"Ka-kalian taruh dimana buah yang kalian panen?" Tanya Xiao Yunyue tergagap karena masih dalam keadaan terkejut.
Dia tidak menyangka akan melihat berbagai jenis buah abadi di kalung dimensi pemberian Sang Ibu. Ada Apel Abadi, Anggur Abadi, Mangga Abadi, dan berbagai jenis buah lainnya. Dia tidak sabar untuk membagikan beberapa buah untuk Xiao Mei dan bawahannya, agar segera meningkatkan kekuatan mereka.
"Kami taruh di gudang belakang Tuan, setelah selesai dari sini baru kita ke sana." Jawab Hu Bai.
"Hah, baiklah lanjutkan perjalanan karena aku meninggalkan teman-teman ku di dalam hutan!" Ucap Xiao Yunyue khawatir akan teman-temannya luar.
"Tuan tidak usah khawatir, dunia di sini dan dunia luar berbeda. Satu jam di kalung dimensi, sama dengan satu menit di dunia luar. Saat ini, Tuan baru setengah jam di kalung dimensi, dan di dunia luar baru beberapa detik." Jelas Long Jiang kepada Sang Tuan.
"Benarkah? Syukurlah kalau begitu, aku bisa berlama-lama di sini!" Ucap Xiao Yunyue dengan mata berkedip-kedip indah.
"Mari Tuan kita lanjutkan perjalanan." Kata Hu Bai
"Baik Hu Bai kecil haha ayo!" Ucap Xiao Yunyue sambil terkekeh kecil karena melihat Harimau Putih itu sangat bersemangat menemaninya jalan.
Hu Bai hanya melompat-lompat kecil melihat Tuannya menertawakannya, tapi dia sangat senang karena sudah membuat Sang Tuan tertawa. Tidak lama kemudian mereka sampai di air terjun yang sangat indah, dengan berbagai jenis ikan emas yang ada dalamnya. Ikan-ikan tersebut mengandung energi murni yang sangat kental. Air terjun itu berbeda dengan air terjun lainnya, karena air tersebut berwarna biru langit.
"Air apa ini Hu Bai, Long Jiang! Kok warnanya berbeda dengan air lainnya?" Tanya Xiao Yunyue bingung sekaligus penasaran.
"Tuan, air ini bernama Air Suci. Air yang memiliki banyak manfaatnya, seperti menyembuhkan segala jenis penyakit, menghidupkan kembali orang yang baru meninggal, dan untuk memperkuat tulang. Tuan bisa berendam di air itu agar bisa menempa tulang Tuan." Jelas Hu Bai kepada Tuannya.
Setelah mendengar penjelasan dari Hu Bai, Xiao Yunyue terdiam membeku di tempat. Dia tidak bisa berkata-kata seakan tenggorokannya sedang bermasalah.
'Orang seperti apa Ibuku itu! Sehingga dia memberiku barang berharga seperti ini!' Gumam Xiao Yunyue dalam hati dengan mata yang berkaca-kaca.
"Tuan." Panggil keduanya untuk menyadarkan Sang Tuan yang masih diam di tempat dengan menatap kosong ke air terjun tersebut.
"Ah, Ya! Maaf aku hanya berpikir soal Air Suci ini, bagaimana kalau semua orang tahu bahwa aku memiliki Air Suci!" Ucap Xiao Yunyue beralasan.
"Kalau semua orang tahu Tuan memiliki Air Suci, Tuan pasti akan di buruh oleh mereka yang serakah. Jadi Tuan harus berhati-hati, jangan memberikan Air Suci ini ke sembarang orang. Cukup untuk orang yang setia kepada Tuan." Ucap Long Jiang.
"Ia aku memiliki dua belas bawahan, dan Xiao Mei Saudari ku jadi aku akan memberikannya kepada mereka!" Ucap Xiao Yunyue dengan mata indahnya yang berkedip-kedip.
"Kami berdua sudah tahu Tuan, kami bisa melihat apa yang terjadi di dunia luar." Ucap Hu Bai
"Eh benarkah? baguslah kalau begitu. Sekarang kita kemana lagi Hu Bai, Long Jiang?" Tanya Xiao Yunyue kepada keduanya.
"Mari Tuan kita akan ke kebun obat-obatan." Ujar Hu Bai berjalan duluan dengan semangat.
"Baiklah!" Xiao Yunyue mengekor Hu Bai di belakang.
Tidak berapa lama mereka sudah sampai di kebun Obat-obatan. Xiao Yunyue sudah pernah melihat tanaman langka seperti itu, tapi tetap saja apa yang ada di hadapannya ini membuat Xiao Yunyue terkejut. Bagaimana tidak, semua tanaman di hadapannya ini tidak ada yang tumbuh di Alam Rendah dan Alam Imortal. Hanya ada di Alam Dewa dan Alam Surga, itu pun tidak semua tanaman yang tumbuh di sini tumbuh di kedua Alam itu. Xiao Yunyue sangat bahagia dengan semua ini, apa yang semua orang butuhkan semuanya ada di sini. Xiao Yunyue yang sekarang, sudah sangat kaya akan Sumber Daya dan koin
Setelah menelusuri semua tanaman tersebut, Hu Bai dan Long Jiang membawa Tuan mereka ke istana yang sangat megah yang ada di dalam dimensi. Setelah sampai mereka langsung masuk ke dalam, Xiao Yunyue melihat berbagai macam kebutuhannya ada di sana. Seperti baju, semua kebutuhan dapur, ada juga buku teknik, koin platinum, emas, Buah Abadi yang sudah panen dan lainnya. Xiao Yunyue sangat puas akan semua ini, tapi tidak membuatnya bersikap sombong, sifatnya yang rendah hati menurunkan dari Sang Ibu.
"Baiklah! Sekarang aku akan menempa tubuhku di Air Suci, kalian bersenang-senanglah!" Ucap Xiao Yunyue kepada keduanya sambil berjalan menuju air terjun.
"Baik Tuan." Jawab keduanya dengan hormat.
Setelah sampai di Air Suci, Xiao Yunyue tidak membuang-buang waktu lagi langsung menanggalkan jubah luarnya sehingga hanya menyisakan dalaman tipis. Langkah demi langkah dia memasuki Air Suci Menuju batu Kristal yang sangat besar yang ada di tengah-tengah air. Ya, batu Kristal itu di dalam Air Suci tapi Xiao Yunyue masih bisa melihatnya. Setelah sampai, dia mengambil sikap lotus di atas batu, sehingga di lihat dari jauh kita hanya melihat wajahnya saja. Setelah beberapa menit mengambil sikap lotus dia mulai merasa kesakitan, sehingga tidak lama kemudian.
"Aackhhh". Xiao Yunyue teriak kesakitan sangat sakit, sehingga Xiao Yunyue hampir tidak sadarkan diri. Tapi tekadnya yang kuat dia menahan semua rasa sakit itu.
Saat mendengar suara teriakan dari Air Suci, Hu Bai dan Long Jiang bergegas menuju ke sana. Saat sampai di sana mata keduanya berkaca-kaca saat melihat Tuan mereka sangat kesakitan seperti itu.
"Aackhhh". Teriakan terus terdengar dari mulut Xiao Yunyue, saat merasakan seluruh tubuhnya perlahan-lahan di hancurkan oleh Air Suci.
Satu jam kemudian, seluruh tubuh Xiao Yunyue sudah hancur lebur hanya memperlihatkan seberkas sinar keemasan yang melayang-layang di atas air. Perlahan-lahan, sinar keemasan itu menumbuhkan kembali tubuh Xiao Yunyue mulai dari kaki, tangan sampai akhirnya seluruh tubuh Xiao Yunyue kembali utuh, yang memperlihatkan seorang wanita yang sangat cantik. Dengan kulit putih seperti susu, bibir tipis Semerah cerih, dan ada sebuah tanda yang berkedip-kedip di atas kening menambah kecantikannya.
Xiao Yunyue melayang-layang di atas air seperti seorang Dewi yang turun dari atas langit. Hu Bai dan Long Jiang sangat terpanah atas kecantikan Tuan mereka, sehingga mata mereka tidak lepas dari sang Tuan. Biarpun mereka Binatang, tapi mereka bisa mengubah tubuh ke wujud manusia sehingga melihat ekspresi wajah mereka seperti itu sangatlah wajar.
"Ehem, kenapa kalian memandangku seperti itu! Apa ada sesuatu di wajahku?" Tanya Xiao Yunyue sambil meraba-raba wajahnya yang mulus.
"Tuan sangat cantik melebihi Dewi-Dewi yang ada di Alam Surga." Ucap mereka berdua tanpa sadar.
"Ohok, sudah berani ya sek-..." Ucap Xiao Yunyue terhenti karena merasakan meridiannya bergejolak hebat. Buru-buru dia mengambil sikap lotus untuk menahan gejolak energi tersebut. Tidak lama kemudian
Bom
Bom
Bom,-
Terdengar suara teredam dari tubuh Xiao Yunyue beberapa kali dan berhenti tepat di Rana Raja 🌟 ². Xiao Yunyue terus berkultivasi untuk memperkokoh fondasinya, agar mudah dan tidak menyakitinya saat naik ke tingkat selanjutnya. Sedangkan Hu Bai dan Long Jiang hanya berdiam di tempat, melihat sang Tuan selalu memberikan kejutan untuk mereka berdua. Satu jam kemudian Xiao Yunyue pun membuka matanya, dan pertama yang dia lihat Hu Bai dan Long Jiang yang masih berdiri di tempat mereka sebelumnya.
"Apa kalian masih di sini untuk melihat aku mengganti baju?" Tanya Xiao Yunyue kepada keduanya.
"Kami akan segera pergi Tuan." Keduanya buru-buru pergi saat mendengar perkataan Xiao Yunyue.
***********
Bersambung.......
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 149 Episodes
Comments
Harman LokeST
laaaaaaaaaaaaaajjjjjjjjuuuuuuuuuuuutttttt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss Xiao yunyue untuk meningkatkan kultivasimu yaaaaaaaaAaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnggg lebbbiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiihh tinnnngggggggggggggggggggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii laaaaaggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii
2023-09-27
1
Nf@. Conan 😎
dikit amat, perbedaan nya
2023-02-27
0
Sama Lia
kerennn...
semangat author....
2022-11-28
0