Anggap saja aku ini jallang untukmu!

Safira berjalan menuju kamar tamu, di mana Jeff berada, terus terang perasaannya kini tidak menentu. Menghela nafas berulang kali, guna menetralisir detak jantung yang tidak karuan.

"Non, ini obat-obatan yang Nona minta dan juga air es untuk mengompres luka Tuan Jeff," seorang pelayan menghampiri Safira yang masih berdiri di ambang pintu.

"Tolong letakkan di dalam ya, Mbak," pinta Safira, dan Pelayan tersebut itu pun mengangguk seraya berjalan masuk, meletakkan kotak P3K serta sebuah mangkok kaca yang berisi air es dan juga handuk kecil di atas nakas.

Safira berjalan perlahan memasuki kamar tersebut. Manik matanya menatap Jeff yang tidak berdaya diatas tempat tidur dengan kondisi wajah yang babak belur. Ayahnya sudah seperti seorang petinju yang menjadikan wajah Jeff itu seperti samsak tinju. Sungguh tragis nasib Jeff, tapi lebih tragis lagi hatinya, yang selalu tersakiti.

Ia mendudukkan dirinya di tepian tempat tidur, lalu mengambil handuk kecil dan membasahinya dengan air es, setelah itu ia mulai mengompres wajah Jeff yang terlihat memar dan bengkak di tulang pipi dan pelipis.

"Ssshhhtttt." Jeff mendesis kesakitan. Matanya yang terpejam kini mengerjab berulang kali.

Safira menghentikkan pergerakan tangannya, seraya menatap Jeff yang mulai membuka matanya.

"Jangan Ge-Er! Aku mengobatimu karena rasa kasihan!" ketus Safira, saat Jeff memandangnya di selingi dengan senyuman tipis.

"Itu tandanya kamu masih peduli denganku, kan?" Jeff menyanggah perkataan Safira. Jika Safira merasa kasihan kepadanya, kenapa tidak menyuruh orang lain saja yang mengobatinya? Selepas dengan alasan yang terucap dari bibir mungil gadis itu, ia merasa bahagia. Ya—walaupun Safira merasa kasihan kepadanya, setidaknya gadis itu memperhatikannya.

Safira gregetan lalu menekan pipi Jeff yang lebam, sehingga membuat pria tersebut memekik kesakitan.

"Argghh!"

"Mampus!" batin Safira, melirik tajam Jeff yang meringis ngilu.

Jeff masih meringis, dan salah satu tangannya terangkat untuk menangkup tangan Safira yang sedang mengompresnya.

"Fir, maafkan aku," ucap Jeff dengan ketulusan. Mata tajamnya memindai wajah Safira yang cantik namun terlihat sangat jutek kepadanya.

Tubuh Safira membeku, dengan cepat ia menarik tangannya yang di tangkup oleh Jeff. Semudah itu kah? Meminta maaf?

Jeff tahu jika semua ini tidak akan mudah untuk dirinya mendapatkan maaf dari Safira. Dan Ia akan tetap berusaha untuk mendapatkan hati Safira kembali.

Dengan susah payah, menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya, namun rasa sakit di selang*kangannya itu yang lebih mendominan, mengingat hal itu, apakah alat reproduksinya itu masih bisa berfungsi lagi? Ataukah kedua telornya sudah pecah dan menjadi telor ceplok? Membayangkannya saja, membuat kepala pusing dan berputar.

"Aku tahu ini tidak akan mudah untukmu. Tapi, berikan aku kesempatan untuk memperbaiki semua ini dan beri aku kesempatan untuk membina hubungan ini dari awal lagi. Terdengar konyol, memang. Tapi, aku tidak ingin kehilanganmu, Fir." Jeff berucap dengan penuh kesedihan, penyesalan, dan juga ketulusan. Tapi, sepertinya ia salah dalam merangkai kalimat yang ia ucapkan kepada Safira.

Mata Safira memicing, menatap Jeff dengan tajam. Dia berfikir, apakah pria ini tidak waras?!

"Dua tahun yang lalu, kamu meninggalkan aku begitu saja. Dan sekarang kamu berkata tidak ingin kehilangan aku?! Apakah otak kamu kopong seperti patrick bintang laut?!" Safira berkata dengan penuh kebencian.

"Aku sudah bilang bukan? Jika semua yang sudah terjadi di malam itu tidak perlu kamu sesali! Aku ikhlas memberikannya kepadamu!" lanjut Safira.

Mendengar pernyataan Safira, malah membuat hati Jeff di liputi rasa bersalah yang luar biasa. Dadanya terasa sesak, seperti di hantam batu besar. Kenapa sesakit ini mendengar ucapan Safira?

"Safira—"

"Anggap saja aku adalah seorang jallang yang memuasakan birahimu!" potong Safira dengan cepat, seraya memalingkan wajahnya. Hatinya sudah cukup lelah dan sangat sakit saat ini. Sudah cukup! Ia sudah menyerah akan hatinya ini.

"Safira dengarkan aku dulu—"

"Bukankah itu yang kamu katakan kepadaku di malam itu? Jika aku hanya seorang Jallang?! Apa kamu lupa?! Sudah tidak perlu di bahas lagi, anggap saja peristiwa itu tidak pernah terjadi," ucap Safira dengan penuh kesakitan luar biasa di dalam dadanya. Ia berusaha tegar untuk tidak meneteskan air matanya.

Ucapan Safira bagaikan pisau belati yang menikam jantung Jeff.

Terpopuler

Comments

Agustina Kusuma Dewi

Agustina Kusuma Dewi

sembilu

2024-07-13

0

Wati_esha

Wati_esha

😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭

2024-07-09

0

Wati_esha

Wati_esha

Devan terlalu emosi ....

2024-07-09

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Sebuah tanda tanya
3 Lakukan sesukamu!
4 Bercak darah di permukaan seprei
5 Titik terang
6 Terlambat!
7 2 tahun yang lalu
8 Flashback (2 tahun yang lalu)
9 Ke egoisan Cindy (Masih Flashback)
10 Kebohongan Cindy (Masih Flashback)
11 Musuh dalam selimut
12 Cintamu membuat semua orang tersakiti.
13 Pengakuan Jeff Smith
14 Sesuatu yang terenggut
15 Anggap saja aku ini jallang untukmu!
16 Beri aku kesempatan
17 Jadi telor orak-arik
18 Si Jery
19 Jeff Sialan!
20 Kemalangan Cindy
21 Trauma?
22 Safira, Cintaku
23 Membalaskan dendam
24 Aku bukan istrinya!
25 Menjalankan Missi
26 Aku mau Ginjal dan Jantungnya
27 Sama-sama bajingan!
28 Pelajaran untuk Aries
29 Apa kamu memberikan restu?
30 Karena aku mencintaimu
31 Cinta?
32 Apa yang harus aku lakukan, Fir?
33 Berdamai dengan hati
34 Siapa Jery?
35 Realistis
36 Hanya Dia
37 Tidak Sabar
38 Menemui Xander
39 Pengumuman GIVE AWAY
40 Dibutakan cinta!
41 Pembalasan Crystal
42 Pelajaran untuk Cindy
43 Aku tunggu pinanganmu
44 Tuan Max?
45 Oh, ternyata dia
46 Jery ingin berkunjung
47 Sakit tapi enak
48 Tubuhmu Canduku
49 Kegilaan Jeff
50 Kita menikah
51 Sudah Sah
52 Istri orang lebih menggoda
53 Si Jery mirip balon?
54 Secepat ini kah?
55 Jery lapar
56 Garis satu?
57 Main solo?
58 Morning Sickness
59 Calon Berudu?
60 Kamu yang terbaik
61 Nikmati saja prosesnya
62 Obrolan ibu dan anak
63 Pelayanan yang baik
64 Istri pajangan
65 Lebih baik pergi
66 Mbak Sinzu?
67 Kekurangan gizi
68 Jery menang
69 Kadal Tua!
70 Memberikan pelajaran
71 Ada yang menonjol
72 Gugatan cerai
73 Kucing nakal
74 Hibernasi
75 Yes! Daddy
76 Nimati prosesnya
77 Baby Girl
78 Baby Q
79 Buka puasa
80 Akhir yang bahagia
81 Pengumuman Pemenang Give Away
82 Karya Baru Emak ( Suddenly married)
83 Pengumuman
84 Terbit cetak Karya Emak
85 Pengumuman
86 Karya Baru Emak (Lena Linol)
87 Karya Baru Emak (My Sweet Babysitter)
88 DANCE FOR RICH MAN (KARYA BARU)
89 Karya Baru Emak (It's Okay If You Forget Me)
90 KARYA BARU EMAK (PERFECT HONEYMOON)
91 Karya Baru Emak Otor (DEEPEST LOVE IN THE DEEPEST SEA)
92 Karya Baru Emak (Tonight You're Sleeping With Me)
Episodes

Updated 92 Episodes

1
Prolog
2
Sebuah tanda tanya
3
Lakukan sesukamu!
4
Bercak darah di permukaan seprei
5
Titik terang
6
Terlambat!
7
2 tahun yang lalu
8
Flashback (2 tahun yang lalu)
9
Ke egoisan Cindy (Masih Flashback)
10
Kebohongan Cindy (Masih Flashback)
11
Musuh dalam selimut
12
Cintamu membuat semua orang tersakiti.
13
Pengakuan Jeff Smith
14
Sesuatu yang terenggut
15
Anggap saja aku ini jallang untukmu!
16
Beri aku kesempatan
17
Jadi telor orak-arik
18
Si Jery
19
Jeff Sialan!
20
Kemalangan Cindy
21
Trauma?
22
Safira, Cintaku
23
Membalaskan dendam
24
Aku bukan istrinya!
25
Menjalankan Missi
26
Aku mau Ginjal dan Jantungnya
27
Sama-sama bajingan!
28
Pelajaran untuk Aries
29
Apa kamu memberikan restu?
30
Karena aku mencintaimu
31
Cinta?
32
Apa yang harus aku lakukan, Fir?
33
Berdamai dengan hati
34
Siapa Jery?
35
Realistis
36
Hanya Dia
37
Tidak Sabar
38
Menemui Xander
39
Pengumuman GIVE AWAY
40
Dibutakan cinta!
41
Pembalasan Crystal
42
Pelajaran untuk Cindy
43
Aku tunggu pinanganmu
44
Tuan Max?
45
Oh, ternyata dia
46
Jery ingin berkunjung
47
Sakit tapi enak
48
Tubuhmu Canduku
49
Kegilaan Jeff
50
Kita menikah
51
Sudah Sah
52
Istri orang lebih menggoda
53
Si Jery mirip balon?
54
Secepat ini kah?
55
Jery lapar
56
Garis satu?
57
Main solo?
58
Morning Sickness
59
Calon Berudu?
60
Kamu yang terbaik
61
Nikmati saja prosesnya
62
Obrolan ibu dan anak
63
Pelayanan yang baik
64
Istri pajangan
65
Lebih baik pergi
66
Mbak Sinzu?
67
Kekurangan gizi
68
Jery menang
69
Kadal Tua!
70
Memberikan pelajaran
71
Ada yang menonjol
72
Gugatan cerai
73
Kucing nakal
74
Hibernasi
75
Yes! Daddy
76
Nimati prosesnya
77
Baby Girl
78
Baby Q
79
Buka puasa
80
Akhir yang bahagia
81
Pengumuman Pemenang Give Away
82
Karya Baru Emak ( Suddenly married)
83
Pengumuman
84
Terbit cetak Karya Emak
85
Pengumuman
86
Karya Baru Emak (Lena Linol)
87
Karya Baru Emak (My Sweet Babysitter)
88
DANCE FOR RICH MAN (KARYA BARU)
89
Karya Baru Emak (It's Okay If You Forget Me)
90
KARYA BARU EMAK (PERFECT HONEYMOON)
91
Karya Baru Emak Otor (DEEPEST LOVE IN THE DEEPEST SEA)
92
Karya Baru Emak (Tonight You're Sleeping With Me)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!