"Kakak tidak apa-apa kok," jawab Deren.
"Tapi kak ..." ucapan Debora terpotong oleh Deren.
"Tidak terima penolakan, kamu duduklah," ucap Deren.
Debora kembali duduk di kursi makan sambil menatap punggung suaminya sedangkan Deren mencuci piring dan gelas yang tadi mereka pakai.
("***Seandainya saja aku bertemu kak Deren dari awal alangkah bahagianya aku. Sesibuk apapun kak Deren tapi ketika aku membutuhkan bantuannya kak Deren langsung datang dan meninggalkan pekerjaannya sedangkan kak Steven di saat aku membutuhkan sesuatu ke kak Steven, Kak Steven selalu mengatakan sibuk dan tidak bisa mengantarku padahal saat itu kepalaku sangat pusing dan meminta di antar ke rumah sakit. Bukan itu saja di saat aku sedang sedih kak Deren selalu menyediakan bahunya untuk aku gunakan menangis dan menghilangkan rasa sesak di hatiku setelah itu kak Deren menghiburku hingga kesedihan ku menjadi hilang sedangkan kak Steven selalu mengatakan aku cengeng dan mengatakan jadi wanita itu harus kuat" ucap Debora dalam hati yang baru menyadari perbedaan antara Deren dengan Steven).
("Aku berjanji untuk menjadi istri yang baik dan selalu setia," sambung Debora dalam hati***).
Grep
"Mikirin apa?" tanya Deren dengan nada cemburu sambil memeluk istrinya dari arah belakang.
Debora melepaskan pelukan suaminya membuat Deren memejamkan matanya untuk menahan rasa kecewa karena Debora melepaskan pelukannya.
Grep
Debora turun dari kursi dan menarik perlahan tubuh Deren agar menghadap dirinya kemudian memeluknya dengan erat.
"Terima kasih, kak Deren hadir dalam kehidupanku. Aku tidak tahu apa yang terjadi dengan diriku jika seandainya aku tidak bertemu dengan kak Deren. Kak Deren selalu ada untukku di saat masa - masa sulit ku dan di saat aku sedang sedih serta di saat aku membutuhkan bantuan kak Deren," ucap Debora.
"Kak Deren sangat berarti buatku," sambung Debora.
Deren sangat bahagia karena dirinya tadi sempat mengira kalau Debora sedang memikirkan Steven dan tidak mau di peluk tapi ternyata pikirannya salah. Deren membalas pelukan istrinya sambil tersenyum bahagia mendengar ucapan istrinya.
"Kakak berjanji untuk selalu setia dan sayang sama kamu jadi kakak harap kamu pun begitu juga," mohon Deren.
"Aku berjanji untuk selalu setia dan menyayangi suamiku," ucap Debora.
"Debora," panggil Deren dengan suara mulai berat sambil mendorong perlahan tubuh istrinya.
"Ya," jawab Debora singkat.
"Aku ingin meminta hak ku, bolehkah?" tanya Deren penuh harap.
Walau bagaimanapun Deren adalah pria normal terlebih kini mereka sudah resmi menikah.
"Debora ingin memberikannya kak, tapi ketika merasakan ternyata sakit sekali membuat Debora sangat takut," jawab Debora dengan mata berkaca-kaca.
"Bukannya Debora tidak mau memberikannya tapi rasa sakit itu yang membuat Debora trauma," sambung Debora.
"Kakak mengerti, kakak akan menunggu sampai kamu benar-benar siap," ucap Deren yang tidak ingin memaksa istrinya karena dirinya sangat mencintai istrinya.
"Terima kasih kak, sudah mau menerima Debora apa adanya," ucap Debora.
"Tentu saja, kamu kan istriku." ucap Deren sambil mencubit pelan hidung Debora.
"Oh ya kak, kita tidur yuk," ajak Debora.
"Ayuk," jawab Deren.
Deren memeluk Debora dari arah samping begitu pula dengan Debora. Mereka menaiki anak tangga satu demi satu sambil mengobrol dan terkadang tertawa bersama.
("***Sekarang dan seterusnya tiap malam aku tidak akan kesepian lagi sejak kami menikah," ucap Deren dalam hati).
("Sekarang dan seterusnya aku tidak akan mengalami kesedihan karena kak Deren hadir dalam kehidupanku yang kini menjadi suamiku," ucap Debora dalam hati***).
Ceklek
Deren membuka pintu kamar mereka dan Debora masuk ke dalam kamar dengan diikuti oleh Deren.
"Aku mau ke kamar mandi dulu, mau sikat gigi," ucap Debora.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 58 Episodes
Comments
Tini Jifi
semangat Thor 💪
2023-03-15
0
🌷💚SITI.R💚🌷
smg debora menyadari kekeliruany dan secepaty jd isyri yg sedungguhy buat derrren..
2022-09-30
1
Aprilia dwi
hehehe deren,, sabarr ya,,, yang penting berdua 🙂🙂🙂 selalu,,,, dan ada temen tidur sekarang,,,
2022-09-30
0