Part 07

Bima Sanjaya Arta Wiguna yang merupakan ayah kandung Adrian terbelalak kaget melihat semua video yang kini tersebar di beberapa laman sosial media.

Dirinya yang memang sudah lama tinggal di kota C bersama sang istri, Wulandari Wiguna benar-benar merasa tertampar atas kejadian memilukan yang menimpa Keyra.

Bima benar-benar tak menyangka jika putra keduanya bisa berbuat seperti itu kepada Keyra, bahkan selama ini Bima juga tak banyak tahu tentang putra nya itu.

Pria tua itu kini mengepalkan tangannya marah, dia sangat kecewa, ternyata putra yang selama ini dia didik dengan baik bisa berbuat kejam seperti iblis.

Bima segera mengambil ponsel nya dan mengirim pesan pada Adrian.

'Kembali ke rumah dan bawa kedua anakmu itu. Papa butuh penjelasan. Ingat! Besok harus sudah sampai' tulis Bima.

Adrian yang baru saja menerima pesan itu pun semakin di buat kalang kabut, ayah nya adalah pria yang sangat tegas, dan dia harus segera memberikan penjelasan secepatnya sebelum sang ayah mengamuk dan membuat keributan nantinya.

Keesokan harinya Bima beserta sang istri sedang berjalan-jalan di taman sambil membicarakan tentang video tindak kekerasan yang di lakukan oleh putra dan juga menantunya.

Tanpa di sangka, tiba-tiba Wulan di tabrak oleh seorang gadis berumur 20 tahunan.

Bukannya membantu dan meminta maaf, gadis itu malah langsung marah dan juga memaki Wulan.

"Dasar nenek tua! Ditaruh dimana matamu itu? Jalan begitu luas, dan kau malah menabraku" ucap nya dengan lantang.

"Nona, bukankah anda yang menabrak nenek tua ini? Kenapa malah anda yang marah-marah?" tanya Wulan

Pria di samping gadis itu pun tak terima dan langsung mencengkram dagu Wulan.

"Cepat minta maaf dan bayar ganti rugi pada kekasihku, jika tidak kau akan tahu sendiri akibatnya" ancam pemuda itu

Kyara yang saat itu berada di taman segera mendekati mereka, dia pun menepis tangan pemuda itu dari dagu Wulan dan segera menolong nya.

Mata bocah itu pun melihat dari atas hingga ke bawah, dan akhirnya tersenyum sambil memiringkan kepalanya.

"Paman, apa matamu buta? Jelas-jelas kekasihmu itu baik-baik saja, bahkan dia yang menabrak nenek ini. Tapi kenapa kau malah marah-marah pada nenek ini dan meminta ganti rugi? Di lihat dari manapun penampilan kalian itu tak lebih dari pakaian obralan. Apa kalian berdua itu penipu?" teriak Kyara dengan lantang sambil menunjuk pada kedua orang itu.

Seketika tempat mereka pun jadi ramai karena orang-orang yang tadi sedang berjalan dan berolah raga turut berkumpul di tempat itu setelah mendengar teriakan Kyara.

"Dasar bocah bau susu, berani sekali kau!" ucap nya seraya melayangkan tangannya hendak menampar Kyara.

Plak...

Plak...

Pemuda itu pun meringis merasakan sakit, saat hendak menampar Kyara, malah dirinya yang kena tamparan bocah itu dengan keras hingga menunjukan bekas tangannya.

Duk...

Brak...

Bahkan Kyara juga tak segan-segan menendang aset milik pemuda itu dengan kencang hingga membuatnya jatuh tersungkur.

Tak berhenti sampai di sana, Kyara bahkan meninju wajah pemuda itu hingga darah mengalir dari sudut bibirnya dan beberapa gigi pemuda itu patah.

"Orang sombong sepertimu memang pantas di beri pelajaran paman jelek" ucap Kyara sambil melirik ke arah gadis tadi yang hendak kabur dari sana.

Namun dengan gerakan cepat, Keyra juga membabat kedua kaki gadis itu dengan kakinya dan menjambak rambutnya hingga beberapa helaian rambutnya pun gugur.

"Apa kau ingin kabur bibi jelek? Tampang miskin seperti mu ini memang pantas jadi penipu. Kau pikir aku tak tahu akal licikmu? Aku sudah merekam kejadian tadi. Kau lah yang salah" ucap Kyara sambil mengambil gunting dari tangan baby siter nya dan segera menggunting rambut gadis itu hingga botak.

"Penipu seperti mu lebih pantas seperti ini" ujar Kyara sambil merobek pakaian gadis itu hingga compang camping.

"Aku akan melaporkanmu pada polisi bocah" ucap gadis itu sambil memejamkan matanya menahan amarah nya yang memuncak.

"Memang aku salah apa?" tanya Kyara sambil menunjukan wajah polos nya.

"Kau sudah menyiksa kekasihku, kau juga sudah melecehkanku" ucap gadis itu dengan menggebu-gebu

"Paman-paman yang ganteng, dan bibi-bibi yang cantik, apakah kalian melihatku menyiksa mereka?"tanya Kyara sambil menunjukan wajah imut nya.

Semua yang menyaksikan adegan tadi pun bergidik ngeri melihat bocah kecil imut yang memiliki kekuatan seperti monster itu.

Mereka pun menggelengkan kepalanya dengan serempak.

"Tidak-tidak. Kami tidak melihat apa pun" ujar salah satu pemuda

"Benar, aku juga tidak melihatnya" timpal yang lain serempak.

"Kau lihat kan bibi jelek? Mereka saja yang berkumpul disini tidak melihatku melakukan itu, kenapa kau malah menuduhku" ucap Kyara dengan mata yang berkaca-kaca.

Sungguh jika saat itu ada produser yang lewat, mungkin mereka akan segera mengontrak Kyara karena akting nya yang natural meskipun usia nya masih 5 tahun.

Gadis itu pun membuang muka karena malu, sedangkan Kyara langsung mengunggah video perbuatan gadis itu di salah satu laman media sosialnya.

"Aku sudah mengunggah video perbuatanmu di media sosial dan sekarang aku akan memotretmu dan juga mengirimkannya di medsos juga" ucap Kyara sambil memotret gadis itu lalu memposting nya dengan caption #setelah membuli seorang nenek, gadis ini menjadi gila dan menggunduli kepalanya kemudian merobek pakaiannya.

Semua yang hadir disana pun langsung membulatkan matanya saat melihat video yang di unggah Kyara sudah di bagikan sebanyak 100x dalam 5 menit.

Terlebih melihat caption yang di bubuhkan membuat semua orang pun menertawakan gadis itu.

Bima yang baru saja kembali setelah membeli makanan dan minuman pun kaget melihat banyak orang berkerumun disana, kemudian dia pun menerobos dan akhirnya merasa lega setelah melihat istrinya duduk di kursi sambil tersenyum dan menggelengkan kepalanya.

Mata Bima pun melirik ke arah pandangan istrinya dan melihat seorang bocah yang sedang berceloteh disana.

Mata Bima membulat sempurna saat melihat bocah itu, wajah bocah itu benar-benar mirip dengan Adrian saat masih kecil, namun ini versi cewek nya.

Bima pun segera mendekati Wulan dan bertanya "Ada apa? Kenapa semua orang berkerumun disini?"

Mendengar pertanyaan suaminya, Wulan pun menceritakan semua kejadian tadi dengan antusias.

Bima hampir saja menyemburkan air yang ada di mulutnya tatkala mendengar jika bocah berusia 5 tahun itu jago bela diri dan berhasil menumbangkan seorang pemuda, bahkan menghajarnya hingga babak belur.

Namun sejenak matanya menatap sang istri kemudian berbisik di telinga nya "Apa kau juga memperhatikan wajah bocah itu? Dia benar-benar mirip sekali dengan Adrian saat masih kecil"

Wulan pun bengong saat mendengar bisikan dari suaminya, namun setelah itu dia pun mengangguk.

Pasangan suami istri itu pun saling memberikan kode dengan tatapan dan anggukannya.

"Aku yakin jika dia ini cucuku, putri Adrian yang hilang" gumam Wulan dalam hati

Terpopuler

Comments

Eris Istilawati

Eris Istilawati

Anak Baik

2024-08-24

2

Andriyati

Andriyati

maap ya opa bukan hilang opa,, mereka di usir dan tidak di akui opa bima

2024-06-02

2

MashMellow🍭

MashMellow🍭

kan umur 4tahun kakinya pendek, boleh dia menendang anu si lelaki, xlogik jugakla, anak saya ada umur 4tahun.

2024-05-16

1

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!