Waktu berlalu dengan cepat, sehingga tidak terasa sang mentari pun perlahan akan memperlihatkan keindahannya menyinari bumi. Semua para penghuni gua yang akan melanjutkan perjalanan mereka pun, sudah bersiap-siap akan meninggalkan gua.
'Jika nanti ada waktu aku dan Xiao Mei akan kembali ke air terjun untuk berlatih di sana. Tempat di sana sangat luas dan bersih, sehingga sangat nyaman saat berlatih dan juga tidak sembarang orang memasuki gua tersebut sehingga aku bisa tenang.' Gumam Xiao Yunyue dalam hati.
"Baiklah, mari lanjutkan perjalanan kita! Kalau kita cepat mungkin kita sampai di hutan hitam tidak terlalu malam!" Ucap Xiao Yunyue sambil berjalan duluan.
"Baik Nona." Ujar para pengawal dengan serempak. Mereka saat ini sudah memutuskan untuk terus mengikuti sang Nona, tapi entah Nona Xiao Yunyue mau terima mereka atau tidak.
Kelompok Xiao Yunyue melanjutkan perjalanan mereka, sementara Keluarga Xiao menyusun rencana agar mengirim pembunuh bayaran untuk melenyapkan Xiao Yunyue.
"Ayah bagaimana kalau kita menyewa Organisasi Mawar hitam? Karena kita semua tahu, bahwa keganasan mereka dalam membunuh tanpa meninggalkan jejak semua orang sudah mengetahuinya." Ucap Xiao Zhi kepada ayahnya Xiao Lan.
"Apa yang di katakan oleh Zhi'er benar suamiku, jika kita menyewa Organisasi itu, Xiao Yunyue tidak bisa berbuat apa-apa, ya hitung-hitung memberantas sampah yang tidak berguna agar tidak selalu memalukan Keluarga Xiao kita!" Tambah Ming Rou geram karena mengingat kembali kecantikan Yun Xuexia yang mampu mengalahkannya.
"Baiklah tugas ini ayah serahkan kepada kalian, karena ayah harus mengikuti pertemuan Keluarga." Tegas Xiao Lan
"Baik Suamiku!" Ujar Ming Rou
"Baik Ayah." Ucap Kedua saudari Xiao itu bersemangat.
Ketiga orang ibu dan anak itu kembali ke kediaman masing-masing untuk segera melakukan aksi mereka.
"Ibu, kali ini kita harus berhasil membunuhnya!" Ucap Xiao Zhi di penuhi tatapan kebencian yang mendalam.
"Kakak, apa yang akan Xiao Yunyue lakukan dengan Organisasi Mawar hitam yang akan kita sewah? Apa menurut kakak ini tidak akan berhasil? Lin'er juga sangat benci dengan mukanya!" Ucap Xiao Lin Iri dengan kecantikan yang dimiliki oleh Xiao Yunyue.
"Ibu yakin ini akan berhasil dengan adanya kita menyewa Organisasi Mawar hitam! Ibu akan membayar kepala Xiao Yunyue dengan seribu keping emas agar Organisasi Mawar hitam menyelesaikannya dengan cepat!" Imbuh Ming Rou dengan sangat yakin akan rencananya mampu membunuh Xiao Yunyue.
Ketiga orang itu saling tersenyum dengan memperlihatkan kelicikan mereka. Selanjutnya Ming Rou memanggil orang kepercayaannya, agar segera pergi menyewa Organisasi Mawar hitam sehingga segera menuntaskan rencananya.
"Nyonya." Ucap Xe Xin
"Xe Xin, bawah lima ratus keping emas ini ke Markas Organisasi Mawar hitam, kamu harus menyerahkan langsung ke Pemimpin mereka. Katakan padanya bahwa sisanya setelah menyelesaikan tugas yang aku berikan, kamu sudah tahu kan Xiao Yunyue diusir kemana?" Ucap Ming Rou sambil melotot.
"Baik Nyonya. Sudah tahu Nyonya." Ujar Xe Xin langsung menghilang dari tempatnya.
"hahaha Xiao Yunyue Xiao Yunyue! Itulah akibatnya berani menyinggung ku!" Ucap Ming Rou sambil tertawa sinis. Kedua anaknya juga tidak ketinggalan, mereka tertawa terbahak-bahak seakan Xiao Yunyue sudah berhasil terbunuh.
Sedangkan orang yang mereka tertawakan sedang berjalan menuju hutan hitam dengan santai, tanpa mengetahui sebentar lagi bencana akan menimpanya. Xiao Yunyue dan kelompoknya sudah semakin dekat dengan tujuan mereka hutan hitam. Semenjak mereka keluar dari gua, mereka tidak pernah sekalipun istirahat Karena Xiao Yunyue mau cepat-cepat sampai di tempat tujuan agar dia meningkatkan kekuatannya, dan melatih teknik yang dia temukan di buku usang tersebut.
Xiao Yunyue yang berjalan di depan tiba-tiba berhenti, karena mendengar pergerakan di atas pohon sekitar sepuluh orang sedang mengawasi mereka. Sedangkan belasan pengawal yang berada di belakangnya segera mengambil sikap waspada, sementara Xiao Mei sudah berkeringat dingin sambil berjalan mendekati sang Nona. Dia berkeringat dingin bukan karena takut, tapi khawatir akan nasib Nonanya.
"Keluarlah!" Ucap Xiao Yunyue pelan tapi sangat tegas, dengan ekspresi wajahnya yang dingin.
Tidak berselang lama sepuluh orang muncul di atas pohon, sepuluh orang lagi muncul entah dari mana datangnya.
"Hahaha pendengaranmu sangat tajam Nona." Ucap salah satu dari mereka dengan tertawa keras.
"Sangat cantik, Pemimpin ap-..."
"Sisakan kedua gadis ini untuk ku, terutama dia." Ucap Pemimpin mereka sambil menunjuk ke arah Xiao Yunyue dengan jarinya.
"Turunkan jari kotormu itu di hadapanku, atau ku patahkan tanganmu!" Ucap Xiao Yunyue dengan dingin sambil membalas tatapan dari musuhnya dengan tajam.
"Haha menarik! Aku salut dengan keberanianmu Nona." Ucap pemimpin mereka, sambil menelisik seluruh tubuh Xiao Yunyue dengan tatapan mesumnya.
"Organisasi Mawar hitam!" Gumam Xiao Yunyue pelan, saat matanya tidak sengaja melihat lambang Mawar Hitam di lengan baju salah satu anggota mereka. Tapi Xiao Mei yang berdiri di sampingnya masih mendengarnya dengan jelas.
'Organisasi Mawar Hitam?' Gumam Xiao Mei dengan keringat dingin membasahi wajahnya, seluruh tubuhnya bergetar hebat.
"Tunggu apa lagi, bunuh mereka semua tapi sisakan kedua gadis itu untukku!" Ucap Sang Pemimpin.
"Baik Ketua." Jawab mereka dengan semangat sambil melesat menuju kelompok Xiao Yunyue.
"No-Nona Mundurlah ke belakang, biar saya dan para pengawal itu yang akan melawan mereka." Ucap Xiao Mei sangat mengkhawatirkan Nonanya.
"Benar, Nona Mundurlah ke belakang kami akan melawan mereka." Ucap salah satu pengawal di kelompok Xiao Yunyue sambil melesat ke depan di ikuti yang lain.
Sedangkan Xiao Yunyue hanya tertawa kecil sambil berlari maju menghadang mereka.
"Nonaa!" Panggil Xiao Mei sambil berlari kearah Nonanya, tapi salah satu dari pembunuhan bayaran melesat ke arahnya sambil melepaskan tendangan keras ke arah perutnya, sehingga Xiao Mei terpental dengan keras menghantam pohon.
"Uhuk".
Xiao Mei memuntahkan setuguk darah dari mulutnya, melihat keadaan Xiao Mei yang terlempar dengan keras Xiao Yunyue meraung dengan marah.
"Bajingan ku bunuh kau bangsat!" Ucap Xiao Yunyue dengan marah sambil sambil melesat ke arah salah satu orang yang tadi menendang Xiao Mei.
Xiao Yunyue belum mempelajari teknik jadi segera dia mengeluarkan Api Abadi dari telapak tangannya sebesar bola pompong, dan melemperkan kearah orang yang menendang Xiao Mei tadi.
Swusss
Api Abadi melesat sangat cepat dengan suhu panas yang sangat tinggi, sehingga mampu melelehkan apa pun yang di lewatinya. Orang yang menendang Xiao Mei tadi sudah berkeringat dingin, karena tidak bisa menahan panas yang di keluarkan oleh Api Abadi tersebut. Dia memanggil teman-temannya untuk sama-sama melawan Api aneh tersebut, tapi sayang orang yang dia panggil sudah hangus terbakar. Saat melihat teman-temannya sudah menjadi abu, tubuhnya bergetar hebat.
Saat Xiao Yunyue melemparkan Api Abadi tadi, Api tersebut membagi dirinya sesuai dengan musuh yang ada termasuk sang pemimpin, sehingga mereka semua mati hangus terbakar menjadi abu oleh Api Abadi. Api Abadi akan terus menyala ketika sang tuan tidak memadamkannya.
Jadi orang yang menendang Xiao Mei tadi seluruh tubuhnya sudah sangat bergetar, melihat kekejaman dari Api aneh tersebut. Seakan punya pikiran Api Abadi menurunkan suhu panasnya saat mendekati musuhnya, sedangkan Xiao Yunyue berjalan mengikuti Api Abadi sambil berbicara padanya agar jangan membakar lawannya. Xiao Yunyue mau menyiksa orang yang sudah dengan beraninya menendang Xiao Mei, agar dia tahu seperti kata pepatah "Mati segan hidup tak mau".
Sedangkan seluruh Pengawal termasuk Xiao Mei tersentak kaget, tubuh mereka bergetar dengan hebat, karena melihat Nona mereka memiliki kekuatan yang sangat dahsyat. Mereka berpikir seandainya mereka yang terkena oleh Api tersebut maka tubuh mereka juga akan menjadi abu sama seperti kelompok Mawar Hitam.
Mereka melihat Xiao Yunyue bergidik ngeri, sedangkan Xiao Yunyue tidak peduli akan kekagetan mereka, karena saat ini dia sudah mendapatkan mainan yang sangat bagus untuknya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 149 Episodes
Comments
٭ 𝕰𝖑𝖑𝖊 ٭ ᵉᶠ ᭄
haiss, ayah super bego ini namanya mesti di berantas ini 😒
2024-11-29
0
Dewi Ansyari
Rasain kalian pembunuh Mawar hitam emang enak di musnahkan. dari muka bumi ini dasar para parasit😡😡😡😡
2024-06-02
2
Rizky Permana
masih menganggap dewi ku lemah hah jangan meremehkan orang lagi dong
2024-02-12
0