Lakukan sesukamu!

Bruk

Safira merebahkan tubuh Jeff yang berat itu diatas tempat tidur yang berlapis sprei berwarna abu. Safira melepaskan kaki Jeff yang menjuntai, lalu membenarkannya diatas tempat tidur.

Safira menghela nafas, seraya menegakkan punggungnya. Ia mengedarkan pandangannya ke setiap sudut kamar tersebut. Masih sama, hanya saja tidak ada fotonya lagi yang terpajang di dinding, kamar bernuansa abu dan wangi maskulin menyeruak masuk kedalam indra penciumannya. Safira memejamkan matanya erat, hatinya terasa sesak, kepingan memori bersama Jeff muncul di pikirannya, layaknya film kaset rusak.

Matanya kini beralih menatap Jeff yang terpejam, terlihat sangat tampan dan semakin tampan di usianya yang sudah tidak muda lagi. Kenapa dia harus terjerat cinta dengan pria egois ini? Kenapa dia sangat mencintainya sampai saat ini, sudah jelas sekali jika pria ini sudah menyakitinya terlalu dalam.

Enyahlah dari pikiranku! Menggeram di dalam hati, Jiwanya memberontak ingin lari dari kenyataan ini. Tuhan, berikanlah pintu ajaib doraemon agar ia bisa lari kemana saja, untuk membuang hatinya yang di penuhi oleh Jeff.

"Ugh." Jeff terlihat menggeliat pelan, dan sedikit membuka matanya. Ia sudah mulai kembali sadar walau tidak sepenuhnya. Ia menatap seorang wanita yang berdiri di dekat ranjangnya, pandangannya sedikit mengabur karena efek meninum alkohol yang terlalu banyak. Ia juga merasakan jika kepalanya berdenyut nyeri. Ia masih masih menatap wanita tersebut yang ia yakini adalah Safira. Padangannya memang mengabur akan tetapi, ia hafal wangi Safira. Wangi vanilla yang sudah sangat ia rindukan. Ah, apakah dia berhalusinasi?

"Safira," bergumam dalam hati.

Safira menghela nafasnya berulang kali, agar perasaannya lebih tenang. Ia sudah tidak kuasa berlama-lama di sini. Segera beranjak, akan tetapi tangan kekar itu menarik tangannya, hingga membuat dirinya terhuyung dan jatuh di tepian tempat tidur. Terkejut, matanya membola sempurna saat menyadari jika Jeff sudah sadar.

"Jeff," lirih Safira.

"Fir." Jeff mengangkat sedikit kepalanya yang berdenyut nyeri dan berat, salah satu tangannya menggenggam tangan Safira dengan erat.

Safira menatap wajah Jeff yang terlihat tidak segar, mata tajam itu menatapnya dengan sayu.

Safira terdiam dan menatap instens Jeff yang berusah untuk mendudukan diri.

Safira segera melepaskan genggaman tangan Jeff, akan tetapi tangan Jeff terlalu kuat.

"Apa kamu ingin lari dariku?" desis Jeff seraya memegangi kepalanya yang terasa ingin pecah. Ia mendongakkan kepalanya, dan menatap Safira dengan penuh kerinduan. Ya, dia teramat sangat merindukan wanita yang sangat di cintainya.

"A .. aku .." Nafas safira tercekat, ketika Jeff mendekatkan wajahnya. Tercium aroma alkohol dari mulut Jeff.

Safira mengeraskan rahangnya dengan kuat. Kenapa perasaan ini semakin lama-semakin kuat. Aroma alkohol itu justru membuatnya hampir terlena, saat Jeff semakin mendekatkan wajahnya.

Jeff tersenyum smirk, salah satu tangannya terulur untuk mengusap wajah cantik Safira. Safira tidak bisa menghindar, salah satu tangannya di genggam erat oleh Jeff, hingga membuatnya meringis kesakitan.

"Aku merindukanmu, Fir."

Deg

Jantung Safira berdetak tidak karuan, mendengar kalimat itu lagi, malah semakin membuat dirinya semakin tersakiti. Menelan ludahnya dengan kasar, memejamkan matanya sesaat.

"Jika kamu masih mencitaiku kenapa kamu meninggalkan aku?" Akhirnya pertanyaan yang terpendam selama 2 tahun ini tersampaikan untuk kedua kalinya di malam yang sama, walau orang yang di ajak bicara tidak sepenuhnya sadar,

Mata indah bermanik abu Safira, menatap Jeff penuh luka dan kesalitan. Ia mengelus rahang Jeff yang di tumbuhi bulu-bulu kasar itu. "Katakan, Jeff! Apa salah ku?!" tanya Safira dengan nada yang bergetar, matanya berkaca-kaca, sudah siap untuk meluncurkan air matanya. Entah sudah berapa ember air mata yang Safira keluarkan untuk Jeff selama 10 tahun ini. Selama itu kah? Ya, tentu saja, kalau tidak percaya baca Oh! My Bodyguard agar kalian tahu perjuangan cinta Safira dan Jeff. 😁

Jeff terkekeh pelan, mendengar pertanyaan Safira. "Kamu bertanya apa salahmu?!" Rahang Jeff mengeras dan matanya berubah nyalang menatap Safira. "Apakah kamu lupa pada saat malam itu kamu bersamanya di sebuah kamar hotel!!!"

Safira tersentak mendengar ucapan Jeff. Di sebuah hotel? Bersamanya? Siapa? Pikir Safira berkecamuk.

"Apa yang kamu bicarakan Jeff? Aku tidak mengerti!" tanya Safira yang kini nada bicaranya mulai meninggi.

"Kamu lupa? Atau kamu sengaja melupakannya?Atau kamu ingin aku ingatkan kembali?!" Dengan cepat, Jeff menarik tubuh Safira dan segera menindihnya di bawah kungkungannya.

"Jeff! Apa yang kamu lakukan!" bentak Safira, meronta di bawah kungkungan pria perkasa itu.

"Mengingatkanmu! Jangan berlaga seolah kamu yang paling terluka disini! Aku yang paling terluka Fir!!!" sentak Jeff, tubuhnya sudah di selimuti emosi. Ia mencium bibir Safira dengan sangat kasar.

"Le ... pas!" Safira sudah ketakutan dan menangis histeris, berteriak meminta tolong akan tetapi apartemen Jeff kedap suara, ingin berteriak sampai pita suaranya putus, tidak akan ada yang mendengarkannya.

"Ini kan, yang kamu lakukan bersama pria itu?! Kalian bercinta di depan mataku! *****!"

Jantung Safira terasa di remas saat mendengar umpatan Jeff yang di tunjukan kepadanya. Sangat sakit, dan membuat harga dirinya terluka.

"Aku tidak seperti yang kamu tuduhkan!!" Safira membela diri, karena dirinya merasa tidak bersalah.

"Bullshit!!" Jeff berkata sembari menatap tajam Safira. Sorot mata itu menyiratkan kebencian dan luka yang mendalam.

"Jeff hentikan!!!" Teriak Safira saat tangan Jeff mulai menggerayangi tubuhnya. Efek alkohol yang dia minum, memperngaruhi kesadaran dan juga emosinya. Di tambah lagi di bawah kungkungannya ada wanita yang dia cintai dan juga ia benci, membuat gairahnya membumbung tinggi.

"Kamu menyukainya bukan?" Jeff menyeringai setan, salah satu tangan kekarnya merangsek masuk membelai perut Safira yang putih mulus, dan perlahan naik ke atas dan berhenti di gundukan kenyal milik Safira. Dan salah satu tangannya lagi mengunci kedua tangan Safira menjadi satu, diatas kepala gadis itu.

Safira sudah terhimpit, tidak bisa melarikan diri.

"Jeff, aku mohon hentikan." Safira memohon dan menangis kepada Jeff agar menghentikan aksi gilanya. Tubuhnya kian meremang, merasakan sentuhan tangan Jeff yang meremat dua benda kenyalnya bergantian.

"I Want You!" desis Jeff, matanya yang menggelap karena emosi kini terganti dengan kobaran api gairah. Jeff menundukkan kepalanya, dan mulai mencium bibir Safira penuh gairah.

Safira hanya bisa pasrah saat Jeff mencumbunya, tenaga dan suaranya sudah habis saat ia melakukan perlawanan tadi.

"Lakukan sesukamu, Jeff. Lakukan apa yang kamu mau, dan jangan pernah menyesalinya," ucap Safira dengan perasaan teramat sesak di dada.

Akan tetapi, sepertinya Jeff tidak mendengarkan ucapan Safira, telinganya sudah tuli dan tubuhnya semakin panas karena terbakar gairah.

Jangan lupa kasih like, Favorite, komentar, vote, hadiah dan kasih rate bintang lima.

Terpopuler

Comments

Wati_esha

Wati_esha

Jeff ternyata pengecut, tidak mencari kebenarannya.

2024-07-07

1

Wati_esha

Wati_esha

Tq update nya.

2024-07-07

0

Wati_esha

Wati_esha

😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭

2024-07-07

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Sebuah tanda tanya
3 Lakukan sesukamu!
4 Bercak darah di permukaan seprei
5 Titik terang
6 Terlambat!
7 2 tahun yang lalu
8 Flashback (2 tahun yang lalu)
9 Ke egoisan Cindy (Masih Flashback)
10 Kebohongan Cindy (Masih Flashback)
11 Musuh dalam selimut
12 Cintamu membuat semua orang tersakiti.
13 Pengakuan Jeff Smith
14 Sesuatu yang terenggut
15 Anggap saja aku ini jallang untukmu!
16 Beri aku kesempatan
17 Jadi telor orak-arik
18 Si Jery
19 Jeff Sialan!
20 Kemalangan Cindy
21 Trauma?
22 Safira, Cintaku
23 Membalaskan dendam
24 Aku bukan istrinya!
25 Menjalankan Missi
26 Aku mau Ginjal dan Jantungnya
27 Sama-sama bajingan!
28 Pelajaran untuk Aries
29 Apa kamu memberikan restu?
30 Karena aku mencintaimu
31 Cinta?
32 Apa yang harus aku lakukan, Fir?
33 Berdamai dengan hati
34 Siapa Jery?
35 Realistis
36 Hanya Dia
37 Tidak Sabar
38 Menemui Xander
39 Pengumuman GIVE AWAY
40 Dibutakan cinta!
41 Pembalasan Crystal
42 Pelajaran untuk Cindy
43 Aku tunggu pinanganmu
44 Tuan Max?
45 Oh, ternyata dia
46 Jery ingin berkunjung
47 Sakit tapi enak
48 Tubuhmu Canduku
49 Kegilaan Jeff
50 Kita menikah
51 Sudah Sah
52 Istri orang lebih menggoda
53 Si Jery mirip balon?
54 Secepat ini kah?
55 Jery lapar
56 Garis satu?
57 Main solo?
58 Morning Sickness
59 Calon Berudu?
60 Kamu yang terbaik
61 Nikmati saja prosesnya
62 Obrolan ibu dan anak
63 Pelayanan yang baik
64 Istri pajangan
65 Lebih baik pergi
66 Mbak Sinzu?
67 Kekurangan gizi
68 Jery menang
69 Kadal Tua!
70 Memberikan pelajaran
71 Ada yang menonjol
72 Gugatan cerai
73 Kucing nakal
74 Hibernasi
75 Yes! Daddy
76 Nimati prosesnya
77 Baby Girl
78 Baby Q
79 Buka puasa
80 Akhir yang bahagia
81 Pengumuman Pemenang Give Away
82 Karya Baru Emak ( Suddenly married)
83 Pengumuman
84 Terbit cetak Karya Emak
85 Pengumuman
86 Karya Baru Emak (Lena Linol)
87 Karya Baru Emak (My Sweet Babysitter)
88 DANCE FOR RICH MAN (KARYA BARU)
89 Karya Baru Emak (It's Okay If You Forget Me)
90 KARYA BARU EMAK (PERFECT HONEYMOON)
91 Karya Baru Emak Otor (DEEPEST LOVE IN THE DEEPEST SEA)
92 Karya Baru Emak (Tonight You're Sleeping With Me)
Episodes

Updated 92 Episodes

1
Prolog
2
Sebuah tanda tanya
3
Lakukan sesukamu!
4
Bercak darah di permukaan seprei
5
Titik terang
6
Terlambat!
7
2 tahun yang lalu
8
Flashback (2 tahun yang lalu)
9
Ke egoisan Cindy (Masih Flashback)
10
Kebohongan Cindy (Masih Flashback)
11
Musuh dalam selimut
12
Cintamu membuat semua orang tersakiti.
13
Pengakuan Jeff Smith
14
Sesuatu yang terenggut
15
Anggap saja aku ini jallang untukmu!
16
Beri aku kesempatan
17
Jadi telor orak-arik
18
Si Jery
19
Jeff Sialan!
20
Kemalangan Cindy
21
Trauma?
22
Safira, Cintaku
23
Membalaskan dendam
24
Aku bukan istrinya!
25
Menjalankan Missi
26
Aku mau Ginjal dan Jantungnya
27
Sama-sama bajingan!
28
Pelajaran untuk Aries
29
Apa kamu memberikan restu?
30
Karena aku mencintaimu
31
Cinta?
32
Apa yang harus aku lakukan, Fir?
33
Berdamai dengan hati
34
Siapa Jery?
35
Realistis
36
Hanya Dia
37
Tidak Sabar
38
Menemui Xander
39
Pengumuman GIVE AWAY
40
Dibutakan cinta!
41
Pembalasan Crystal
42
Pelajaran untuk Cindy
43
Aku tunggu pinanganmu
44
Tuan Max?
45
Oh, ternyata dia
46
Jery ingin berkunjung
47
Sakit tapi enak
48
Tubuhmu Canduku
49
Kegilaan Jeff
50
Kita menikah
51
Sudah Sah
52
Istri orang lebih menggoda
53
Si Jery mirip balon?
54
Secepat ini kah?
55
Jery lapar
56
Garis satu?
57
Main solo?
58
Morning Sickness
59
Calon Berudu?
60
Kamu yang terbaik
61
Nikmati saja prosesnya
62
Obrolan ibu dan anak
63
Pelayanan yang baik
64
Istri pajangan
65
Lebih baik pergi
66
Mbak Sinzu?
67
Kekurangan gizi
68
Jery menang
69
Kadal Tua!
70
Memberikan pelajaran
71
Ada yang menonjol
72
Gugatan cerai
73
Kucing nakal
74
Hibernasi
75
Yes! Daddy
76
Nimati prosesnya
77
Baby Girl
78
Baby Q
79
Buka puasa
80
Akhir yang bahagia
81
Pengumuman Pemenang Give Away
82
Karya Baru Emak ( Suddenly married)
83
Pengumuman
84
Terbit cetak Karya Emak
85
Pengumuman
86
Karya Baru Emak (Lena Linol)
87
Karya Baru Emak (My Sweet Babysitter)
88
DANCE FOR RICH MAN (KARYA BARU)
89
Karya Baru Emak (It's Okay If You Forget Me)
90
KARYA BARU EMAK (PERFECT HONEYMOON)
91
Karya Baru Emak Otor (DEEPEST LOVE IN THE DEEPEST SEA)
92
Karya Baru Emak (Tonight You're Sleeping With Me)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!