Long Jiang melesat dengan kecepatan tinggi menuju Ibu Kota Kekaisaran. Dalam perjalanan, Xiao Yunyue dan keempat bawahannya berbincang-bincang santai sambil memakan Buah Anggur Abadi.
"Nona, apa yang akan Nona lakukan terhadap Keluarga Xiao?" Tanya Xiao Mei
"Entahlah Mei, aku juga bingung."
"Nona, bagaimana kalau setelah Turnamen Kekaisaran selesai aku dan Saudari Qian pergi bertamu ke Keluarga Xiao?
"Baiklah, terserah kalian tapi ingat jangan berlebihan." Ucap Xiao Yunyue, karena biar bagaimanapun Xiao Lan tataplah Ayahnya.
"Baik Tuan."
"Baik Nona." Jawab keduanya sangat antusias karena sang Tuan/Nona mereka mengizinkan mereka pergi bertamu ke Keluarga Xiao.
"Tuan, biar aku yang menemani mereka ke sana." Tambah Hu Bai kepada Tuannya yang hanya mengangguk-angguk kepalanya sebagai balasan.
Saat sedang asyik mengobrol, tiba-tiba Muncul dua puluh orang menghalangi jalan mereka dari jarak setengah kilometer. Sehingga Long Jiang memperlambat terbangnya. Kedua puluh orang itu menatap kearah kedatangan Xiao Yunyue dan kelompoknya dengan tajam.
"Whuss...." Long Jiang menghentikan terbangnya sekitar sepuluh meter dari mereka.
"Tuan-tuan, jika aku boleh tahu, ada urusan apa tuan-tuan menghentikan perjalanan kami?" Tanya Xiao Yunyue dengan dingin.
Kedua puluh sosok itu hanya diam tidak menjawab pertanyaan Xiao Yunyue, sambil terus mengawasi kelimanya dengan penuh selidik.
Setelah tidak ada percakapan di antara mereka selama beberapa saat, salah satu sosok itu mulai membuka suara.
"Siapa kalian? Dan jelaskan tujuan kalian melewati tempat ini?"
Xiao Yunyue mengerutkan kening, dia menatap bingung dengan pertanyaan itu.
"Tuan, jika aku boleh tahu, dengan Siapa aku berbicara. Aku tidak dapat memperlihatkan identitasku dan memberitahu tujuanku pada orang asing." Ucap Xiao Yunyue dengan masih mempertahankan ekspresi wajahnya yang datar.
"Lancang! Jika kami bertanya, sebaiknya kamu menjawabnya dengan cepat!" Teriak sosok lain dengan marah.
Keempat bawahan Xiao Yunyue terlihat sangat marah, mereka ingin segera melesat ke arah sosok yang dengan berani memarahi Tuan/Nona muda mereka, namun Xiao Yunyue dengan cepat menahan mereka.
"Tenanglah, tidak perlu mengurusi orang-orang aneh seperti mereka!" Ucap Xiao Yunyue dengan suara yang sedikit keras.
Kedua puluh sosok yang mendengar ucapan Xiao Yunyue terlihat sangat marah.
Salah satu dari mereka tiba-tiba melepaskan serangan pedang ke arah Xiao Yunyue.
Dengan segera tiga bintang keemasan muncul lalu menampar serangan pedang itu hingga terjadi ledakan keras di atas langit.
"Boom..." Ledakan itu berhasil membuat orang yang ingin menyerang Xiao Yunyue terpukul mundur beberapa langkah, Xiao Yunyue sendiri hanya mengeluarkan lima persen dari kekuatannya.
Keempat bawahannya benar-benar sudah tidak mampu menahan diri lagi, dengan sekejap mata mereka sudah berdiri di depan kedua puluh sosok itu.
"Dhuar...." Mereka menghajar kedua puluh sosok itu sampai terjatuh ke bawah tanah dengan keras.
Kedua puluh sosok itu merasa sangat kaget atas kemampuan Xiao Yunyue dan keempat bawahannya.
"Kalian yang meminta, jadi jangan salahkan aku jika kalian mati hari ini." Xiao Yunyue ikut menghilang sambil melepaskan serangan ke arah meraka.
"Dhuarr....." kedua puluh sosok itu tidak bisa menahan serangan dari Xiao Yunyue sehingga mereka langsung tewas seketika.
Setelah membakar mayat mereka dengan Api Abadi, mereka langsung melanjutkan perjalanan.
Setelah terbang selama satu hari penuh, Xiao Yunyue dan keempat bawahannya akhirnya menemukan sebuah kota dengan ornamen patung terbuat dari emas berada di tengah-tengah kota tersebut.
"Whus.." Mereka berlima mendarat dua puluh meter dari gerbang kota, lalu berjalan ke arah para prajurit yang sedang berjaga di depan gerbang.
Kehadiran Xiao Yunyue dan keempat bawahannya menarik perhatian banyak orang yang sedang mengantri. Mereka sangat terkagum-kagum akan ketampanan dan kecantikan Xiao Yunyue dan kelompoknya, apa lagi warna rambut dari ketiga bawahan Xiao Yunyue. Xiao Yunyue sendiri menggunakan cadar tapi aura kecantikannya membuat semua laki-laki mimisan.
Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya tiba giliran mereka. Karena tidak memiliki identitas, salah satu prajurit itu membawa mereka ke salah satu bangunan untuk membuat identitas. Setelah membayar semua biayanya mereka pun masuk ke dalam kota Beijing.
"Nona ini terlalu banyak." Ucap prajurit itu dengan tangan gemetar.
"Tips untukmu yang sudah menemani kami membuat identitas!" Ucap Xiao Yunyue
"Terima kasih banyak Nona." Prajurit itu sangat senang, karena hanya menemani mereka dia mendapatkan beberapa koin emas.
Setelah masuk ke dalam kota, Xiao Yunyue dan keempat bawahannya memutuskan untuk langsung mencari penginapan. Tidak lama kemudian, mereka menemukan penginapan yang cukup mewah dengan tiga lantai di lengkapi dengan restoran, tidak membuang waktu mereka langsung masuk ke dalam.
"Se-selamat datang di Penginapan Lotus Tuan-tuan dan Nona-nona, apa yang bisa saya bantu?." Ucap salah satu pelayan menyambut mereka dengan ramah, tapi suaranya bergetar saat melihat ketampanan Hu Bai dan Long Jiang.
"Apa ada kamar khusus buat kami berlima?" Tanya Long Jiang
"Ada Tuan mari." Ucap pelayan itu sambil membawa mereka ke kasir untuk melakukan pembayaran.
"Untuk kamar khusus satu malam dua puluh keping emas tuan, di tambah makanan total dua puluh dua koin emas." Ucap kasir tersebut.
Segera Xiao Yunyue mengeluarkan dua puluh lima koin emas untuk kasir tersebut sambil berkata. " Sisanya kasih di pelayan itu karena dia telah melayani kami dengan baik!"
"Baik Nona." Ucap kasir itu sambil memberikan tiga koin emas itu kepada sang pelayan.
Setelah mendapatkan kunci kamar, Xiao Yunyue dan keempat bawahannya langsung naik ke lantai tiga. Kamar khusus itu sendiri masih ada beberapa kamar di dalamnya, oleh karena itu mereka memesan kamar itu.
Setelah sampai di di dalam kamar, mereka masuk ke dalam kamar Masing-masing untuk membersihkan diri. Tidak sampai beberapa menit, mereka keluar dari kamar untuk makan malam karena beberapa pelayan sudah mengantarkan makanan mereka.
"Ayo kita makan!" Ucap Xiao Yunyue sambil melepaskan cadar dari wajahnya.
Hu Bai dan Long Jiang biar mereka sudah sering melihat kecantikan Tuan mereka, tapi tetap saja masih membuat keduanya terpanah termasuk Xiao Mei dan Long Qian.
"Baik Tuan."
"Baik Nona."
Setengah jam kemudian mereka akhirnya menyelesaikan ritual makan malam mereka, sehingga Xiao Yunyue dan keempat bawahannya masuk kembali ke kamar masing-masing untuk berkultivasi menuggu pagi tiba.
Waktu terus berlalu, malam pun telah berganti pagi sehingga sang mentari secara sembunyi-sembunyi perlahan menyinari bumi membangunkan semua penghuni yang ada dunia. Di penginapan Lotus tepatnya di kamar khusus, Xiao Yunyue dan keempat bawahannya perlahan membuka mata yang langsung menuju ke kamar mandi.
Lima belas menit kemudian, satu persatu keluar dari kamar mereka masing-masing untuk memesan makanan. Hu Bai langsung turun ke bawah untuk memesan makanan, mereka tidak makan di kelayakan banyak orang karena Tuan/Nona mereka akan membuka cadar saat makan, sehingga mereka tidak mau kecantikan Tuan/Nona mereka terekspos.
*********
Bersambung......
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 149 Episodes
Comments
Anahda Comeel
gak ada balas dendam nya ya gak ada gereget gereget nya kalau gak pakek balas dendam dan gak seru
2024-03-06
1
Harman LokeST
up up up up up up up up up ⭐⭐⭐⭐⭐
2023-09-27
0
Shinju Putra Takagami
harusnya ambil donk cincin penyimpanan dari orang" yg udh d kalahkan...terus kasihkan sama para bawahan yg belum punya kaya si Mei Mei..lanjut
2022-11-24
4