Bab - 17 Bertemu Dengan Sang Kakak Dan Di mulainya Turnamen Kekaisaran.

Setelah selesai bersiap-siap, Xiao Yunyue dan kelompoknya pergi ke alun-alun kota, Xie Yin juga ada di antara mereka karena tidak mau di tinggalkan oleh sang Kakak. Tidak lama kemudian mereka sudah sampai di tempat tujuan dan segera menuju ke arah tempat pendaftaran.

Setelah beberapa saat Xiao Yunyue dan kelompoknya sudah selesai mendaftarkan diri, sehingga mereka memutuskan untuk mencari restoran atau kedai untuk mengisi perut mereka.

Tidak lama kemudian mereka melihat sebuah Restoran yang cukup mewah memiliki empat lantai, dan langsung memasuki Restoran tersebut.

"Selamat datang di Restoran Mawar Putih tuan-tuan dan Nona-nona, apa yang bisa saya bantu?" Tanya salah satu pelayan itu dengan ramah.

"Siapkan makanan dan minuman terbaik di Restoran ini." Ucpa Hu Bai dan Long Jiang bersamaan. Dimana-mana, selalu saja Xiao Yunyue dan kelompoknya menjadi pusat perhatian semua orang karena Ketampanan dan kecantikan mereka.

"Ba-baik tuan, dan mau di lantai berapa? Karena di setiap lantai berbeda-beda, di lantai dasar untuk orang biasa, lantai dua untuk para kultivaltor, lantai tiga untuk para bangsawan, dan lantai empat untuk keluarga Kekaisaran." Ucap pelayan itu dengan muka yang sudah seperti kepiting rebus.

"Di lantai dua." Balas Long Qian sambil mengeluarkan sedikit auranya.

"Ba-baik mari." Imbuh pelayan tersebut gemetaran karena merasakan sebuah aura tertuju padanya.

"Silahkan tuan dan Nona-nona." Ucap pelayan itu sambil kembali ke dapur untuk menyiapkan pesanan mereka.

"Terima kasih." Imbuh Xiao Yunyue sambil duduk di bangku yang sudah di sediakan bawahannya.

Tidak lama mereka duduk, sekelompok orang memasuki ruangan sambil berbincang-bincang santai. Salah satu di antara kelompok tersebut Xiao Yunyue sangat mengenalinya, sehingga dia berjalan mendekatinya.

"Kakak." Panggil Xiao Yunyue setelah sampai di depan sang Kakak.

Merasa ada yang memanggilnya, Xiao Jung berbalik untuk melihat siapa yang memanggilnya. Setelah berbalik matanya terbelalak kaget melihat adiknya berada di tempat ini juga.

"Yu-Yue'er." Ucap Xiao Jung langsung memeluk sang adik.

"Kakak aku sulit bernapas." Ucap Xiao Yunyue karena sang Kakak memeluknya dengan erat.

"Ma-maafkan Kakak." Imbuh Xiao Jung sambil melonggarkan pelukannya lalu melanjutkan, " Sedang apa kau disini Yue'er?"

"Aku juga salah satu peserta Turnamen Kekaisaran Kakak." Jawab Xiao Yunyue menikmati pelukan dari sang Kakak.

"Apa? Yue'er juga salah satu perserta?" Tanya Xiao Jung kaget dan langsung melepaskan pelukannya dari sang adik. Sedangkan Xiao Yunyue hanya mengangguk kepalanya sebagai balasan dari pertanyaan sang Kakak.

"Tidak, Kakak tidak mengizinkannya! Ucap Xiao Jung sedikit meninggikan suaranya sehingga semua orang yang berada di ruangan itu memusatkan pandangan ke arah mereka.

"Lancang! berani-beraninya kau meninggikan suaramu di depan Tuanku, mentang-mentang kau Kakak Tuanku jadi kau berbuat semaunya!" Bentak Long Jiang dan Hu Bai serempak sambil berjalan ke arah keduanya berdiri.

"Hu Bai, Long Jiang!"

"Baik Tuan!" Ucap keduanya dengan hormat sambil kembali ke tempat duduk mereka.

Sedangkan Xiao Jung tambah kaget, melihat ada orang yang membentaknya hanya karena meninggikan sedikit suaranya kepada sang adik. Terutama dia melihat mereka sangat menghormati adiknya itu.

"Yue'er kam-...."

"Kakak, nanti aku akan menjelaskan semuanya, sekarang mari kita makan dulu." Ucap Xiao Yunyue memotong perkataan sang kakak sambil membimbing kakaknya menuju ke meja mereka.

"Baik, Kakak tunggu penjelasan darimu Yue'er." Imbuh Xiao Jung mengekor sang adik dari belakang.

"Tuan muda." Xiao Mei menangkupkan tangannya memberi hormat kepada Xiao Jun sambil memberikan kursinya kepada Tuan Mudanya untuk duduk di samping Nonanya.

"Xiao Mei terima kasih." Ucap Xiao Jung kepada pelayan setia adiknya itu.

Tidak lama kemudian, beberapa pelayan datang membawakan pesanan mereka sehingga mereka langsung menghentikan obrolan mereka.

"Silahkan tuan dan Nona-nona." Ucap salah satu pelayan itu setelah selesai menata makanan di atas meja mereka.

"Terima kasih. Ayo mari kita makan karena sebentar lagi Turnamen akan segera di mulai!" Tegas Xiao Yunyue kepada bawahannya dan Sang Kakak. Lalu melanjutkan, " Yin'er mau lauk yang mana sayang?"

"Yin'er mau ayam bakar Kakak." Ucap Si kecil sambil mengambil nasi dari tangan Kakaknya.

"Siap Tuan Putri." Balas Xiao Yunyue membuat Xie Yin tertawa kecil.

Setelah itu mereka pun makan dalam hening, sedangkan si kecil tidak berceloteh lagi karena sudah di beritahu oleh Xiao Mei. Setengah jam kemudian akhirnya mereka sudah selesai melakukan ritual makannya.

"Kakak ikut aku sebentar, dan kalian tunggu disini sampai aku kembali!" Ucap Xiao Yunyue kepada Kakaknya.

"Baik Tuan."

"Baik Nona."

"Kakak Yin'er ikut." Ucap si kecil sambil merentangkan tangannya meminta Sang Kakak untuk menggendongnya.

Setelah menggendong si kecil, Xiao Yunyue menggandeng tangan Kakaknya berjalan menuju ke arah belakang restoran. Setelah sampai di sana ketiganya langsung masuk ke dalam kalung dimensinya.

"Whusss....." Mereka muncul tepat di depan istana.

"Nona." Ucap Sembilan bawahannya dengan menangkupkan tangan mereka dengan hormat. Xiao Yunyue sendiri menganggukkan kepalanya sebagai balasan.

Sedangkan Xie Yin dan Xiao Jung mata mereka membulat sempurna melihat pemandangan di depan mereka.

"Wah Kakak disini sangat indah, Yin'er ingin disini terus." Ucap Si kecil berceloteh.

"Baik, nanti Yin'er akan tinggal disini bersama Kakak mereka. Ayo Kakak!" Balas Xiao Yunyue sambil mengajak Xiao Jung berjalan ke Air Suci untuk menempa tulang dan meningkatkan kekuatan sang Kakak, karena Xiao Yunyue melihat kultivasi kakaknya baru di Rana Pertapa 🌟 ².

Setelah sampai disana Xiao Yunyue meminta kakaknya untuk masuk ke Air Suci tersebut.

"Kakak masuklah, jangan membuang-buang waktu."

"Baik Yue'er." Imbuh Xiao Jung melepaskan jubahnya yang hanya menyisakan celana yang ada di tubuhnya, lalu dia berjalan memasuki Air Suci tersebut.

"Yin'er juga mau mandi di air itu juga Kakak." Rengek si kecil kepada Xiao Yunyue.

"Yin'er belum saatnya untuk mandi di air itu karena Yin'er baru berumur lima tahun, jadi tunggu sampai Yin'er berumur tujuh tahun baru mandi di air itu ya." Jelas Xiao Yunyue dengan lembut kepada si kecil agar dia mengerti.

"Baik kakak Yin'er ak-....."

"Aaackhhh......" Teriak Xiao Jung menghentikan ucapan Xie Yin.

"Kakak." Si kecil ketakutan saat mendengar teriakkan itu sehingga dia memeluk Xiao Yunyue dengan erat.

"Tenanglah, Kakak ada disini." Imbuh Xiao Yunyue mengusap-usap punggung si kecil.

"Aaackhhh....." Teriakkan itu terus terdengar selama satu jam lamanya, akhirnya teriakan itu perlahan-lahan menghilang bak di telan bumi.

Di dalam Air Suci, Xiao Jung sendiri perlahan-lahan membuka matanya. Setelah matanya terbuka sepenuhnya, yang pertama dia lihat adalah sang adik dan si kecil yang masih tetap menunggunya. Ya, untuk menempa tulang Xiao Jung, berbeda dengan Xiao Yunyue sehingga jangan heran saat Air Suci tidak melahap habis tubuhnya.

Saat akan keluar dari Air Suci tersebut, Xiao Jung merasakan meridiannya bergejolak hebat sehingga dia kembali menutup matanya. Tidak lama kemudian...

Bom

Bom

Bom

Terdengar suara teredam dari tubuh Xiao Jung terus menerus sampai di Rana Raja 🌟 ³ baru berhenti. Setelah setengah jam memperkuat fondasinya Xiao Jung perlahan membuka matanya, terlihat senyum puas terpampang jelas di wajah tampannya. Lalu dia langsung keluar dari Air Suci menghampiri sang adik dan si kecil.

"Yue'er terima kasih." Ucap Xiao Jung sambil mengacak-acak rambut indah sang adik.

"Tidak perlu berterima kasih Kakak, karena sudah seharusnya." Imbuh Xiao Yunyue menikmati perlakuan sang kakak lalu melanjutkan. " Ayo kita keluar dari sini, karena mungkin Turnamen Kekaisaran akan segera di mulai." Setelah itu ketiganya kembali muncul ke dunia luar tepat di belakang Restoran.

"Kakak ini Ambillah." Ucap Xiao Yunyue memberikan senjata tingkat Legenda kepada sang kakak sebelum mereka masuk kembali ke dalam.

"A-apa Yu-Yue'er, kamu memiliki senjata langkah ini." Ucap Xiao Jung tergagap karena terkejut melihat senjata tingkat Legenda yang ada di depannya.

"Ambillah dan hanya di situasi sulit baru mengeluarkan senjata ini, kalau tidak kakak akan di buruh oleh mereka yang serakah melihat kakak memiliki senjata tingkat Legenda seperti ini."

"Ba-baik Yue'er Kakak mengerti." Ucap Xiao Jung mengambil senjata di tangan sang adik dengan tangan gemetar.

Setelah itu ketiganya kembali masuk menuju tingkat dua dimana yang lainnya berada. Selama dua jam di kalung dimensi, di dunia luar hanya dua menit sehingga semua bawahannya tidak merasa khawatir akan terlambat mengikuti Turnamen Kekaisaran. Melihat Tuan/Nona mereka memasuki ruangan semua bawahan Xiao Yunyue langsung berdiri menangkupkan tangan mereka dengan hormat.

"Tuan."

"Nona."

Xiao Yunyue mengangguk sebagai balasan lalu berkata, " Ayo jalan, jangan sampai kita terlambat!"

"Baik Tuan."

"Baik Nona."

Lalu mereka semua keluar dari Restoran menuju ke alun-alun kota dimana Turnamen Kekaisaran berlangsung.

**********

Bersambung.......

Terpopuler

Comments

Harman LokeST

Harman LokeST

sssssssssiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiippppppppppp ssseeeeeekkkaaaaaaaaalliiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii ccceeeeeeeeeeeeeeerrrriiittaaaaannyyyaaa author lanjut terus menerus

2023-09-28

0

Aminuddin Hanafiah

Aminuddin Hanafiah

yang ngarang ceritanya lebih bocor lagi buka rahasia.cerita apa ini tak jauh dari makan salah judul yang bagus itu pendekar tak tahan lapar

2022-12-01

0

Yoni Hartati

Yoni Hartati

mestinya anak kecil itu tdk diajak ke ruangan dimesi ,anak kecil terlalu polos bisa buka rahasia ntar diburu orang2 jadinya

2022-11-01

5

lihat semua
Episodes
1 Bab 1- Sampah
2 Bab 2 - Perjalanan Menuju Hutan Hitam
3 Bab 3 - Menemukan Harta Berharga
4 Bab 4 - Keganasan Api Abadi
5 Bab 5 - Menerima Para Pengawal Sebagai Bawahan, Sampai Di Hutan Hitam.
6 Bab 6 - Mempelajari Teknik Pedang Dewi Abadi
7 Bab 7 - Memasuki Kalung Dimensi, Long Jiang Dan Hu Bai.
8 Bab 8 - Menempa Tulang dan Terobosan Masal.
9 Bab 9 - Menjelajahi Hutan Hitam.
10 Bab 10 - Pergi Ke Kota
11 Bab 11 - Informasi Turnamen Kekaisaran.
12 Bab 12 - Meningkatkan Kekuatan
13 Bab 13 - Long Qian, Dan Menuju Ibu Kota Kekaisaran
14 Bab 14 - Pertarungan di atas awan, Kota Beijing
15 Bab - 15 Sampai di Ibu Kota Kekaisaran
16 Bab 16 - Pembukaan Pendaftaran Turnamen Kekaisaran.
17 Bab - 17 Bertemu Dengan Sang Kakak Dan Di mulainya Turnamen Kekaisaran.
18 Bab 18 - Turnamen Kekaisaran l
19 Bab 19 - Turnamen Kekaisaran ll
20 Bab 20 - Turnamen Kekaisaran lll
21 Bab 21 - Turnamen Kekaisaran lV Dan Kekacauan.
22 Bab 22 - Pertempuran Di Gerbang Ibu Kota.
23 Bab 23 - Balas Dendam Dan Sebuah Surat Peninggalan Sang Ibu.
24 Bab 24 - Pergi Dari Keluarga Xiao, Membeli Budak.
25 Bab 25 - Fraksi Naga Langit dan Fraksi Bunga.
26 Bab 26 - Menerima Tugas
27 Bab 27 - Hutan Tanpa Nama.
28 Bab 28 - Pertarungan Di Hutan Tanpa Nama.
29 Bab 29 - Akhir Dari Pertarungan.
30 Bab 30 - Yun Jinling dan Yun Xia Lin.
31 Bab 31 - Keluarga Zhou.
32 Bab 32 - Persiapan, Dan Pertempuran Di Keluarga Zhou.
33 Bab 33 - Pertempuran Di Keluarga Zhou l
34 Bab 34 - Pertempuran Di Keluarga Zhou ll
35 Bab 35 - Menolong Tahanan Wanita.
36 Bab 36 - Akhir Pertempuran.
37 bab 37 - Masih Di Keluarga Zhou.
38 Bab 38 - Menuju Benua Tengah, Serigala Iblis.
39 Bab 39 - Sampai Di Benua Tengah.
40 Bab 40 - Menuju Kota Bulan.
41 Bab 41 - Kota Bulan.
42 Bab 42 - Mendapat Informasi.
43 Bab 43. Memasuki Lembah Kuno.
44 Bab 44 - Menghadapi Binatang Iblis.
45 Bab 45 - Kekuatan Binatang Iblis.
46 Bab 46 - Kemunculan Pasukan Iblis.
47 Bab 47 - Mengalahkan Pasukan Binatang Iblis.
48 Bab 48 - Kristal Roh.
49 Bab 49 - Mutiara Keabadian.
50 Bab 50 - Melampaui Batas, Kekuatan Dewi Abadi.
51 Bab 51 - Masa Lalu Long Zhou Yang, Dan Lima Putri Dari Berbagai Ras.
52 Bab 52 - Sosok Misterius.
53 Bab 53 - Pohon Kehidupan.
54 Bab 54 - Bulan Darah, Ritual Pengorbanan Darah.
55 Bab 55 - Terluka Parah, Lin Yue.
56 Bab 56 - Terbunuhnya Leluhur kota Bulan.
57 Bab 57 - Keluar Dari Lembah Kuno.
58 Bab 58 - Bertemu Anggota Keluarga Zhang.
59 Bab 59 - Memasuki Dunia Kecil Keluarga Zhang.
60 Bab 60 - Dunia Spirit Keluarga Zhang.
61 Bab 61 - Menyembuhkan Patrick.
62 Bab 62 - Masih Berada Di Keluarga Zhang.
63 Bab 63 - Persiapan Penginapan Lotus.
64 Bab 64 - Penginapan Lotus.
65 Bab 65 - Penginapan Lotus Vs Sekte Lebah Kegelapan.
66 Bab 66 - Kemenangan Penginapan Lotus.
67 Bab 67 - Pengakuan Keluarga Zhang.
68 Bab 68 - Meninggalkan Dunia Keluarga Zhang.
69 Bab 69 - Siapa Mereka?
70 Bab 70 - Jenderal Zhiang.
71 Bab 71 Kesedihan Penginapan Lotus.
72 Bab 72 - Di Penginapan.
73 Bab 73 - Penghianatan Xi Qiameng.
74 Bab 74 Penghianatan Xi Qiameng l
75 Bab 75 - Berkunjung Ke Istana Kekaisaran.
76 Bab 76 - Istana Kekaisaran Qin.
77 Bab 77 - Informasi Dari Jenderal Zhiang.
78 Bab 78 - Sisi Lain Yun Yunyue.
79 Bab 79 - Pertemuan Fraksi Naga dan Bunga.
80 Bab 80 - Pertemuan Di Kekaisaran Qin.
81 Bab 81 - Pertemuan Di Kekaisaran Qin ll
82 Bab 82 - Akhir Pertemuan.
83 Bab 83 - Kota Perbatasan.
84 Bab 84 - Hutan Perbatasan Kedua Benua.
85 Bab 85 - Tiga Singa Putih.
86 Bab 86 - Tiba Di Benua Utara.
87 Bab 87 - Persiapan Kedua Benua.
88 Bab 88 - Penjara.
89 Bab 89 - Xe Feng.
90 Bab 90 - Persiapan Terakhir Untuk Beraksi.
91 Bab 91 - Perang.
92 Bab 92 - Perang ²
93 Bab 93 - Perang ³.
94 Bab 94 - Perang ⁴ - Perubahan.
95 Bab 95 - Yun Yunyue Vs Houe Song.
96 Bab 96 - Akhir Perang.
97 Bab 97 - Pengorbanan Enam Binatang Suci.
98 Bab 98 - Putih - Hitam.
99 Bab 99 - Sadar.
100 Bab 100 - Perjamuan.
101 Bab 101 - Mempelajari Teknik Rahasia.
102 Bab 102 - Kota Ming.
103 Bab 103 - Bertemu Dengan Keluarga Yun.
104 Bab 104 - Meninggalkan Dunia Kecil Keluarga Yun.
105 Bab 105 - Anggota Keluarga Mo.
106 Bab 106 - Keluarga Mo.
107 Bab 107 - Keluarga Mo ²
108 Bab 108 - Mo Kang Yang Malang.
109 Bab 109 - Dunia Kecil Keluarga Mo.
110 Bab 110 - Meninggalkan Dunia Kecil Keluarga Mo.
111 Bab 111. Tiba Di Benua Timur.
112 Bab 112 - Goa JungYue
113 Bab 113 - Kebangkitan Lima Putri Ras Binatang Suci.
114 Bab 114 - Rencana Yun Yunyue.
115 Bab 115 - Masakan Kakak.
116 Bab 116 - Pasukan Phoenix Emas.
117 Bab 117 - Kota Wanyan.
118 Bab 118 - Melawan.
119 Bab 119 - Kerja Sama Pasukan Phoenix Emas.
120 Bab 120 - Akhir Pertempuran.
121 Bab 121 - Istana Kota.
122 Bab 122 - Menghadapi Lima Serigala
123 Bab 123 - Sosok Misterius.
124 Bab 124 - Raja Serigala.
125 Bab 125 - Yun Yunyue - Raja Serigala.
126 Bab 126 - Meninggalkan Kota Wanyan.
127 Bab 127 - Kota Wadan.
128 Bab 128 - Gadis Kecil.
129 Bab 129 - Menuju Sekte Kegelapan.
130 Bab 130 - Penyerangan
131 Bab 131 - Kemunculan Leluhur Sekte Kegelapan
132 Bab 132 - Yun Yunyue - Tiga Leluhur Sekte Kegelapan
133 Bab 133 - Akhir
134 Bab 134 - Rencana Aliran Hitam
135 Bab 135 - Kota Daling
136 Bab 136 - Kota Daling ²
137 Bab 137 - Anggota Sekte Kegelapan
138 Bab 138 - Matrick
139 Bab 139 - Mortal ⁵
140 Bab 140 - Istana Kekaisaran Qin
141 Bab 141 - Kekaisaran Qin ²
142 Bab 142 - Meninggalkan Istana Kekaisaran
143 Bab 143 - Hutan Kematian, Ye Long, Ye Hu dan Ye Bao
144 Bab 144 - Gunung Aniun
145 Bab 145 - Gunung Aniun ²
146 Bab 146 - Kristal Sembilan Warna
147 Bab 147 - Benua Utara
148 Bab 148 - Kota Nun
149 Bab 149 - Organisasi Sayap Hitam
Episodes

Updated 149 Episodes

1
Bab 1- Sampah
2
Bab 2 - Perjalanan Menuju Hutan Hitam
3
Bab 3 - Menemukan Harta Berharga
4
Bab 4 - Keganasan Api Abadi
5
Bab 5 - Menerima Para Pengawal Sebagai Bawahan, Sampai Di Hutan Hitam.
6
Bab 6 - Mempelajari Teknik Pedang Dewi Abadi
7
Bab 7 - Memasuki Kalung Dimensi, Long Jiang Dan Hu Bai.
8
Bab 8 - Menempa Tulang dan Terobosan Masal.
9
Bab 9 - Menjelajahi Hutan Hitam.
10
Bab 10 - Pergi Ke Kota
11
Bab 11 - Informasi Turnamen Kekaisaran.
12
Bab 12 - Meningkatkan Kekuatan
13
Bab 13 - Long Qian, Dan Menuju Ibu Kota Kekaisaran
14
Bab 14 - Pertarungan di atas awan, Kota Beijing
15
Bab - 15 Sampai di Ibu Kota Kekaisaran
16
Bab 16 - Pembukaan Pendaftaran Turnamen Kekaisaran.
17
Bab - 17 Bertemu Dengan Sang Kakak Dan Di mulainya Turnamen Kekaisaran.
18
Bab 18 - Turnamen Kekaisaran l
19
Bab 19 - Turnamen Kekaisaran ll
20
Bab 20 - Turnamen Kekaisaran lll
21
Bab 21 - Turnamen Kekaisaran lV Dan Kekacauan.
22
Bab 22 - Pertempuran Di Gerbang Ibu Kota.
23
Bab 23 - Balas Dendam Dan Sebuah Surat Peninggalan Sang Ibu.
24
Bab 24 - Pergi Dari Keluarga Xiao, Membeli Budak.
25
Bab 25 - Fraksi Naga Langit dan Fraksi Bunga.
26
Bab 26 - Menerima Tugas
27
Bab 27 - Hutan Tanpa Nama.
28
Bab 28 - Pertarungan Di Hutan Tanpa Nama.
29
Bab 29 - Akhir Dari Pertarungan.
30
Bab 30 - Yun Jinling dan Yun Xia Lin.
31
Bab 31 - Keluarga Zhou.
32
Bab 32 - Persiapan, Dan Pertempuran Di Keluarga Zhou.
33
Bab 33 - Pertempuran Di Keluarga Zhou l
34
Bab 34 - Pertempuran Di Keluarga Zhou ll
35
Bab 35 - Menolong Tahanan Wanita.
36
Bab 36 - Akhir Pertempuran.
37
bab 37 - Masih Di Keluarga Zhou.
38
Bab 38 - Menuju Benua Tengah, Serigala Iblis.
39
Bab 39 - Sampai Di Benua Tengah.
40
Bab 40 - Menuju Kota Bulan.
41
Bab 41 - Kota Bulan.
42
Bab 42 - Mendapat Informasi.
43
Bab 43. Memasuki Lembah Kuno.
44
Bab 44 - Menghadapi Binatang Iblis.
45
Bab 45 - Kekuatan Binatang Iblis.
46
Bab 46 - Kemunculan Pasukan Iblis.
47
Bab 47 - Mengalahkan Pasukan Binatang Iblis.
48
Bab 48 - Kristal Roh.
49
Bab 49 - Mutiara Keabadian.
50
Bab 50 - Melampaui Batas, Kekuatan Dewi Abadi.
51
Bab 51 - Masa Lalu Long Zhou Yang, Dan Lima Putri Dari Berbagai Ras.
52
Bab 52 - Sosok Misterius.
53
Bab 53 - Pohon Kehidupan.
54
Bab 54 - Bulan Darah, Ritual Pengorbanan Darah.
55
Bab 55 - Terluka Parah, Lin Yue.
56
Bab 56 - Terbunuhnya Leluhur kota Bulan.
57
Bab 57 - Keluar Dari Lembah Kuno.
58
Bab 58 - Bertemu Anggota Keluarga Zhang.
59
Bab 59 - Memasuki Dunia Kecil Keluarga Zhang.
60
Bab 60 - Dunia Spirit Keluarga Zhang.
61
Bab 61 - Menyembuhkan Patrick.
62
Bab 62 - Masih Berada Di Keluarga Zhang.
63
Bab 63 - Persiapan Penginapan Lotus.
64
Bab 64 - Penginapan Lotus.
65
Bab 65 - Penginapan Lotus Vs Sekte Lebah Kegelapan.
66
Bab 66 - Kemenangan Penginapan Lotus.
67
Bab 67 - Pengakuan Keluarga Zhang.
68
Bab 68 - Meninggalkan Dunia Keluarga Zhang.
69
Bab 69 - Siapa Mereka?
70
Bab 70 - Jenderal Zhiang.
71
Bab 71 Kesedihan Penginapan Lotus.
72
Bab 72 - Di Penginapan.
73
Bab 73 - Penghianatan Xi Qiameng.
74
Bab 74 Penghianatan Xi Qiameng l
75
Bab 75 - Berkunjung Ke Istana Kekaisaran.
76
Bab 76 - Istana Kekaisaran Qin.
77
Bab 77 - Informasi Dari Jenderal Zhiang.
78
Bab 78 - Sisi Lain Yun Yunyue.
79
Bab 79 - Pertemuan Fraksi Naga dan Bunga.
80
Bab 80 - Pertemuan Di Kekaisaran Qin.
81
Bab 81 - Pertemuan Di Kekaisaran Qin ll
82
Bab 82 - Akhir Pertemuan.
83
Bab 83 - Kota Perbatasan.
84
Bab 84 - Hutan Perbatasan Kedua Benua.
85
Bab 85 - Tiga Singa Putih.
86
Bab 86 - Tiba Di Benua Utara.
87
Bab 87 - Persiapan Kedua Benua.
88
Bab 88 - Penjara.
89
Bab 89 - Xe Feng.
90
Bab 90 - Persiapan Terakhir Untuk Beraksi.
91
Bab 91 - Perang.
92
Bab 92 - Perang ²
93
Bab 93 - Perang ³.
94
Bab 94 - Perang ⁴ - Perubahan.
95
Bab 95 - Yun Yunyue Vs Houe Song.
96
Bab 96 - Akhir Perang.
97
Bab 97 - Pengorbanan Enam Binatang Suci.
98
Bab 98 - Putih - Hitam.
99
Bab 99 - Sadar.
100
Bab 100 - Perjamuan.
101
Bab 101 - Mempelajari Teknik Rahasia.
102
Bab 102 - Kota Ming.
103
Bab 103 - Bertemu Dengan Keluarga Yun.
104
Bab 104 - Meninggalkan Dunia Kecil Keluarga Yun.
105
Bab 105 - Anggota Keluarga Mo.
106
Bab 106 - Keluarga Mo.
107
Bab 107 - Keluarga Mo ²
108
Bab 108 - Mo Kang Yang Malang.
109
Bab 109 - Dunia Kecil Keluarga Mo.
110
Bab 110 - Meninggalkan Dunia Kecil Keluarga Mo.
111
Bab 111. Tiba Di Benua Timur.
112
Bab 112 - Goa JungYue
113
Bab 113 - Kebangkitan Lima Putri Ras Binatang Suci.
114
Bab 114 - Rencana Yun Yunyue.
115
Bab 115 - Masakan Kakak.
116
Bab 116 - Pasukan Phoenix Emas.
117
Bab 117 - Kota Wanyan.
118
Bab 118 - Melawan.
119
Bab 119 - Kerja Sama Pasukan Phoenix Emas.
120
Bab 120 - Akhir Pertempuran.
121
Bab 121 - Istana Kota.
122
Bab 122 - Menghadapi Lima Serigala
123
Bab 123 - Sosok Misterius.
124
Bab 124 - Raja Serigala.
125
Bab 125 - Yun Yunyue - Raja Serigala.
126
Bab 126 - Meninggalkan Kota Wanyan.
127
Bab 127 - Kota Wadan.
128
Bab 128 - Gadis Kecil.
129
Bab 129 - Menuju Sekte Kegelapan.
130
Bab 130 - Penyerangan
131
Bab 131 - Kemunculan Leluhur Sekte Kegelapan
132
Bab 132 - Yun Yunyue - Tiga Leluhur Sekte Kegelapan
133
Bab 133 - Akhir
134
Bab 134 - Rencana Aliran Hitam
135
Bab 135 - Kota Daling
136
Bab 136 - Kota Daling ²
137
Bab 137 - Anggota Sekte Kegelapan
138
Bab 138 - Matrick
139
Bab 139 - Mortal ⁵
140
Bab 140 - Istana Kekaisaran Qin
141
Bab 141 - Kekaisaran Qin ²
142
Bab 142 - Meninggalkan Istana Kekaisaran
143
Bab 143 - Hutan Kematian, Ye Long, Ye Hu dan Ye Bao
144
Bab 144 - Gunung Aniun
145
Bab 145 - Gunung Aniun ²
146
Bab 146 - Kristal Sembilan Warna
147
Bab 147 - Benua Utara
148
Bab 148 - Kota Nun
149
Bab 149 - Organisasi Sayap Hitam

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!