Part 09

Melihat papa nya menangis, Tiara dan David pun segera mendekat, keduanya memeluk Adrian dengan erat.

"Ada apa pa?" tanya Tiara

Adrian pun segera memperlihatkan photo yang tadi di berikan oleh Wulan.

"Key.." mata Tiara dan David pun terkejut melihat photo itu, apalagi melihat penampilan gadis mungil yang ada di pangkuan Keyra.

Wajah bocah itu benar-benar mirip dengan Adrian saat kecil, sangat persis.

"Dari mana nenek mendapatkan photo ini? Papa sudah mencari Key sampai mengerahkan banyak sekali orang selama 5 tahun terakhir, tapi tak satu pun dari mereka yang bisa menemukan keberadaan nya" tanya Tiara.

Wulan pun akhirnya menceritakan semua yang terjadi pada dirinya hingga bertemu dengan Kyara.

"Jadi nama nya Ara ya nek?" tanya David

"Ya, tapi kalian tidak bisa menemui nya, Ara terlihat sangat dendam terhadap kalian, bahkan nenek bisa melihat dari mata anak itu, dia sangat ingin membalas dendam" tutur Wulan sambil menceritakan pembicaraan terakhir nya dengan Kyara.

"Ma.. Photo nya Adrian minta ya" ucap Adrian dengan tatapan menghiba.

Wulan pun tak kuasa menolak permintaan putra keduanya, Wulan bisa melihat dengan jelas pancaran kesedihan dan juga kerinduan di mata Adrian.

"Ya sudah, besok mama akan mengajak Ara dan juga mamanya untuk makan malam di rumah ini. Untuk sementara kalian harus bersembunyi, kalian bisa melihat nya dari cctv kediaman ini. Mama juga akan menyuruh para pembantu untuk menurunkan photo kalian dari dinding rumah ini, agar mama bisa dekat dengan mantan menantu dan juga cucu mama" ucap Wulan.

Adrian, Tiara dan David pun mengangguk setuju, mereka akan membiarkan Wulan dan juga Bima untuk dekat dengan Keyra dan juga Kyara.

Walau pun ketiga nya hanya bisa melihat dari cctv, mereka pun cukup bahagia. Setidaknya saat ini mereka tahu keberadaan Keyra dan suatu saat mereka pasti akan mendatangi nya untuk meminta maaf.

"Baiklah ma, kami setuju" jawab Adrian sambil terus memandang photo mantan istri dan juga putri kecilnya itu.

Entah sejak kapan jantung Adrian terasa berdetak begitu kencang saat memandang wajah Keyra, apalagi dengan penampilan Keyra yang sekarang semakin cantik dan juga elegan.

Adrian benar-benar terpesona dan jatuh cinta pada mantan istri yang telah dia sia-siakan itu.

Hati Adrian begitu bergejolak saat mendengar jika mantan istri dan juga putrinya itu akan datang besok malam, ingin sekali dirinya menemui dan juga memeluk keduanya untuk meluapkan kerinduan nya yang tertahan selama 5 tahun.

Namun apalah daya, kesalahan nya fi masa lalu tak mungkin bisa di maafkan begiyu saja.

Adrian meyakinkan dirinya untuk membawa kembali Keyra ke pelukan nya, dan menebus semua kesalahan nya di masa lalu.

Sementara itu Keyra yang baru saja sampai di rumahnya di hebohkan dengan cerita Kyara, bocah itu terus saja berceloteh tentang Bima dan juga Wulan.

Lina yang saat itu baru saja datang membawa beberapa potong buah untuk Kyara pun segera memberi tahu tentang undangan makan malam dari keluarga Bima.

"Bu.. Sebelum pulang tadi, pak Bima dan juga Ibu Wulan meminta saya untuk menyampaikan undangan makan malam di rumahnya besok" ucap Lina sambil menyerahkan kartu nama Bima.

Bima memang sejak lama tidak pernah menggunakan nama Wiguna, hanya Bima Sanjaya saja, hingga Keyra pun tak merasa harus menaruh curiga pada pasangan paruh baya itu.

"Momy.. Besok Ara pakai baju apa? Ara harus terlihat cantik di depan nenek dan juga kakek" ucap Kyara sambil mengedip-ngedipkan matanya.

Keyra yang merasa gemas pun langsung mencubit pipi tembem putri kecilnya itu.

"Besok momy libur.. Kita bisa berbelanja sepuasnya besok" ucap Keyra yang langsung di sambut dengan sorakan Kyara.

"Hahaha... Besok Ara pergi belanja bersama momy" ucap bocah itu sambil melompat-lompat dengan bahagia.

"Ya sudah, sekarang Ara pergi ke kamar sama embak ya, momy mau istirahat dulu" ucap Keyra sambil mencium kening putri kecilnya itu penuh sayang.

Kyara hanya mengangguk sambil merentangkan tangannya pada Lina. Lina pun langsung menggendong Kyara dan membawanya ke lantai dua tempat kamar Kyara berada.

Keesokan harinya Kyara pun berjalan dengan begitu lincah memilih pakaian yang akan di belinya, di ikuti oleh tiga orang pelayan toko, sementara Keyra masih menerima telpon.

Kyara mencoba satu persatu baju yang di bawa oleh para pelayan itu, hingga akhirnya dia kelelahan dan duduk di kursi.

Wajah nya terlihat cemberut saat menyadari tidak ada satu pun dari pakaian itu yang di sukainya.

Melihat reaksi Kyara, Keyra sudah tahu kejadiannya, dia pun membawa sebuah gaun yang sangat cantik untuk di perlihatkan pada putrinya itu.

Wajah Kyara nampak berbinar saat menerima gaun itu dari Keyra, dia pun segera mencoba bajunya.

"Mbak.. Baju yang tadi di coba oleh putri saya, saya ambil semuanya. Sekalian dengan baju yang sedang dia coba" ucap Keyra sambil mengeluarkan Black card miliknya.

Para pelayan itu pun dengan semangat langsung membungkus belanjaan mereka, bahkan pemilik toko itu sudah kenal dengan Keyra dan juga Kyara. Mereka memang pelanggan tetap toko nya.

Setelah selesai membeli baju, Kyara pun mengajak momy nya untuk mencari hadiah untuk Bima dan Wulan. Kyara ingin membelikan sebuah Syal untuk Wulan dan juga kaca mata untuk Bima.

Keyra sendiri sempat merasa kaget saat tahu putrinya itu bisa dekat dengan orang yang baru saja di kenalnya, dia sempat berfikir jika mungkin saja Bima dan juga Wulan memiliki niat terselubung pada putrinya.

Namun Keyra segera menepis kecurigaannya dan berfikir jika Kyara mungkin ingin memiliki kakek dan juga nenek

Malam harinya Keyra datang bersama Kyara di kediaman Bima, perjalanan dari rumah Keyra membutuhkan waktu 30 menit dengan menggunakan mobil.

Keyra menggunakan gaun yang sangat simpel dan juga sederhana, sepasang anting berlian menggantung di telinga nya, namun terlihat begitu cantik dan juga lembut.

Penampilan Keyra bahkan berhasil menghipnotis Adrian yang saat ini tengah memandang nya dari jendela kamar nya.

Kyara menggunakan gaun yang di pilih oleh momy nya, rambutnya di kepang dua dan di gulung ke atas, menggunakan assesoris kupu-kupu yang cantik di kedua gulungan rambutnya.

David dan juga Tiara ingin sekali berlari menyambut kedatangan mereka, namun keduanya menyadari jika bisa saja Keyra akan kembali kabur membawa putrinya jika mereka melakukan itu.

Akhirnya mereka pun hanya bisa melihat Keyra dan juga Kyara dari cctv rumah yang telah tersambung ke laptop Adrian.

Tap...

Tap...

Tap...

Kyara berjalan dengan kaki mungilnya sambil menggenggam tangan momy nya, di tangan kanannya sebuah tas kertas menggantung yang berisi hadiah untuk Bima dan juga Wulan.

"Kakek.. Nenek.. Ara datang" teriak Kyara yang segera di sambut pelukan Bima dan juga Wulan.

Sepasang suami istri itu pun segera mengajak Keyra dan juga Kyara menuju meja makan

Terpopuler

Comments

Dbz Mar

Dbz Mar

SMA Aldo keyra ahirnya kn thoor...

2025-01-05

1

aphrodite

aphrodite

najis...gak rela balikan..cari suami baru ajalah

2024-12-10

1

Karunia Disha

Karunia Disha

enak bner si adrian sm anak"nya kl lgsg dimaafkn,,,apalagi kl smpe mw kmbali,,,sorry yeee

2024-08-28

3

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!