BAB 13 Jangan Macam-Macam

"Lima puluh ribu? Untuk tiga hari?" gumam Andhira di dalam hati.

"Apa yang kamu pikirkan, Dhira sayang?" tanya Daffa dengan tatapan mengejek.

"Tidak, Mas," jawab Andhira singkat.

Uang belanja lima puluh ribu untuk tiga hari? Sebenarnya, itu bukanlah masalah bagi Andhira. Asalkan Daffa bersikap selayaknya suami yang mencintai istrinya, atau setidaknya menghargai sedikit saja Andhira sebagai istrinya, karena kata cinta mungkin terlalu cepat untuk mereka yang menikah atas sebuah perjodohan. Akan tetapi, tanda-tanda sebagai lelaki yang baik sama sekali tidak ada dalam diri Daffa. Mungkin, itulah yang menjadikan Andhira sedikit mengeluh dengan nominal uang yang diberikan Daffa kala itu. Sungguh, Andhira bahkan mampu menafkahi dirinya sendiri dengan penghasilan yang dia punya, sekali pun Daffa tidak memberinya uang. Hanya saja, Andhira sadar bahwa adab seorang istri adalah menerima dengan ikhlas berapa pun nafkah yang diberikan oleh suaminya.

"Kamu keberatan dengan uang yang aku berikan?" tanya Daffa.

"T-tidak, Mas. Terima kasih karena sudah memenuhi kewajibanmu," balas Andhira dengan sedikit gugup.

Daffa mengangguk dengan tatapan picik dan senyuman getirnya. "Kita lihat saja, seberapa jauh usahamu untuk menjadi istri yang baik," batin Daffa menuntut.

"Eem ... Permisi, Mas. Aku akan menyiapkan sesuatu untuk dimakan," pamit Andhira dengan sopan.

"Tidak perlu, aku akan pergi setelah ini. Mungkin aku tidak akan pulang untuk beberapa hari," ucap Daffa. Andhira hanya mengangguk patuh.

Selekas itu, Andhira menyiapkan beberapa pakaian ganti untuk Daffa bawa pergi. Jujur saja, ada perasaan lega di hati Andhira saat mengetahui dirinya akan terbebas dari Daffa, meski hanya untuk beberapa hari saja. "Pakaiannya sudah aku siapkan, Mas. Apa ada yang lain?" ujar Andhira.

"Itu saja," jawab Daffa singkat.

Daffa bergerak hendak mengambil jaket yang tercantol di dinding, tepatnya di belakang Andhira. Namun, rasa was-was Andhira yang selalu takut disiksa oleh Daffa, membuatnya mengira Daffa akan memukulnya. Sehingga Andhira berteriak memohon ampun.

"Jangan, Mas! Ampun, Mas," jeritnya seraya memejamkan mata dan menutupi wajah dengan kedua tangannya.

Daffa mengerutkan dahinya merasa heran. "Kamu kenapa, Dhira? Aku hanya ingin mengambil jaket yang ada di belakangmu," jelas Daffa.

Andhira menurunkan tangan dari wajahnya dan melihat, memang benar Daffa hanya mengambil jaket yang berada di belakangnya. Lalu, dengan napas tersengal karena terlanjur ketakutan, Andhira meminta maaf. "Maafkan aku, Mas," katanya pelan.

Daffa hanya memandangi Andhira dengan mimik wajah penuh tanya. Sepertinya, Lelaki itu tidak menyadari bahwa perangai buruknya selama ini telah meninggalkan jejak trauma yang dalam bagi Andhira. Tepatnya, menghadirkan lagi trauma yang sebelumnya pernah Andhira alami.

Daffa bersiap untuk pergi dengan setelan yang cukup rapi. Memakai celana jeans panjang dan kemeja polos berwarna biru muda. Bisa dibilang, paras Daffa memang lumayan tampan. Hingga setelan yang dikenakannya kala itu semakin memancarkan aura ketampanannya tersebut.

"Aku pergi dulu," pamit Daffa.

Dengan cepat Andhira meraih tangan Daffa dan menyalaminya. "Hati-hati, Mas," pesan Andhira.

Daffa hanya mengangguk pelan, lantas menarik tengkuk Andhira hingga wajah Andhira mendekat ke wajahnya. "Jangan berani macam-macam selama aku tidak ada," tandas Daffa dengan suara yang pelan namun penuh penekanan.

Andhira memejamkan matanya dengan bibir yang terkatup. Pasokan oksigennya bagai terhenti, hingga napasnya terasa sesak. Entah mengapa Daffa selalu menciptakan luka baru setiap harinya. Padahal, tanpa diingatkan dengan ancaman pun, Andhira tahu bagaimana menjaga diri dan kehormatannya.

"Kamu dengar apa yang aku katakan?" ucap Daffa memastikan.

"Iya, Mas," jawab Andhira.

"Bagus!" tukas Daffa, lantas mengambil tas berisi pakaiannya dan pergi.

Andhira menjatuhkan tubuhnya ke lantai sembari menangis kesal. Namun, tidak lama dia bangkit dan memastikan bahwa Daffa benar-benar sudah pergi. Saat melihat mobil Daffa sudah tidak ada di sana, Andhira segera memakai jaket dan mengambil helm kesayangannya.

Wanita berkulit putih itu membuka sebuah laci, di mana dia meletakkan kunci seperda motor miliknya. Dia pun bertolak meninggalkan rumah itu setelah mengambil kunci tersebut. Andhira melajukan sepeda motornya dengan kecepatan yang sangat tinggi. Sampai-sampai beberapa kendaraan yang disalipnya berteriak kaget dan ketakutan.

"Ehh, apa kalian lihat wanita yang mengebut itu? Sepertinya itu Dhira," ucap Rere menerka. Saat itu dia sedang bersama Maya, dan juga Fahri untuk menuju ke suatu tempat.

"Yang mana, sih? Mungkin kamu salah lihat saja, Re," jawab Fahri yang tidak menyadari.

"Apa kamu yakin, Re?" timbrung Maya.

"Aku yakin, aku lihat helm dan jaketnya persis seperti yang biasa Dhira kenakan," ucap Rere mantap.

"Oke, ayo kita ikuti," ajak Maya.

Mereka bertiga pun mempercepat laju sepeda motornya.

Bersambung ....

Terpopuler

Comments

Yuantusha

Yuantusha

kabur trs cerai

2023-07-16

1

Vita Zhao

Vita Zhao

kabooooor dhira.
cepetan gugat cerai si jangl*ot itu.

2022-09-14

1

gulla li

gulla li

Siapkan juga kopi bau Almond 😒

2022-09-14

1

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 PROLOG
2 BAB 2 Apa Salahku?
3 BAB 3 Kecewa Yang Berulang
4 BAB 4 Menemui Rere dan Maya
5 BAB 5 Jangan Kasar-Kasar
6 BAB 6 Sebuah Trauma
7 BAB 7 Aku Tidak Mau Ditolak
8 BAB 8 Tidak Sadarkan Diri
9 BAB 9 Membenci Sekaligus Mengagumi
10 BAB 10 Hapus Semua Kontak Pria Di Ponselmu!
11 BAB 11 Merasa Risih
12 BAB 12 Uang Belanja
13 BAB 13 Jangan Macam-Macam
14 BAB 14 Akankah Dia Berubah Baik?
15 BAB 15 Malam Keberhasilan
16 BAB 16 Kejutan Tak Terduga
17 BAB 17 Itu Tidak Mungkin
18 BAB 18 Andhira Meradang
19 BAB 19 Luapkan Saja Tangismu
20 BAB 20 Nyali
21 BAB 21 Tidak Bisa Ditebak
22 BAB 22 Spesial Untukmu
23 BAB 23 Untuk Siapa Semua Ini?
24 BAB 24 Bersolek
25 BAB 25 Aku Sudah Menunggu
26 BAB 26 Rasa Hati Yang Mati
27 BAB 27 Lakukan Saja Bagianmu
28 BAB 28 Ini Bukan Inginku
29 BAB 29 Aku Benci Semua Ini
30 BAB 30 Lepaskan Aku
31 BAB 31 Aku Tidak Mengerti
32 BAB 32 Terlalu Gengsi Untuk Mengakui
33 BAB 33 Siapa Yang Paling Sakit?
34 BAB 34 Jangan Khianati Kepercayaan Kami
35 BAB 35 Sejahat Itukah Aku Padanya?
36 BAB 36 Aku Mencintaimu
37 BAB 37 Program Hamil
38 BAB 38 Untuk Satu Malam Saja
39 BAB 39 Bayang-Bayang Semu
40 BAB 40 Kemungkinan Terburuk
41 BAB 41 Disiksa Rindu
42 BAB 42 Semoga Tidurmu Nyenyak
43 BAB 43 Senang Bisa Memelukmu Lagi
44 BAB 44 Kenapa Kamu Masih Melayaniku?
45 BAB 45 Diagnosis
46 BAB 46 Pulang Bersamamu
47 BAB 47 Apakah Aku Menjadi Noda Untuk Hidupmu?
48 BAB 48 Inikah Hukuman Untukku?
49 BAB 49 Sedingin Salju
50 BAB 50 Terbakar Cemburu
51 BAB 51 Sisi Lain Daffa
52 BAB 52 Ciuman Indah Di Bawah Pohon
53 BAB 53 Pijatan Lembut
54 BAB 54 Takut Kehilangan
55 BAB 55 Percayalah Padaku
56 BAB 56 I Love You Too
57 BAB 57 Butuh Uang
58 BAB 58 Pulau Cinta
59 BAB 59 Aku Bahagia
60 BAB 60 Suara Gaduh
61 BAB 61 Obati Aku Dengan Kehangatanmu
62 BAB 62 Ingin Bermanja
63 BAB 63 Membuka Pagi Dengan Sebuah Pelukan
64 BAB 64 Tidak Ada Yang Bisa Melukaiku, Kecuali Dirimu
65 BAB 65 Jangan Munafik
66 BAB 66 Aku Menginginkanmu Lagi
67 BAB 67 Memilih Mencintai
68 BAB 68 Sebuah Tangis Penyesalan
69 BAB 69 Kabar Terbaik Sepanjang Masa
70 BAB 70 Terlalu Antusias
71 BAB 71 Sesuatu Yang Menyejukkan Kalbu
72 BAB 72 Cinta Lebih Kental Dari Darah
73 BAB 73 Banyak Berubah
74 BAB 74 Kamu Di Mana?
75 BAB 75 Tersingkapnya Tabir Misteri
76 BAB 76 SEMBUH (TAMAT)
77 EPILOG, UCAPAN TERIMA KASIH, PENGUMUMAN KARYA BARU
Episodes

Updated 77 Episodes

1
BAB 1 PROLOG
2
BAB 2 Apa Salahku?
3
BAB 3 Kecewa Yang Berulang
4
BAB 4 Menemui Rere dan Maya
5
BAB 5 Jangan Kasar-Kasar
6
BAB 6 Sebuah Trauma
7
BAB 7 Aku Tidak Mau Ditolak
8
BAB 8 Tidak Sadarkan Diri
9
BAB 9 Membenci Sekaligus Mengagumi
10
BAB 10 Hapus Semua Kontak Pria Di Ponselmu!
11
BAB 11 Merasa Risih
12
BAB 12 Uang Belanja
13
BAB 13 Jangan Macam-Macam
14
BAB 14 Akankah Dia Berubah Baik?
15
BAB 15 Malam Keberhasilan
16
BAB 16 Kejutan Tak Terduga
17
BAB 17 Itu Tidak Mungkin
18
BAB 18 Andhira Meradang
19
BAB 19 Luapkan Saja Tangismu
20
BAB 20 Nyali
21
BAB 21 Tidak Bisa Ditebak
22
BAB 22 Spesial Untukmu
23
BAB 23 Untuk Siapa Semua Ini?
24
BAB 24 Bersolek
25
BAB 25 Aku Sudah Menunggu
26
BAB 26 Rasa Hati Yang Mati
27
BAB 27 Lakukan Saja Bagianmu
28
BAB 28 Ini Bukan Inginku
29
BAB 29 Aku Benci Semua Ini
30
BAB 30 Lepaskan Aku
31
BAB 31 Aku Tidak Mengerti
32
BAB 32 Terlalu Gengsi Untuk Mengakui
33
BAB 33 Siapa Yang Paling Sakit?
34
BAB 34 Jangan Khianati Kepercayaan Kami
35
BAB 35 Sejahat Itukah Aku Padanya?
36
BAB 36 Aku Mencintaimu
37
BAB 37 Program Hamil
38
BAB 38 Untuk Satu Malam Saja
39
BAB 39 Bayang-Bayang Semu
40
BAB 40 Kemungkinan Terburuk
41
BAB 41 Disiksa Rindu
42
BAB 42 Semoga Tidurmu Nyenyak
43
BAB 43 Senang Bisa Memelukmu Lagi
44
BAB 44 Kenapa Kamu Masih Melayaniku?
45
BAB 45 Diagnosis
46
BAB 46 Pulang Bersamamu
47
BAB 47 Apakah Aku Menjadi Noda Untuk Hidupmu?
48
BAB 48 Inikah Hukuman Untukku?
49
BAB 49 Sedingin Salju
50
BAB 50 Terbakar Cemburu
51
BAB 51 Sisi Lain Daffa
52
BAB 52 Ciuman Indah Di Bawah Pohon
53
BAB 53 Pijatan Lembut
54
BAB 54 Takut Kehilangan
55
BAB 55 Percayalah Padaku
56
BAB 56 I Love You Too
57
BAB 57 Butuh Uang
58
BAB 58 Pulau Cinta
59
BAB 59 Aku Bahagia
60
BAB 60 Suara Gaduh
61
BAB 61 Obati Aku Dengan Kehangatanmu
62
BAB 62 Ingin Bermanja
63
BAB 63 Membuka Pagi Dengan Sebuah Pelukan
64
BAB 64 Tidak Ada Yang Bisa Melukaiku, Kecuali Dirimu
65
BAB 65 Jangan Munafik
66
BAB 66 Aku Menginginkanmu Lagi
67
BAB 67 Memilih Mencintai
68
BAB 68 Sebuah Tangis Penyesalan
69
BAB 69 Kabar Terbaik Sepanjang Masa
70
BAB 70 Terlalu Antusias
71
BAB 71 Sesuatu Yang Menyejukkan Kalbu
72
BAB 72 Cinta Lebih Kental Dari Darah
73
BAB 73 Banyak Berubah
74
BAB 74 Kamu Di Mana?
75
BAB 75 Tersingkapnya Tabir Misteri
76
BAB 76 SEMBUH (TAMAT)
77
EPILOG, UCAPAN TERIMA KASIH, PENGUMUMAN KARYA BARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!