Bab 7 - Memasuki Kalung Dimensi, Long Jiang Dan Hu Bai.

Tidak terasa sinar mentari secara sembunyi-sembunyi menyinari bumi, sehingga membangunkan para penghuni gua yang sedang berkultivasi. Saat ini, para bawahan Xiao Yunyue yang bangun duluan, sehingga masing-masing kelompok yang bertugas untuk berburu dan mencari kayu bakar segera melesat pergi masuk ke dalam hutan. Setelah mereka pergi Xiao Yunyue perlahan membuka matanya sambil tersenyum tipis sangat tipis sehingga Xiao Mei pun tidak bisa melihatnya.

"Mereka sudah mengerti akan tugas yang mereka emban, sehingga tidak menunggu aku perintah pun mereka langsung melakukan tugas mereka." Ucap Xiao Yunyue kepada Xiao Mei

"Benar Nona, aku juga harus segera menyiapkan bumbu-bumbunya, karena kalau aku lambat mereka pasti akan meledek aku huh." Sambung Xiao Mei sambil memutar bola matanya dengan malas.

"Haha makanya kurangi cengengnya, jangan sedikit-sedikit menangis nanti tidak ada laki-laki yang mau dengan wanita cengeng seperti mu." Ucap Xiao Yunyue tertawa kecil.

"Nona...." Xiao Mei merajuk

"Hahaha" Xiao Yunyue tertawa lepas saat melihat tingkah Xiao Mei.

Ya, hanya dengan Xiao Mei lah Xiao Yunyue bisa tertawa lepas seperti itu. Usia mereka pun tidak terpaut jauh, Xiao Yunyue berusia enam belas tahun sedangkan Xiao Mei lima belas tahun. Xiao Yunyue memiliki wajah yang sangat cantik dan tubuhnya yang ideal, sikap dingin - ekspresi wajahnya yang datar memiliki daya tariknya sendiri. Sedangkan Xiao Mei juga memiliki wajah yang cantik tapi masih di bawah standar Xiao Yunyue, di tambah lesung pipinya yang menambah kesan manis di wajah cantik Xiao Mei di saat tersenyum.

"Baiklah, setelah habis sarapan kamu lanjutkan latihanmu bersama yang lain." Ucap Xiao Yunyue

"Terus Nona mau kemana, aku mau ikut dengan Nona." Ujar Xiao Mei dengan wajah memelas

"Aku juga mau latihan tapi agak jauh dari sini, kalau aku latihan bersama kalian di sini aku takut nanti efek dari latihanku akan mengenai kalian. Aku tidak mau kalian terluka karena efek dari hasil latihanku." Ucap Xiao Yunyue kepada Xiao Mei agar dia mengerti, karena betapa mengerikannya teknik yang dia pelajari.

"Baik Nona, kalau begitu aku juga akan tetap berlatih di air terjun. Ingatlah untuk tidak masuk lebih jauh ke dalam hutan." Ucap Xiao Mei khawatir.

"Ia baiklah. Oia kalau ada yang tidak kamu mengerti tentang teknik Pedang Rembulan segeralah bertanya padaku."

"Baik Nona". Ucap Xiao Mei dengan senang.

Saat sedang asyik mengobrol tiba-tiba Lu Zhan dan yang lainnya muncul dari dalam hutan, dengan membawa berbagai macam buah-buahan dan ayam hutan.

"Nona ini buah-buahan yang kami panen di dalam hutan." Ucap Zhe Lan sambil memberikannya kepada Nonanya.

"Terima kasih Zhe Lan dan semuanya!" Ucap Xiao Yunyue kepada bawahannya. Xiao Yunyue sangat menghargai apa yang akan mereka berikan kepadanya, Karena dia melihat mata mereka dengan niat yang sangat tulus sehingga dia tidak mampu untuk menolaknya.

"Sama-sama Nona." Mereka sangat senang karena bisa melayani Nona mereka.

"Baiklah, sehabis makan lanjutkan lagi latihan kalian bersama Saudari kalian Xiao Mei. Kalau aku latihan bersama kalian di sini, aku takut efek dari latihanku akan mengenai kalian. Aku tidak mau kalian terluka karena efek dari latihanku!" Tegas Xiao Yunyue kepada bawahannya yang baru datang.

"Baik Nona" Jawab mereka dengan suara bergetar.

Saat mendengar alasan sang Nona yang tidak mau berlatih bersama mereka karena hal tersebut, mereka sangat terharu akan sang Nona yang sangat mengkhawatirkan mereka. Sehingga mereka menghindari tatapan dari Nona mereka, karena tidak mau mereka mengeluarkan air mata di hadapannya.

Tidak terasa setengah jam sudah berlalu, semua makanan sudah tertata rapi di depan mereka yang sangat menggugah selera.

"Baik, mari kita makan jangan membuang-buang waktu latihan kita!" Tegas Xiao Yunyue kepada Xiao Mei dan bawahannya.

"Baik Nona."

Mereka pun melakukan ritual makan dengan pikiran mereka masing-masing. Entah apa yang mereka pikirkan, tapi yang jelas mereka memiliki tekad yang kuat untuk terus berlatih dan meningkatkan kekuatan. Karena dengan kekuatan, mereka baru bisa saling melindungi satu sama lain dan saling membantu saat berhadapan dengan musuh.

Setengah jam kembali berlalu. Sekarang mereka sudah selesai melakukan ritual makannya, sehingga para bawahan Xiao Yunyue membubarkan diri untuk melanjutkan latihan mereka. Sedangkan Xiao Mei masih duduk bersandar di dinding gua karena terlalu kekenyangan.

"Xiao Mei!" Tegas Xiao Yunyue saat melihat Xiao Mei bermalas-malasan di sampingnya

"Segera meluncur Nona." Ucap Xiao Mei sambil berlari menuju ke arah air terjun untuk berlatih. Dia tahu saat Nonanya berkata tegas seperti itu berarti Sang Nona sedang dalam mode serius.

Sekarang hanya tinggal Xiao Yunyue yang sedang bersiap-siap untuk kembali latihan. Saat akan pergi meninggalkan gua, tiba-tiba Xiao Yunyue mendengar suara yang memanggil-manggil dengan sebutan Tuan di dalam pikirannya.

"Tuan, kami di sini tuan di dalam kalung dimensi tuan."

Suara itu kembali terdengar di dalam pikirannya, sehingga dia akhirnya tahu ada dunia kecil yang ada di dalam kalung dimensinya. Dia sendiri tidak tahu kalau kalung pemberian Sang Ibu akan seistimewa ini. Kalung dimensi itu sudah bisa masuk atau buka, saat Patung yang sama persis dengannya itu memuntahkan seberkas cahaya keemasan langsung tepat di kalungnya.

"Tapi bagaimana cara masuk ke dalam kalung tersebut?" Gumam Xiao Yunyue pada dirinya sendiri.

"Tuan, Tuan cukup alirkan energi Tuan ke kalung tersebut, sambil pikirkan Tuan akan berada di kalung dimensi." Jelas sosok itu memenuhi pikirannya karena mendengar gumaman Tuannya.

Setelah mendengar arahan dari sosok tersebut, Xiao Yunyue segera melakukannya sambil memikirkan dia berada di kalung dimensi. Seakan mengerti, setelah menerima energi murni dari sang Tuan kalung tersebut menyelimuti seluruh tubuh Xiao Yunyue dengan sinar keemasan, setelah sinar itu kembali menghilang Xiao Yunyue juga ikut menghilang masuk ke dalam kalung dimensi.

Setelah masuk ke dalam kalung dimensi, Xiao Yunyue terpanah akan keindahan alam yang ada di dalam kalung dimensi. Xiao Yunyue seakan terhipnotis oleh keindahan tersebut sehingga, dia tidak menyadari kehadiran kedua sosok yang ada di sampingnya.

"Tuan." Ucap Kedua sosok itu untuk menyadarkan Tuan mereka.

"Eh." Mendengar suara tersebut Xiao Yunyue tersentak kaget, sambil melihat kiri kanan tapi tidak ada orang.

"Tuan, kami ada di bawah kaki Tuan." Ucap Kedua sosok itu kembali bersamaan.

"Ackhhh." Xiao Yunyue berteriak karena terkejut melihat apa yang ada di depannya. Segera dia bersikap waspada sambil mengeluarkan pedang yang ada di cincin penyimpanannya.

"Si-siapa kalian! Kenapa kalian bisa bicara layaknya manusia!" Tanya Xiao Yunyue kepada kedua sosok itu.

Ya, kedua sosok itu penghuni dari kalung dimensi tersebut. Harimau Putih dan Naga Biru. Tubuh mereka berdua sangat besar sehingga membuat Xiao Yunyue berteriak kaget dan mengambil sikap waspada.

"Tuan tenanglah, kami berdua penghuni dari kalung dimensi ini." Ucap Harimau Putih itu dengan lembut, agar sang Tuan bisa kembali tenang.

"Be-benarkah itu?" Tanya Xiao Yunyue masih tergagap karena terkejut.

"Benar Tuan, kami bisa mengecilkan tubuh kami setelah Tuan kembali tenang." Ucap Naga Biru tersebut menenangkan sang Tuan.

"Baiklah." Jawab Xiao Yunyue sambil menghela napas panjang untuk menenangkan dirinya. Setelah beberapa menit ekspresi wajahnya kembali datar sambil melanjutkan. "Sekarang kecilkan tubuh kalian, dan jelaskan tentang dimensi ini!"

Kedua Binatang tersebut sangat terkejut, dengan perubahan sikap Tuan mereka yang sangat dingin terhadap mereka. Berbeda dengan tadi yang sangat menggemaskan.

"Baik Tuan." Jawab keduanya serempak sambil mengecilkan tubuh mereka.

Setelah selesai mengecilkan tubuh mereka, keduanya berjalan mendekati Xiao Yunyue. Harimau Putih menggosok-gosok kepalanya di kaki Xiao Yunyue, sedangkan Naga Biru berbentuk ular kecil merayap naik ke atas tangan Xiao Yunyue dan melilit di sana.

Xiao Yunyue tersenyum tipis sangat tipis sambil menggendong Harimau Putih kecil itu untuk mencari tempat duduk yang nyaman.

"Siapa nama kalian!" Tanya Xiao Yunyue sambil mengelus-elus kepala Harimau Putih kecil dan Naga Biru, sambil menikmati pemandangan yang ada di depannya.

"Kami tidak ada nama Tuan, harap Tuan memberikan kami nama." Jawab Harimau Putih, sedangkan Naga Biru mengangguk-angguk kepalanya tanda setuju.

"Benarkah? Bagaimana kalau kamu Harimau Putih Hu Bai sedangkan Naga Biru Long Jiang?" Ujar Xiao Yunyue memberi nama kepada keduanya.

"Wah itu nama yang bagus Tuan." Imbuh mereka senang, karena sekarang sudah memiliki nama.

"Baiklah kalau begitu ajak aku jalan-jalan di dimensi ini!" Ucap Xiao Yunyue

"Baik Tuan, tapi Tuan turunkan aku agar bisa menemani Tuan jalan." Ucap Hu Bai.

"Baiklah, kalau begitu Hu Bai tunjukkan jalannya!" Kata Xiao Yunyue kepada Hu Bai

"Baik Tuan." Jawabnya sambil berjalan mendahului sang Tuan.

Hu Bai membawa Xiao Yunyue ke kebun buah-buahan di dalam dimensi tersebut. Saat sampai di kebun buah-buahan mata Xiao Yunyue terbelalak melihat apa yang ada di depannya. Berbagai jenis buah semuanya ada sana.

"Ini semua Buah Abadi Tuan, kami baru panen beberapa hari yang lalu." Ucap Long Jiang.

***********

Bersambung......

Terpopuler

Comments

٭ 𝕰𝖑𝖑𝖊 ٭ ᵉᶠ ​᭄

٭ 𝕰𝖑𝖑𝖊 ٭ ᵉᶠ ​᭄

pasti yu'er berasal dari dunia atas dan ibunya adalah salah satu dewi.
kemungkinan ibunya juga belum meninggal.
sungguh menyesal sang ayah durjana apabila mengetahui yg sesungguhnya.

2024-11-29

0

Dewi Ansyari

Dewi Ansyari

Wow buah abadi kayaknya enak tuh.
bagi dong Xiao Yunyue

2024-06-02

2

Harman LokeST

Harman LokeST

kuuaaaaaaaaaaaaaaaaaaattkkaaaannnnnnn teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss teekaaaaaaaaaaaaaaaayaaaaaddmuuuuu Xiao Yunyue untuk meningkatkan kultivasimu yaaaaaaaaAaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnggg lebbbiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiihh tinnnngggggggggggggggggggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii laaaaaggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii

2023-09-27

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1- Sampah
2 Bab 2 - Perjalanan Menuju Hutan Hitam
3 Bab 3 - Menemukan Harta Berharga
4 Bab 4 - Keganasan Api Abadi
5 Bab 5 - Menerima Para Pengawal Sebagai Bawahan, Sampai Di Hutan Hitam.
6 Bab 6 - Mempelajari Teknik Pedang Dewi Abadi
7 Bab 7 - Memasuki Kalung Dimensi, Long Jiang Dan Hu Bai.
8 Bab 8 - Menempa Tulang dan Terobosan Masal.
9 Bab 9 - Menjelajahi Hutan Hitam.
10 Bab 10 - Pergi Ke Kota
11 Bab 11 - Informasi Turnamen Kekaisaran.
12 Bab 12 - Meningkatkan Kekuatan
13 Bab 13 - Long Qian, Dan Menuju Ibu Kota Kekaisaran
14 Bab 14 - Pertarungan di atas awan, Kota Beijing
15 Bab - 15 Sampai di Ibu Kota Kekaisaran
16 Bab 16 - Pembukaan Pendaftaran Turnamen Kekaisaran.
17 Bab - 17 Bertemu Dengan Sang Kakak Dan Di mulainya Turnamen Kekaisaran.
18 Bab 18 - Turnamen Kekaisaran l
19 Bab 19 - Turnamen Kekaisaran ll
20 Bab 20 - Turnamen Kekaisaran lll
21 Bab 21 - Turnamen Kekaisaran lV Dan Kekacauan.
22 Bab 22 - Pertempuran Di Gerbang Ibu Kota.
23 Bab 23 - Balas Dendam Dan Sebuah Surat Peninggalan Sang Ibu.
24 Bab 24 - Pergi Dari Keluarga Xiao, Membeli Budak.
25 Bab 25 - Fraksi Naga Langit dan Fraksi Bunga.
26 Bab 26 - Menerima Tugas
27 Bab 27 - Hutan Tanpa Nama.
28 Bab 28 - Pertarungan Di Hutan Tanpa Nama.
29 Bab 29 - Akhir Dari Pertarungan.
30 Bab 30 - Yun Jinling dan Yun Xia Lin.
31 Bab 31 - Keluarga Zhou.
32 Bab 32 - Persiapan, Dan Pertempuran Di Keluarga Zhou.
33 Bab 33 - Pertempuran Di Keluarga Zhou l
34 Bab 34 - Pertempuran Di Keluarga Zhou ll
35 Bab 35 - Menolong Tahanan Wanita.
36 Bab 36 - Akhir Pertempuran.
37 bab 37 - Masih Di Keluarga Zhou.
38 Bab 38 - Menuju Benua Tengah, Serigala Iblis.
39 Bab 39 - Sampai Di Benua Tengah.
40 Bab 40 - Menuju Kota Bulan.
41 Bab 41 - Kota Bulan.
42 Bab 42 - Mendapat Informasi.
43 Bab 43. Memasuki Lembah Kuno.
44 Bab 44 - Menghadapi Binatang Iblis.
45 Bab 45 - Kekuatan Binatang Iblis.
46 Bab 46 - Kemunculan Pasukan Iblis.
47 Bab 47 - Mengalahkan Pasukan Binatang Iblis.
48 Bab 48 - Kristal Roh.
49 Bab 49 - Mutiara Keabadian.
50 Bab 50 - Melampaui Batas, Kekuatan Dewi Abadi.
51 Bab 51 - Masa Lalu Long Zhou Yang, Dan Lima Putri Dari Berbagai Ras.
52 Bab 52 - Sosok Misterius.
53 Bab 53 - Pohon Kehidupan.
54 Bab 54 - Bulan Darah, Ritual Pengorbanan Darah.
55 Bab 55 - Terluka Parah, Lin Yue.
56 Bab 56 - Terbunuhnya Leluhur kota Bulan.
57 Bab 57 - Keluar Dari Lembah Kuno.
58 Bab 58 - Bertemu Anggota Keluarga Zhang.
59 Bab 59 - Memasuki Dunia Kecil Keluarga Zhang.
60 Bab 60 - Dunia Spirit Keluarga Zhang.
61 Bab 61 - Menyembuhkan Patrick.
62 Bab 62 - Masih Berada Di Keluarga Zhang.
63 Bab 63 - Persiapan Penginapan Lotus.
64 Bab 64 - Penginapan Lotus.
65 Bab 65 - Penginapan Lotus Vs Sekte Lebah Kegelapan.
66 Bab 66 - Kemenangan Penginapan Lotus.
67 Bab 67 - Pengakuan Keluarga Zhang.
68 Bab 68 - Meninggalkan Dunia Keluarga Zhang.
69 Bab 69 - Siapa Mereka?
70 Bab 70 - Jenderal Zhiang.
71 Bab 71 Kesedihan Penginapan Lotus.
72 Bab 72 - Di Penginapan.
73 Bab 73 - Penghianatan Xi Qiameng.
74 Bab 74 Penghianatan Xi Qiameng l
75 Bab 75 - Berkunjung Ke Istana Kekaisaran.
76 Bab 76 - Istana Kekaisaran Qin.
77 Bab 77 - Informasi Dari Jenderal Zhiang.
78 Bab 78 - Sisi Lain Yun Yunyue.
79 Bab 79 - Pertemuan Fraksi Naga dan Bunga.
80 Bab 80 - Pertemuan Di Kekaisaran Qin.
81 Bab 81 - Pertemuan Di Kekaisaran Qin ll
82 Bab 82 - Akhir Pertemuan.
83 Bab 83 - Kota Perbatasan.
84 Bab 84 - Hutan Perbatasan Kedua Benua.
85 Bab 85 - Tiga Singa Putih.
86 Bab 86 - Tiba Di Benua Utara.
87 Bab 87 - Persiapan Kedua Benua.
88 Bab 88 - Penjara.
89 Bab 89 - Xe Feng.
90 Bab 90 - Persiapan Terakhir Untuk Beraksi.
91 Bab 91 - Perang.
92 Bab 92 - Perang ²
93 Bab 93 - Perang ³.
94 Bab 94 - Perang ⁴ - Perubahan.
95 Bab 95 - Yun Yunyue Vs Houe Song.
96 Bab 96 - Akhir Perang.
97 Bab 97 - Pengorbanan Enam Binatang Suci.
98 Bab 98 - Putih - Hitam.
99 Bab 99 - Sadar.
100 Bab 100 - Perjamuan.
101 Bab 101 - Mempelajari Teknik Rahasia.
102 Bab 102 - Kota Ming.
103 Bab 103 - Bertemu Dengan Keluarga Yun.
104 Bab 104 - Meninggalkan Dunia Kecil Keluarga Yun.
105 Bab 105 - Anggota Keluarga Mo.
106 Bab 106 - Keluarga Mo.
107 Bab 107 - Keluarga Mo ²
108 Bab 108 - Mo Kang Yang Malang.
109 Bab 109 - Dunia Kecil Keluarga Mo.
110 Bab 110 - Meninggalkan Dunia Kecil Keluarga Mo.
111 Bab 111. Tiba Di Benua Timur.
112 Bab 112 - Goa JungYue
113 Bab 113 - Kebangkitan Lima Putri Ras Binatang Suci.
114 Bab 114 - Rencana Yun Yunyue.
115 Bab 115 - Masakan Kakak.
116 Bab 116 - Pasukan Phoenix Emas.
117 Bab 117 - Kota Wanyan.
118 Bab 118 - Melawan.
119 Bab 119 - Kerja Sama Pasukan Phoenix Emas.
120 Bab 120 - Akhir Pertempuran.
121 Bab 121 - Istana Kota.
122 Bab 122 - Menghadapi Lima Serigala
123 Bab 123 - Sosok Misterius.
124 Bab 124 - Raja Serigala.
125 Bab 125 - Yun Yunyue - Raja Serigala.
126 Bab 126 - Meninggalkan Kota Wanyan.
127 Bab 127 - Kota Wadan.
128 Bab 128 - Gadis Kecil.
129 Bab 129 - Menuju Sekte Kegelapan.
130 Bab 130 - Penyerangan
131 Bab 131 - Kemunculan Leluhur Sekte Kegelapan
132 Bab 132 - Yun Yunyue - Tiga Leluhur Sekte Kegelapan
133 Bab 133 - Akhir
134 Bab 134 - Rencana Aliran Hitam
135 Bab 135 - Kota Daling
136 Bab 136 - Kota Daling ²
137 Bab 137 - Anggota Sekte Kegelapan
138 Bab 138 - Matrick
139 Bab 139 - Mortal ⁵
140 Bab 140 - Istana Kekaisaran Qin
141 Bab 141 - Kekaisaran Qin ²
142 Bab 142 - Meninggalkan Istana Kekaisaran
143 Bab 143 - Hutan Kematian, Ye Long, Ye Hu dan Ye Bao
144 Bab 144 - Gunung Aniun
145 Bab 145 - Gunung Aniun ²
146 Bab 146 - Kristal Sembilan Warna
147 Bab 147 - Benua Utara
148 Bab 148 - Kota Nun
149 Bab 149 - Organisasi Sayap Hitam
Episodes

Updated 149 Episodes

1
Bab 1- Sampah
2
Bab 2 - Perjalanan Menuju Hutan Hitam
3
Bab 3 - Menemukan Harta Berharga
4
Bab 4 - Keganasan Api Abadi
5
Bab 5 - Menerima Para Pengawal Sebagai Bawahan, Sampai Di Hutan Hitam.
6
Bab 6 - Mempelajari Teknik Pedang Dewi Abadi
7
Bab 7 - Memasuki Kalung Dimensi, Long Jiang Dan Hu Bai.
8
Bab 8 - Menempa Tulang dan Terobosan Masal.
9
Bab 9 - Menjelajahi Hutan Hitam.
10
Bab 10 - Pergi Ke Kota
11
Bab 11 - Informasi Turnamen Kekaisaran.
12
Bab 12 - Meningkatkan Kekuatan
13
Bab 13 - Long Qian, Dan Menuju Ibu Kota Kekaisaran
14
Bab 14 - Pertarungan di atas awan, Kota Beijing
15
Bab - 15 Sampai di Ibu Kota Kekaisaran
16
Bab 16 - Pembukaan Pendaftaran Turnamen Kekaisaran.
17
Bab - 17 Bertemu Dengan Sang Kakak Dan Di mulainya Turnamen Kekaisaran.
18
Bab 18 - Turnamen Kekaisaran l
19
Bab 19 - Turnamen Kekaisaran ll
20
Bab 20 - Turnamen Kekaisaran lll
21
Bab 21 - Turnamen Kekaisaran lV Dan Kekacauan.
22
Bab 22 - Pertempuran Di Gerbang Ibu Kota.
23
Bab 23 - Balas Dendam Dan Sebuah Surat Peninggalan Sang Ibu.
24
Bab 24 - Pergi Dari Keluarga Xiao, Membeli Budak.
25
Bab 25 - Fraksi Naga Langit dan Fraksi Bunga.
26
Bab 26 - Menerima Tugas
27
Bab 27 - Hutan Tanpa Nama.
28
Bab 28 - Pertarungan Di Hutan Tanpa Nama.
29
Bab 29 - Akhir Dari Pertarungan.
30
Bab 30 - Yun Jinling dan Yun Xia Lin.
31
Bab 31 - Keluarga Zhou.
32
Bab 32 - Persiapan, Dan Pertempuran Di Keluarga Zhou.
33
Bab 33 - Pertempuran Di Keluarga Zhou l
34
Bab 34 - Pertempuran Di Keluarga Zhou ll
35
Bab 35 - Menolong Tahanan Wanita.
36
Bab 36 - Akhir Pertempuran.
37
bab 37 - Masih Di Keluarga Zhou.
38
Bab 38 - Menuju Benua Tengah, Serigala Iblis.
39
Bab 39 - Sampai Di Benua Tengah.
40
Bab 40 - Menuju Kota Bulan.
41
Bab 41 - Kota Bulan.
42
Bab 42 - Mendapat Informasi.
43
Bab 43. Memasuki Lembah Kuno.
44
Bab 44 - Menghadapi Binatang Iblis.
45
Bab 45 - Kekuatan Binatang Iblis.
46
Bab 46 - Kemunculan Pasukan Iblis.
47
Bab 47 - Mengalahkan Pasukan Binatang Iblis.
48
Bab 48 - Kristal Roh.
49
Bab 49 - Mutiara Keabadian.
50
Bab 50 - Melampaui Batas, Kekuatan Dewi Abadi.
51
Bab 51 - Masa Lalu Long Zhou Yang, Dan Lima Putri Dari Berbagai Ras.
52
Bab 52 - Sosok Misterius.
53
Bab 53 - Pohon Kehidupan.
54
Bab 54 - Bulan Darah, Ritual Pengorbanan Darah.
55
Bab 55 - Terluka Parah, Lin Yue.
56
Bab 56 - Terbunuhnya Leluhur kota Bulan.
57
Bab 57 - Keluar Dari Lembah Kuno.
58
Bab 58 - Bertemu Anggota Keluarga Zhang.
59
Bab 59 - Memasuki Dunia Kecil Keluarga Zhang.
60
Bab 60 - Dunia Spirit Keluarga Zhang.
61
Bab 61 - Menyembuhkan Patrick.
62
Bab 62 - Masih Berada Di Keluarga Zhang.
63
Bab 63 - Persiapan Penginapan Lotus.
64
Bab 64 - Penginapan Lotus.
65
Bab 65 - Penginapan Lotus Vs Sekte Lebah Kegelapan.
66
Bab 66 - Kemenangan Penginapan Lotus.
67
Bab 67 - Pengakuan Keluarga Zhang.
68
Bab 68 - Meninggalkan Dunia Keluarga Zhang.
69
Bab 69 - Siapa Mereka?
70
Bab 70 - Jenderal Zhiang.
71
Bab 71 Kesedihan Penginapan Lotus.
72
Bab 72 - Di Penginapan.
73
Bab 73 - Penghianatan Xi Qiameng.
74
Bab 74 Penghianatan Xi Qiameng l
75
Bab 75 - Berkunjung Ke Istana Kekaisaran.
76
Bab 76 - Istana Kekaisaran Qin.
77
Bab 77 - Informasi Dari Jenderal Zhiang.
78
Bab 78 - Sisi Lain Yun Yunyue.
79
Bab 79 - Pertemuan Fraksi Naga dan Bunga.
80
Bab 80 - Pertemuan Di Kekaisaran Qin.
81
Bab 81 - Pertemuan Di Kekaisaran Qin ll
82
Bab 82 - Akhir Pertemuan.
83
Bab 83 - Kota Perbatasan.
84
Bab 84 - Hutan Perbatasan Kedua Benua.
85
Bab 85 - Tiga Singa Putih.
86
Bab 86 - Tiba Di Benua Utara.
87
Bab 87 - Persiapan Kedua Benua.
88
Bab 88 - Penjara.
89
Bab 89 - Xe Feng.
90
Bab 90 - Persiapan Terakhir Untuk Beraksi.
91
Bab 91 - Perang.
92
Bab 92 - Perang ²
93
Bab 93 - Perang ³.
94
Bab 94 - Perang ⁴ - Perubahan.
95
Bab 95 - Yun Yunyue Vs Houe Song.
96
Bab 96 - Akhir Perang.
97
Bab 97 - Pengorbanan Enam Binatang Suci.
98
Bab 98 - Putih - Hitam.
99
Bab 99 - Sadar.
100
Bab 100 - Perjamuan.
101
Bab 101 - Mempelajari Teknik Rahasia.
102
Bab 102 - Kota Ming.
103
Bab 103 - Bertemu Dengan Keluarga Yun.
104
Bab 104 - Meninggalkan Dunia Kecil Keluarga Yun.
105
Bab 105 - Anggota Keluarga Mo.
106
Bab 106 - Keluarga Mo.
107
Bab 107 - Keluarga Mo ²
108
Bab 108 - Mo Kang Yang Malang.
109
Bab 109 - Dunia Kecil Keluarga Mo.
110
Bab 110 - Meninggalkan Dunia Kecil Keluarga Mo.
111
Bab 111. Tiba Di Benua Timur.
112
Bab 112 - Goa JungYue
113
Bab 113 - Kebangkitan Lima Putri Ras Binatang Suci.
114
Bab 114 - Rencana Yun Yunyue.
115
Bab 115 - Masakan Kakak.
116
Bab 116 - Pasukan Phoenix Emas.
117
Bab 117 - Kota Wanyan.
118
Bab 118 - Melawan.
119
Bab 119 - Kerja Sama Pasukan Phoenix Emas.
120
Bab 120 - Akhir Pertempuran.
121
Bab 121 - Istana Kota.
122
Bab 122 - Menghadapi Lima Serigala
123
Bab 123 - Sosok Misterius.
124
Bab 124 - Raja Serigala.
125
Bab 125 - Yun Yunyue - Raja Serigala.
126
Bab 126 - Meninggalkan Kota Wanyan.
127
Bab 127 - Kota Wadan.
128
Bab 128 - Gadis Kecil.
129
Bab 129 - Menuju Sekte Kegelapan.
130
Bab 130 - Penyerangan
131
Bab 131 - Kemunculan Leluhur Sekte Kegelapan
132
Bab 132 - Yun Yunyue - Tiga Leluhur Sekte Kegelapan
133
Bab 133 - Akhir
134
Bab 134 - Rencana Aliran Hitam
135
Bab 135 - Kota Daling
136
Bab 136 - Kota Daling ²
137
Bab 137 - Anggota Sekte Kegelapan
138
Bab 138 - Matrick
139
Bab 139 - Mortal ⁵
140
Bab 140 - Istana Kekaisaran Qin
141
Bab 141 - Kekaisaran Qin ²
142
Bab 142 - Meninggalkan Istana Kekaisaran
143
Bab 143 - Hutan Kematian, Ye Long, Ye Hu dan Ye Bao
144
Bab 144 - Gunung Aniun
145
Bab 145 - Gunung Aniun ²
146
Bab 146 - Kristal Sembilan Warna
147
Bab 147 - Benua Utara
148
Bab 148 - Kota Nun
149
Bab 149 - Organisasi Sayap Hitam

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!