Bab 6. Gara-Gara Nonton Film

Teman-teman baca sampai selesai, ya

Jangan lupa untuk selalu kasih like dan komentar. Semoga hari kalian menyenangkan dan bahagia selalu.

***

Bab 6

Hari ini Allura keluar dari kastil setelah meminta izin kepada Xavier. Dia janjian bersama dengan Edmond dan Sera di sebuah rumah makan sederhana, tempat biasa mereka nongkrong dahulu. Rasa bosan Allura yang selalu terkurung di kastil itu, membuatnya senang saat melihat kedua sahabatnya itu.

"Kenapa kamu setelah menikah sulit sekali untuk dihubungi?" tanya Sera begitu memeluk tubuh Allura.

"Aku ini sedang belajar menjadi seorang istri yang bisa menyenangkan hati suami," jawab Allura sambil tertawa terkekeh karena melihat ekspresi wajah Sera yang cemberut.

"Kami sangat merindukanmu, Allura. Tidak ada kamu di kantor berasa ada yang kurang. Bekerja pun jadi kurang semangat," kata Edmond.

"Aku juga sangat merindukan kalian. Hanya saja aku sulit mau menghubungi kalian, bahkan aku pun tidak memegang handphone saat ini," aku Allura jujur.

"Mana mungkin kamu tidak memiliki handphone! Suami kamu itu orang kaya," ujar Sera sambil membelalakkan matanya karena terkejut.

"Aku dilarang menggunakan handphone. Barang itu disita olehnya," gerutu Allura.

Ketiga orang itu pun menghabiskan waktu bersama di saat waktu jam makan siang. Meski hanya sebentar saat bertemu dengan sahabatnya sudah membuat Allura merasa bahagia.

Ternyata selama Allura di luar kastil, ada beberapa orang yang mengawasi dirinya. Mereka adalah bawahan Xavier yang ditugaskan untuk melindungi Allura dari musuh mereka, kelompok Shadow.

***

Saat malam harinya Allura dan Xavier nonton film bersama di mini bioskop, yang ada di lantai paling atas. Mereka menonton film bergenre romantis. Di mana banyak sekali adegan bercinta yang ditampilkan di sana. Tentu saja hal ini membuat Allura merasa panas dingin.

"Darling, kenapa kita menonton film ini?" tanya Allura sambil menutup wajahnya karena merasa terlalu malu.

"Karena film ini yang sedang booming saat ini," jawab Xavier.

"Tapi, kenapa banyak sekali adegan bercintanya. Aku jadi malu," ucap Allura.

"Ini bisa menjadi pelajaran bagi kita nanti," bisik Xavier dan membuat pipi Allura merah merona.

***

Saat Allura berada di kamar mandi, tanpa sengaja tangan dia menyentuh alat cukur milik Xavier. Tangannya yang terluka mengeluarkan darah dan menetes ke lantai.

Xavier yang sedang membaca laporan pun matanya berubah menjadi merah, gigi, serta kukunya pun memanjang. Tanpa dia sadar tubuhnya bergerak dan masuk ke dalam kamar mandi.

Allura yang hendak mandi dan sudah tidak memakai pakaian, merasa sangat malu saat Xavier kini berdiri di hadapannya. Dia langsung menutup bagian tubuh tertentu dengan kedua tangan.

"Darling, ada apa? Kenapa kamu masuk tiba-tiba ke sini?" tanya Allura.

"Aku mendengar kamu tadi berteriak. Karena khawatir aku pun langsung masuk," jawab Xavier.

"Aku tidak apa-apa. Tadi hanya terkejut saja saat tanganku terkena alat cukur milik kamu," ujar Allura.

"Mana sini aku lihat! Pasti terluka." Xavier mengulurkan tangannya ke arah Allura.

Melihat tangan Allura yang terluka dan mengeluarkan sedikit darah, tanpa sadar Xavier langsung mengemut jari milik istrinya. Energi yang kuat langsung dirasakan Xavier dalam tubuhnya.

Allura merasakan ada yang sesuatu yang aneh pada Xavier. Dia merasa lensa mata suaminya berubah menjadi merah. Namun, dia menepis perasaannya itu karena saat dilihat kembali bola matanya tetap berwarna biru keabu-abuan.

'Tubuhku merasa sangat ringan dan bisa merasakan energi yang kuat menjalar di seluruh saraf yang ada di dalam tubuhku ini,' batin Xavier.

***

Setelah kejadian di kamar mandi itu Xavier sering membayangkan tubuh Allura. Selama ini dia tidak pernah menyangka sama sekali, kalau dirinya mulai merasakan ketertarikan pada Allura.

Padahal selama 300 tahun hidupnya, dia tidak pernah merasakan perasaan seperti ini. Xavier merasa ada yang aneh dengan dirinya, setelah menghisap darah yang ada di jari Allura beberapa hari yang lalu.

Padahal dulu saat dia merasakan darah Allura untuk pertama kalinya. Saat mereka berciuman dengan tidak sengaja, dia tidak merasakan gairah kepadanya. Namun, saat ini ketika melihat istrinya ada perasaan lain yang dia rasakan.

"Apakah aku suka pada Allura?" gumam Xavier.

"Eh, jangan sampai aku jatuh cinta kepadanya," lanjutnya lagi bermonolog.

"Ada apa, Tuan? Kenapa Anda berbicara seorang diri?" tanya Cedric.

"Tidak. Hanya saja aku sedang kepikiran sesuatu. Ini gara-gara film yang kamu rekomendasikan waktu itu," jawab Xavier.

"Memangnya kenapa dengan film itu?" tanya Cedric tidak mengerti

"Allura menginginkan hal yang sama saat melihat kedua tokoh utamanya itu bercinta," jawab Xavier berbohong.

"Kalau Tuan menginginkan hal itu juga. Ya, lakukan saja," ujar Cedric.

"Bagaimana caranya? Bukannya seorang vampir jika hasrat mereka naik itu gigi dan kukunya akan memanjang dan bisa melukai pasangannya?" tanya Xavier.

***

Apa yang harus Xavier lakukan jika hasrat dalam tubuhnya menguat? Sedang dia tidak boleh melukai atau membunuh Allura. Tunggu kelanjutannya, ya!

Terpopuler

Comments

Yunerty Blessa

Yunerty Blessa

lambat laun Allura akan tahu siapa kau sebenarnya Xavier..

2025-04-01

1

Triiyyaazz Ajuach

Triiyyaazz Ajuach

waduh bsa bahaya klau tiba" kuku dan taring Xavier jadi panjang bsa melukai Allura

2024-01-07

1

Susilawati Rela

Susilawati Rela

ih takut sieuneun Atuh Allura nya kalo tahu Xavier itu vampir...😱

2022-09-05

3

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!