Pokoknya kasih vote dan like!! Biar aku semakin semangat ngetiknya. 😁
Safira menangis sesegukan sambil menyetir mobilnya. Ia tidak habis pikir jika kisah cintanya akan berakhir tragis. Bisa saja ia memaafkan Jeff begitu saja, akan tetapi luka hatinya sudah terlalu dalam, dan sangat menyakitkan. Siapa yang tidak sakit hati saat kamu mencintai seseorang dengan sangat tulus, akan tetapi orang yang di cintai itu malah meragukan cintamu, dan lebih parahnya lagi meragukan kesuciannmu. Siapa pun orangnya pasti sakit hati merasakannya.
Ia menepikan mobilnya di sebuah taman. Taman yang penuh kenangan, disanalah ia pertama kali bertemu dengan Jeff Smith, seorang pria tampan dengan segala pesonannya sudah berhasil mencuri hatinya. "Kembalikan hatiku yang sudah kamu curi," batin Safira terisak perih.
Ia terduduk di bangku panjang yang ada di taman tersebut. Menangkup wajahnya yang basah karena air matanya tidak kunjung berhenti mengalir. Rasa sakitnya sampai menghujam jantungnya. Mengabaikan orang-orang yang menatapnya dengan tatapan aneh.
"Kamu sudah berhasil menghancurkan hatiku menjadi debu," gumam Safira. Ia mengusap air matanya dengan kasar. Matanya terlihat sembab, hidungnya terlihat memerah karena terlalu banyak menangis. Menghela nafasnya berulang kali, sampai ia merasa lebih tenang dan segera beranjak. Ia butuh ketenangan saat ini.
*
*
*
*
Sementara itu Jeff meremat rambutnya frustasi, ia menyesali semua ini. Ia tidak memperdulikan pekerjaannya hari ini. Yang ia fikirkan adalah Safira, kekasihnya yang sangat cintai. Tai, semuanya sudah terlambat. Safira sudah pergi meninggalkan dia.
"Perjuangkan dia, Jeff!" otak dan hatinya memerintahkannya untuk terus berjuang mendapatkan maaf dari Safira dan mendapatkan gadis itu lagi.
Jeff mengingat kejadian malam itu, saat dirinya mengambil kesucian Safira. Apakah belut listriknya memuntahkan laharnya ke dalam sarangnya? Jika iya ... bisa di pastikan jika bulan depan Safira akan mengandung anaknya.
Jeff mengambil kartu nama yang ada di saku Jas-nya. Dan segera beranjak untuk mendatangi alamat yang tertera di kartu tersebut. Ia akan mengurai benang kusut ini. Walaupun terlambat karena kebodohannya, setidaknya ia tahu siapa dalang di balik hancurnya hububungannya dengan Safira.
Jeff sudah berada di depan rumah mewah dan megah, segera menekan bel rumah berulang kali. Tidak berselang lama, pintu tersebut terbuka dari dalam.
"Mau cari siapa, Tuan Jeff?" Seorang Asisten rumah tangga yang membuka pintu tersebut.
"Cindy ada?"
"Ada, Tuan. Kebetulan beliau hari ini tidak ke kantor," jawab Asisten rumah tangga yang sudah berumur itu.
"Saya ingin bertemu dengannya," ucap Jeff, Asisten rumah tangga tersebut mengangguk, seraya mempersilahkan masuk dan duduk.
"Saya panggilkan Nona Cindy dulu, Tuan," pamit Asisten rumah tangga tersebut.
Tidak berselang lama, Cindy berjalan menghampiri Jeff yang duduk di ruang tamu. Wanita itu memakai dress transparan yang memperlihatkan lekuk tubuhnya yang sexy dan putih. Jeff sebisa mungkin mengalihkan pandangannya, agar imannya tidak tergoda.
"Siapa yang datang sepagi ini ke rumahku?" tanya Cindy tanpa basa-basi dan terdengar seperti mengejek.
"Aku ingin menanyakan suatu hal kepadamu, Cin!" tanya Jeff dengan sangat tegas, ia enggan menatap Cindy.
"Apa itu?" Cindy tersenyum miring. Ia yang tadinya masih berdiri kini mendudukan diri di hadapan Jeff dengan gaya yang sangat sensual. Tapi, Jeff bukanlah pria buaya buntung yang mudah tergoda dengan wanita seperti Cindy.
"Tentang kejadian 2 tahun yang lalu," jawab Jeff sangat dingin, dan menatap tajam Cindy.
Wajah Cindy berubah pias, dan tubuhnya menegang ketika mendengar pertanyaan Jeff.
Masih ingat Cindy nggak, kalian? 😁😁
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 92 Episodes
Comments
Su pendi
cindy temen cristal yg suka sama aries bukan ya...
2025-02-11
0
Wati_esha
Tq ya update nya.
2024-07-09
0
Wati_esha
Cindy .... sengaja ya? Dalangnya dirimukah?
2024-07-09
0