...🍀🍀🍀...
"Tuan As, lepaskan gelang ini!" titah Roselia pada pria itu.
Jika gelang ini adalah nyawanya, maka...nyawanya ada ditanganku!
"Tidak mau, aku sengaja bilang ini padamu supaya kau percaya bahwa aku tulus berteman denganmu dan aku tidak akan pernah membunuhmu." Asteorope tersenyum melihat Roselia memakai gelang.
"Tapi kau tidak perlu sampai melakukan hal yang berlebihan seperti ini!"
"Oh...tapi bagaimana ini? Gelangnya tidak bisa dilepas...aku juga tidak tahu bagaimana melepaskannya." kata Asteorope dengan dramanya. "Jadi kau harus menjaga nyawaku baik-baik." ucapnya lagi.
"Kau tidak usah bermain drama denganku, cepat lepaskan ini!" seru Roselia kesal pada pria itu. "Kenapa aku harus memegang nyawamu? Memangnya aku siapamu? Kita bahkan baru kenal selama beberapa hari!" seru Roselia gusar.
"Karena kita teman," jawabnya santai.
"APA?!" bentak Roselia kesal.
"Jadi mulai sekarang kau harus berhati-hati dengan pergerakanmu, jika terjadi sesuatu padamu dan gelang ini, maka aku juga akan berada dalam bahaya. Kau harus menjaganya baik-baik." ucap Asteorope lirih, seraya menatap wanita itu dengan tatapan sendu.
Roselia terdiam dan tiba-tiba teringat salah satu adegan Stella dan Asteorope di dalam novel. Saat itu Asteorope harus kembali ke istana kerajaan Albarca untuk melawan saudara tirinya yang tak lain adalah seorang tiran.
####
"Stella..."
"As...apa kau harus pergi dari sini?" tanya Stella pada Asteorope seakan tak rela. Asteorope adalah salah satu teman terdekat Stella.
Asteorope membuka gelang giok miliknya lalu memasangkannya pada pergelangan tangan Stella. "As...kenapa kau menyerahkan gelang ini kepadaku?" tanya Stella pada Asteorope.
"Stella, gelang ini adalah gelang milik mendiang ibuku...gelang ini...memiliki kekuatan magis didalamnya dan terhubung dengan diriku."
"Apa? Lalu kenapa kau menyerahkan gelang berharga ini kepadaku? Ini kan gelang yang sangat penting!" Stella mengerutkan keningnya saat melihat Asteorope gelang yang sangat berharga baginya itu padanya.
"Karena kau juga berharga untukku." jawabnya serius.
"As..." lirih gadis itu hampir menangis.
Asteorope menghela nafas berat, kemudian dia memegang kedua tangan cantik Stella dengan penuh kasih sayang. "Stella aku akan kembali ke kerajaanku untuk menumpas kejahatan disana. Aku akan segera kembali padamu, aku akan tahu kau berada dalam bahaya atau tidak dengan gelang ini dan sebaliknya, kau juga bisa tahu keadaanku baik-baik saja atau tidak dengan gelang ini. Jika gelang ini berwarna merah, artinya aku berada dalam bahaya dan jika gelang ini berwarna hitam, maka aku tiada."
Mata Stella berembun, dia menatap pria itu dengan sendu. "As...kau akan baik-baik saja kan?"
"Aku pasti akan baik-baik saja Stella. Jadi mulai sekarang kau harus berhati-hati dengan pergerakanmu, jika terjadi sesuatu padamu dan gelang ini, maka aku juga akan berada dalam bahaya. Kau harus menjaganya baik-baik." tutur Asteorope lalu memeluk Stella dengan lembut.
Setelah itu Asteorope pergi dari kerajaan Gamarcus. Satu Minggu kemudian setelah meraih kemenangan dan menjadi Raja baru Albarca, Asteorope berniat untuk melamar Stella dan menjadikan gadis cantik itu sebagai ratunya. Akan tetapi, Stella sudah menikah dengan Mikhael dan Asteorope memilih mengubur cintanya dalam-dalam. Dan menjaga Stella dari kejauhan, termasuk membunuh Roselia yang dianggap sebagai wanita yang mencelakai Stella.
Lalu tentang gelang gelang itu, gelang tersebut seperti pelacak dan nyawa Asteorope. Ketika Stella memiliki anak bersama Mikhael, Asteorope memilih tiada karena dia sangat mencintai Stella dan barulah gelang giok itu pecah, terlepas dari pergelangan tangan Stella.
Saat itulah Ariana yang sedang membaca novel menangis, dia menyayangkan karena Asteorope harus mati karena Stella yang bahkan tidak mencintainya dan hanya memanfaatkannya saja. "Huahh.. bahkan sampai Raja Asteorope tiada, Stella tidak pergi untuk menemuinya...padahal dia banyak berkorban untuk Stella sebelum Stella menjadi ratu. Malang sekali kau Asteorope, padahal cintamu tulus padanya daripada si babi Mikhael itu." gumam Ariana sambil menangis.
###
"Nona Roselia? Apa kau baik-baik saja? Nona Roselia? Kau menangis?" Asteorope panik melihat Roselia menangis. "Ada apa?"
"Kau tidak boleh jatuh cinta dengannya..." Roselia memegang tangan kokoh Asteorope, dia menatap pria itu dengan sendu. Roselia menjadi terbawa perasaan lagi pada novel yang ia baca. Terutama pada nasib tragis Asteorope.
Kalau kau mencintainya kau akan mati. Biarlah alur novel berubah, karena memang sudah berubah.
"Jatuh cinta pada siapa? Apa maksudmu?" Asteorope tidak paham apa maksud Roselia. Tangannya sibuk mengusap air mata di wajah wanita cantik itu.
"Aku akan membuatmu hidup lebih lama, aku tidak akan membuatmu menderita, aku janji Asteorope." Roselia tersenyum sambil mengangguk-angguk.
Ya, aku harus menyelamatkanmu...salah satu caranya adalah menjauhkanmu dari Stella.
"A-apa..."
"Aku akan menjaga gelang ini dengan baik, tapi kau juga harus menyayangi dirimu sendiri. Kalau kau celaka, aku juga akan terluka." Roselia memegang kedua tangan Asteorope dan mendekapnya erat. Bibirnya menyonginkan senyuman manis yang membuat pria itu terpesona.
Asteorope terpana melihat gadis itu yang tadinya marah tiba-tiba saja berubah menjadi lembut, bahkan ia menangis. "Baiklah, mari kita saling menjaga...jadi kita sudah jadi teman kan?"
"Iya, tapi syarat ku tetap sama! Kau tidak boleh menghianatiku ataupun membunuhku, walau kau sangat marah padaku!" Roselia mengacungkan lima jarinya.
"Apa?" Asteorope terheran-heran melihat Roselia tiba-tiba mengacungkan ke lima jarinya ke atas.
"Hi-five!"
"Hi--five? Apa itu?"
Roselia mengangkat tangan Asteorope lalu dia menempelkan tangannya pada tangan yang berukuran lebih besar darinya itu. "Artinya tos, deal!"
Plakk!
"Oh...begitu ya?"
"Kita sudah sepakat berteman, jadi kau tidak boleh membunuhku!" Tunjuk Roselia pada wajah tampan itu.
Asteorope tersenyum, "Mana mungkin aku melakukan hal konyol seperti itu dengan menghabisi wanita yang aku sukai." gumamnya pelan.
"Ya? Kau bilang apa?"
"Ah tidak apa-apa...ayo kita temui murid-murid Jackie Chan." ajak Asteorope pada wanita itu.
"Hahaha...Jackie Chan." Sontak saja Roselia tertawa.
"Ferguso?" Asteorope menirukan ucapan Roselia tempo hari.
"Hahaha...bahkan nama Ferguso pun jadi trending disini. Benar-benar keren!" Roselia tertawa lagi mendengar Asteorope mengucapkan nama itu, karenanya nama itu jadi viral disini.
"Huh...walau kadang kau bicara sesuatu yang tidak bisa ku pahami, tapi itulah yang unik darimu." ucap Asteorope sambil memegang tangan Roselia dengan berani.
"Tuan..."
"As...panggil saja aku As."
"Baiklah, kau juga bisa panggil aku Rose."
"Aku lebih suka Lia." balasnya seraya tersenyum.
"Baiklah." Roselia setuju.
Dia benar-benar tampan, aku tidak tahu siapa yang paling tampan diantara Mikhael, Asteorope, Derrick dan Javier. Aku hanya tau ciri-ciri mereka dalam novel yang kubaca, tapi aku tak tahu bagaimana mereka aslinya. Namun, satu hal yang aku tau... Asteorope dan Derrick adalah salah satu keindahan dunia. Jika mereka dibawa ke duniaku, pasti mereka akan diburu para gadis. Nah...lalu bagaimana dengan sosok Mikhael dan Javier?
...****...
Di istana kerajaan, tampak Mikhael melihat persiapan pesta di istananya. Ayahnya tetap bersikeras untuk menjodohkannya dengan seorang wanita, tentunya wanita bangsawan.
"Pria tua itu pasti sudah punya calon untukku, bukan?" tanya Mikhael pada bawahan setianya.
"Menurut saya juga begitu, yang mulia."
"Aku akan memilih calonku sendiri di pesta nanti, aku akan menemukan wanita bangsawan yang tidak sesuai dengan pilihan pria tua itu!"
"Tapi yang mulia, Baginda akan marah jika--"
"Pierre, berikan daftar nama-nama nona yang akan hadir di pesta dansa nanti malam. Aku ingin lihat kemungkinan siapa yang menarik nanti," Mikhael tersenyum menyeringai.
Pierre hanya mengangguk patuh, lalu dia melakukan apa yang diperintahkan oleh Mikhael.
...****...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 143 Episodes
Comments
༄ᴵᵏᵏQuenzyᥫ᭡
aku pengen nanti roselia jadi rebutan wah pasti seru
2024-12-17
1
Frando Kanan
ingin hidup bahagia tpi mlhan ingin buat hidup bahagia org lain... bner2 🤦🤦🤦🤦
2024-04-10
1
Nanda Lelo
pasti pilihan jatuh pada roselia,,
secara roselia d sini kan bar2 bgt,, gak ad sifat2 bangsawan ny SMA sekali 🤭
2022-11-03
7