...🍀🍀🍀...
Si wanita gemuk ini memanggilku apa barusan? Roselia? Aku? Pasti aku berhalusinasi karena kebanyakan membaca novel si Stella.
Roselia alias Ariana terkejut, dia mencoba benarkah apa yang sedang terjadi kepadanya saat ini. Tiba-tiba saja dia terbangun, ada seseorang yang menjambak rambutnya, memanggilnya Roselia dan siapa pula wanita gemuk didepannya ini?
"Roselia sialan! Sekarang kau berani menatapku seperti itu?" wanita gemuk itu meninggikan suaranya, manakala ia melihat sepasang mata biru menatapnya dengan berani.
Ada apa dengan gadis ini? Dia yang selalu diam saja dan menundukkan kepalanya di hadapanku, kenapa menatapku seperti ini?
Wanita gemuk itu mendengus kesal, dia menarik rambut Roselia semakin keras. Hingga gadis cantik itu meringis kesakitan.
"Auwww....sakit bodoh!" pekik Roselia marah, kemudian dia menepis tangan wanita gemuk itu dan mendorongnya.
Hah? Kenapa suaraku berbeda? Dan tubuhku kenapa terasa ringan begini?. Begitu banyak pertanyaan didalam batin Ariana saat ini, apa yang terjadi pada dirinya.
"Apa kau bilang? BODOH!" si wanita gemuk itu marah dan kembali mendekati Roselia. "Kau pasti sudah gila Roselia anak sialan!" teriak si wanita gemuk, lalu dia mencengkram tangan Roselia dengan kuat.
"Apa aku sedang bermimpi? Mengapa kau memanggilku Roselia?" kening Roselia berkerut, dia menepis tangan si wanita gemuk itu dengan sekuat tenaganya. "Sial! Kenapa tubuhku sangat lemah?" gumamnya dengan suara pelan.
"Rupanya kau sudah tidak waras, anak sialan!" mata si wanita gemuk itu melotot pada Roselia penuh kebencian.
Roselia berteriak pada wanita gemuk didepannya itu. "Jangan marah-marah padaku! Kau bilang aku Roselia, bukan?"
"Ada apa dengan anak ini?!" Wanita gemuk itu mendorong Roselia, hingga ia tersungkur ke lantai tempat didepan cermin besar di kamar yang kotor itu.
Roselia alias Ariana memandang dirinya sendiri didalam cermin. Ia yakin itu bukan wajahnya. Roselia kembali memejamkan matanya sampai beberapa kali, dia melihat wajah cantik dengan bola mata biru dan rambut pirang yang sama sekali bukan dirinya.
Ini bukan aku!. Pekik Roselia dalam hatinya.
Plakkk!!
Gadis itu menampar dirinya sendiri untuk menyadarkannya. "Aw! Sakit! Sial! Rupanya ini bukan mimpi...tapi mengapa aku--"
"Hey gadis sialan! Cepat kau pergi beres-beres ke dapur, akan ada tamu dari ibu kota datang ke mansion ini!" teriak wanita gemuk itu para Roselia. "Cih! Dasar si pembawa sial! Kenapa juga kau harus tinggal disini? Seharusnya ayahmu membawamu mati saja bersamanya." ketus si wanita gemuk itu.
Roselia masih terdiam membeku ditempatnya, dia mencoba menerka apa yang terjadi dengannya saat ini. Semua begitu tiba-tiba dan Roselia pusing. Dia berpikir ini mimpi, namun jika ini mimpi maka tidak akan senyata ini. Bahkan tubuhnya merasakan sakit, pipinya yang berwarna putih sebelumnya juga berwarna merah karena terkena tamparannya sendiri.
"Hey! Kenapa kau malah bengong?!" wanita gemuk bernama Annie itu mendengus marah, dia menarik Roselia untuk berdiri.
Sementara Roselia masih tenggelam dalam pikirannya sendiri. Memikirkan dia siapa dan dimana dia saat ini. Semua ini bukanlah mimpinya tetapi nyata.
Aku Roselia. Kalau begitu... dunia ini adalah dunia novel. Astaga! Apa ini yang namanya isekai? Apa aku benar-benar menjadi Roselia dan berada disini? Astaga! Aku tidak habis pikir, bagaimana semua ini bisa terjadi?. ucapnya dalam hati.
Annie menyeret Roselia keluar dari ruangan yang sempit dan gelap itu. Roselia dan Annie berjalan menaiki tangga, ternyata Roselia tinggal di ruang bawah tanah. Annie memegang erat tangan Roselia dan akhirnya gadis itu melawan. Dia melotot pada Annie, tatapannya begitu tajam dan sinis.
"KAU! Berani kau melotot padaku? Rupanya kau sudah gila!" Annie hendak melayangkan tangannya lagi pada Roselia, namun kali ini gadis itu tak tinggal diam.
Dia mencengkram tangan Annie yang berukuran 3 kali lipat lebih besar dari tangannya yang kurus seperti papan itu.
"Jangan beraninya kau memukulku lagi!" Roselia menampik tangan Annie dengan kasar.
Jika aku adalah Roselia dan dunia ini adalah dunia novel, mungkin ini adalah cara Tuhan untuk menyelamatkanku dari kematian. Sebab, jika aku terjatuh di duniaku dari atas balkon itu, aku pasti sudah mati.
"HEY! Apa kau sudah GILA anak sialan!" Teriak Annie murka.
"HEY! Aku bukan anak sialan, aku adalah Roselia...aku adalah majikanmu, An--annie.." balas Roselia dengan berteriak juga.
Kalau aku tidak salah si gemuk ini adalah Annie, pelayan yang selalu menyiksa Roselia di mansion Sullivan tempat Roselia bekerja. Ya, benar.
Annie terbelalak mendengar Roselia membentaknya, karena hal itu adalah sesuatu udah pernah dilakukan oleh Roselia sebelumnya. Biasanya gadis itu selalu menundukkan kepala, dan kalau diperintahkan untuk melakukan sesuatu pasti dia akan manggut-manggut saja dan menurut. Lalu mengapa sekarang gadis itu terlihat berbeda.
"Kau..."
"Annie, harusnya kau itu sadar diri. Kau hanyalah seorang pelayan rendahan, sedangkan aku adalah putri dari Duke Edenbell...ya meski diriku adalah Putri penjahat, tapi kedudukan ku jauh lebih tinggi dibandingkan dirimu. Lalu, Apa yang akan terjadi apabila orang-orang tahu bahwa kau selalu menyiksa diriku di mansion ini. Oh... mungkin mereka semua akan berpikir bahwa keluarga Sullivan jahat kepadaku, karena pelayannya saja memperlakukanku dengan semena-mena!" Roselia mendorong-dorong tubuh gemuk itu dengan jarinya, matanya menatap sinis pada Annie.
Annie menelan salivanya kuat-kuat, ia merasakan aura berbeda dari Roselia. Dia masih tidak percaya dengan perubahan sosok Roselia saat ini, mengapa gadis itu melawan?
"A-apa karena tercebur kolam...lalu kau jadi gila?! Tunggu saja...akan aku laporkan kau pada duchess Sullivan!" Annie mengancam akan mengadukan sikap Roselia pada duchess Sullivan, wanita yang menjadi nyonyanya di rumah itu. Dan wanita itu tak lain adalah bibi Roselia yang terkenal jahat.
Setelah ayah Roselia di hukum mati, harta ayah Roselia di titipan pada bibinya, dan Roselia tinggal bersama bibi dan kedua sepupunya. Ya, itulah cuplikan cerita dari bab 2 novel love for Stella yang sangat Ariana ingat benar bagaimana alurnya.
Annie berlari meninggalkan Roselia, seperti melihat setan saja. Tentu perubahan Roselia saat ini, begitu mengejutkannya. "Sialan! Bagaimana bisa aku menjadi Roselia? Karakter favoritku, karakter terlemah dan akan berakhir dengan kematian mengenaskan. Tapi tidak apa Roselia, mungkin ini jalan dari Tuhan agar aku bisa menyelamatkanmu dari kematian, kau tenang saja...aku akan membuatmu hidup bahagia. Aku akan ciptakan kebahagiaan untukmu, hidup kaya, terkenal dan mencari seseorang yang mencintaimu. Kau pasti akan mendapatkannya dalam kehidupan kali, karena aku yang akan melakukannya, aku akan mewujudkannya!" Roselia bicara pada dirinya sendiri, dia mengepalkan tangannya dengan erat.
"For now onwards, I'm not Ariana Morenia anymore, but I'm Roselia Mariane Edenbell!" Roselia bertekad bahwa dirinya saat ini bukanlah Ariana melainkan Roselia.
"Baiklah, pertama-tama aku harus pergi ke kamarku. Aku harus mencatat alur dan siapa saja yang ada di dunia novel ini!"
...*****...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 143 Episodes
Comments
༄ᴵᵏᵏQuenzyᥫ᭡
pembantu ga tau diri
2024-12-17
1
Nanda Lelo
Annie,, ternyata kau d sini Annie,,
Roma sudah lama mencari mu Annie 🤭
2022-11-03
15
mama yuhu
noohhh... kapok gak kau anni🤬🤬😈
pelayan saja belagu.. hajar teruss roselia biar.anni mampus
2022-10-07
3