Resepsi Pernikahan

("Si*l, kenapa kak Debora lebih cantik dariku, baik wajahnya, hiasannya dan gaun pengantin yang digunakannya," ucap Valen dalam hati)

("Si*l, putriku yang cantik kehilangan pesonanya gara - gara kedatangan wanita yang tidak punya malu itu," sambil berfikir mencari cara agar mempermalukan Debora).

("Si*l, kenapa aku baru tahu kalau Debora ternyata sangat cantik dan seksi ketika memakai gaun pengantin. Bagaimana caranya aku akan merebut Debora dari pria miskin itu," ucap Steven dalam hati).

("Awas kalian berdua, akan aku buat Valen menjadi pelayan di mansion ku," sambung Steven dalam hati sambil menatap calon istrinya dengan tatapan kebencian).

("Kenapa Steven menikah dengan gadis yang tidak punya sopan santun? Juga itu Debora kenapa juga selingkuh dengan pria miskin itu padahal jelas - jelas putraku sangat kaya di kota ini,'' ucap Ibu nya Steven menatap Debora dengan wajah kecewa).

("Seandainya putraku bisa menahan diri maka tidak mungkin menikah dengan wanita ular itu karena aku tahu Debora adalah korban fitnah dan keserakahan Ibu tirinya," ucap Ayah nya Steven sambil menatap Valen dan besannya secara bergantian dengan penuh kebencian).

"Bu, bukankah anak tiri mu Debora menikah dengan tuan Steven kenapa jadi menikah dengan pria itu?" tanya tetangganya yang usil.

"Memang benar itu karena Debora selingkuh dengan pria miskin jadi untuk menutup malu keluarga kami akhirnya putriku berkorban untuk keluarga kami dengan cara merelakan dirinya menikah dengan Steven," jawab Ibu nya Valen.

"Sungguh memalukan," ucap tetangganya.

"Kenapa pernikahannya disatukan? lebih baik tidak usah disatukan keenakan cowoknya," sambung tetangga satunya.

"Iya benar kenapa mesti disatukan?" tanya tetangganya satunya yang juga julid.

Mereka pun sibuk bergosip membuat Deren menggenggam ke dua tangannya dengan erat menahan amarahnya.

Grep

"Biarkan saja kak, tidak usah didengarkan perkataan mereka," ucap Debora sambil menggenggam tangan Deren.

Deren menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian membalas genggaman tangan Debora dan amarahnya langsung menghilang entah kemana.

Debora membiarkannya hingga tidak berapa lama acara pernikahan sudah selesai dan dilanjutkan dengan acara resepsi di hotel.

"Lebih baik kita tidak usah ikut ke hotel," ucap Debora.

"Aku sudah menyewanya, apa kamu masih mencintai Steven makanya kamu tidak mau datang?" tanya Deren dengan nada cemburu.

"Perasaanku ke kak Steven sudah hilang sejak melihat kak Steven selingkuh," jawab Debora.

"Kalau sudah hilang kenapa kamu tidak datang di acara resepsi pernikahan kita?" tanya Deren.

"Aku tidak ingin kak Deren di hina oleh orang lain sedangkan aku sudah terbiasa di hina oleh keluargaku," jawab Debora.

Grep

"Aku tidak perduli di hina oleh siapapun tapi aku tidak terima jika orang yang aku cintai di hina oleh orang lain," ucap Deren sambil memeluk tubuh mungil istrinya yang baru saja dinikahi.

("Kenapa aku merasa nyaman di peluk Deren?" tanya Debora dalam hati sambil membalas pelukan suaminya).

"Baiklah aku akan datang ke hotel tapi jika mereka menghina kita maka kita pulang ke rumah kita," ucap Debora.

"Rumah kita?" tanya Deren tidak percaya dengan apa yang di dengarnya.

"Bukankah rumah kak Deren akan menjadi rumah kita?" tanya Debora sambil menyembunyikan kepalanya di dada bidang suaminya.

"Berarti kamu mau menerimaku menjadi suami mu?" tanya Deren tanpa menjawab ucapan Debora karena dirinya sangat bahagia.

"Tentu saja, bukannya kita sekarang sudah resmi menjadi suami istri?" tanya Debora sambil mengangkat kepalanya ke atas karena Deren lebih tinggi darinya.

Cup

"Terima kasih, berarti kita tidur satu kamar dan melakukan hubungan suami istri," ucap Deren sambil tersenyum bahagia.

"Maaf kalau tidur bersama aku tidak apa-apa tapi untuk melakukan hubungan suami istri aku belum siap," ucap Debora.

"Maafkan aku," ucap Debora sambil memeluk tubuh atletis suaminya.

"Tidak apa-apa, aku akan menunggu sampai kamu benar-benar siap," ucap Deren sambil mengusap kepala Debora dengan lembut.

"Sekarang kita berangkat ke hotel," ucap Debora sambil melepaskan pelukannya.

"Ok," jawab Deren sambil melepaskan pelukannya.

Deren memeluk istrinya dari arah samping dan berjalan ke arah mobilnya yang sudah di hias. Deren membuka pintu mobil samping pengemudi kemudian Debora masu ke dalam.

Deren memutari mobil kantor dan membuka pintu mobil dan duduk di kursi pengemudi. Deren mengendarai mobil dengan kecepatan sedang sambil tangan kirinya menggenggam tangan istrinya.

"Aku sangat bahagia bisa menikah dengan mu dan aku akan berusaha agar kamu jatuh cinta padaku seperti aku jatuh cinta padamu," ucap Deren sambil tersenyum bahagia.

"Terima kasih banyak, seandainya aku tidak bertemu dengan kak Deren, aku tida tahu apakah aku sanggup menahan malu dan kesedihanku terlebih keluargaku sangat membenciku," ucap Debora dengan mata berkaca-kaca.

"Mereka tidak membencimu terlebih Ayah kandungmu," ucap Deren sambil menggenggam tangan istrinya untuk menyalurkan kekuatannya agar tidak bersedih.

"Mereka membenciku terlebih Ayah kandungku yang aku pikir sayang padaku. Ayah menjelekkan Ibu ku padahal aku ingat dengan jelas Ibuku selalu membantu pekerjaan Ayah dan memberikan modal perusahaan Ayah hingga menjadi sukses tapi di saat sudah sukses Ayah selingkuh dengan sekretarisnya yang kini menjadi Ibu tiri ku," ucap Debora.

"Dari mana kamu tahu?" tanya Deren sambil menahan amarahnya.

"Aku tidak sengaja mendengar percakapan mereka," ucap Debora.

"Sudahlah lupakanlah mereka yang sudah menyakitimu, sekarang kita sudah menikah dan mulai sekarang dan seterusnya kita mulai hidup baru. Aku berjanji untuk selalu setia dan tidak akan pernah menyakiti perasaanmu," ucap Deren dengan nada tegas dan bersungguh-sungguh.

"Terima kasih, aku percaya dengan ucapan kak Deren tapi jika suatu saat nanti kak Deren melukai perasaanku atau berselingkuh maka aku akan pergi dari kehidupan kak Deren." ucap Debora.

Deren menghentikan mobilnya kemudian melepaskan seat belt nya. Deren mendekati tubuh Debora sambil tangannya menahan tangan Debora.

Grep

"Aku Deren, akan selamanya selalu setia dengan istriku sama seperti Debora setia padaku," ucap Deren sambil memeluk tubuh istrinya.

"Terima kasih, aku sangat senang mendengarnya," jawab Debora sambil membalas pelukan suaminya.

Setelah beberapa saat mereka melepaskan pelukannya kemudian Deren duduk kembali dan memasangkan sealt belt nya. Deren kembali melanjutkan perjalanan menuju ke arah hotel di mana banyak tamu undangan sedang menunggu mereka.

"Jika nanti resepsi pernikahan kamu merasa tidak nyaman, kita langsung pulang saja," ucap Deren yang melirik wajah Debora seperti memikirkan sesuatu.

"Iya kak," jawab Debora patuh.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Sambil menunggu up silahkan mampir ke karya temanku dengan judul :

Terpopuler

Comments

Tini Jifi

Tini Jifi

lanjut Thor 💪💪

2023-03-14

0

🌷💚SITI.R💚🌷

🌷💚SITI.R💚🌷

valen akan jd budak di keluarga suamiy..sedangkan debora akan jd ratu sama derren suamiy..mereka ga tau aja klu derren orang kaya bahkn lbh kaya dr suamiy vallen..

2022-09-29

0

mbok Darmi

mbok Darmi

keren lanjut kak

2022-09-29

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!