Mendengar suara sang wasit, Xiao Yunyue berkata, "Apa bisa menyiksa lawan?"
"A-apa?" Lou Lingzhan kaget bukan main mendengar pertanyaan itu.
Sedangkan di luar arena, semua penonton yang bertaruh kepada Xiao Yunyue dan anggotanya langsung memanggil-manggil nama samarannya.
"Lin Yue."
Lin Yue."
Lin Yue."
Saat perkenalan tadi, tidak mau identitasnya terbongkar sehingga Xiao Yunyue menggunakan nama lain Lin Yue.
Sedangkan di atas arena, Xiao Yunyue mengeluarkan sedikit auranya kepada wasit tersebut karena kesal dengan wasit itu yang terlalu lama menjawab pertanyaannya. Merasa sebuah aura yang cukup kuat tertuju padanya, Lou Lingzhan langsung segera menjawab kalau tidak nyawanyalah taruhannya.
"Bi-bisa asalkan ja-jangan sampai membunuhnya." Ucap Lou Lingzhan tergagap dengan tubuh gemetaran.
"Baiklah!" Ucap dengan senyum dingin di balik cadarnya.
Setelah itu dia memberikan perintah kepada anggotanya untuk menyerangnya langsung, anggotanya yang mendengar perintah keluar dari mulut Xiao Yunyue terutama Xiao Mei dan ketiga bawahannya, mereka langsung melesat sambil melepaskan serangan menuju ke arah lawan.
Dhuarr!
Dhuarr!
Dhuarr!
Dhuarr!
Terdengar Ledakan keras di atas arena saat Xiao Mei dan lainya melepaskan serangan mereka ke tim Xiao Zhi. Sementara Xiao Yunyue masih berdiri di tempatnya sambil melihat pertarungan Xiao Mei dan anggotanya, sedangkan Xiao Zhi dan Xiao Lin sangat geram melihat satu persatu anggota mereka keluar dari arena.
"Keparat akan ku bunuh kalian." Teriak Xiao Lin sambil melesat ke tim Xiao Yunyue.
Melihat musuh bebuyutannya melesat ke arah mereka sambil melepaskan serangan, mata Xiao Mei berbinar-binar menuggu serang itu tiba. Saat serangan itu hampir mengenai tubuhnya Xiao Mei hanya mengangkat tangannya dengan santai dan tiba-tiba....
Boom!
Boom!
Dhuarr!
Dhuarr!
Xiao Lin terbang dengan kecepatan tinggi seperti tembakan peluru keluar dari arena dengan keadaan yang cukup mengenaskan. Terlihat kedua tangannya terpotong dengan rapi oleh pedang Xiao Mei, rambut hitam panjangnya di potong setengah bahu, mukanya yang bengkak seperti kepala babi sehingga terlihat cukup mengerikan.
"Adiiiiiikkkk...." Teriak Xiao Zhi lantang melihat keadaan adiknya yang cukup mengenaskan.
Di luar arena entah itu semua penonton, Ketua Sekte/Akademi serta tamu undangan dari beberapa Benua langsung berdiri dari tempat duduk mereka. Mereka semua seakan tidak percaya dengan apa yang ada di depan mereka, tapi memang di depan mereka sungguh nyata.
"Sangat mengerikan, sepertinya peserta itu memiliki dendam kepadanya sehingga dia menyiksanya seperti itu." Ucap Kaisar Benua Tengah Qin Shan kepada Kaisar lainnya.
"Sepertinya begitu." Balas Kaisar Utara Xe Luan.
Sedangkan di tempat lain, Xiao Jung hanya diam membeku di tempat melihat pelayan setia adiknya berbuat seperti itu seakan mereka memiliki dendam.
Segera ia melesat pergi menuju Xiao Lin untuk melihat keadaannya.
Whuss!
"Bagaimana keadaan adik Xiao Lin?" Tanya Xiao Jung kepada Xiao Zhi yang memangku adiknya di pangkuannya.
"Kakak Jung hiks hiks....." Ujar Xiao Zhi sambil menangis mengeluarkan air mata palsunya di depan Xiao Jung
Xiao Jung sendiri bingung sehingga membuatnya bertanya-tanya mereka memiliki dendam apa? Dia melihat ke arah Xiao Mei yang ada di atas panggung, Xiao Mei sendiri merasa ada orang yang melihatnya pun berbalik dan melihat sangTuan Mudanya menatap ke arahnya bingung sehingga dia membalas tatapan itu dengan senyum manisnya.
Di atas arena, hanya terlihat Xiao Yunyue dan anggotanya serta sang wasit yang berdiri di atas arena, sedangkan anggota dari Xiao Zhi semua sudah di terbangkan keluar dari arena oleh serangan Xiao Mei dan lainnya. Sementara Xiao Zhi sendiri, ia sudah menyerah menunggu pertandingan individu baru membalaskan dendam adiknya.
Hening tidak ada suara sedikitpun, sehingga suara Lou Lingzhan memecahkan keheningan mengumumkan pemenang dari pertandingan dari tim Xiao Yunyue.
"Pemenangnya adalah tim 301-350 Lin Yue." Teriaknya lantang untuk membuat semua orang tersadar dari keterkejutan mereka.
Seketika semua orang tersadar dari keterkejutan mereka yang mana langsung meneriaki nama samaran Xiao Yunyue, terutama beberapa kelompok yang bertaruh untuk tim Xiao Yunyue merasa hari ini mereka panen banyak haha.
"Lin Yue"!
"Lin Yue"!
"Lin Yue"!
"Diam!" Teriak Kaisar Lou Qing Rou.
Mendengar teriakkan itu, suasana menjadi hening seketika.
"Lanjutkan." Kata Kaisar Lou Qing Rou kepada penasehatnya. Sedangkan Xiao Yunyue dan anggotanya sudah lama turun dari panggung.
"Baik Kaisar." Jawab Lou Lingzhan dengan hormat.
"Baik! Untuk 8 tim, hanya 4 tim yang masuk ke babak final untuk menentukan siapa juara satu dari ke 4 tim tersebut. Sekarang, kami memberikan waktu lima belas menit untuk mempersiapkan diri memasuki babak final." Lanjut Lou Lingzhan.
"Baik." Jawab mereka serempak selain tim Xiao Yunyue dan tim Xiao Jung tentunya.
Waktu terus berlalu sehingga tidak terasa lima belas menit sudah berlalu, kedua tim selain tim Xiao Yunyue dan Xiao Jung bersiap-siap untuk menunggu ke babak selanjutnya final.
Tidak lama kemudian terdengar suara Lou Lingzhan dari atas panggung arena, sehingga semua orang menghentikan obrolan mereka.
"Baik, sekarang kita masuk ke babak final untuk melihat siapa tim yang akan meraih juara satu dari pertandingan kelompok Turnamen Kekaisaran ini." Ucap Lou Lingzhan pelan tapi terdengar oleh semua orang. Ia menghela napas sejenak lalu melanjutkan. " Tidak berlama-lama lagi, mari kita panggil tim Lin Yue dan tim Li Qianping untuk naik ke atas arena."
Mendengar yang mereka lawan adalah tim Xiao Yunyue, tubuh semua anggota dari Li Qianping bergetar hebat sebelum akhirnya menenangkan diri mereka kembali.
Kedua Tim itu berjalan beriringan menaiki tangga batu menuju arena, tidak lama kemudian mereka semua telah sampai di atas arena.
Melihat kedua tim itu sudah berada di atas arena, Lou Lingzhan pun membuka suara, "Apa kalian siap?"
"Si-siap." Jawab tim Li Qianping, sedangkan tim Xiao Yunyue seperti biasa hanya diam di tempat dengan wajah acuh tak acuh.
Mendengar suara mereka bergetar, Lou Lingzhan hanya tersenyum tipis karena dia sudah merasakan aura dari Xiao Yunyue. "Kalau begitu pertandingan di mulai."
"Kami me-menyerah!"
"Kami menyerah!" Teriak tim Li Qianping langsung menyerah saat melihat Xiao Mei dan lainnya akan melesatkan serangan ke arah mereka
Mendengar kata menyerah, seketika Xiao Mei dan anggota lainnya menghentikan pergerakan mereka, sedangkan Xiao Yunyue hanya berdiri di tempat seperti biasa.
"Baik karena kalian sudah menyerah jadi pemenangnya adalah tim Lin Yue." Teriak Lou Lingzhan lantang...
"Lin Yue!"
"Lin Yue!"
"Lin Yue!"
Teriak para penonton sambil menyebut nama samaran Xiao Yunyue, sedangkan kedua tim tersebut sudah berjalan keluar dari atas arena.
"Yue'er."
"Tuan." Ucap Xiao Jung dan ketiga bawahan Xiao Yunyue serempak, Xiao Jung berlari kecil menjemput sang adik yang masih jauh darinya itu bersama Xie Yin di gendongannya.
"Yue'er, nanti Kakak dan lainnya juga akan menyerah seperti mereka, karena Kakak tidak tahu basis kultivasi Yue'er jadi Kakak memilih menyerah saja." Ucap Xiao Jung lembut kepada sang adik sambil mengelus-elus kepala adik cantiknya.
"Kakak jangan menyerah, berlatih tanding lah dengan ku nanti saat kita bertemu di arena." Imbuh Xiao Yunyue.
"Baik Yue'er." Balas Xiao Jung sambil mencium kening sang adik.
"Selanjutnya tim Xiao Jung dan tim Ye Yan naik ke atas arena." Ucap Lou Lingzhan memanggil nama pemimpin dari kedua tim tersebut.
***********
Bersambung.......
Hy hy, sampai ketemu besok ya guys!🥰😘🤍🤗
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 149 Episodes
Comments
Harman LokeST
menangkan terus turnamen itu Xiao Yunyue kalahkan semua lawan lawanmu tumbangkan semuanya jangan beri ampun kipas terus
2023-09-28
2
~Daf r r
author, bukannya tim 351-400 ya
2023-07-12
0
Yoni Hartati
xiao jung tdk tau ya kelakuan keluarga nya pada keluarga pada adiknya?
2022-11-01
3