Setelah selesai mengganti baju, Xiao Yunyue kembali ke Istana untuk berpamitan kepada Hu Bai dan Long Jiang. Saat sampai di sana, Xiao Yunyue melihat mereka berbincang-bincang santai di depan Istana.
"Ayo kita ke gudang Buah Abadi, aku akan mengambil beberapa buah untuk mereka yang yang ada di dunia luar!" Ucap Xiao Yunyue kepada Hu Bai dan Long Jiang sambil berjalan duluan.
"Baik Tuan." Jawab keduanya sambil mengekor Xiao Yunyue dari belakang.
"Tuan aku akan ikut bersama Tuan ke dunia luar." Ucap mereka bersamaan.
"Aku bisa membawa salah satu di antara kalian, tapi tidak dengan keduanya. Kalian bisa keluar secara bergantian!" Tegas Xiao Yunyue.
"Aku yang duluan Tuan, biar Long Jiang yang berada di sini untuk sementara waktu. Setelah aku masuk kembali, baru giliran Long Jiang." Ucap Hu Bai semangat karena akan keluar bersama Tuannya.
"Baiklah-Baiklah!" Ucap Xiao Yunyue pusing karena Hu Bai sangat cerewet.
"Untuk Long Jiang kamu di sini dulu ya, untuk memanen kembali Buah Abadi yang sudah matang!" Ucap Xiao Yunyue kepada Long Jiang lembut.
"Baik Tuan, kalau Hu Bai nakal pukul saja pantatnya hehe." Ucap Long Jiang tertawa kecil.
"Kyak. Kam-...."
"Baiklah Hu Bai, Long Jiang ambilkan beberapa Buah Abadi untukku!" Ucap Xiao Yunyue memotong perkataan Hu Bai.
"Baik Nona." Jawab mereka sambil mengambil beberapa Buah Abadi untuk sang Tuan.
Tidak berselang lama mereka sudah selesai mengambil beberapa Buah Abadi di gudang. Sekarang, ketiganya sedang berjalan menuju dapur untuk mengambil bahan makanan untuk di bawah keluar. Karena selama di hutan hitam, Xiao Yunyue dan semua bawahannya hanya makan daging untuk mengisi perut mereka.
Setelah selesai mengambil bahan makanan di dapur, mereka bertiga kembali ke depan Istana untuk bersiap-siap keluar dari kalung dimensi.
"Long Jiang ayo, aku berubah pikiran untuk meninggalkanmu sendirian di sini!" Ucap Xiao Yunyue kepada Long Jiang
"Baik Tuan." Jawab Long Jiang senang karena Tuanya memperbolehkannya untuk ikut.
Setelah itu ketiganya Keluar dari Kalung Dimensi tepat di dalam gua. Hu Bai dan Long Jiang segera turun dari gendongan Xiao Yunyue untuk berjalan keluar gua. Xiao Yunyue yang melihat antusias mereka hanya terkekeh kecil, sambil mengekor keduanya dari belakang. Saat keluar dari gua, Xiao Yunyue melihat semua bawahannya yang sedang serius berlatih sambil tersenyum senang.
"Lu Zhan, Han Rou, Zhe Lan dan yang lainnya ayo berkumpul sebentar!" Panggil Xiao Yunyue kepada bawahannya.
"Baik Nona." Jawab mereka sambil berjalan menuju ke tempat Xiao Yunyue berada. Saat mereka sudah sampai di depan sang Nona, mereka semua terbelalak melihat kecantikan Nona mereka, bahkan ada yang sudah mimisan melihat keindahan Surgawi yang ada di depan mereka.
"Sungguh kecantikan yang sangat sempurna." Ucap mereka tanpa sadar
"Haha terima kasih. Han Rou tolong panggilkan Xiao Mei kemari!" Ucap Xiao Yunyue kepada Han Rou.
"Ba-baik Nona." Jawab Han Rou tergagap karena masih mengagumi kecantikan sang Nona.
Sedangkan yang lainnya, mata mereka masih tertuju kepada Nona mereka, sehingga Xiao Yunyue memperkenalkan kedua sahabatnya kepada bawahannya agar menyadarkan mereka.
"Kenalkan yang Harimau Putih bernama Hu Bai, sedangkan Naga Biru Long Jiang. Berteman baiklah dengan mereka!" Ucap Xiao Yunyue.
"Ba-baik Nona." Jawab mereka terbata-bata sambil menundukkan kepala mereka dari sang Nona.
Xiao Yunyue yang melihat kelakuan mereka, segera mengeluarkan cadar dari cincin penyimpanannya agar menutupi sebagian wajahnya.
Setelah beberapa saat Han Rou dan Xiao Mei datang, Xiao Mei tidak melihat kedua Binatang tersebut sehingga berdiri tepat di samping Nonanya sejajar dengan Naga Biru. Ketika melihat Saudara-saudaranya melihat ke arah kakinya membuat dia bingung, sehingga dia mengikuti pandangan mereka.
"Aackhh... No-Nona ada u-ular." Teriak Xiao Mei langsung melompat jauh ke belakang.
"Tenanglah Mei, mereka sahabatku Hu Bai dan Long Jiang. Jadi berteman baiklah dengan mereka berdua!" Ucap Xiao Yunyue kepada Xiao Mei yang jauh di belakangnya.
"Mendekatlah Mei jangan seperti anak kecil, para saudaramu sudah menunggumu dari tadi!" Lanjut Xiao Yunyue tegas.
"Baik Nona." Jawab Xiao Mei kembali ke samping Nonanya. Xiao Mei yang melihat Nonanya memakai cadar membuatnya bertanya-tanya, kenapa dengan wajah Nonanya?
Setelah semuanya berkumpul, Xiao Yunyue mengeluarkan tiga belas pedang dari cincin penyimpanannya, lalu menaruhnya di tanah.
"Kalian majulah, dan ambil masing-masing satu pedang sesuai keinginan kalian. Ingat buku teknik dan pedang yang aku berikan, jangan sampai jatuh ke tangan orang lain!" Tegas Xiao Yunyue kepada bawahannya.
"Baik Nona, kami akan selalu menjaga pemberian Nona dengan nyawa kami." Jawab mereka dengan kaget, karena melihat beberapa tumpukan pedang tingkat Kuno yang di keluarkan oleh Nona mereka.
Setelah itu satu persatu mulai memilih pedang sesuai dengan keinginan mereka, termasuk Xiao Mei. Mereka sangat senang, karena akhirnya memiliki pedang tingkat Kuno di tangan mereka.
Melihat bawahannya sudah selesai mengambil pedang, Xiao Yunyue kembali mengeluarkan beberapa Buah Abadi dan memberikannya kepada mereka satu persatu.
"Ambillah, dan tingkatkan kekuatan kalian segera, karena aku akan memberikan tugas untuk kalian!" Ucap Xiao Yunyue kepada bawahannya.
"Bu-Buah A-Abadi." Ucap Lu Zhan, Han Rou, dan Zhe Lan bersamaan. Mereka sangat kaget dan bertanya-tanya, dari mana Nona mereka memiliki semua barang berharga ini?
"Lu Zhan, Han Rou, Zhe Lan jangan membuang-buang waktu, segera bagikan Buah Abadi ini untuk anggota kalian!" Tegas Xiao Yunyue kepada ketiganya yang masih bengong sambil melanjutkan. " Setelah kalian meningkatkan kekuatan, kalian bertiga segeralah pergi kota terdekat untuk mencari informasi!" Ucap Xiao Yunyue kepada Lu Zhan, Han Rou dan Zhe Lan.
"Baik Nona." Jawab ketiganya senang karena mendapatkan tugas dari sang Nona.
Setelah mendapatkan masing-masing tiga Buah Abadi, mereka langsung membubarkan diri untuk segera meningkatkan kekuatan. Sedangkan Xiao Yunyue, Xiao Mei, Hu Bai dan Long Jiang kembali masuk ke dalam gua.
"Mei makanlah Buah itu dan berkultivasilah, tingkatkan kekuatanmu sampai ke Rana Pertapa. Sekarang kamu sudah di Transformasi Qi 🌟 ² kan, jadi dengan adanya Buah Abadi itu aku yakin kamu bisa menembus penghalang itu dan memasuki Rana Pertapa." Ucap Xiao Yunyue kepada Xiao Mei lembut sambil mengusap kepala Xiao Mei.
"Baik Nona." Jawab Xiao Mei dengan penuh semangat.
Setelah melihat Xiao Mei pergi, Xiao Yunyue dan kedua sahabatnya pergi menjelajahi hutan hitam. Saat sedang berjalan tiba-tiba Long Jiang membuka suaranya.
"Tuan, aku merasakan energi yang sangat tipis di pusat hutan sana." Ucap Long Jiang.
"Jangan terburu-buru untuk ke Lapisan Inti, kekuatanku masih belum cukup untuk masuk ke sana!" Ucap Xiao Yunyue.
"Baik Tuan." Jawab keduanya patuh.
Saat mereka sedang asyik mengobrol, tiba-tiba muncul beberapa Binatang Spiritual menghalangi jalan mereka. Melihat Binatang Spiritual tersebut sudut bibir Xiao Yunyue terangkat ke atas.
"Saatnya bermain dengan kalian!" Gumam Xiao Yunyue pelan tapi Hu Bai dan Long Jiang bisa mendengarnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 149 Episodes
Comments
Harman LokeST
seeeeeeeeeeeeeeemmmaaaaaaaaaannngggaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaTtttttttttttttttttt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss Xiao yunyue untuk meningkatkan kultivasimu yaaaaaaaaAaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnggg lebbbiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiihh tinnnngggggggggggggggggggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii laaaaaggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii
2023-09-27
0
Wanda Wanda i
lanjutin
2023-03-08
1