Teman-teman baca sampai selesai, ya. Jangan lupa untuk selalu kasih like, komentar, dan bintang 5. Semoga hari kalian menyenangkan dan sehat selalu.
***
Bab 14
Kamar Xevier masih dalam keadaan berantakan. Seprei yang banyak terkena darah pun masih teronggok di atas tempat tidur. Ada beberapa vampir yang memukul-mukul kaca jendela. Hal ini membuat Allura terkejut dan ketakutan. Dia pun melihat ada darah di seprai yang diduga memancing para vampir itu. Allura pun menarik seprai dan memasukan ke dalam bathtub yang berisi air.
"Apa yang harus aku lakukan sekarang?" Allura ketakutan dengan wajahnya yang sudah memucat.
Prang!
Salah satu vampir berhasil memecahkan kaca jendela. Tentu ini semakin membuat Allura panik. Dia masih memegang pisau di tangan kanan dan tangan kiri memegang saku baju yang berisi kotak cairan biru yang tadi dipakai oleh Xavier.
Prang! Prang!
Allura yang semakin ketakutan saat kaca jendela itu semakin besar pecahannya, akhirnya memilih pergi menyusup ke lorong rahasia di balik cermin. Dia lari di tempat gelap itu dengan bermodalkan lampu senter miliknya yang sering dia pakai untuk berpetualang di lorong rahasia kastil.
***
Xavier yang baru sadar ada kemungkinan vampir level kuat bisa berhasil masuk ke kamarnya, maka dia pun bergegas kembali ke kamarnya. Dia masih harus menghentikan para vampir yang masih memberikan serang secara brutal padanya.
"Kalian bisa berhenti tidak!" Xavier marah besar sampai mengeluarkan aura kuat dan membuat para vampir itu terdiam mematung bahkan ada yang langsung pingsan.
"Wow, kekuatan raja! Dia mengeluarkan kekuatannya tanpa sadar," ucap Cedric meringis karena merasakan kekuatan Xavier yang begitu dahsyat sampai terasa menekan jiwanya.
Xavier pun bergegas menuju kamarnya. Kali ini tanpa hambatan karena para vampir mulai tersadar sebagian dan sebagiannya lagi pingsan.
"Honey!" panggil Xavier sambil membuka pintu kamarnya.
Xavier melihat ada beberapa vampir sudah berada di kamar tidur miliknya. Sementara itu, keberadaan Allura tidak terlihat di sana.
"Jangan bilang kalau kalian sudah berbuat sesuatu kepada Allura!" teriak Xavier sambil melancarkan serangan pada para vampir yang kini menatap tajam padanya.
"Aku tidak akan pernah bisa mengampuni kalian, jika terjadi sesuatu kepada istriku!" Xavier melancarkan serangan membabi buta sehingga para vampir itu kalah semuanya.
"Allura!" Xavier memeriksa semua ruangan di kamarnya. Namun, istrinya itu tidak ada.
"Allura, kamu di mana?" teriak Xavier sebelum pingsan tidak sadarkan diri karena kelelahan terlalu banyak menggunakan kekuatannya.
***
Sementara itu, Allura pergi meninggalkan kastil itu melalui lorong rahasia. Dia keluar lewat gua yang ada di kaki bukit. Meski kakinya pegal dan sakit karena berjalan terlalu lama di dalam lorong itu, Allura memaksakan diri kabur dari sarang vampir.
"Ya Tuhan. Ada apa dengan diriku ini? Kenapa bisa-bisanya aku terperangkap dalam sarang monster yang mengerikan itu," gumam Allura masih berlari di sepanjang jalan aspal yang dingin.
Hari sudah petang dan kendaraan tidak ada yang lewat. Terpaksa Allura berjalan kaki untuk menjauhi kastil.
Hampir 3 jam Allura berjalan dalam ketakutan, sampai dia melihat ada sebuah mobil pengangkut barang yang melintasinya.
"Tuan, tolong aku!" teriak Allura sambil melambaikan tangannya dan mengejar mobil itu.
Mobil itu pun berhenti dan mundur mendekati Allura. Terlihat ada dua orang menenaiki mobil itu.
"Ada apa Nona?" tanya si sopir.
"Tuan, tolong antar saya ke jalan Diamond nomer satu," jawab Allura.
"Oh kebetulan mobil kami juga akan melewati jalanan itu," jawab si sopir.
"Apa? Bukannya kita—" ucapan salah seorangnya lagi terhenti saat si sopir melotot dengan tatapan tajam padanya.
"Kenapa, Tuan?" tanya Allura.
"Naiklah di depan. Kamu pindah ke belakang!" titahnya pada temannya.
"Terima kasih, Tuan. Aku merasa senang sekali ada yang mau menolong," ucap Allura dengan senyum lebar dan bahagia.
Sopir itu memperhatikan Allura, dia merasa ada yang aneh pada dirinya. Tiba-tiba saja, dia memberhentikan mobilnya.
"Ada apa, Tuan?" tanya Allura sambil menatap ke arah laki-laki paruh baya dan bertubuh besar itu.
"Aku mencium sesuatu yang sangat wangi pada tubuh Anda," kata si sopir sambil mengendus ke arah Allura.
"Jangan kurang ajar, Tuan!" bentak Allura sambil mendorong kepala si sopir.
"Hei, ada apa?" teriak laki-laki yang tadi pindah duduk kebelakang.
Allura merasakan ketakutan. Dia takut kalau kedua orang laki-laki itu juga adalah vampir.
"Nona ini wangi rempah-rempahan. Jangan bilang kalau kamu seorang pengusir hantu," ucap si sopir dan kembali melajukan mobilnya.
"Apa maksud Tuan?" tanya Allura penasaran.
"Nenek aku dulu pernah bilang, kalau aku mau ke luar malam hari, tubuh harus dibalur oleh suatu ramuan agar tidak ada setan yang mendekat. Tubuh Nona, mengingatkan aku pada wangi nenek," jawab si sopir sambil tertawa terkekeh.
'Apa neneknya juga tahu tentang vampir?' tanya Allura dalam hatinya.
***
Allura pulang ke rumahnya hanya untuk membawa beberapa barang miliknya. Dia sudah memutuskan untuk pergi dari ibu kota Eleanor. Sejak adanya kejadian penyerangan vampir terhadap manusia dan beberapa hewan. Allura sudah bertekad untuk pergi dari kota ini. Apalagi dia semakin shock saat tahu kalau laki-laki yang dicintainya itu adalah bagian dari golongan mereka. Jujur saja dia menjadi takut ke pada Xavier saat ini, meski rasa cinta untuknya masih ada di dalam hatinya.
"Aku harus memberi tahu Edmond dan Sera. Mereka juga harus berhati-hati terhadap Xavier dan orang-orang yang ada di sekitarnya," kata Allura bermonolog sambil mondar-mandir di dalam kamarnya.
Allura berpikir kembali, apakah mereka akan percaya atau tidak akan ceritanya. Jika, percaya ada kemungkinan mereka juga akan ikut kabur dan pergi menjauh dari kota ini. Sebaliknya, jika mereka tidak percaya akan cerita apa yang sudah dialami olehnya, maka mereka tidak akan ikut dirinya kabur.
***
Akankah teman-teman Allura percaya padanya? Atau mereka akan mengabaikan peringatan dari Allura? Tunggu kelanjutannya, ya!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 38 Episodes
Comments
Yunerty Blessa
pasti Xavier akan mencari keberadaan Allura...
2025-04-02
1
Yunerty Blessa
apa orang itu juga seorang vampir
2025-04-02
1
Triiyyaazz Ajuach
duh bahaya Allura diluar tanpa pengawalan bsa" ditangkp Zero
2024-01-07
1