK
82 BAB 82. BUJUK RAYU
83 BAB 83. BEGINNING
84 BAB 84. STEMPEL
85 BAB 85. ANOTHER WAY
86 BAB 86. TIGA WANITA
87 BAB 87. KATA HATI
88 BAB 88. KEYAKINAN
89 BAB 89. UJIAN BATIN
90 BAB 90. PAMIT
91 BAB 91. HEBOH
92 BAB 92. SHE'S GONE
93 BAB 93. SIAPA?
94 BAB 94. USAHA PARA JOMBLO
95 BAB 95. TRY ON
96 BAB 96. GOTCHA
97 BAB 97. ARWA FEIYAZ
98 BAB 98. ARWA VS FIORA
99 BAB 99. SISI LAIN
100 BAB 100. INCARAN PRIA
101 BAB 101. KEPEKAAN DUA WANITA
102 BAB 102. TERBONGKAR
103 BAB 103. UJIAN MAIRA
104 BAB 104. AKU KEMBALI
105 BAB 105. WE MEET AGAIN
106 BAB 106. PRANGSAKU
107 BAB 107. GETTING CLOSER
108 BAB 108. KABAR BAHAGIA
109 BAB 109. TANGISAN KEDUANYA
110 BAB 10. WEJANGAN
111 BAB 111. MALAM BAHAGIA
112 BAB 112. FAFI
113 BAB 113. AFTER HALAL
114 BAB 114. BATTLE ROMANTIS
115 BAB 115. HAJAT
116 BAB 116. HARAPAN
117 BAB 117. ALHAMDULILLAH
118 BAB 118. END OF STORY
Episodes

Updated 118 Episodes

1
BAB 1. LASKAR EYE-SHADOW
2
BAB 2. MAIRA, AKU PULANG
3
BAB 3. FATAL
4
BAB 4. PERMINTAAN FAYYADH
5
BAB 5. MELAMAR
6
BAB 6. BEFORE
7
BAB 7. SALING MENGAGUMI
8
BAB 8. PROPOSAL
9
BAB 9. JUMPA LAGI
10
BAB 10. SEMAKIN DEKAT
11
BAB 11. TERBAWA MIMPI
12
BAB 12. CURHAT
13
BAB 13. CEMBURU
14
BAB 14. HEART TO HEART
15
BAB 15. PRESENT
16
BAB 16. KNIGHT OF ROLLIES
17
BAB 17. IDENTITY ROLLIES
18
BAB 18. GELISAH
19
BAB 19. KHITBAH RESMI
20
BAB 20. KECEWA
21
BAB 21. SAMA HANCURNYA
22
BAB 22. KEDATANGAN EL
23
BAB 23. MEMBUJUK MAIRA
24
BAB 24. TEGUH PENDIRIAN
25
BAB 25. KANDIDAT LAIN
26
BAB 26. GALAU
27
BAB 27. JODOH MASIH OTEWE
28
BAB 28. LEGA
29
BAB 29. FLOFFY CRAFT
30
BAB 30. MY SOUL
31
BAB 31. SYAHDU
32
BAB 32. PESONA SHAN
33
BAB 33. IDOLA
34
BAB 34. RAHASIA SHAN
35
BAB 35. KETEGASAN
36
BAB 36. MENGENALI JENIS BUNGA
37
BAB 37. TERTUDUH
38
BAB 38. JEALOUS
39
BAB 39. FIRASAT SHAN
40
BAB 40. MENANTI HASIL
41
BAB 41. AKANKAH JATUH CINTA, LAGI?
42
BAB 42. TERLUPAKAN
43
BAB 43. TETAP TERIKAT
44
BAB 44. UJIAN FAYYADH
45
BAB 45. TUNTUTAN RICHARD
46
BAB 46. PRADUGA
47
BAB 47. DIAGNOSA
48
BAB 48. KEHORMATAN DIRI
49
BAB 49. RASA BERSALAH
50
BAB 50. MENJAGA
51
BAB 51. KESAL NAMUN PEDULI
52
BAB 52. BELAJAR PEKA
53
BAB 53. DUA KANDIDAT
54
BAB 54. TOUCH YOUR HEART
55
BAB 55. UJIAN LISAN
56
BAB 56. BILAKAH?
57
BAB 57. MULAI TUMBUH
58
BAB 58. PERGULATAN BATIN FIORA
59
BAB 59. RASA HATI
60
BAB 60. MALAM GALAU
61
BAB 61. DETIK-DETIK
62
BAB 62. PERLAHAN INGAT
63
BAB 63. PECAH
64
BAB 64. PRASANGKA SHAN
65
BAB 65. AKU PULAAAANG
66
BAB 66. SAMA BERJUANG
67
BAB 67. TRY SO HARD
68
BAB 68. FACE 2 FACE
69
BAB 69. OBROLAN DUA PRIA
70
BAB 70. CV KONTROVERSIAL
71
BAB 71. UPAYA KUSUMA
72
BAB 72. KEKEPOAN FIORA
73
BAB 73. KISAH MASA LALU
74
BAB 74. GRADAG-GRUDUG
75
BAB 75. SO SWEET
76
BAB 76. STUNNING
77
BAB 77. TOO MUCH
78
BAB 78. IMPIAN
79
BAB 79. GAMANG
80
BAB 80. RAHASIA TERKUAK
81
BAB 81. GEJOLAK
82
BAB 82. BUJUK RAYU
83
BAB 83. BEGINNING
84
BAB 84. STEMPEL
85
BAB 85. ANOTHER WAY
86
BAB 86. TIGA WANITA
87
BAB 87. KATA HATI
88
BAB 88. KEYAKINAN
89
BAB 89. UJIAN BATIN
90
BAB 90. PAMIT
91
BAB 91. HEBOH
92
BAB 92. SHE'S GONE
93
BAB 93. SIAPA?
94
BAB 94. USAHA PARA JOMBLO
95
BAB 95. TRY ON
96
BAB 96. GOTCHA
97
BAB 97. ARWA FEIYAZ
98
BAB 98. ARWA VS FIORA
99
BAB 99. SISI LAIN
100
BAB 100. INCARAN PRIA
101
BAB 101. KEPEKAAN DUA WANITA
102
BAB 102. TERBONGKAR
103
BAB 103. UJIAN MAIRA
104
BAB 104. AKU KEMBALI
105
BAB 105. WE MEET AGAIN
106
BAB 106. PRANGSAKU
107
BAB 107. GETTING CLOSER
108
BAB 108. KABAR BAHAGIA
109
BAB 109. TANGISAN KEDUANYA
110
BAB 10. WEJANGAN
111
BAB 111. MALAM BAHAGIA
112
BAB 112. FAFI
113
BAB 113. AFTER HALAL
114
BAB 114. BATTLE ROMANTIS
115
BAB 115. HAJAT
116
BAB 116. HARAPAN
117
BAB 117. ALHAMDULILLAH
118
BAB 118. END OF STORY

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!