Setelah melakukan ritual sarapan pagi, Xiao Yunyue dan Keempat bawahannya berjalan turun ke bawah untuk mengembalikan kunci kamar dan melanjutkan perjalanan. Saat mereka akan keluar dari Penginapan Lotus, sebuah suara menghentikan langkah mereka.
"Tunggu!"
Xiao Yunyue dan keempat bawahannya menoleh untuk melihat siapa yang memiliki suara tersebut. Saat berbalik, mereka melihat seorang Tuan Muda dan beberapa pengawalnya sedang berjalan menuju ke arah mereka.
"Tuan, kenapa Tuan menghentikan perjalanan kami?" Tanya Long Qian dingin.
"Aku menginginkan gadis bercadar itu untuk menemaniku makan!" Ucap pemuda tersebut.
"Lancang! Berani-beraninya kamu melecehkan Tuanku!" Bentak Long Jiang sambil melesat melepaskan serangan ke arah Tuan Muda tersebut.
"Dhuarr...." Serangan Long Jiang tepat mengenai dada Tuan Muda tersebut sehingga melemparkannya keluar dari Penginapan Lotus.
"Uhuk-uhuk! Serang mereka." Ucap Tuan Muda itu kepada para Pengawalnya.
"Baik Tuan Muda." Jawab mereka sambil melesat menuju ke arah Xiao Yunyue dan keempat bawahannya.
"Dhuar, Dhuar, Dhuar..." Tiga ledakan terdengar melemparkan belasan pengawal itu ke berbagai arah, sehingga membuat sebagian kursi dan meja hancur berantakan.
"Hu Bai!"
"Baik Tuan." Jawab Hu Bai sambil berjalan ke arah kasir untuk memberikan beberapa koin emas menggantikan meja dan kursi yang telah hancur tersebut.
"Tuan Muda itu dimana-mana selalu membuat masalah." Ucap salah satu pengunjung kepada temannya.
"Betul, tapi siapa yang berani melawan Tuan Muda Du Duan sehingga mendapatkan kemarahan dari Tuan Kota." Balas temannya.
"Ia, pasti sebentar lagi mereka akan mendapatkan masalah besar." Ucap yang lainnya sambil melihat ke arah Xiao Yunyue dan kelompoknya
Sedangkan Xiao Yunyue dan keempat bawahannya mendengar bisik-bisik itu hanya acuh tak acuh, sambil berjalan keluar dari Penginapan Lotus.
"Ayo pergi, Ayahku harus tahu masalah ini uhuk-uhuk!" Ucap Tuan Muda Du Duan berjalan tertatih-tatih.
"Baik Tuan Muda."
Sementara Xiao Yunyue dan keempat bawahannya sudah keluar dari kota Beijing, dan melesat pergi melanjutkan perjalanan mereka.
Tidak lama kemudian, Xiao Yunyue merasa ada beberapa orang yang mengikuti mereka dari kejauhan jadi Xiao Yunyue memutuskan untuk memperlambat pergerakan mereka.
"Whuss..." Sepuluh sosok itu muncul tepat di hadapan Xiao Yunyue dan keempat bawahannya dengan berbagai macam benda tajam di tangan mereka.
"Tidak semudah itu keluar dari kota Beijing setelah melukai Tuan Muda kami." Ucap salah satu sosok itu sambil menatap tajam ke arah Xiao Yunyue dan keempat bawahannya.
"Ohok, ternyata ada seekor semut mengamuk di depan gajah hahah.." Balas Xiao Mei sambil tertawa terbahak-bahak dengan tatapan menghina. Sedangkan Xiao Yunyue dan lainnya hanya tersenyum mendengar ucapan Xiao Mei memprovokasi mereka.
Sepuluh sosok itu terlihat sangat marah, sehingga salah satu dari mereka melesat menuju ke arah Xiao Mei dengan kecepatan tinggi.
"Dhuarr..." Serangan Xiao Mei membuat sosok yang melesat ke arahnya itu jatuh ke bawah tanah.
Melihat salah satu teman mereka jatuh ke bawah, sembilan sosok itu langsung melepaskan serangan bertubi-tubi ke arah Xiao Yunyue dan keempat bawahannya.
Tidak mau membuang waktu, Xiao Yunyue melepaskan Api Abadi untuk langsung melenyapkan mereka yang sudah berani menghentikan perjalanannya.
"Whusss...." Api Abadi tersebut membagi dirinya menjadi sepuluh bagian sambil melesat dengan kecepatan tinggi menuju ke arah sepuluh sosok itu.
"Ackhh-ackhh panas-panas api apa ini ackhh..." Teriak ke sepuluh sosok itu sambil berlari mencari danau untuk menceburkan diri mereka, tidak lama kemudian ke sepuluh sosok itu telah menjadi abu.
Melihat itu Selain Xiao Yunyue, keempat bawahannya tertawa terbahak-bahak melihat mereka berlari kocar-kacir mencari air.
"Long Jiang!"
"Baik Tuan." Jawab Long Jiang sambil merubah wujudnya menjadi Naga Biru.
"Ayo jangan membuang-buang waktu lagi!" Ucap Xiao Yunyue sambil menaiki punggung Long Jiang.
"Baik Tuan."
"Baik Nona."
Setelah melihat Tuan dan semua Saudara-suadarinya sudah naik, Long Jiang melindungi mereka dengan formasi transparan untuk menghindari mereka dari terpaan angin. Setelah itu dia melesat dengan kecepatan tinggi menuju Ibu Kota Kekaisaran.
Di atas punggung Long Jiang Xiao Mei berkata. "Nona, kenapa tidak semua dari kita mengikuti Turnamen Kekaisaran?"
"Usia saudara-saudarimu sudah melebihi batas maksimal untuk mengikuti Turnamen, usia Mereka selain aku,kamu, Lu Zhan, Han Rou, dan Zhe Lan sudah dua puluh enam tahun ke atas!"
Mendengar penjelasan Nonanya membuatnya mengangguk-angguk setuju. Karena dia melihat Hu Bai, Long Jiang dan Long Qian seperti berumur lima belas tahun sehingga dia menanyakan itu.
Setelah terbang selama tiga jam, akhirnya mereka melihat sebuah kota yang sangat luas dengan ornamen patung Phoenix dan Naga berlapis emas di tengah-tengah Ibu Kota Kekaisaran. Tidak lama kemudian Long Jiang mendarat di hutan tidak jauh dari kota. Melihat Tuan dan lainnya sudah turun dari punggungnya, dia pun mengubah kembali ke wujud manusianya.
"Whusss...." Xiao Yunyue mengeluarkan Lu Zhan, Han Rou dan Zhe Lan dari kalung dimensinya untuk sama-sama masuk ke Ibu Kota Kekaisaran.
"Nona." Ucap mereka menangkupkan tangan dengan hormat.
Xiao Yunyue hanya mengangguk kepalanya sebagai balasan setelah itu dia berkata. " Ayo jalan!" Sambil berjalan duluan menuju gerbang kota.
"Baik Tuan."
"Baik Nona."
Tidak lama mereka keluar dari hutan, Xiao Yunyue dan kelompoknya melihat beberapa barisan yang cukup panjang yang sedang mengantri.
"Tuan." Ucap Long Jiang
"Ikuti saja alurnya!" Kata Xiao Yunyue dengan ekspresi wajahnya yang datar.
"Baik Tuan."
Setelah itu mereka mengambil tempat barisan belakang untuk mengantri. Kedatangan Xiao Yunyue dan kelompoknya menarik perhatian banyak orang akan kecantikan dan ketampanan mereka, tapi Orang yang mereka lihat hanya acuh tak acuh sambil menunggu giliran mereka. Tidak beberapa lama, terdengar teriakan dari belakang membuat semua orang berbalik untuk melihatnya.
"Minggir-minggir, Tuan Muda dari Sekte Pedang Hitam mau lewat!" Teriak salah satu murid yang mengawal kereta tersebut.
Segera semua orang membuka jalan untuk mereka, karena semua orang tahu bagaimana sifat dari anggota Sekte Pedang Hitam. Sedangkan Xiao Yunyue dan kelompoknya tetap berdiri di tempat seakan tidak mendengar teriakkan itu.
"Hei kalian, kenapa masih berdiri di tempat cepat buka jalan!" Bentak salah satu murid sekte itu kepada mereka.
Segera Hu Bai berbalik badan untuk melihat siapa yang dengan berani-beraninya membentak mereka, setelah berbalik dia menatap tajam ke arah kelompok
tersebut sambil berkata. " Kenapa harus membuka jalan? Memangnya siapa kalian yang dengan beraninya memerintah kami?" Tanya Hu Bai dengan dingin
Murid Sekte Pedang Hitam itu terlihat sangat marah mendengar perkataan Hu Bai, sedangkan orang yang ada di dalam kereta melihat ke arah Xiao Yunyue dengan tatapan yang sulit di artikan sambil berkata. " Ayo ikut mengantri!"
"Baik Tuan Muda." Jawab mereka sambil mengambil tempat di belakang. Tatapan mereka tidak terlepas dari Xiao Yunyue dan kelompoknya seakan mengatakan ' Kita akan bertemu di atas arena nanti'.
**********
Bersambung.......
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 149 Episodes
Comments
Harman LokeST
buuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuunuhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh seeeeeeemuuuuuuanyaaaaassssaaaaaa jaaaaaaaaaaaaaaannnngggggaaaaaaaaannn beeeeeeeriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii aaaaammmmmmmmmmmppppuuuuiunnnn kiipaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaasssss teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
2023-09-27
0