Teman-teman baca sampai selesai, ya! Jangan lupa kasih like dan komentar. Semoga hari ini kalian sehat selalu dan dimudahkan rezekinya.
Bab 5
Darah milik Allura diperiksa oleh tim laboratorium yang dimiliki oleh Xavier. Darah itu akan dibuat formula untuk menambah kekuatan.
"Bagaimana, apakah sudah berhasil?" tanya Cedric.
"Kami sudah membuat cairan formula dan juga kami buat dalam bentuk pil. Kini tinggal diuji coba," jawab salah seorang ilmuan yang bekerja pada Xavier
"Bagus. Berikan contoh obat itu kepada vampir yang ada di dalam penjara bawah tanah!" perintah Cedric.
Mula-mula obat pil itu diberikan kepada vampir yang mengalami luka karena bertarung dengan vampir yang sejenis dengannya. Ilmuwan itu mengambil dua orang vampir mutan yang mengalami luka parah. Lalu memberikan pil itu dan melihat reaksinya. Ternyata hasilnya di luar perkiraan mereka. Tubuh vampir yang penuh luka itu dalam hitungan detik langsung pulih kembali.
"Wow, hebat! Ini di sungguh luar biasa," ucap ilmuwan itu kepada beberapa vampir yang ikut menyaksikan.
"Bagaimana hasilnya?" Tiba-tiba saja Xavier dan Cedric datang ke sana.
"Ini sungguh sangat hebat, Tuan. Lihatlah hasilnya luar biasa!" ujar Ilmuan itu itu dengan penuh rasa bangga.
Xavier dan Cedric pun melihat proses pemulihan tubuh para vampir yang memiliki luka parah ataupun sedang. Dia merasa sangat senang akan temuan formula ini. Dengan begini kelompok mereka akan punya kesempatan menang, saat bertarung dengan kelompok Shadow.
"Bagus kita lanjutkan produksi formula ini. Satu kantong labu darah itu bisa menghasilkan berapa tabung cairan formula dan pil obat?" tanya Xavier.
"Untuk saat ini kita bisa membuat 100 tabung cairan dan 1000 pil obat," jawab ilmuwan itu.
Xavier memeriksa tabung cairan formula yang berukuran sangat kecil. Jika ditekan ujungnya akan muncul dalam kecil di sisi lainnya yang akan memasukkan cairan di dalamnya ke tubuh.
"Apa cairan dalam tabung ini sudah diujicobakan?" tanya Xavier lagi.
"Untuk yang cairan belum dicoba. Kita akan mencoba ke vampir berdarah campuran," ucap ilmuwan itu sambil berjalan ke arah sel yang ada di sampingnya.
Dalam ruangan itu, ada beberapa vampir berdarah campuran yang sedang terbaring di atas brankar karena mengalami luka parah. Lalu para asisten ilmuwan itu menyuntikan cairan yang ada di dalam tabung ke tangan para vampir. Ternyata reaksinya yang dihasilkan sama. Hanya dalam beberapa detik saja luka yang ada pada tubuh para Vampir itu menghilang. Namun, selain luka pada tubuh hilang, ternyata stamina mereka juga bertambah lebih kuat.
"Sepertinya untuk reaksi pada setiap golongan vampir berbeda?" ucap ilmuan itu.
"Coba berikan pil obat itu kepada vampir berdarah campuran yang memiliki luka. Apakah reaksinya akan sama seperti formula cairan itu?" tanya Xavier.
"Aku membuat semua takarannya sama. Hanya saja yang satu dalam bentuk cairan dan yang satunya lagi dalam bentuk pil," jawab ilmuwan itu dan dibenarkan oleh para asistennya.
"Coba saja? Begitu juga dengan cairan dan tabung itu diuji coba untuk vampir mutan," perintah Xavier.
Uji coba kedua pun dimulai kembali dan hasilnya sama. Ini membuktikan kalau setiap golongan vampir akan memberikan reaksi yang berbeda-beda terhadap formula itu.
***
Allura merasa hidupnya sangat bahagia setelah menikah dengan Xavier. Laki-laki dingin yang dikiranya tidak akan bisa bersikap romantis, ternyata Xavier orangnya romantis sekali. Bahkan Allura sering dibuat mabuk kepayang olehnya.
"Honey, apa kamu suka?" tanya Xavier kepada Allura saat mengajak makan malam romantis di sebuah restoran miliknya.
Ruang privatisasi yang hanya ada Allura dan Xavier, dengan dekorasi yang sangat indah. Membuat Allura merasa sedang berada di dunia lain. Ruang itu di dekorasi dengan berbagai macam bunga dan juga lampu hias yang begitu indah. Belum lagi ada lampu hias huruf yang bertuliskan kata 'I love you'.
"Sangat suka sekali, Darling. Kamu membuat aku menjadi salah satu wanita yang sangat beruntung di dunia ini," jawab Allura dengan wajah yang sangat bahagia dengan bibir tersungging senyum dan mata beningnya yang berbinar.
"Akan aku lakukan apapun itu demi membahagiakan kamu, Honey," ucap Xavier dengan menampakan senyum yang menawan dan membuat hati Allura menjerit saking merasa senangnya dia.
***
Sementara itu di tempat Zero, para anak buahnya sedang memberikan sebuah laporan. Mereka sudah menyelidiki tentang Aurora selama 3 bulan ini.
"Laporkan apa saja yang sudah kalian dapatkan tentang wanita yang dinikahi oleh Xavier!" perintah Zero.
"Ternyata perempuan yang bernama Allura itu adalah seorang karyawati di kantor perusahaan milik Xavier. Sepertinya mereka menjalin cinta secara diam-diam karena kebanyakan orang-orang di sana tidak tahu. Kalau keduanya akan menikah saat itu," ucap orang pertama ya yang berada di sisi kanan memberikan laporannya.
"Lanjutkan!" perintah Zero.
"Sepertinya Xavier sangat melindungi wanita ini. Karena semua akses milik wanita itu sangat tertutup dan tidak bisa dicari informasi siapa di sebenarnya," lanjut anak buah lainnya lagi.
"Benar apa yang dikatakannya, Tuan. Kami sangat kesulitan untuk mencari informasi tentang siapa Allura sebenarnya. Di mana dia tinggal? Siapa orang tuanya? Apakah punya saudara atau tidak?" tambah orang yang berdiri di sisi kiri.
'Menarik sekali! Aku ingin tahu dari mana wanita itu berasal?' batin Zero.
***
Apakah kehidupan Allura yang bahagia masih dapat dia rasakan? Atau nantinya hanya penderitaan yang akan dia dapat? tunggu kelanjutannya, ya!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 38 Episodes
Comments
Yunerty Blessa
romantis nya pasti bersebab
2025-03-31
1
Triiyyaazz Ajuach
duh Allura dijadikan bank darah utk membuat pil dan formula penambah tenaga utk Xavier dan anak buahnya
2024-01-07
1
Susilawati Rela
oh. no. ... Allura dijadikan sebagai sapi perahan.....😭
2022-09-05
3