Setelah selesai mengambil Kristal Binatang Spiritual, mereka langsung menyerahkan kepada Nona mereka.
"Ini Nona Kristalnya, kami sudah mengumpulkan semuanya." Ucap salah satu bawahannya
"Ambil saja untuk kalian, aku tidak membutuhkannya!" Ucap Xiao Yunyue
"Terima kasih Nona." Jawab mereka serempak. Mereka sangat senang karena sang Nona memberikan Kristal tersebut kepada mereka, sehingga bisa meningkatkan kekuatan mereka.
"Baiklah mari kita masuk lebih dalam lagi, kita harus mencari tempat yang setidaknya aman sehingga kita bisa mendirikan gubuk untuk kita berteduh!" Ucap Xiao Yunyue kepada bawahannya sambil berjalan duluan.
"Baik Nona." Mereka pun mengikuti Xiao Yunyue dari belakang.
Di setiap perjalanan beberapa Binatang Spiritual menghalangi mereka, tapi para bawahan Xiao Yunyue menyelesaikannya dengan cepat. Semua bawahan Xiao Yunyue berada di Rana Tranformasi Qi 🌟 ⁸ dan Pertapa 🌟 ⁴. Sedangkan semua Binatang Spiritual yang ada di Lapisan Luar semua berada di Rana Pembentukan Tubuh sampai Transformasi Qi. Jadi mereka bisa mengatasinya dengan cepat, sedangkan untuk Kristal Xiao Yunyue menyuruh mereka agar bagi sama rata.
Setengah jam berlalu akhirnya mereka mendapati gua yang setidaknya aman untuk mereka berteduh, selama berada di dalam hutan hitam. Gua tersebut bersih dan berdekatan dengan air terjun sehingga Xiao Yunyue memutuskan untuk berteduh di situ. Seperti biasa bawahan Xiao Yunyue membagi tugas, enam orang berburu enam orang lagi mengambil kayu bakar.
Sedangkan Xiao Yunyue dan Xiao Mei memeriksa lebih dalam gua, takut ada Binatang Spiritual yang menghuni di dalam. Saat ini mereka masih berada di Lapisan Luar jadi Xiao Yunyue tidak khawatir saat bawahannya akan berburu. Beberapa menit memeriksa semua sudut gua tidak ada penghuninya di dalam, Xiao Yunyue dan Xiao Mei akhirnya bernapas dengan lega.
Xiao Yunyue melihat ke arah Xiao Mei sambil berkata. " Mei aku ingin kamu juga bisa berlatih dan berkultivasi, supaya tidak ada orang yang akan merendahkan kita lagi. Soal sumber daya kamu dan yang lainnya tidak usah khawatir aku akan menyiapkannya untuk kalian."
"Baik Nona." Jawab Xiao Mei dengan penuh tekad di matanya, dia juga harus berkultivasi agar bisa melindungi dirinya dan juga bisa membantu Nonanya saat melawan musuh.
Xiao Yunyue mengeluarkan sebuah buku teknik dari cincin penyimpanannya dan menyerahkan buku itu kepada Xiao Mei. Xiao Mei yang melihat buku yang tiba-tiba sudah ada di tangan Nonanya tersentak kaget ke belakang.
"No-Nona ap-..."
"Tenanglah Xiao Mei tidak akan terjadi apa-apa, dan ini bukunya buat kamu pelajari!" Ucap Xiao Yunyue sebelum Xiao Mei menyelesaikan perkataannya, dia sangat malas untuk menjelaskannya.
"Baik Nona " Ujar Xiao Mei sambil mengambil buku teknik dari tangan Nonanya. Dia membaca sampul dari buku tersebut, " Pedang Rembulan".
"Buku itu sangat cocok untuk mu, dan ingat untuk jaga baik-baik buku itu jangan sampai jatuh ke tangan orang yang salah!" Ucap Xiao Yunyue kepada Xiao Mei dengan lembut, tapi wajahnya tetap mempertahankan ekspresi dinginnya.
"Nona akan saya jaga buku ini dengan nyawaku sendiri, buku ini pemberian Nona jadi ini sangat berarti untukku." Ucap Xiao Mei sambil memeluk buku itu dengan penuh perasaan.
"Baiklah, mari kita ke air terjun untuk melakukan Kultivasi, biar para laki-laki yang menyiapkan makan malam untuk kita." Ucap Xiao Yunyue sambil berjalan keluar gua.
"Baik Nona." Ujar Xiao Mei sambil mengekor Xiao Yunyue dari belakang.
Saat sampai di luar gua, Xiao Yunyue melihat bawahannya sedang menyiapkan makan malam untuk mereka. Xiao Yunyue berjalan mendekati mereka sambil berkata. "Semuanya berkumpul sebentar!"
"Baik Nona." Segera mereka semua berbaris dengan rapi di depan Nona mereka.
Xiao Yunyue Melihat mereka semua sambil mengeluarkan dua belas buku teknik dari cincin penyimpanannya. Seperti Xiao Mei tadi belasan bawahannya itu tersentak kaget, melihat apa yang terjadi di depan mereka.
"Setelah selesai kalian menyiapkan makan malam, kalian pelajarilah buku teknik ini. Sekarang majulah untuk mengambil sekalian memperkenalkan nama kalian!" Tegas Xiao Yunyue sambil melihat mereka satu persatu.
"Baik Nona."
Satu per satu dari mereka berjalan maju untuk mengambil buku sekaligus memperkenalkan nama mereka. Dalam dua belas bawahannya semuanya Kaka beradik. Lu Zhan, Lu Zhein, Lu Zhain, Lu Zhang, Han Rou, Han Ming, Han Yan, Han Qier, Zhe Lan, Zhe Luan, Zhe Leon, dan Zhe Lang.
Setelah selesai memberikan buku teknik kepada semua bawahannya, Xiao Yunyue meminta mereka untuk rajin berlatih, karena di dalam hutan hitam ini terdapat banyak sekali Binatang Spiritual yang tingkatannya melebihi yang mereka pernah lawan.
"Baik aku dan Xiao Mei akan berlatih di air terjun itu. Oia aku juga memilih Lu Zhan, Han Rou, Zhe Lan untuk menjadi Ketua kalian!"
"Baik Nona" Jawab mereka dengan semangat.
Setelah itu Xiao Yunyue dan Xiao Mei berjalan ke arah air terjun untuk berlatih. Setelah sampai di sana, Xiao Yunyue menyuruh Xiao Mei untuk mengambil sikap lotus. Dengan patuh Xiao Mei duduk mengikuti arahan Nonanya.
"Seraplah energi murni yang ada di sekitarmu Mei, dan arahkan ke meridianmu." Ucap Xiao Yunyue
"Baik Nona" Jawab Xiao Mei dengan mata penuh tekad.
Setelah beberapa menit Xiao Yunyue melihat banyak energi murni yang mengelilingi Xiao Mei, dia sangat puas melihat Xiao Mei berhasil menyerap energi murni dari alam. Setelah itu dia pun berjalan menjauh dari Air terjun, sambil mengeluarkan Buku usang dari cincin penyimpanannya. Setelah itu Xiao Yunyue mengambil sikap duduk untuk mempelajarinya.
"Teknik Pedang Dewi Abadi" memiliki lima tahapan :
Pedang Kesunyian
Pedang Hampa
Pedang Bayangan
Pedang Bintang
Dan Pedang Bulan
Saat ini, Xiao Yunyue sangat serius mempelajari tahapan pertama dari Teknik Pedang Dewi Abadi, yaitu Pedang Kesunyian. Gambar dari teknik tersebut sangat jelas, tapi untuk memperagakannya sangat sulit. Satu kali gagal, dua kali masih, tiga kali juga masih gagal, sampai keempat kali Xiao Yunyue baru berhasil mengeluarkan dua sinar emas seperti pedang melesat menuju beberapa pohon di depan.
Duarrr
Duarrr
Dua kali ledakan terdengar saat dua sinar emas pedang itu mengenai beberapa pohon tersebut, debu berterbangan memenuhi tempat itu untuk beberapa saat. Setelah semua debu menghilang, terlihat jelas tiga pohon itu langsung roboh seketika dengan mengeluarkan asap di ketiga pohon tersebut. Jurus ini belum sempurna tapi hasil dari ledakan itu sudah sangat dahsyat, Xiao Yunyue sendiri terkagum-kagum akan tekniknya sendiri.
Pedang Kesunyian, Jurus Pertama dari Pedang Dewi Abadi kalau Xiao Yunyue mempelajarinya dengan sempurna akan mengeluarkan sepuluh sinar emas pedang yang sangat dahsyat. Baru dua sinar emas pedang saja ledakannya sangat dahsyat, apa lagi dia mempelajarinya dengan sempurna. Saat akan melanjutkan latihannya tiba-tiba Lu Zhan datang memberitahu bahwa makan malam sudah siap.
"Nona, kami sudah menyiapkan makan malamnya." Ucap Lu Zhan penuh hormat.
"Baiklah ayo, aku sudah sangat lapar!" Ucap Xiao Yunyue mencairkan suasana yang canggung.
"Nona maafkan kami yang terlambat menyiapkan makanannya." Ucap Lu Zhan dengan keringat dingin membasahi wajahnya.
"Haha aku hanya mencairkan suasana yang canggung, jadi jangan berlebihan seperti itu!" Ucap Xiao Yunyue berjalan
"Hehe maaf Nona." Ujar Lu Zhan sambil mengekor Nonanya dari belakang.
Setelah berjalan beberapa saat, mereka pun sampai di depan gua, baru saja sampai Han Rou tiba-tiba datang menghampiri mereka sambil berkata.
"Nona, Saudari Xiao Mei belum menyelesaikan kultivasinya, jadi kam-..."
"Baiklah, dan terima kasih aku akan pergi untuk menyadarkannya!" Ucap Xiao Yunyue kepada Han Rou
"Baik Nona." Jawab dengan penuh hormat.
Tidak sampai beberapa menit Xiao Yunyue dan Xiao Mei pun datang.
"Baiklah ayo mari makan, setelah selesai makan baru kalian berlatih teknik yang aku berikan!" Ucap Xiao Yunyue kepada bawahannya.
"Baik Nona."
Setengah jam kemudian mereka akhirnya menyudahi makan malam, dan masing-masing dari bawahan Xiao Yunyue berpencar untuk melatih teknik pemberian Nona mereka. Sekarang di dalam gua hanya ada Xiao Yunyue dan Xiao Mei.
"Selamat Mei, kamu akhirnya berhasil masuk ke Ranah Pembentukan Tubuh 🌟 ³." Ucap Xiao Yunyue lembut kepada Xiao Mei yang ada di sampingnya.
"Ini semua berkat bimbingan dari Nona." Jawab Xiao Mei dengan mata berkaca-kaca.
"Aku hanya membimbingmu Mei, selebihnya berkat dari kerja keras dan tekad kamu. Jadi sekarang waktunya untuk mempelajari teknik yang aku berikan, bukan waktunya cengeng." Ucap Xiao Yunyue lembut sambil mengusap air mata Xiao Mei.
"Baik Nona." Patuh Xiao Mei penuh tekad.
*********
Bersambung......
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 149 Episodes
Comments
Dewi Ansyari
Wah Xiao mei hebat sudah bisa kultivasi
2024-06-02
2
Wahidun Wahidun
up lagy Thor sampai tamat
2024-02-28
0
Harman LokeST
tiiiinnnnnnnnnnngggggkkaaaaaaaaaaaattt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss kuuuulllllltttiiiiiioiiiioivaaasiiiiiommuuuuuuu yaaaaaaaaAaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnggg lebbbiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiihh tinnnngggggggggggggggggggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii laaaaaggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii Xiao yunyue
2023-09-27
0