***Di dalam mobil BMW hitam***
Chris terdiam sejenak setelah mendengar penawaran dari Emma. Dari laporan Rio, Chris tahu Perusahaan Watson termasuk ke dalam sepuluh perusahaan besar dan terkenal di Bali.
Penawaran Emma sangat menguntungkannya, tetapi Chris tidak mau menerima bantuan orang lain untuk mengembangkan perusahaannya.
Sejak delapan tahun yang lalu meninggalkan Keluarga Alexander, Chris merintis sendiri karier dengan tekad kuat serta kemampuan bisnisnya hingga menjadi perusahaan yang besar di Australia.
Kedatangan Chris ke Bali untuk bertemu dengan rekan bisnis membahas proyek kerja sama yang baru.
Chris akui dalam hati kecilnya, dirinya memang berencana mengembangkan perusahaannya di Bali, tetapi dengan kemampuannya sendiri dan bukan dikarenakan bantuan dari Keluarga Watson.
"Bagaimana Chris?" tanya Emma sekali lagi.
Chris menatap wajah Emma dengan intens. Walaupun Emma terlihat penuh percaya diri dan santai, Chris bisa merasakan gadis muda itu sedang gelisah dan khawatir dirinya akan menolak penawaran itu.
Dugaan Chris sangat tepat. Emma yang semula percaya diri seratus persen penawarannya berhasil menggoda Chris agar setuju menjadi suaminya, tetapi sikap tenang dan wajah tanpa ekspresi Chris membuat Emma menjadi ragu.
Padahal mobil BMW akan tiba di toko baju pengantin Tifanny dalam waktu dekat. Jika Chris menolak maka bisa dipastikan pernikahan mereka berdua tidak akan terjadi.
Walaupun pernikahan bisnis Keluarga Watson dan Pattinson pasti akan dibatalkan, Emma tidak memiliki kesempatan lagi mencari pengantin pria pengganti disebabkan Dylan pasti akan melarangnya.
Wajah penuh harap Emma membuat Chris tidak tega menolaknya.
"Calon suaminya memang breng*ek. Jika aku menolak permintaannya, apakah Emma akan mencari pria lain menggantikanku?" batin Chris.
Chris masih mengingat jelas ciuman manis yang dirasakannya semalam dan dirinya tidak rela ciuman manis itu akan menjadi milik pria lain.
Chris tidak akan pernah tahu jika pria lain yang dipilih Emma, gadis muda itu hanya akan membayar sejumlah uang saja, tanpa mengorbankan satu jengkal pun bagian tubuhnya ataupun ciuman manis.
"Baiklah. Kamu harus mengabulkan tiga permintaanku," ucap Chris sambil tersenyum lembut.
"Sebutkan ketiga permintaanmu," ucap Emma dengan antusias.
"Kamu tidak boleh meminta cerai kecuali aku sendiri yang ingin menceraikanmu, sedangkan dua permintaan lainnya belum terpikir," kata Chris.
"Deal! Aku akan minta pengacaraku untuk membuat surat kontrak nya," ucap Emma.
"Tidak perlu surat kontrak. Aku percaya kamu akan menepati janjimu," kata Chris.
"Tidak perlu surat kontrak?" tanya Emma untuk memastikan.
Sebelumnya Emma dan William sudah membuat perjanjian pra nikah terlebih dahulu agar tidak merugikan kedua keluarga besar di kemudian hari sehingga Emma mengajukan hal yang sama ke Chris agar pernikahan mereka berdua berjalan lancar.
"Iya," jawab Chris dengan yakin.
"Kamu mengingkari janji juga tidak apa-apa," batin Chris.
"Kamu memang pria yang baik Chris," puji Emma.
Chris hanya tersenyum tipis mendengar pujian Emma. Wajah Emma semakin semringah. Pikirannya fokus kembali ke style baju pengantin yang akan dipilihnya nanti.
***
"Tuan Chris! Kita sudah tiba!" ucap sopir saat menghentikan mobil, tepat di belakang mobil Ferrari hitam.
Terlihat Rocky keluar duluan dan masuk ke dalam toko baju pengantin Tiffany dengan cepat, sedangkan sopir mobil membukakan pintu untuk Dylan.
Sopir Chris pun turun dari mobil BMW dan membukakan pintu mobil untuk Chris serta Emma. Sementara empat orang bodyguard yang berada di dalam mobil Range Rover ikut turun serta berjaga di depan pintu masuk toko pengantin Tiffany.
Dua karyawan toko pengantin Tiffany mengikuti Rocky keluar dari dalam toko. Mereka berdua tersenyum ramah menyambut kedatangan Chris, Emma, dan Dylan.
Rocky sudah memberitahukan kepada mereka mengenai maksud kedatangan rombongan Emma. Sebagai karyawan berpengalaman, mereka berdua sangat pintar untuk tidak membahas gaun pengantin pesanan Emma sebelumnya karena sudah jelas pengantin pria berganti orang saat ini.
Bahkan Rocky sudah memberikan peringatan ke pemilik toko baju pengantin Tiffany untuk tidak menyebarkan perihal Emma dan Chris. Dylan tidak mau William membuat keributan dan mengganggu acara pernikahan Emma besok.
***
Kedua karyawan membawa rombongan Emma ke kamar tamu VVIP. Emma dan Chris duduk di sofa nyaman yang berada di depan sebuah meja bundar besar, sedangkan Dylan duduk di kursi lain yang berada lebih jauh dari sepasang calon pengantin itu.
"Nona Emma. Kami mempunyai beberapa gaun pengantin baru yang dikirim dari Paris. Semuanya ada size tubuh Nona Emma," ucap karyawan wanita sambil memperlihatkan album foto yang berisi baju pengantin model terbaru.
"Tuan Chris! Semua setelan jas pengantin pria di dalam album merupakan produk terbaru. Tuan Chris bisa memilihnya," ucap karyawan pria ke Chris.
Ketika sepasang sejoli memilih baju pengantin, Dylan menelepon Liam, adiknya.
"Halo kak Dylan," sapa Liam saat mengangkat telepon.
"Liam. Aku mau resep salep terbaik untuk kaki terkilir," ucap Dylan.
"Baiklah," jawab Liam.
"Tiga jam lagi aku akan tiba di Medical Health bersama Emma. Persiapkan prosedur medical check up pranikah," kata Dylan.
"Bukankah Emma dan Will sudah medical check up pranikah enam bulan yang lalu?" tanya Liam dengan nada bingung.
"Will selingkuh semalam. Besok Emma menikah dengan pria lain," jawab Dylan terus terang.
"Apakah papa sudah tahu?" tanya William.
"Aku akan menelepon papa setelah menutup sambungan telepon denganmu," jawab Dylan.
"Baiklah!" ucap Liam.
Sambungan telepon di tutup oleh Liam secara langsung. Dylan hanya bisa menggelengkan kepalanya, lalu menelepon Tom Watson.
***
Selamat malam readers. Apa reaksi Tom Watson?
Jangan lupa baca kelanjutan ceritanya besok ya.
TERIMA KASIH
SALAM SAYANG
AUTHOR : LYTIE
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 91 Episodes
Comments
lily
penasaran cara keluarganya Watson mengatasi pembatalan pernikahan anak mereka yah Secra cuma tinggal besok doang pasti udngan juga sudah menyebar blum vendor wo dll
2024-06-28
1
Imam Sutoto Suro
beneran super duper novel lanjutkan thor
2023-04-12
0
Black Moon
aku tuh sebenernya suka novel ini, tapi entah kenapa baru baca beberapa menit ko lgsg abis ya 😅 apa aku yg kecepatan bacanya 😆😆😆
2022-10-26
3