Tiara menangis dengan histeris saat mendengar berita kematian maya, dia meraung-raung sambil terus menggoyangkan tubuh mamanya itu.
Adrian pun menangis di sudut ruang ICU sambil duduk dengan kedua kaki yang di tekuk.
Dia membenamkan wajahnya di antara kedua lututnya, Adrian telah kehilangan kedua istrinya.
Ucapan Maya kembali terngiang di kepala nya hingga membuatnya sakit, tak lama Adrian pun langsung tergeletak tak sadarkan diri.
Tiara semakin histeris melihat keadaan papanya, dia pun segera memijit tombol merah untuk memanggil perawat.
David yang baru saja mendapatkan signal pun tak kalah histeris nya melihat pesan yang dikirimkan oleh kakak nya dan juga para pembantu di rumahnya, dia pun bergegas untuk kembali turun gunung guna mengikuti pemakaman mama nya.
Banyak sekali kejadian dalam dua hari terakhir di kediaman keluarga besar Wiguna, membuat ketiga ayah dan anak itu pun syok berat.
Setelah proses pemakaman Maya di langsungkan, mereka bertiga pun kembali ke kamarnya masing-masing dan mengurung diri.
Beban berat terasa menghimpit Adrian saat ini, dia benar-benar merasa bersalah pada kedua istrinya itu, dia telah gagal menjadi seorang suami dan juga ayah yang baik.
Tiara semakin sedih melihat papanya yang frustasi karena kepergian sahabatnya dan juga kepergian mamanya menghadap sang khalik, namun dia pun tak bisa berbuat banyak.
Tiara mencoba untuk menghubungi Keyra, tapi ternyata nomornya sudah tak aktif, lalu mulai menyelusuri akun media sosial sahabatnya itu, namun nihil. Tiara tidak mendapatkan petunjuk apa pun dari sana, Keyra bahkan telah menghapus semua akun media sosialnya.
"Dimana kamu Key? Maafkan aku.. Aku memang bukan sahabat yang baik untukmu. Bahkan saat kau mengalami musibah, bukannya mempercayai dan membantumu, aku malah ikut menghakimi mu.. Maaf kan aku Key.. Aku benar-benar menyesal" ucap Tiara sambil memandangi photo Keyra.
Sepertinya nasib telah berbalik secara telak, kesedihan dan juga kepedihan yang di alami Keyra kini di alami oleh keluarga Wiguna.
Tuhan tak pernah tidur, dan kali ini karma berlaku pada keluarga besar pengusaha sukses itu.
Adrian tak pernah berhenti mencari keberadaan Keyra, dia bahkan menyewa beberapa orang detektif handal untuk bisa mencari informasi tentang keberadaan mantan istri muda nya tersebut.
Tapi Keyra seperti di telan bumi, jangankan orang nya, informasi tentang keberadaannya pun tak pernah ada yang berhasil mengetahuinya.
Skip 4 tahun kemudian.
Di sebuah rumah yang sangat besar, seorang anak perempuan berusia empat tahun sedang duduk di kursinya sambil memakan beberapa cemilan yang di siapkan oleh para pembantu di rumahnya.
Anak itu bernama Kyara Arnelita, putri dari Keyra.
Tak seperti bocah pada umumnya, Kyara sangat pandai dalam segala hal, meskipun usia nya baru 4 tahun.
Saat ini dia sedang berjalan ke lantai dua dan memasuki kamar momy nya. Tanpa di duga, Kyara menemukan sebuah diary di atas meja rias momy nya.
Gadis kecil itu pun segera membawa diary itu ke kamar nya dan mulai membuka lembar demi lembar catatan momy nya.
Kyara terlihat tersenyum cerah saat membaca pengalaman ibunya yang ikut tour bersama teman-teman sekolahnya begitu pula dengan awal pertemuan nya dengan sang sahabat, yaitu Tiara.
Namun bocah itu kemudian membelalakan matanya saat melihat satu persatu rentetan kejadian buruk yang menimpa momy nya.
Mulai dari di lecehkan ayah sahabatnya, penolakan untuk bertanggung jawab, di maki oleh istri tua ayahnya hingga penyiksaan demi penyiksaan yang di lakukan keluarga Wiguna terhadap momy nya.
Bahkan momy nya juga menulis jika ayahnya tak mengakui dirinya sebagai anaknya dan mengusir nya sehari setelah momy nya melahirkan dirinya.
Tangan bocah itu pun terkepal, dia mulai mengingat satu persatu wajah yang ada di photo yang di selipkan di buku diary itu.
Wajah-wajah dari orang yang telah menyakiti momy nya.
Dia pun menggertakan giginya saat melihat tulisan terakhir di buku diary itu
'Aku bersumpah, sampai mati pun putriku tak akan menganggap mu sebagai ayahnya. Walaupun dunia ini menentang semua keinginannya, aku akan berdiri paling depan untuk menjaga putriku dari manusia durjana seperti kalian' tulis Keyra pada lembar terakhir di buku diary nya.
Kyara pun segera bangun dan kembali menyimpan diary itu di kamar momy nya, dalam hatinya dia bertekad untuk menghancurkan seluruh keluarga Wiguna dengan tangannya sendiri.
"Maafkan aku mom, aku belum bisa jujur padamu. Sebenarnya putri kandungmu telah meninggal setelah di lahirkan dan aku adalah jiwa lain yang menggantikan putri kandung mu itu. Meskipun di masa lalu aku adalah seorang pembunuh bayaran dan juga hacker yang handal, aku akan mencintaimu seperti layaknya seorang putri terhadap ibunya, dan aku akan membalas setiap sakit yang kau derita pada keluarga Wiguna itu" ucap Kyara sambil mengepalkan tangannya.
Tekad nya sudah bulat, meskipun saat ini usia nya baru saja 4 tahun, dia akan menempa dirinya dan akan segera menjadi kuat demi bisa melindungi ibu yang telah membesarkan nya.
Deru mobil terdengar di depan rumah, Kyara pun segera bangkit dan langsung menyambut kedatangan momy nya.
Tangan bocah itu pun di rentangkan dan Keyra segera menyambut bocah itu dengan pelukannya.
Sambil menggendong Kyara, Keyra pun memberikan boneka panda padanya dan mengajaknya berbincang di ruang tengah.
"Apa yang di lakukan anak momy hari ini?" tanya Keyra.
"Tentu saja banyak, aku tadi bermain bersama mbak, menonton tv dan juga makan banyak cemilan" jawab Kyara sambil menunjukan jarinya, dia menghitung seluruh kegiatannya hari ini.
"Besok momy akan mendaftarkan Kyara di sekolah, bagaimana? Kyara suka kan?" tanya Keyra
Kyara hanya menggembungkan pipi nya mendengar pertanyaan ibunya itu.
"Kyara sudah besar sekarang, jadi Kyara harus mulai sekolah" ucap Keyra.
"Untuk apa sekolah? Aku bahkan sudah pintar sejak lahir" ucap Kyara menimpali perkataan ibunya.
Keyra memang merasa sedikit aneh dengan putri kecilnya itu, di umurnya yang masih 4 tahun, Kyara sudah pandai membaca dan juga menulis, bahkan Kyara juga menguasai beberapa bahasa asing, padahal Keyra sama sekali tidak pernah mengajarkan nya.
"Yayaya.. Putri kecil momy yang cantik dan imut ini memang sangat pandai, tapi bagaimana pun Kyara harus bersekolah agar lebih pintar lagi" ucap Keyra.
Karena tak ingin membuat momy nya sedih, akhirnya Kyara pun menyanggupinya, dia akan masuk taman kanak-kanak esok hari.
Keyra sangat senang mendengar putrinya mau bersekolah, dia pun mengajak Kyara untuk pergi ke mall dan mencari perlengkapan sekolah untuk Kyara.
Kyara menunjuk sebuah laptop pada Keyra dan karena tak ingin melihat putri kecilnya itu sedih, Keyra pun segera membeli laptop itu untuk Kyara.
"Dengan laptop ini aku akan mulai menyerang perusahaan Adma corporation sedikit demi sedikit, tunggu saja hari kehancuranmu Adrian Wiguna" gumam Kyara dalam hati.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 91 Episodes
Comments
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
wah wah wah 😱😱😱 anak dan ibu sama² jiwa lain🤭🤭🤭
2025-03-23
1
aphrodite
ibunya reinkarnasi permaisuri yg dikhianati..anaknya reinkarnasi pembunuh bayaran..mantap
2024-12-10
1
aphrodite
telat lah..persahabat kita putus
2024-12-10
1