Bab 8. Rahasia Kastil

Teman-teman baca sampai selesai, ya. Jangan lupa kasih like dan komentar. Semoga hari ini kalian sehat dan diberikan kemudahan rezeki.

***

Bab 8

Biasanya, Allura dan Xavier tidur bersama dan saling berhadapan tanpa memeluk. Namun, ada yang berbeda dengan malam ini. Mereka tidur bersama dan saling memeluk dengan lembut penuh kehangatan.

Tentu saja hal ini membuat Allura sangat bahagia. Dia tidak berani memeluk tubuh Xavier tanpa seizinnya terlebih dahulu. Dipeluk oleh laki-laki yang dicintainya, Allura merasa nyaman dan terlindungi.

"Kenapa kamu belum tidur?" tanya Xavier.

"Aku teringat dengan sebuah berita yang sedang heboh saat ini," jawab Allura sambil menatap pada wajah suaminya.

"Berita apa itu?" tanya Xavier.

"Sekarang banyak ditemukan mayat dengan bekas gigitan di leher. Ada yang menduga itu gigitan vampir. Bukan hanya pada manusia, tetapi juga pada hewan ternak yang berukuran besar lainnya," jawab Allura.

Xavier hanya diam saja, dia tahu semua kejadian yang terjadi di kota Eleanor ini. Populasi jumlah vampir mutan semakin bertambah. Meski dia dan pasukan vampir campuran kelompoknya, sudah berusaha membasmi mereka.

"Makanya mulai sekarang kamu tidak boleh keluar dari kastil, kecuali bersama aku atau Cedric," ujar Xavier.

"Apakah vampir itu ada?" tanya Allura penasaran karena dia mengira itu hanyalah dongeng belaka saja.

"Ya, mereka ada. Dan kamu harus berhati-hati terhadapnya," jawab Xavier.

"Benarkah mereka ada?" tanya Allura sambil bangun dari tempat pembaringannya.

Xavier pun bangun dan duduk sambil menghadap ke arah Allura. Dia memegang kedua tangan Allura dan berkata, "Kamu harus berhati-hati terhadap orang asing."

"Apa semua makhluk yang dihisap darahnya oleh vampir itu akan mati?" tanya Allura.

"Hmmm, mungkin saja. Oleh karena itu, kita semua harus bisa menjaga diri agar jangan sampai tertangkap atau bertemu dengan mereka," jawab Xavier.

***

Allura yang sedang membaca buku di perpustakaan, merasa sangat penasaran dengan sebuah lukisan yang wajahnya mirip dengan Xavier. Dia melihat wajah laki-laki yang itu sangat mirip sekali dengan suaminya. Hanya saja baju yang digunakannya pakaian era pada abad ke-19.

Saat Allura menyentuh lukisan yang berukuran yang sangat besar itu, tanpa sengaja dia menggoyangkan dan hampir jatuh. Allura pun mencoba untuk memperbaiki letaknya. Ternyata di balik lukisan itu ada sebuah kotak brankas.

Rasa penasaran yang tinggi kini menyelimuti Allura. Dia ingin tahu isi brankas itu. lalu dia pun mencoba memutar alat yang menunjuk angka kode. Namun, tidak bisa terbuka karena kodenya salah. Maka dia pun membetulkan kembali letak lukisannya.

"Apa yang sedang anda lakukan Nyonya?" Kepala pelayan kastil yang bernama Lukas pun memergoki perbuatan Allura.

"Saya sedang membenarkan letak lukisan ini. Lukas apa kau tahu siapa, dia ini?" tanya Allura sambil menunjuk ke arah lukisan.

"Beliau adalah leluhur tuan Xavier," jawab Lukas.

***

Setiap hari Allura mengunjungi perpustakaan itu untuk membaca. Namun, kali ini dia merasa kalau sedang diawasi. Merasa tempatnya menjadi tidak nyaman, maka dia pun memutuskan membaca di bungalow yang ada di taman belakang.

Bangunan bungalow itu ada dua pilar yang sangat besar di sisi kanan dan kiri. Entah kenapa dia teringat akan sebuah cerita, yang menceritakan ada jalan rahasia menuju ke istana, lewat salah satu pilar yang ada di bungalow itu.

Maka, Allura pun mencoba mengetuk-ngetuk tembok pilar itu dan mencari tuas yang bisa membukanya. Bagian bawah tembok itu dihiasi oleh kepala singa yang memiliki ring besi di mulutnya.

Ring besi itu ditarik oleh Allura dan terbukalah pintu menuju ke ruang rahasia. Allura pun menunduk dan merangkak masuk ke dalam sana. Ruangan itu agak sempit, tetapi setelah beberapa meter dari pintu ada anak tangga menuju ke bawah. Tempat itu seperti lorong yang panjang dan gelap. Allura tidak bisa melanjutkan perjalanannya karena sangat gelap dan tidak ada cahaya sama sekali.

"Aku harus kembali dengan membawa senter," gumam Allura.

Tangan Allura memegang sebuah buku catatan, tentang kematian orang-orang yang diduga meninggal karena vampir yang bernama Zero. Dia menemukan buku itu di salah satu laci yang ada di rak buku di ruang perpustakaan.

Allura menduga laki-laki yang ada di lukisan itu bernama Zero atau tahu tentang siapa Zero itu sebenarnya. Kini Allura merasa terlalu banyak misteri yang ada di dalam kastil ini. Dikarenakan setiap hari dirinya dikurung di bangunan ini. Maka, dia menjadi punya banyak waktu untuk berkeliling di dalam ataupun di luar kastil. Saat itulah dirinya merasa terlalu banyak yang mengganjal karena banyak ruangan yang dikunci dan tidak boleh dimasuki olehnya.

'Sebenarnya tempat apa ini?' batin Allura.

***

Akankah rahasia Xavier diketahui oleh Allura? Tunggu kelanjutannya, ya!

Terpopuler

Comments

Yunerty Blessa

Yunerty Blessa

pasti kerana Allura semakin ingin mengungkapkan nya

2025-04-01

1

Triiyyaazz Ajuach

Triiyyaazz Ajuach

pasti sbntr lagi Allura akan tau rahasia Xavier

2024-01-07

1

Susilawati Rela

Susilawati Rela

ya, pasti ketahuan lah rahasianya Xavier....

2022-09-06

3

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!