Sementara itu di rumah milik Wulan dan juga Bima saat ini, seluruh keluarga berkumpul di ruang tamu, mereka terlibat pembicaraan yang sangat serius untuk mendekatkan Adrian kembali dengan Keyra.
Bima dan Wulan bahkan tak menyadari jika Kyara telah mengetahui status keduanya dan mulai membobol cctv di rumah mereka untuk mencari tahu rencana dari keluarga itu.
"Besok aku akan mencoba untuk menemui Key dan membicarakan semua nya dengan baik" ucap Adrian sambil mengangkat cangkir berisi capucino di tangannya.
"Jangan gegabah kamu bang. Keyra bisa saja menyuruh para body guard nya untuk membunuhmu" ucap Alvin tak menyetujui niat Adrian.
"Bahkan jika Key memanggil polisi sekalipun untuk memenjarakan ku, aku siap Vin.. Aku tahu kesalahan ku terlalu besar dan tak mungkin termaafkan begitu saja" jawab Adrian sambil menunduk, setetes air mata terjatuh dari sudut matanya yang telah berkaca-kaca.
Adrian tak bisa lagi menepis perasaan rindunya pada Keyra maupun Kyara, kali ini dia akan berjuang dengan sekuat tenaga untuk membawa Keyra dan juga Kyara kembali ke pelukannya.
Seluruh keluarga nya pun terdiam, mereka tak lagi bisa mencegah keinginan Adrian, karena sejujurnya mereka pun ingin agar Keyra dan Kyara segera kembali menjadi bagian keluarga mereka kembali.
"Baiklah bang, aku tak akan menghalangi jalan mu jika ini memang satu-satunya pilihan yang kita punya agar Keyra dan juga Ara bisa kembali ke keluarga kita. Tapi kuharap kau bisa menjaga dirimu dengan sangat baik, walau bagaimana pun Keyra yang akan kau temui saat ini berbeda jauh dengan Keyra yang dulu kau nikahi. Ingat pesanku baik-baik" ucap Alvin sambil menepuk pundak Adrian.
Tiara dan David pun sebenarnya ingin sekali bertemu dengan Keyra, tapi kefuanya tak memiliki keberanian seperti Adrian, hingga mereka hanya bisa menatap pasrah keputusan ayahnya.
Tiara juga merasa Keyra banyak berubah, bukan hanya penampilannya saja tapi juga sifat dan sikap nya.
Jika Keyra yang dulu dia kenal adalah gadis uang ceria dan penuh senyum, berbeda dengan Keyra yang sekarang yang cenderung dingin dan tak tersentuh.
"Ma, boleh aku minta nomor ponsel nya Key dan Ara?" tanya Adrian
"Tapi untuk apa nak?" tanya Wulan seolah enggan memberikan nomor ponsel itu pada Adrian.
"Aku hanya ingin mencoba untuk berbicara dengan mereka" ucap Adrian.
Akhirnya Wulan pun menyerahkan nomor ponsel itu pada Adrian meski perasaan was-was terus saja menggelayuti pikirannya.
Jam 9 malam seluruh anggota keluarga telah kembali memasuki kamar mereka masing-masing, begitu juga dengan Adrian yang saat ini terus saja mondar mandir di kamarnya sambil memandang nomor ponsel Keyra
"Apa Key sudah tidur" gumam Adrian.
Akhirnya Adrian pun memberanikan diri untuk menghubungi Keyra.
Tuut... Tuut... Tuut..
Bunyi telpon tersambung, tak lama terdengar suara klik, pertanda telpon di terima oleh Keyra.
📱"Hallo" terdengar suara Keyra dari seberang telpon, jantung Adrian terasa berdegup dengan kencang saat kembali mendengar suara perempuan yang begitu dirindukannya kini.
📱"Hallo" Keyra kembali mengulang ucapannya, namun Adrian seolah tersihir mendengar suara merdu dari mantan istrinya itu yang kini terus menggema di kepalanya.
Klik.. Keyra memutuskan sambungan telpon nya saat tak mendapatkan jawaban dari sang penelpon.
Adrian sejenak ragu untuk kembali menghubungi Keyra, tapi setelah beberapa saat dia pun kembali melakukan panggilan telpon pada Keyra.
📱"Hallo.." terdengar suara Keyra dari seberang.
📱"Key.." panggil Adrian
📱"Ya.. Ini siapa dan ada perlu apa menelpon malam-malam?" tanya Keyra masih dengan nada datar yang sama seperti terakhir kali Adrian mendengar nya di rumah Wulan dan Bima.
📱"Adrian" ucap Adrian menyebutkan namanya, hening.. Tak ada satu kata pun yang terucap dari mulut Keyra saat mengetahui siapa yang menelepon nya.
📱"Key.. Kau masih disana?" tanya Adrian setelah beberapa saat.
📱"Ya.." jawab Keyra dengan singkat, padat dan jelas
📱"Bisa kita bertemu? Aku ingin menjelaskan sesuatu padamu" ucap Adrian
📱"Katakan saja, tak perlu bertele-tele" ucap Keyra. Suaranya terdengar ketus dan juga terdapat penekanan dari setiap kata-kata nya.
📱"Aku salah Key.. Maaf" ucap Adrian, saat ini dia tak lagi bisa membendung air matanya.
📱"Hanya itu?" tanya Keyra
📱"Maafkan aku Key, kumohon.."ucap Adrian dengan nada yang memelas.
📱"Mengganggu saja" ucap Keyra dan klik, terdengar panggilan diakhiri sepihak oleh Keyra.
Adrian luruh terduduk di lantai, penyesalan begitu membuatnya rapuh, wanita yang dulu dia hina dan juga dia siksa, kini tak lagi memperdulikannya, dan tuhan telah memberikan karma yang begitu besar padanya.
Adrian jatuh cinta pada mantan istrinya setelah Keyra tak lagi memperdulikannya, apa yang lebih menyakitkan selain bertepuk sebelah tangan? Patah hati? Itulah yang kini Adrian rasakan.
Mungkin itulah yang dulu di rasakan oleh Keyra, disaat dia membutuhkan Adrian, Adrian tak pernah menghiraukannya bahkan malah menyiksa dan terus menyakitinya. Dan kini? Apakah Keyra menyiksa dan menyakiti Adrian? Kenyataan nya tidak, Adrian sakit sendiri karena semua perbuatan nya di masa lalu.
Kini matahari telah terbit di ufuk timur, burung-burung beterbangan dengan begitu indah, embun pagi muncul membawa kesejukan.
Di dalam mension besar, seorang gadis cantik tengah berhias, penampilannya terlihat begitu anggun dan juga sangat berkelas, bahkan kini namanya semakin populer seiring melejitnya bisnis fashion dan juga perhiasan yang di gelutinya.
Keyra Amelia berjalan melewati kamar putri kecil nya yang masih terlelap dalam mimpi indahnya, tubuh bocah itu saat ini bahkan tergulung selimut tebal hingga membuat nya terlihat semakin lucu dan juga menggemaskan.
"Araa.. Ara.. Bangun sayang, mau ikut momy ke kantor tak?" tanya Keyra.
Kyara pun segera menggeliatkan badannya, mata nya mengerjap sebentar tapi kemudian terpejam kembali.
"Lima menit lagi" ucapnya sambil kembali tidur
"Ya sudah, momy berangkat dulu, nanti Ara menyusul dengan embak ya" ucap Keyra namun hanya di balas dengkuran oleh Kyara.
Tepat pukul 9 pagi, Kyara baru terbangun, setelah mandi dan berganti pakaian, Kyara pun segera bergegas menuju kantor momy nya di dampingi oleh Lina sang baby sitter dan juga 4 orang body guard nya.
Tak... Tak... Tak...
Suara sepatu Keyra terdengar menghentak lantai hingga beberapa orang pegawai pun langsung menoleh ke arah nya yang tengah berjalan dengan begitu riang.
"Hai kakak.. Momy ada kan?" tanya Kyara sambil melambaikan tangannya pada seorang resepsionis.
"Ibu ada di ruangannya, mau di antar?" jawab resepsionis itu sambil kembali mengajukan pertanyaan.
"Oh tidak.. Ara bahkan sudah membawa pasukan dari rumah, kalau kakak ikut, ruangan momy pasti tambah sempit" ucap Kyara sambil menggembungkan pipinya membuat siapa pun yang melihatnya ingin sekali mencubitnya.
"Tunggu.. Ara lupa sesuatu" ucap Kyara sambil membisikan sesuatu di telinga resepsionis itu hingga tanpa sadar mata resepsionis itu terbelalak kaget.
Kyara langsung kembali melangkahkan kakinya menuju lift khusus momy nya dan severa naik ke lantai 5 tempat momy nya berada.
Sementara gadis resepsionis itu hampir pingsan di lantai satu, dia masih ingat dengan jelas ucapan bocah itu di telinganya.
"Kakak, jika siang nanti ada pria tua yang bernama Adrian datang mencari momy, bilang padanya untuk pergi mati saja"
Tuing... Tuing... Tuing...
Gadis resepsionis itu pun merasakan kepala nya berputar-putar.
Bruk...
"Astaga.. Dia pingsan" jerit salah satu pegawai saat menyadari jika resepsionis tadi itu telah tak sadarkan diri.
...----------------...
Jangan lupa untuk terus dukung author ya, klik like dan komentarnya. Jika berkenan silahkan lemparkan gift dan juga vote nya.. 🙏🙏
Happy reading dan sehat selalu untuk semua readers
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 91 Episodes
Comments
aphrodite
orang yg terlalu sakit akan merubah sikapnya jadi lebih dingin ..apalagi ini bukan Keyra asli ..ini Jianheeng
2024-12-11
0
aphrodite
good👍👍
2024-12-11
0
Mawar Merah Berduri
🤣🤣🤣 Ih ara my bby sweety
2024-07-06
1