Xiao Yunyue mengeluarkan pedang yang ada di cincin penyimpanannya, sambil melesat ke salah satu Binatang yang paling dekat dengannya. Saat Xiao Yunyue akan melepaskan serangannya ke Binatang yang ada di depannya, Xiao Yunyue merasakan bahaya datang dari belakang, sehingga dia berputar di udara sambil menahan serangan salah satu Binatang yang akan menerkamnya dari belakang.
Trang
Saat keduanya beradu kekuatan, Xiao Yunyue melihat pedangnya tidak bisa mengores kulit Binatang tersebut sehingga dia segera mengangkat kembali pedangnya dan menusuk langsung tepat di mata Binatang itu.
Krusss
Groarrr
Binatang tersebut berteriak kesakitan sebelum akhirnya jatuh ke tanah langsung tumbang seketika.
Buuk.
"Aku tidak mau bermain-main lagi dengan kalian jadi mari kita akhiri permainan ini!" Ucap Xiao Yunyue dingin, sambil mengeluarkan teknik Pedang Kesunyian.
Xiao Yunyue sengaja tidak langsung mengakhiri mereka, karena dia ingin mengasah pengalaman bertarungnya.
'Pedang Kesunyian' Teriak Xiao Yunyue dalam hati.
Whusss
Saat mengeluarkan tekniknya, dua sinar keemasan berbentuk pedang melesat dengan kecepatan tinggi menuju kelompok Binatang Spiritual tersebut.
Duarrr
Duarrr
Dua ledakan keras terdengar, debu berterbangan di mana-mana. Setelah beberapa saat debu kembali menghilang, terlihat jelas tidak ada satupun Binatang yang hidup serta beberapa pohon yang tumbang, Xiao Yunyue mengangguk-angguk puas akan tekniknya itu.
Setelah itu dia berbalik untuk melihat Saudaranya yang masih membeku di tempat mereka sambil berkata. "Ayo jalan!" Ucap Xiao Yunyue sambil berjalan duluan.
"Baik Tuan." Ucap keduanya sambil mengekor Xiao Yunyue dari belakang. Mereka tidak menyangka teknik sang Tuan akan semengerikan ini.
Setelah dua jam mereka menjelajahi hutan hitam Lapisan Dalam, mereka pun kembali ke gua karena hari sudah petang. Selama menjelajahi hutan Lapisan Dalam, Xiao Yunyue membunuh banyak Binatang Spiritual dengan tingkat kultivasi Pertapa sampai Pertapa Suci 🌟 ³.
Tidak lama kemudian mereka sudah sampai di gua tempat mereka berteduh, saat Xiao Yunyue baru menginjakkan kakinya di tanah Xiao Mei berlari keluar dari gua menghampiri mereka.
"Nona, Nona darimana?" Ucap Xiao Mei khawatir.
"Menjelajahi hutan Lapisan Dalam, ini ambillah dan bagikan juga kepada yang lain!" Ucap Xiao Yunyue menyodorkan Begitu banyak Kristal Binatang Spiritual ke arah Xiao Mei.
"Baik Nona." Ujar Xiao Mei sambil mengambil tumpukan Kristal tersebut.
Setelah itu mereka masuk ke dalam gua, sedangkan Xiao Mei langsung membagikan Kristal tersebut kepada saudara-saudaranya dengan sama rata.
"Terima kasih Nona." Ucap mereka serempak. Sedangkan Lu Zhan, Han Rou, dan Zhe Lan mereka sangat kesal karena melihat kedua Binatang itu menempel terus dengan Nona mereka.
Seakan mengerti dengan kekesalan ketiga bawahannya, Xiao Yunyue pun berkata. "Lu Zhan, Han Rou, dan Zhe Lan besok kalian akan pergi ke kota terdekat untuk mencari informasi, Long Jiang yang akan menemani kalian agar cepat sampai!"
"Baik Tuan." Ucap Long Jiang.
"Baik Nona." Ucap ketiganya serempak.
Setelah itu, Xiao Yunyue mengeluarkan semua bahan makanan yang dia rampok di kalung dimensinya dari cincin penyimpanan. Saat mereka melihat semua bahan makanan tersebut, mereka langsung bergegas mengambil untuk memasaknya. Semua bawahan Xiao Yunyue sangat penasaran dari mana semua bahan makanan itu, tapi mereka tidak berani bertanya.
"Mei, selamat akhirnya kamu mencapai Rana Pertapa 🌟 ¹!" Ucap Xiao Yunyue memberi selamat kepada Xiao Mei.
"Terima kasih Nona, ini semua berkat bimbingan dan Sumber Daya dari Nona." Ucap Xiao Mei lembut.
"Jangan seperti itu, aku hanya memberi kalian yang berusaha." Ucap Xiao Yunyue menghela napas panjang, lalu melanjutkan. " Setelah kita menjelajahi seluruh hutan hitam, kita akan keluar dari sini!"
"Lalu kita akan kemana Nona setelah keluar dari sini?" Tanya Xiao Mei
"Kita akan berkelana." Jawab Xiao Yunyue singkat. Sedangkan Xiao Mei hanya mengangguk-anguk setuju, kemanapun Nonanya pergi dia akan selalu berada di sisinya.
Setelah menunggu sampai satu jam, akhirnya semua makanan sudah tertata rapih di depan. Makanan yang ada di depan mereka berbeda dengan makanan yang kemarin-kemarin mereka makan, karena malam ini ada nasi dan berbagai jenis lauk.
"Mari kita makan, dan Lu Zhan tolong berikan beberapa daging yang sudah masak kepada kedua sahabat ku!" Ucap Xiao Yunyue kepada bawahannya dan Lu Zhan.
"Baik Nona."
Hening, tidak ada suara pun yang terdengar hanya ada suara sendok yang memenuhi ruangan gua. Setelah setengah jam akhirnya mereka menyelesaikan ritual makan mereka, sehingga satu persatu mulai meninggalkan ruang gua. Semua bawahan Xiao Yunyue sudah berada di Rana Pertapa 🌟 ¹-⁷, sedangkan Lu Zhan, Han Rou, dan Zhe Lan sudah berada di Rana Pertapa Suci 🌟 ⁴-⁸ fondasi mereka juga sangat kokoh sehingga mereka bisa meningkatkan kekuatan mereka kapan saja.
"Mei ayo ikuti aku ke air terjun, kita akan berkultivasi di sana!" Ajak Xiao Yunyue kepada Xiao Mei.
"Baik Nona." Jawab Xiao Mei sambil mengekor Nonanya dari belakang.
Setelah sampai di air terjun, Xiao Yunyue mengeluarkan segelas Air Suci dari kalung dimensi untuk di berikan kepada Xiao Mei.
"Minumlah air ini, setelah itu baru kita mengambil sikap kultivasi." Ucap Xiao Yunyue sambil menyodorkan segelas Air Suci itu kepada Xiao Mei.
"Baik Nona." Patuh Xiao Mei, sambil mengambil Air dari tangan Nonanya dan langsung meneguknya habis.
Setelah itu dia mengambil sikap kultivasi, karena merasakan meridiannya tiba-tiba bergejolak hebat sehingga tidak lama kemudian.
Bom
Bom
Bom
Bom
Bom
Terdengar lima kali teredam dari tubuh Xiao Mei, sehingga sekarang Rana kultivasinya sudah berada di Pertapa 🌟 ⁶. sedangkan Xiao Yunyue bersama kedua sahabatnya masuk ke dalam kalung dimensinya untuk berlatih, agar dia cepat menyempurnakan teknik Pedang Dewi Abadi Tahapan pertama Pedang Kesunyiannya.
Waktu cepat berlalu, malam pun sudah berganti pagi sehingga membangunkan para penghuni hutan hitam termasuk penghuni yang ada di gua. Tidak lama kemudian Xiao Yunyue dan kedua sahabatnya keluar dari kalung dimensi, tepat berada di air terjun tempat Xiao Mei berkultivasi.
"Nona, terima kasih." Ucap Xiao Mei berkaca-kaca sambil memeluk Nonanya.
"Sama-sama." Ujar Xiao Yunyue sambil membalas pelukan dari Xiao Mei, lalu melanjutkan. "Sudah ayo jangan cengeng, saudara-saudaramu sudah menunggu kita." Xiao Yunyue melepaskan pelukan sambil menghapus air mata Xiao Mei.
"Baik Nona."
Setelah sampai di gua, mereka melihat bawahan Xiao Yunyue sedang menyiapkan makanan, sehingga Xiao Mei pun langsung membantu mereka. Tidak lama kemudian semua makanan sudah tertata rapih, sehingga mereka pun langsung melahapnya.
Setelah selesai makan! Lu Zhan, Han Rou, dan Zhe Lan bersiap-siap untuk pergi ke kota untuk mencari informasi. Sedangkan Xiao Yunyue, Xiao Mei dan kedua sahabatnya menunggu di luar gua, sehingga tidak lama kemudian Lu Zhan, Han Rou, dan Zhe Lan datang menghampiri mereka.
"Nona kami sudah siap." Ucap ketiganya bersamaan.
"Baik. Long Jiang!" Ucap Xiao Yunyue kepada Long Jiang.
"Baik Tuan." Jawab Long Jiang sambil memperbesarkan tubuhnya, agar ketiga Saudaranya naik ke atas punggungnya. Perubahan ini mengejutkan semua orang kecuali Xiao Yunyue dan Hu Bai, mata mereka melotot seperti akan keluar dari rongganya.
"Silahkan naik Saudara Lu Zhan, Han Rou dan Zhe Lan." Ucap Long Jiang kepada ketiga Saudaranya.
"Baik. Nona kami pergi." Jawab mereka, sekaligus pamit kepada sang Nona
"Hati-hati, dan segeralah kembali!" Ucap Xiao Yunyue singkat.
"Baik Tuan." Ucap Long Jiang
"Baik Nona." Ucap ketiganya sambil melompat menaiki punggung Long Jiang, setelah itu Long Jiang pun melesat pergi.
**********
Bersambung......
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 149 Episodes
Comments
Harman LokeST
kuuaaaaaaaaaaaaaaaaaaattkkaaaannnnnnn teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss teekaaaaaaaaaaaaaaaayaaaaaddmuuuuu Xiao Yunyue untuk meningkatkan kultivasimu yaaaaaaaaAaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnggg lebbbiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiihh tinnnngggggggggggggggggggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii laaaaaggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii
2023-09-27
0
Intan Aprilia Rahmawati
thor kenapa xiou yunyue gk pergi ajha dari kediaman xiou buat ajha bisnis atau apa gitu atau bahkan semacam pembunuh bayaran atau sejenis markas mafia jadi begitu keluar dari kediaman xiou ada pemasukan ajha kk nya keluar juga tentunya setelah beri pelajaran sama keluarga xiou biar mereka menyesal
2022-10-31
2