***Hotel S***
Chris dan Emma menuju kamar hotel tempat mereka menginap, sedangkan Rio dan Rocky sudah berpamitan pulang karena acara kegiatan selanjutnya yang dipilih oleh Chris, semuanya ada di dalam Hotel S.
Emma dan Chris bergantian mandi terlebih dahulu. Permainan di tempat water sport dan juga cuaca panas terik di sana membuat tubuh mereka berdua terasa lengket.
Kali ini Emma hanya mandi di bawah pancuran shower dan tidak berendam di bathtub karena dirinya dan Chris akan melakukan perawatan spa di Hotel S.
Satu jam kemudian, Emma dan Chris menuju tempat spa Hotel S. Karyawan Hotel S membawa mereka ke taman privat yang rimbun.
Perawatan spa menggunakan produk organik lokal seperti lulur abu vulkanis Indonesia, dan sabun kelapa.
Area itu juga dilengkapi ruang sauna privat dan sun lounger dengan teknologi infrared pada matrasnya. Setelah berjemur, mereka mandi di bawah pancuran setinggi 2 meter, diikuti dengan berendam air es selama 3 menit bersuhu 10 derajat celcius yang mampu membantu melepaskan hormon endorphin, berguna untuk kecilkan pori-pori dan mempercepat penyembuhan otot sekaligus menyegarkan badan seutuhnya.
Emma yang sudah terbiasa dan rutin menjalani perawatan spa setiap bulan, sangat menikmati spa bersama Chris hari ini.
***
Chris membawa Emma menuju restoran hotel yang berada di dekat tepi pantai untuk tea time bersama, setelah selesai perawatan spa.
Pelayan restoran menghidangkan sajian afternoon tea dengan wadah bertingkat yang terbuka. Wadah yang terdiri dari tiga tingkat dan masing-masing tingkatan berisi jenis kudapan yang berbeda.
Mereka berdua menikmati beraneka ragam kue-kue kecil itu sambil menikmati pemandangan langit biru dan ombak laut yang indah.
Emma dan Chris berada di restoran hingga matahari terbenam. Pelayan restoran membantu memotret sepasang pengantin baru itu dengan background sunset yang cantik.
Ini pertama kalinya Dian dan Chris foto bersama, setelah foto pertama kali di studio toko baju pengantin Tiffany.
Walaupun keduanya memakai pakaian kasual saat ini, tidak menutupi kharisma yang terpancar dari diri mereka. Mereka terlihat sangat serasi.
***
Chris menggandeng tangan Emma menuju kamar hotel untuk menikmati kegiatan terakhir yaitu candle light dinner.
Suasana kamar hotel sudah diatur oleh staff hotel sehingga terkesan romantis. Chris menggeser tempat duduk dan mempersilakan Emma duduk di hadapan meja, dengan cahaya lilin romantis di atasnya.
Chris menekan tombol salah satu remote kecil. Alunan musik biola klasik menggema di dalam kamar sehingga menambah suasana keromantisan.
"Emma! Kamu suka musik ini?" tanya Chris.
"Suka!" jawab Emma sambil tersenyum manis.
Terdengar suara ketukan pintu kamar dari luar sehingga Chris berdiri dari kursi. "Tunggu sebentar, Emma!" kata Chris.
Chris membuka pintu kamar dan terlihat seorang bellboy berdiri di sana. "Selamat malam Tuan Chris!" sapa bellboy dengan sopan.
"Selamat malam," balas Chris.
Chris menutup pintu kamar, lalu berjalan menghampiri Emma dan duduk di hadapan gadis muda itu.
Bellboy mendorong troli makanan yang berisi hidangan dinner romantis serta satu botol anggur merah menuju mereka berdua.
Bellboy menghidangkan kedua piring di atas meja, di hadapan Emma dan Chris. Kemudian menuangkan anggur merah ke dalam dua gelas kosong.
"Tuan Chris dan Nyonya Emma. Saya permisi dulu," ucap Bellboy dengan sopan, sebelum mendorong troli makanan keluar dari kamar hotel serta menutup rapat pintu kamar.
*""
Chris memotong steak salmon di piringnya dengan cepat dan setiap potongan sangat rapi, lalu menukar piringnya dengan piring Emma.
"Thank you Chris," ucap Emma.
"My pleasure," balas Chris.
Mereka menikmati steak salmon dan alunan musik klasik. Sesekali Chris dan Emma bersulang gelas yang berisi anggur merah.
"Emma! Kamu suka kegiatan honeymoon dan pacaran kita di hari pertama ini?" tanya Chris sambil menatap intens wajah Emma.
"Aku suka sekali, Chris! All perfect!" jawab Emma.
Chris tersenyum puas mendengar jawaban Emma. Beberapa saat kemudian setelah candle light dinner selesai, Chris menggandeng tangan Emma menuju balkon hotel.
Di balkon hotel ada satu meja dan satu kursi rotan warna coklat dengan alas bantalan empuk dan bantal cushion.
Mereka berdua meletakkan gelas anggur merah di atas meja, lalu duduk bersama di kursi rotan.
Malam ini bulan purnama sehingga mereka bisa menikmati cahaya bulan yang indah.
Suasana tenang dan damai membuat Emma bersandar di kursi rotan sambil memejamkan kedua matanya.
Tiba-tiba Emma merasa tubuhnya terangkat sehingga dirinya berada dalam pangkuan Chris, dalam posisi punggungnya menempel di dada atletis Chris.
Chris melingkarkan kedua tangannya dari belakang hingga memeluk pinggang Emma. Dagunya disandarkan di pundak kanan Emma.
"Begini lebih nyaman," bisik Chris.
"Iya," jawab Emma.
Emma meletakkan kedua tangannya di depan perut, tepatnya di atas sepasang tangan Chris yang merangkul pinggangnya.
Pelukan dari Chris terasa sangat nyaman dan hangat sehingga Emma memejamkan rapat kedua matanya lagi dan menikmati setiap detik yang berlalu dengan suasana hati bahagia.
"Emma!" panggil Chris dengan suara lembut.
"Iya," jawab Emma, tanpa membuka kedua matanya.
"Besok malam aku akan pulang ke Sydney," ucap Chris.
Kedua mata Emma terbuka lebar saat mendengar perkataan Chris. Gadis muda itu menoleh ke belakang dan merangkulkan kedua tangannya di leher Chris.
***
Selamat malam readers.
Babang Chris suka banget kasih kejutan. Romantis seharian dan berakhir dengan shock terapi ke Emma 😅😅.
Tenang... Sabar... Babang Chris mau urus perusahaannya di Sydney. Bukan mau ninggalin Emma koq 🥰
Tebak yuk. Apa yang akan dilakukan Emma?
Sampai jumpa besok.
TERIMA KASIH SEMUA DUKUNGANNYA 🤗😘
SALAM SAYANG
AUTHOR : LYTIE
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 91 Episodes
Comments
lily
pacaran halal emang nyenengin
2024-06-28
0
Imam Sutoto Suro
top markotop story'lanjut thor
2023-04-13
0
Arjuna Asih
Dian apa Emma Thor..
2022-12-07
0