***Mansion Watson***
Tom Watson sedang memancing di kolam ikan besar, yang memang khusus dibuat di dalam Mansion Watson sejak tiga tahun yang lalu.
Tiga tahun yang lalu, Tom sudah menyerahkan kekuasaan tertinggi Perusahaan Watson ke tangan Dylan. Tom hanya akan hadir saat meeting penting saja.
Tom lebih sering menghabiskan sebagian besar waktunya untuk memancing, yang menjadi hobinya beberapa tahun belakangan ini.
Biasanya Tom lebih suka memancing di Nusa Penida bersama beberapa sahabatnya yang sudah pensiun dini.
Memancing di laut Nusa Penida dengan teknik rock fishing karena kawasan laut di Nusa Penida berbatasan langsung dengan tebing-tebing karang.
Hari ini Tom memancing di kolam besar dikarenakan besok dirinya harus menghadiri pesta pernikahan Emma dan William.
Pak Gusti, kepala pelayan Mansion Watson berjalan menghampiri Tom.
"Tuan besar! Pelayan Tuan Will mengirim lima tas branded untuk Nona Emma!" lapor Pak Gusti.
"Will mengirim hadiah untuk Emma lagi? Bukankah tadi pagi pelayan nya sudah mengirim lima kalung berlian untuk Emma?" batin Tom.
"Terima saja dan simpan di lemari tas Emma," jawab Tom dengan nada datar.
"Baik Tuan besar," jawab Pak Gusti.
Pak Gusti menggunakan walkie talkie, memerintahkan pelayan mansion untuk menyimpan hadiah dari William.
Pak Gusti memang berjaga di sekitar kolam ikan untuk bisa melayani semua keperluan Tom dalam waktu singkat. Dua orang bodyguard juga berjaga di sana.
Sementara Tom melanjutkan konsentrasinya untuk memancing. Hadiah-hadiah mewah dari William tidak menarik perhatian Tom karena Tom, Dylan, dan Liam sering memberikan hadiah mewah ke Emma.
Lemari untuk gaun mewah, perhiasan mahal, tas branded milik Emma sangat banyak. Bahkan ada tiga kamar tamu Mansion Watson yang digabung menjadi satu dan di dalamnya berisi semua lemari milik Emma.
Beberapa saat kemudian, terdengar dering handphone. Pak Gusti segera mengambil handphone dari kantong celananya.
"Tuan besar! Telepon dari Tuan muda Dylan!" lapor Pak Gusti.
Pada saat Tom sibuk memancing, handphone nya akan dipegang oleh Pak Gusti. Tom melirik sekilas ke jam tangan di pergelangan tangannya.
Tom merasa heran Dylan meneleponnya sepagi ini. Biasanya Dylan sibuk di Perusahaan Watson dan jarang meneleponnya kecuali ada hal yang penting.
Tom mengambil handphone dari tangan Pak Gusti dan menukarnya dengan pancing di tangannya sambil memberi isyarat mata ke Pak Gusti.
Pak Gusti tahu Tom memintanya untuk melanjutkan memancing hingga Tom selesai bicara telepon dengan Dylan.
***
"Ada apa Dylan?" tanya Tom tanpa basa-basi.
"Papa! Semalam Emma melihat Will selingkuh di hotel," jawab Dylan.
"Will si*lan! Pantas saja dia mengirim banyak hadiah untuk Emma. Aku akan membuang semua hadiahnya sekarang dan membatalkan pernikahan besok," ujar Tom dengan ketus.
"Papa bisa membatalkan dengan Keluarga Pattinson, tetapi resepsi pernikahan besok tetap berlanjut. Aku sudah menyebarkan undangan digital ke rekan bisnis atas nama Perusahaan Watson. Emma menikah dengan pria lain," kata Dylan.
Pernikahan Emma dan Chris akan dilaksanakan di hotel lain, dengan undangan atas nama Perusahaan Watson. Dylan tidak mau Keluarga Pattinson datang mengacaukan hari besar Emma.
"Apa?" teriak Tom spontan.Tom sangat terkejut dengan perkataan Dylan.
"Emma mabuk semalam dan berdua dengan pria itu. Sekarang aku bersama mereka di toko baju pengantin Tiffany," ucap Dylan.
Tom tertegun sebentar karena perkataan Dylan. Tom sangat mengerti maksud dari Dylan dan mendukung keputusan Dylan untuk menikahkan Emma dengan pria itu.
"Siapa nama anak muda itu?" tanya Tom.
"Christian Alexander. Tinggal di Australia. Rocky sudah menyelidiki asal usulnya," jawab Tom.
"Baiklah. Aku akan menghubungi Hans sekarang dan membatalkan pernikahan bisnis. Kamu urus semua pernikahan baru Emma," ucap Tom.
"Baik, Pa. Dua puluh menit lagi papa hubungi Om Hans. Aku akan kirim foto dan video perselingkuhan Will ke dia sekarang," ucap Dylan.
"Baiklah," jawab Tom.
Tom mengambil lagi alat pancing dari tangan Pak Gusti dan melanjutkan konsentrasi memancing setelah memberi pesan ke Pak Gusti mengingatkannya untuk menelepon Hans Pattinson, ayah William.
***
Dua puluh menit kemudian, Hans tidak bisa menolak pembatalan pernikahan bisnis karena bukti foto dan video yang dikirimkan oleh Dylan sebelumnya sudah cukup membuat Keluarga Pattinson merasa malu.
Tentu saja foto dan video itu berasal dari Rocky. Hans Pattinson hanya bisa melampiaskan kemarahannya ke William.
William sangat terkejut Emma membatalkan pernikahan bisnis serta menyebarkan bukti perselingkuhannya ke Keluarga Pattinson.
William menyakinkan Hans bahwa dirinya pasti bisa meluluhkan hati Emma sehingga pernikahan bisnis bisa dilanjutkan di kemudian hari.
William mengira Emma hanya marah sesaat dan merajuk beberapa hari saja. William bertekad untuk menemui Emma di Mansion Watson dan meminta maaf secara tulus.
***Toko baju pengantin Tiffany***
Emma memilih foto gaun pengantin yang disukainya dengan semangat dan teliti, sedangkan Chris hanya melihat album foto di hadapannya dengan santai.
Karyawan wanita yang melayani Emma, menjelaskan secara detail desain baju pengantin yang menarik perhatian Emma.
Tiga puluh menit kemudian, Emma sudah menentukan pilihan gaun pengantin yang diinginkannya. Gadis muda itu melirik sekilas ke arah Dylan, yang terlihat sibuk membalas email di ipad mini, setelah selesai telepon dengan Tom.
Emma tahu Dylan sibuk mengurus pekerjaannya sehingga tidak ingin mengganggu kakak kesayangannya.
Emma menoleh ke arah Chris. Album foto di hadapan pria muda itu sudah dalam keadaan tertutup. "Chris. Kamu sudah selesai pilih?" tanya Emma.
"Iya. Kamu juga?" tanya Chris.
Emma meletakkan album foto baju pengantin wanita di hadapan Chris dan menunjuk salah satu foto di sana. "Chris! Ini bagus tidak?" tanya Emma.
"Cantik! Sangat cocok denganmu," jawab Chris, setelah membayangkan bagaimana penampilan Emma dengan gaun pengantin itu.
"Bagaimana kalau yang ini?" tanya Emma lagi. Kali ini Emma sengaja menunjuk foto gaun pengantin yang lebih terbuka dan seksi.
Chris menatap foto itu dan termenung sebentar. "Aku lebih suka gaun pertama," jawab Chris.
"Baiklah. Aku pilih gaun pengantin yang ini," ucap Emma sambil menunjuk foto gaun pengantin pertama ke karyawan wanita.
"Bagaimana dengan pilihan Tuan Chris?" tanya karyawan pria ke Chris.
Chris membuka lagi album foto di hadapannya, lalu menunjuk salah satu foto setelan jas dengan cepat.
"Aku pilih yang ini!" kata Chris.
Karyawan wanita dan pria toko baju pengantin Tiffany terkejut dengan pilihan Chris, yang ternyata memang setelan jas pasangan dari gaun pengantin pilihan Emma tadi.
Emma pun menyadarinya. Senyum tipis mengembang di sudut bibir Emma. Gadis muda itu tidak menyangka Chris sengaja tidak memilih duluan karena ingin memilih setelan jas yang sepadan dengan gaun pengantin pilihannya.
"Mari Nona Emma dan Tuan Chris ikut kita ke ruang ganti."
"Oke," jawab Chris dan Emma bersamaan.
***
Selamat malam readers tercinta.
Jangan lupa baca kelanjutannya besok malam 🤗
TERIMA KASIH
SALAM SAYANG
AUTHOR : LYTIE
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 91 Episodes
Comments
lily
okegh nikah mode sat set sat set
2024-06-28
0
Imam Sutoto Suro
wooow keren banget lanjutkan thor
2023-04-13
0
Rosalinda Yo_2
Seru Thor 👏🏻👏🏻👏🏻
2022-10-29
2